Connect with us

Event

Pengalaman Diale Saat Berduet Dengan Menhub

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi dan pemilik album jazz etnik, Diah Ayu Lestari atau yang akrab disapa Diale, langsung sumringah wajahnya begitu mendengar namanya disebut untuk berduet dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Keduanya hadir dalam acara Temu Kangen Warga Ancol yang digelar di Gedung Olahraga Sasana Krida, Kota Tua, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (16/12).

“Saya akan membawakan lagu Rumah Kita, milik Ahmad Albar. Dede (Diale, Red.) yang cantik dan bersuara merdu ini, akan mendampingi saya,” tandas Budi Karya membuat penonton riuh dan ikut bernyanyi bersama.

Diajak duet dengan Menteri, Diale tanpa canggung langsung mengikuti permintaan Budi Karya untuk nyanyi bersama. Duet ini juga membawakan lagu berjudul Andaikan Kau Datang Kembali milik Koes Plus, selain beberapa lagu lainnya dalam rangka menghibur menghibur masyarakat yang menghadiri acara tersebut.

“Iya, Pak Menteri bisikin ke aku dan pemain, kalau beliau ingin nyanyi lagu Rumah Kita dan beberapa lagu lainnya, Senang, bisa dampingi Pak Menteri menyanyi, bisa duet bareng dan menghibur warga yang memenuhi tempat ini,” kata Diale kepada awak media.

“Pak Menteri suaranya oke banget. Ternyata beliau dulu juga anak band. Itu dari pengakuan Pak Menteri tadi sebelum menyanyi di atas panggung,” ungkap Diale yang bersiap merilis dua single sekaligus, berjudul Paradise dan Mata Bicara.

Sebelum berduet dengan Bapak Menteri Perhubungan, Diale sudah terlebih dulu menghibur warga dengan meyanyikan beberapa lagu daerah dari albumnya, termasuk lagu Meraih Bintang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Hj. Endang Werdiningsih Daftarkan Diri Sebagai Calon Ketua DKP PWI DKI Jakarta

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Jelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Ketua PWI DKI Jakarta, Hj Endang Werdiningsih kembali mencalonkan diri. Kali ini Hj. Endang membidik jabatan sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI DKI Jakarta.

Kepastian pencalonan dirinya terungkap setelah Hj. Endang menemui panitia Konferprov PWI DKI, di Sekertariat PWI DKI Jakarta, Gedung Prasada Sasana Karya, Lantai 9, Jl. Suryopranoto, Jakarta, Selasa, (16/4).

Proses pendaftaran diterima oleh Ketua Konferprov PWI DKI, H Banny AB beserta jajarannya. Kepada mereka, Hj. Endang menyatakan diri maju sebagai calon Ketua DKP untuk masa bakti 2019 – 2024.

Dengan mendaftarnya Endang, maka terlihat baru ada tiga kandidat calon, yaitu Sayid Iskandarsyah sebagai Ketua PWI DKI, dan Diapary Sibatangkayu sebagai Ketua DKP.

“Untuk lima tahun kedepan revolusi digital semakin cepat, perangkat yang selama ini ada adalah kode etik jurnalistik, yang memberikan rambu-rambu kepada wartawan dalam mencari berita dan membuat berita serta mempublikasikannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, padahal di era digital wartawan sangat bersingungan dengan pemberitaan yang dapat bersingan dengan UU IT. Pada era digital wartawan dalam melaksanakan tugasnya sangat rentan bersinggungan dengan UU IT.

Menurutnya, hal itu perlu PWI Pusat membuat suatu regulasi yang melindungi wartawan dalam melaksankan tugasnya, sehingga tidak rentan bersingungan dengan UU IT.

“Saya sebagai calon Ketua Dewan Kehormatan, akan berusaha menggolkan suatu regulasi, yang melindungi wartawan dalam melaksanakan tugasnya di era revolusi digital ini,” kata Endang.

Ia menyebutkan bahwa dirinya sebagai ketua PWI DKI Jakarta hanya untuk satu perionde saja. “Saya cukup dengan satu periode saja,” jelasnya.

Sebab menurutnya, pemimpin yang sukses itu, dimana ia bisa melahirkan kader dan meregenerasi, sehingga memberikan kesempatan bagi kader muda. Dengan demikian PWI DKI Jakarta dapat dipimpin oleh orang muda.

“Di era digital seperti sekarang ini, PWI DKI harus dipimpin oleh orang muda,” pungkas Hj. Endang.(rls)

Continue Reading

Event

Ini Dia Harapan Inul Daratista Untuk Presiden Terpilih

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pesta demokrasi 17 April 2019 juga dirayakan penyanyi senior Inul Daratista (40) dengan sukacita. Ia menyalurkan hak suaranya di TPS 171 yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Baginya, siapa kelak presiden yang terpilih, sudah merupakan pilihan semua masyarakat Indonesia yang akan mengemban amanat rakyat Indonesia.

Kelak presiden terpilih harus berlaku adil dan bisa membangun Indonesia dengan baik,” harap ibu seorang anak ini.

Pelantun lagu Goyang Inul ini pun berharap agar presiden terpilih merupakan sosok yang mau bekerja keras dan tidak mementingkan kepentingan sendiri maupun kelompoknya.

“Jadi, mau duduk bersama rakyatnya dan tidak membuat jarak. Intinya tetap harus amanah,” jelas Inul yang membocorkan pilihannya pada sang petahanan, Joko Widodo. Agar kembali terpilih untuk periode 2019-2024.

“Saya pribadi berharap Pak Jokowi menang lagi. Bisa melanjutkan pembangunan yang masih tersisa.  Bagi orang yang pinter, waras, cerdas, pasti melihat kemajuan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi,” urai Inul.

Kalau meleset? Inul mengatakan, kalaupun nantinya Jokowi tidak terpilih, presiden yang baru bisa meneruskan program kerja Jokowi.

“Kalau memang Allah belum menginginkan (Jokowi terpilih lagi jadi presiden, Red.)),  mudah-mudahan presiden selanjutnya mampu meneruskan dan mampu memberikan surprise pada rakyat Indonesia,” pungkas Inul. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Pesan Ustad Yusuf Mansur Untuk Presiden dan Wakil Rakyat Terpilih

Published

on

By

Ustad Yusuf Mansur dan istri ikut berpesta demokrasi.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ustad Yusuf Mansur ikut larut dalam kebahagiaan pesta demokrasi 17 April 2019. Pemilik Pesantren Daarul Quran ini bersama istrinya, Siti Maemunah,  mendatangi TPS 13 di Kelurahan Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Mereka pun memilih calon anggota Legislatif di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, DPR Pusat, memilih anggota DPD RI, hingga memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

Keluar dari TPS, Yusuf Mansur langsung membaur dengan warga saling kompak bercanda ria. Ia bersyukur atas situasi yang kondusif dan terkendali selama berlangsungnya pesta demokrasi berlangsung.

Ia memuji Pemilu 2019, yang menurutnya berjalan damai dan hal itu bisa dilihat di lingkungannya sendiri yang tingkat partisipasi masyarakatnya baik sekali.

“Situasi seperti ini harus sama-sama kita syukuri bersama dengan gembira dan tidak saling bermusuhan. Pemilu berjalan aman dan tertib. Lihat saja, warga disini. Pendukung Prabowo banyak, pendukung Jokowi juga banyak, tetap kompak meski pilihannya berbeda-beda. Inilah pesta demokrasi itu,” ujar Yusuf Mansur.

Yusuf Mansur juga menaruh harap agar masyarakat Indonesia mampu menjaga perdamaian selama Pemilu 2019. Selanjutnya dapat menerima keputusan dari pesta demokrasi ini, apapun hasilnya.

“Saya melihat masyarakat kita sudah dewasa. Jadi usai pemilu ini saya berharap kita semua tidak lagi memulai sindirian dan tidak  mencari gara-gara, karena kita sudah adem. Siapa pun nanti yang terpilih, itu adalah Presiden Indonesia yang dipilih oleh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Karena pesta demokrasi kali ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ia pun berharap agar wakil rakyat yang terpilih  dalam pemilu agar menepati janji-janji mereka saat kampanye.

Masyarakat yang mereka tentu berharap adanya perubahan buat bangsa kita. Saya juga mengimbau wakil yang terpilih tetap amanah menjalankan tugas dan kewajibannya membangun bangsa ini dan membawa masyrakat ke arah adil, makmur. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending