Connect with us

Event

Penyanyi Lagu Daerah Aceh Itu Kini Juara LIDA 2019

Published

on

Faul dan hadiahnya sebagai juara I LIDA 2019.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indonesia kembali melahirkan para penyanyi muda berbakat dan teruji melalui Liga dangdut (LIDA) 2019.

Ajang yang menampilkan persaingan 80 Duta Provinsi sejak Januari 2019 ini, akhirnya menampilkan Fauzul Abadi alias Faul (Aceh) sebagai juara pertama, Putri Maulana Andhini alias Puput (Sulawesi Selatan) dan Sheyla Muzdalifa (Maluku).

Faul dinyatakan sebagai juara pertama dengan total nilai sebesar 36,11 persen, sementara Puput mengumpulkan nilai 32,94 persen dan Sheyla sebesar 30,95 persen. Pengumuman juara berlangsung pada Konser Kemenangan LIDA di Studio 5 Indosiar, Jumat (3/5) malam.

Saat host Gilang Dirga meneriakkan namanya sebagai pemenang, Faul yang didampingi kakaknya di panggung langsung bersimpuh dan bersujud sambil mengucap syukur.

“Terima kasih saya ucapkan kepada pendukung saya dari Sabang sampai Merauke, terutama dari Aceh. Piala ini saya persembahkan untuk warga Aceh,” ujar Faul yang disambut dengan koor nyanyian khas Aceh oleh para pendukungnya.

Bukan perkara mudah bagi Faul untuk merebut prestasi membanggakan ini. Ia terlebih dulu harus memenangkan persaingan di Aceh agar lolos audisi. Selanjutnya, Faul berangkat ke Jakarta untuk bersaing dengan 79 Duta Dangdut dari 34 provinsi Indonesia.

Setelah melalui babak demi babak yang mendebarkan di hadapan Dewan Juri, Faul masih harus bersaing dengan 2 sahabatnya, Puput (Sulawesi Selatan) dan Sheyla (Maluku) di Grand Final LIDA 2019.

“Enggak nyangka bisa menjadi juara, karena semua saingan saya tampil bagus-bagus, baik suara maupun koreografinya,” ujar Faul usai dikukuhkan sebagai juara pertama.

Bagusnya penampilan para saingan, nyaris meruntuhkan nyali Faul. Maklum, Faul datang ke LIDA sebagai penyanyi lagu-lagu daerah di Aceh dan tidak mahir menyanyikan lagu dangdut.

“Indosiar kemudian membantu saya untuk menemukan karakter suara menyanyi dangdut. Sekarang saya penyanyi dangdut. Saya meyakini bahwa seluruh masyarakat Indonesia telah mendukung saya,” imbuh Faul yang sudah yatim piatu ini.

Selain menerima piala bergilir LIDA yang akan diboyong untuk disimpan di Provinsi Aceh, Faul pun berhak atas hadiah uang sebesar Rp 500 juta. Sementara Puput meraih Rp 300 juta dan Sheyla membawa Rp 200 juta.

Faul (tertutup cameraman) menerima piala kemenangan dari Direktur Program SCM,, Harsiwi Achmad.

Harsiwi Achmad selaku Direktur Program SCM mengatakan bahwa Indosiar sudah membuka pintu untuk generasi muda tampil berkarya di industri musik Indonesia.

“Tinggal bagaimana mereka sekarang mengisi dan mengembang diri untuk mencapai cita-citanya di Industri musik Indonesia,” ujar Harsiwi.

Harsiwi pun optimis bahwa industri musik dangdut Indonesia akan terus berkembang dan diisi oleh penyanyi generasi muda yang berasal dari seluruh pelosok Tanah Air. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Rani Ramadhina Memberi Insiprasi dan Raih Penghargaan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sosialita Rani Ramadhina menerima Piagam Penghargaan untuk Kategori ‘Best Women In Social’, di Jakarta pada Jumat (17/1/2020). Penghargaan ini berasal dari Majalah Penghargaan Indonesia.

Rani Ramadhina menerima penghargaan ini karena dinilai berhasil menginspirasi dan mendorong wanita Indonesia agar terus berinovasi di bidang fashion dan mode sesuai perkembangan zaman.

Selain Rani, tampak sekitar dua puluh tokoh masyarakat yang berprestasi mendapat penghargaan dengan berbagai kategori yang diberikan Majalah Penghargaan Indonesia.

“Saya enggak nyangka, kok saya bisa terpilih. Rupanya Majalah Penghargaan Indonesia sudah terlebih dulu melakukan survey tentang kegiatan saya dan melakukan wawancara dengan masyarakat di sekitar saya,” ujar wanita cantik ini usai menerima penghargaan di bilangan Jakarta Selatan.

Rani menuturkan, penghargaan ini akan memotivasi dirinya untuk terus melakukan inovasi dan mendorong semua perempuan, agar tidak berhenti meningkatkan kualitas diri, melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

“Penghargaan tersebut sudah melalui tahap penyeleksian yang dilakukan  oleh tim juri untuk menilai kelayakan dari peraih penghargaan ini,” ujar Rani

“Belakangan ini saya berupaya memanfaatkan media sosial untuk terus memberikan informasi tentang bagaimana wanita harus tampil cantik dan fashionable, sesuai budaya kita di Indonesia. Bagi saya, untuk tampil cantik dan menarik, bisa kok tanpa harus berbiaya mahal,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Keluarga Ustaz Yusuf Mansyur Kunjungi Korban Banjir di Jakarta Barat

Published

on

By

Wirda Salamah mampu menyita perhatian anak-anak korban banjir dalam permainan menarik.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Memasuki pertengahan bulan Januari 2020, pemukiman warga di RT 01 dan O2, RW 01, Kelurahan Semanan, Jakarta Barat, yang dihuni sekitar 280 kepala keluarga tampak masih luluh lantak.

Di sana-sini warga masih membenahi perabot rumah tangga mereka yang masih bisa dibersihkan dari lumpur dan sampah. Maklum, wilayah ini ikut tenggelam hingga lebih 3 meter, menyusul musibah banjir yang melanda Jakarta pada malam tahun baru.

“Air baru surut sepenuhnya pada hari ke 8. Kami mulai bisa berbenah sejak 4 hari silam,” ujar Ramidi, selaku ketua RT  yang ditemui di Semanan, Rabu (15/1).

Ke sanalah keluarga Ustaz Yusuf Mansyur hadir, untuk berbagi keprihatinan bersama warga, dalam acara “Bakti Sosial dan Pemulihan Trauma”.

Hj. Siti Maemunah mendatangi rumah warga korban banjir dan membagikan peralatan tidur, di saksikan Ramidi, selaku ketua RT setempat.

Tampak hadir Hj. Siti Maemunah, istri Ustaz Yusuf Mansyur, ditemani oleh kedua buah hati mereka, Wirda Salamah Ulya dan Qumii Rahmatul Qulmul.

Mereka mendatangi setiap rumah dan membagikan seperangkat perlengkapan tidur. Sebelumnya, Wirda dan Qumii juga mengajak anak-anak bermain dan membagikan buku Al Quran di rumah Pengajian Nuruh Hikmah.

Wirdha mengatakan, kehadirannya bersama ibu dan adiknya hanya untuk menambahkan bantuan yang sebelumnya sudah diterima warga dari para donator sebelumnya.

“Alhamdulillah kondisi warga sudah berangsur membaik. Enggak bisa saya bayangkan, rumah mereka tergenang banjir sampai ketinggian 3 meter lebih. Alhamdulillah, mereka bisa melaluinya dengan baik,” ujar Wirda usai memberikan bantuan secara simbolis. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

PWI Jaya Sambangi Korban Banjir di Semanan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya menunjukkan keprihatinan yang dalam pada penderitaan warga Jakarta yang terkena musibah banjir yang melanda wilayah Jabodetabek baru-baru ini.

Melalui Aksi Peduli, PWI Jaya mendatangi sebagian warga yang menjadi korban banjir di berbagai wilayah di Jakarta. Salah satunya, di kawasan Semanan, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (8/1).

Rombongan PWI Jaya Peduli diketuai oleh Realini Nonnie Rering, telah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Sekretaris RT 2/RW 1 Semanan, Azwar. Bantuan yang diberikan berupa 50 paket sembako dan alat pembersih

“Jangan dilihat dari nilai isinya, tapi rasa kepedulian kami atas musibah banjir yang dialami warga,” kata Nonnie yang juga Wakil Ketua Seksi Kesejahteraan PWI Jaya.

Edy, salah seorang warga menceritakan kondisi pascabanjir di wilayahnya.

“Buku-buku tulis anak sekolah semua jadi bubur, bukannya kami menolak, bantuan apapun diterima,” katanya.

Selain disaksikan warga, acara serah terima bantuan diikuti oleh jajaran Pengurus PWI Jaya. Mereka adalah  Sekretaris Dewan Kehormatan, Berman Nainggolan; Wakil Bendahara, Kadirah; Ketua Seksi Hukum Umi Sjarifah.

Tampak hadir pula, Ketua Seksi Musik,dan Film, Irish Blackmore; Wakil Ketua Bidang Organisasi, Irmanto; dan Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Arman Suparman.

Sebelum ke Semanan, PWI Jaya Peduli telah menyerahkan bantuan uang kepada tiga orang Pengurus Harian PWI Jaya yang rumahnya dilanda banjir. Mereka adalah Arman Suparman, Iqbal Irsyad dan Edy Suherli. Bantuan yang sama diterima oleh empat tenaga Sekretariat PWI Pusat.

Pekan lalu, Sayid Iskandar selaku Ketua PWI Jaya telah menyerahkan bantuan sebanyak telah menyerahkan bantuan logistik berupa Aqua sebanyak 50 dus ukuran 600 ml dan 1.500 ml dari Danone melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jakarta Timur. Serah terima bantuan ini berlangsung di kawasan Bidara Cina, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1)..

PWI Jaya Peduli menerima donasi baik berupa uang maupum barang dari institusi dan perorangan.

Mereka yang memberikan bantuan dana adalah Nirwan Dermawan Bakrie, Alex Tirta, Fatchul Anas, Keith Rustam (gitaris Montecristo), Eric Martoyo (vocalis Montecristo), dan Suherman Mihardja, SH, MH, pengurus Peradi yang juga pengacara dan anggota dewan penasehat majalah Sudut Pandang.

PWI Jaya Peduli juga menerima donasi dari IKWI (Ikata Keluarga Wartawan Indonesia), PT Djarum, Danone dan Oval dan sebuah perusahaan periklanan.

PWI Jaya Peduli merupakan wadah di bawah Pengurus PWI Jaya, yang fokus membawa misi kemanusiaan dan sosial. (Rls)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending