Connect with us

Event

Penyanyi Diah Ayu Lestari Masuk Karantina pada Ajang Puteri Indonesia 2019

Published

on

Diah Ayu Lestari

Kabarhiburan.com, Jakarta – Yayasan Puteri Indonesia (YPI) telah umumkan 39 nama para finalis Puteri Indonesia. Mereka berasal dari 34 Provinsi di Indonesia akan berlomba untuk menjadi yang terbaik, sebagai Puteri Indonesia 2019.

Malam penganugerahan ajang Puteri Indonesia yang mengambil tema ‘Satu Indonesia’ ini akan digelar di Jakarta Convention Center, pada Jumat, 8 Maret 2019 mendatang. Sebelumnya kesana, 39 finalis ini akan memasuki karantina.

Salah satu finalis yang akan mengikuti karantina adalah penyanyi Diah Ayu Lestari. Gadis 21 tahun ini hadir di sana, mewakili Daerah Khusus Ibukota Tiga (DKI 3).

Dara cantik bersuara merdu ini kerap membawakan nama Indonesia di berbagai panggung musik di mancanegara, seperti di Belanda, Mesir hingga Ukraina. Di sana Diah memperkenalkan lagu-lagu daerah Nusantara lewat misi kebudayaan.

Bersama misi kebudayaan pula, Diah Ayu Lestari sudah dijadwalkan pada awal Februari silam, hadir di Kota Sevilla, Spanyol. Hanya saja, niat tersebut urung dilakukan karena ingin konsentrasi mengikuti ajang Puteri Indonesia 2019.

“Senang banget ya, ada pengumuman aku dinyatakan lolos menjadi salah satu finalis Puteri Indonesia 2019. Jadi, jadwal show untuk membawakan lagu daerah ke Sevilla, Spanyol ditunda. Karena aku ingin fokus ke ajang Puteri Indonesia ini,” kata Diah Ayu Lestari saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/2) malam.

Gadis kelahiran Solo, 2 Desember ini, memang dikenal sebagai penyanyi jazz etnik dan sudah memiliki album lagu-lagu daerah dengan aransemen pop jazz.

Selain menyanyi, Diah juga aktif di berbagai kegiatan sosial. Sebut saja, kepeduliannya kepada anak-anak penderita kanker dan  anak-anak dhuafa, serta korban banjir dan longsor.

“Sejak kecil aku dididik orangtua untuk peduli pada sesama dan aktif melakukan aksi sosial. Senang bisa memberi spirit pada anak-anak yang kurang beruntung. Aku selalu memberi motivasi agar mereka selalu semangat melakukan yang terbaik dalam kehidupan,” urai Diah.

Kini, melalui ajang Puteri Indonesia, Diah Ayu Lestari berharap bisa berbuat lebih banyak bagi masyarakat. Diah ingin menyuarakan hak-hak kaum wanita di negeri ini.

“Ini adalah tekad aku untuk bisa membuktikan diri, serta berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” pungkas Diah. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Pesan Migi Rihasalay Lewat Desainnya Bertema ‘SEMI’ dan Lukisan Botol

Published

on

By

Migi Rihasalay

Kabarhiburan.com – Semangat kreatif desainer Migi Rihasalay terus bersemi, meski di tengah pandemi. Salah satunya, Migi hadirkan dalam karya busana terbarunya pada pagelaran busana Malang Fashion Movement (MFM) 2021, di kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4) silam.

Pagelaran busana tersebut berlangsung di Kota Malang, Jawa Timur. Di sana, Migi bersama desainer nasional lainnya menghadirkan busana ready to wear bertema ‘SEMI’.

Tema kali ini punya arti ‘bersemi’,  diangkat dari penantian sebuah musim.

“Dimana banyak orang menanti, setelah musim hujan, datanglah musim semi yang akan menyambut musim kemarau,” ujar Migi di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.

Migi menerjemahkan tema tersebut ke dalam desain terbarunya, yang bernuansa cerah dari warna-warni bunga dan dituangkan ke bahan linen.

Baginya, desain ini sekaligus menjadi ciri khas untuk bahan fashion yang nyaman disandang pada musim semi.

“Seperti banyaknya harapan dipergantian musim guna menyambut hari baru. Sesuai dengan harapan kita semua agar pandemi Covid-19 cepat berlalu,” pinta Migi, yang memilih 8 look terbaik dari 15 look rancangannya pada MFM 2021.

Menariknya, selain terus berkarya sebagai desainer busana, Migi pun merawat kreatifitasnya untuk produktif di bidang seni lainnya. Salah satunya melalui media botol daur ulang alias bottle recycle.

Ia pun mengumpulkan botol-botol bekas, lalu dicuci dan bersihkan. Botol tersebut dicat beraneka warna untuk kemudian dilukis.

“Ini bukan sekadar hobi semata, namun punya maksud dan tujuan yakni menggali potensi teman-teman dan anak-anak yang suka melukis,” jelas Migi.

Migi bersama sang suami Andrew James di Rumah Joglo, di Tanjung Lesung, Banten.

Bahkan, Migi dan sang suami, Andrew James, akan membentuk sebuah program belajar dan berkarya sebagai wadah bagi anak-anak yang hobi melukis.

“Program ini akan kami gelar di rumah kreatif, di Kampung Joglo yang kami bangun di Tanjung Lesung, Banten,” jelas Migi menambahkan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Baksos Tiga Panti Asuhan Forwan Gandeng TNI AU

Published

on

By

Kabarhiburan.Com. Forum Wartawan hiburan (FORWAN) Indonesia kerja bareng dengan Ikatan Mandiri Perwira Remaja Millenium (IMPERIUM) 2000 TNI AU menggelar bakti sosial ke 3 Panti Asuhan di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

“Kami alumni Ikatan Mandiri Perwira Remaja Millenium (IMPERIUM) 2000 TNI AU dengan senang hati mendukung kegiatan baksos dalam rangka ulang tahun ke 7 Forwan. Kegiatan sosial ini senafas dan sejalan dengan misi
IMPERIUM 2000, untuk itu ajakan kerjasama baksos kami sambut gembira” ujar Letkol Pnb Hendra Supriyadi, S.E., MMOAS, Ketua Imperium di yayasan Nurul Ibad Lubang Buaya Jakarta Timur.
Senin (10/5/2021.

Acara yang bertajuk pemberian Tali Asih Kepada Anak Yatim Dan 7 Tahun FORWAN Melangkah dengan membagikan 300 bingkisan
,dari IMPERIUM 2000 dan
FORWAN.

dan santunan di tiga panti asuhan yakni, Yayasan Darul Quran, Yayasan Nurul Ibad Dan Yayasan Nurul Huda, dan masing-masing panti mendapatkan 100 bingkisan.

“Setiap tahun kami berbagi tali asih kepada anak-anak yatim, alhamdulilah tahun ini bersama FORWAN di bulan suci Ramadan kami bisa berbagi di 3 Panti Asuhan. Semoga berkah buat teman-teman perwira yang tergabung di IMPERIUM 2000
dan FORWAN.” Ujar Letkol Pnb Hendra Supriyadi.

Sementara, Sutrisno Buyil selaku Ketua Umum FORWAN mengaku bersyukur bisa kerjasama dengan IMPERIUM 2000 yang beranggotakan perwira menengah aktif yang memiliki kesibukan luar biasa padat.

“Kerjasama dengan IMPERIUM 2000 lumayan singkat, meski baru saling mengenal tapi tawaran FORWAN untuk menggelar baksos disambut antusias. Bahkan ditengah kesibukannya bisa mencari 3 panti asuhan untuk berbagi tali asih, Ini bukan pekerjaan mudah, untuk itu FORWAN mengucapkan terima kasih kepada IMPERIUM 2000,” ujar Sutrisno Buyil dalam kata sambutannya sebelum membagikan santunan.

Buyil berharap kerjasama dan sinergitas antara TNI AU pada umumnya dan pada khususnya bisa terus terjalin di masa depan.

“Kesamaan visi dalam bidang sosial, membantu rekan sejawat yang sedang sakit, kena musibah dan membantu keluarga rekan yang ditinggal selamanya sahabatnya. Modal kuat untuk saling bersinergi,” harap Buyil.

“Untuk itu FORWAN mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada IMPERIUM 2000, Ucie Sucita, PT. Kino Indonesia Tbk, PT Melon Indonesia, SCTV , Indosiar, Direktorat Film, Musik dan Media Baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nagaswara Music, Proaktif, Soto Seger Boyolali Hj. Amanah. Dengan harapan kerjasama yang baik ini terus terjalin kedepannya, ” pungkas Sutrisno Buyil.

Acara baksos ditutup dengan silaturahmi antara Perwira IMPERIUM 2000 dengan TIM FORWAN ***

Continue Reading

Event

Easy Goers Ajak Anak Yatim Piatu Pilih Sendiri Baju untuk Merayakan Lebaran

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 79 anak yatim dari Yayasan Marhaban Yatama dan Al-Abqo, langsung gembira ria saat mendapat tawaran untuk jalan-jalan ke Plasa Bintaro, tepatnya Cahaya Departement Store.

Diajak jalan-jalan saja sudah membuat mereka riang gembira. Apalagi, diizinkan untuk memilih sendiri pakaian dan sepatu baru yang diinginkan untuk dikenakan menyambut Hari nan Fitri, 1442 H, yang sudah di depan mata.

Dalam tempo relatif singkat, satu demi satu anak telah menenteng tas berisi pakaian maupun sepatu. Mereka dengan sabar menunggu teman lainnya yang masih sibuk memilih dan mencoba pakaian yang diinginkan.

“Alhamdulillah tadi ambil baju dan sweater. Senang, nggak nyangka bisa belanja di sini,” ucap Nia (13), anak yatim dari Yayasan Marhaban Yatama.

Kegembiraan sama juga dirasakan Ardi (17) dari Yayasan Al-Abqo. Ia bersama teman-temannya mengaku bersyukur diberi kebahagiaan jelang Lebaran, diajak belanja oleh Permata Warokka dari komunitas Easy Goers, Tangerang Selatan.

“Semoga ibu Permata sehat selalu, panjang umur. Dilancarkan segala usaha dan rejekinya. Alhamdulillah, sudah dua kali lebaran dibeliin baju baru,” ucap Ardi.

Kegiatan menggembirakan ini diinisiasi oleh Komunitas Easy Goers, mengajak anak-anak yatim belanja kebutuhan lebaran.

Tim Easy Goers begitu setia dan sabar menemani masing-masing anak memilih pakaian yang diinginkan. Tim lainnya berada di dekat kassa, sibuk menghitung nilai belanjaan masing-masing anak.

Menurut Yayak, humas Easy Goers, belanja bareng anak yatim menjadi acara puncak aksi sosial Easy Goers jelang Lebaran.

Sebelumnya, mereka sudah menggelar aksi sosial di berbagai lokasi di seputaran Jabodetabek, seperti menyalurkan sembako, buka bersama dan sahur on the road dan masih banyak lagi.

“Kami juga bekerjasama dengan organisasi atau komunitas yang punya misi sama. Seperti komunitas Seruni Pertiwi yang peduli terhadap kemanusiaan,” ujar Yayak menambahkan.

Permata Warokka sebagai pencetus ide sekaligus donatur dalam Easy Goers mengungkapkan bila kegiatan baksos sudah menjadi agenda rutin.

“Kegiatan berbagi ini sebenarnya sudah menjadi agenda aku setiap tahun dan selalu berganti-ganti kolaborasinya dengan komunitas,” jelasnya.

“Kebetulan sekarang berkolaborasi dengan komunitas Easy Goers, dimana aku solid bersama mereka dan alhamdulillah kegiatan yang positif ini berjalan dengan lancar,” tambahnya lagi.

Rencana kedepannya, komunitas Easy Goers akan menggelar bakti sosial lainnya. Seperti donor darah, sunatan masal dan pemeriksaan gigi secara gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Insya Allah, kedepannya masih banyak kegiatan sosial lainnya. Semoga pandemi segera berlalu dan kami bisa mewujudkan niatan Easy Goers yang selalu ada bagi mereka yang membutuhkan,” jelas Permata.

Tentang Easy Goers, Permata pun menjelaskan bila komunitasnya tidak sekedar berkumpul tanpa tujuan. “Jadi aku bersama komunitas Easy Goers ini bukan hanya group WAG dan sekedar nongkrong-nongkrong. Tetapi selalu ingin berbuat hal-hal positif untuk membantu siapa saja yang membutuhkan,” katanya mengakhiri perbincangan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending