Connect with us

Event

Pandemi Covid-19 Sudah Terjadi, Kita Tidak Boleh Menyerah

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – ‘Himbauan agar berdiam di rumah demi memutus penyebaran covid-19 sudah terjadi, tetapi kita tidak boleh menyerah. Selalu ada jalan dan kita bisa melewati pandemi ini bersama-sama’.

Semangat pantang menyerah yang demikian disampaikan oleh Ibu guru kembar Sri Irianingsih dan Sri Rossyati dari Jakarta, pada acara Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) live streaming Musik dan talk show di kanal YouTube, Sabtu (2/5).

“Lihat saja. Sejak adanya covid-19, TVRI dimanfaatkan sebagai wadah belajar jarak jauh bagi anak-anak,” ujar Irianingsing mencontohkan.

Selain guru kembar Sri Irianingsih dan Sri Rossyati, acara yang dipandu Carla Ideas dan Ayu Azhari ini juga menghadirkan sederetan musisi dan lintas profesi dari Indonesia dan mancanegara.

Sebut saja, Moliano (Singapura), Adith (Lampung), Addie MS (Jakarta), Octa Queenzella (Bekasi) dan Intan Zari (Belanda).

Hadir pula Dr Alviansyah Adhityo Pramono (New York), Paul Doorschot Harvest Moon (Belanda), Sandor Paulus Harvest Moon (Belanda) dan Sandersan Onie, PHD (Australia).

Mereka yang hadir saling menyemangati dan optimisme bahwa Indonesia mampu melewati pandemi covid-19 dengan sukses. Hal senada disampaikan oleh Addie MS.

“Lepas dari masalah covid-19, ada hal yang membanggakan, lho. Betapa masyarakat Indonesia demikian tinggi solidaritasnya, kedermawanan. Gerakan galang dana muncul dimana-mana, menunjukkan bahwa  masyarakat saling memikirkan orang lain,” ujar Addie MS.

“Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa ini timbul kembali. Itu membuat saya optimis, Indonesia bisa mengatasi masa sulit ini,” imbuhnya.

Talk show ini juga memaparkan situasi terkini dampak covid-19 di berbagai negara, seperti di New York, Australia, Singapura, Belanda.

Musisi Moliano dari Singapura, misalnya, menceritakan kekecewaannya tentang batalnya 11 kontrak show yang sedianya berlangsung sejak Maret silam.

“Semua batal karena ada covid-19. Tapi saya masih bisa kerja dari rumah untuk para fans. Saya juga masih bisa beri semangat buat teman-teman di berbagai kota Indonesia. Saya mau nangis ini,” ujar musisi berambut gondrong ini.

Dalam kesempatan ini, Moliano menyanyikan lagu ciptaannya berjudul Sambutlah Kasih, berkolaborasi  dengan penyanyi Octa Queenzella dari Bekasi.

Sementara Harvest Moon membawakan lagu Candle Light dan ditutup oleh penampilan Cheery Trees dengan lagu Jangan Menyerah.

Sampai Senin (4/5) GSUI berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 120.492.796. Mari salurkan kepedulian Anda melawan covid-19 melalui Gerakan Seribu untuk Indonesia. Saling menopang untuk membantu sesama.

Donasi Bank BNI No. Rekening: 320.420.520.2 a/n Gerakan 1000 Untuk Indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

KDI 2020: Bertabur Bintang di Road To KDI 2020

Published

on

By

Kontes Dangdut Indonesia (KDI) kembali hadir di MNCTV. Sebagai stasiun televisi yang menjadi ‘Rumahnya Dangdut Indonesia’, KDI 2020 akan mulai tayang pada Agustus mendatang menampilkan calon bintang dangdut berbakat Indonesia.

Sebelum memulai kontes KDI 2020, MNCTV mempersembahkan Road to KDI 2020 malam ini bersama Raja Dangdut Rhoma Irama. Tak hanya itu, Iis Dahlia, Ayu Ting Ting, Cita Citata, Ikang Fauzi dan Danang juga turut memeriahkan acara Road to KDI 2020. Tak ketinggalan penyanyi cilik yang viral, Betrand Peto Putra Onsu akan membawakan kurang lebih 3 lagu. Yang istimewa jingle KDI 2020 dibawakan secara khusus oleh Bertrand Peto yang menambah semarak dan megahnya KDI 2020. Selain bintang dangdut di atas, Bintang KDI pun akan mengisi acara ini diantaranya Wulan Alora, Kiki Ameera, Hayati, Putri, Dedi Regar menambah semarak Road to KDI 2020.

Acara kemegahan Road to KDI 2020 akan dipandu oleh host kenamaan Indonesia, Vega Darwanti dan Ruben Onsu. Para pengisi acara malam nanti juga akan berduet satu sama lain. Salah satunya Rhoma Irama akan berduet dengan Ikang Fauzi.

Penasaran bagaimana duet Rhoma Irama dan Ikang Fauzi? Dan juga duet antar pengisi acara?

*Saksikan Road to KDI 2020, live pada Senin, 13 Juli 2020 pukul 21.00 WIB hanya di MNCTV.*

Continue Reading

Event

Film Horor Harus Memiliki Drama dan Melahirkan Rasa Takut dan Ngeri Bagi Penonton

Published

on

By

Sutradara Ubay Fox dan Model Bella Angelique dalam talkshow Jakarta Horror Scceen Fesatival 2020.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Aneka cerita film bergenre horor masih tetap favorit di layar bioskop sampai kapan pun. Tinggal bagaimana para sineas meramu cerita rasa takut penonton, agar sajian film horor menjadi tontonan mampu mengundang sebanyak mungkin penonton ke gedung bioskop.

Pendapat ini disampaikan oleh sutradara muda kenamaan, Ubay Fox, dalam perhelatan live streaming Episode 6, Jakarta Screen Horror Festival 2020, yang tayang dari Kedai Kopi ‘Lali Bojo’, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/7).

Sebuah acara talkshow yang diinisiasi Kumpulan Jurnalis Sineas Indonesia (KJSI), kali ini memilih  tema Mengenal Karakter Setan.

Selain menghadirkan Ubay Fox, talkshow yang dipandu oleh wartawan senior Kiky Herlambang ini juga menghadirkan top model dan artis Bella Angelique sebagai narasumber.

“Sampai kapan pun, yang namanya kuntilanak, pocong, sundel bolong, gendoruwo dan sebagainya masih melekat di hati masyarakat, maka tokoh-tokoh tersebut tetap menjadi jualan para produser dan sutradara dimasa mendatang,” ujar Ubay Fox yang menggarap film Valentine, Roh Fasik, Uka-uka, Kembang Kantil dan Rasuk.

“Saking sering menggarap film horor, sampai ada yang menyebut saya sutradara horor, sutradara setan. Ha ha ha,” ujar pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sambil tertawa.

Terlahir di Pulau Flores NTT, yang masyarakatnya memiliki beragam cerita horor, namun Ubay tidak  begitu saja percaya pada sosok jin atau setan. Maklum, Ubay terlahir dan dibersarkan di keluarga yang didikan agama begitu kuat.

“Makanya, begitu menjadi sutradara film horor, saya selalu dari sudut pandang Al Quran dalam menggambarkan setan,” jelas Bay dengan mimik serius.

Baginya, setan itu sebenarnya diri manusia alias imajinasi, yang bisa menjadi siapa saja dan apa saja,” jelas Ubay yang selanjutnya mempengaruhi karya filmnya.

“Makanya, kalau gue bikin film tidak pernah menggambarkan setan dalam wujud seram, menakutkan. Itu kan, hanya imajinasi kita saja. Siapa sih yang pernah melihat setan. Hanya orang-orang terpilih saja yang mampu melihat secara langsung,” ujar Ubay.

“Bagi gue, film horor enggak perlu pakai setan atau sosok iblis. Yang penting adalah drama dan ceritanya punya kekuatan  melibatkan emosi dan mampu melahirkan rasa takut dan ngeri bagi penontonnya,” tambahnya.

Ubay pun mendasarkan pada pengalamannya mendatangi sebuah lokasi yang tampaknya seram dan konon dihuni oleh sosok jin. Ia ingin melihat jin yang dimaksud dengan membawa kamera mahal dan mengajak paranormal yang meyakinkan lokasi tersebut dihuni sosok jin.

“Selama berjam-jam gue di lokasi tersebut. Ehh, enggak ada jin yang lewat,” kata Ubay selalu mempercayakan tim kreatif untuk berimajinasi sendiri menciptakan sosok setan. “Soalnya, saya belum pernah lihat setan atau jin,” tambahnya.

Terkait masa vakum selama masa pandemi, Ubay seperti para sutradara film horor lainnya, sudah mengumpulkan ide horor terbaru yang akan dieksekusi pada film mendatang.

“Kalau gue, tetap membuat film horor dari sudut pandang agama. Bagi saya, film horor dari sudut pandang agama enggak ada habisnya,” ujar Ubay Fox yang bersiap menggarap film di Bruney Darussalam dan di kawasan Toba, Sumatera Utara.

Top Model dan artis, Bella Angelique meyakini bahwa mahluk astral tersebut ada disekitar kita. Bella mendasarkan pengalaman semasa remaja, dalam liburan bersama keluarga yang merencanakan mengunjungi kawasan air panas di kawasan puncak, Jawa Barat.

“Perjalanan tersebut akhirnya batal sampai tujuan, lantaran sejauh perjalanan, kami merasa mobil kami selalu kembali ke titik yang sebelumnya sudah kami lewati beberapa kali,” kenang Bella yang mengaku dirinya seorang penakut, sehingga kalau nonton film horor selalu beramai-ramai.

“Kalau hantunya sudah keluar, aku pasti tutup mata. Rasa takutnya sampai terbawa ke rumah karena rasanya sosok menakutkan itu masih ada sampai ke rumah,” ujar Bella yang disimpulkan Ubay bahwa sutradara film tersebut sukses membuat penontonnya ketakutan. (Tumpak Sidabutar/KH

Continue Reading

Event

Penyanyi dan Presenter Hiroaki Kato Galang Donasi Bagi Anak Yatim di Jakarta

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Musisi dan presenter kelahiran Jepang, Hiroaki Kato ikut ambil bagian untuk mendukung pemerintah memberantas Covid-19 di Indonesia. Caranya, mengadakan penggalangan dana di Jakarta untuk membantu sesama.

Acara yang melibatkan 85 donatur dari Jepang dan Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 42.880.000.

Selanjutnya, Hiroaki Kato bekerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), seluruh dana disalurkan dalam bentuk makanan dan produk kesehatan, yang diberikan kepada pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.

Tidak berhenti sampai disitu saja. Hiroaki Kato bersama SuperHiros, julukan fans Hiroaki Kato, mengadakan Halalbihalal Virtual Hiroaki Kato Bersama SuperHiros pada akhir Juni silam.

Dengan merogoh kocek Rp 50 ribu untuk membeli tiket, para fans sudah menjadi donatur sudah berkesempatan melihat langsung penampilan Hiroaki Kato.

Sebagian dari hasil penjualan tiket diberikan kepada anak-anak di Rumah Yatim di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut kembali mendapat dukungan ACT yang memberikan bantuan berupa makanan sehat, masker dan hand sanitizer bagi anak-anak Yatim.

“Penggalangan donasi sebelumnya, saya tujukan kepada teman-teman pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.  Kali ini saya tujukan bagi generasi penerus Indonesia, yaitu anak-anak. Semoga kalian sehat selalu. Lain kali aku mau nyanyi di tempat kalian, ya,” ujar Hiroaki Kato menjanjikan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending