Connect with us

Selebritas

Perancang Busana Adjie Notonagoro Ajak Ikut Aplikasi MeMiles

Published

on

Perancang busana Adjie Notonagoro diantara peserta acara Grand BOP MeMiles di kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/7).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Lama tidak terdengar kabarnya, perancang busana kenamaan Adjie Notonagoro tertangkap kamera di antara  peserta yang menyimak presentasi, dalam acara  MeMiles Grand BOP (Bussines Opportunity Presentation), di kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa(2/7) sore.

Adjie mengaku, sudah melakukan pendaftaran sebagai peserta MeMiles, bisnis yang memadukan traveling, advertising dan marketplace dalam satu aplikasi.

“Kebetulan saya sudah ikut Memiles. Kini saya ingin mengajak semua teman-teman saya agar ikut Memiles. Untuk mensejahterakan  teman-teman saya dengan cara mendownload MeMiles,” ujar Adjie yang merahasiakan besaran dana yang diberikan saat melakukan Top up.

Saat mendaftar, peserta diminta untuk mengumpulkan poin dengan cara melakukan Top Up alias memasang iklan. Selanjutnya, peserta bisa memilih salah satu hadiah menarik yang tersedia di dalam aplikasi tersebut.

Hadiah yang dimaksud, berupa perjalanan wisata, smartphone, kulkas, pesawat televise, sepeda motor, mobil, maupun emas batangan.

Menariknya, harga masing-masing barang yang ditawarkan dengan harga murah, lantaran adanya semacam bonus saat Top Up yang dilakukan pengguna. Misalnya, dengan melakukan Top Up sebesar Rp 1 juta bisa memilih  sebuah smartphone kelas atas atau 1 unit  sepeda motor impian.

Perwakilan MeMiles, dr Eva Louisa mengingatkan bahwa MeMiles bukanlah bisnis MLM yang sudah dikenal masyarakat. MeMiles justru mewujudkan keinginan masyarakat berwisata maupun mendapatkan barang keperluannya.

“Kita ingin membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat lewat aplikasi pasang iklan ini,” ujar Eva Louisa di sela-sela acara Grand BOP, yakni penyerahan bonus bagi peserta yang sudah melakukan top up pada April silam.

Eva menambahkan, BOP kali ini merupakan yang kesekian kali dilaksanakan. Pesertanya pun sudah tersebar di seluruh Indonesia.

“Sebelumnya kami sudah melaksanakan BOP di Bali, Tegal dan Banten. Saat ini kami akan membagikan kepada peserta, berupa dua unit mobil, 10 sepeda motor dan puluhan benda-benda impian peserta Memiles,” pungkas Eva Louisa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Kesibukan Ustad Solmed dan April Jasmine Jelang Ibadah Haji

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tinggal menghitung hari, aktor dan penceramah kondang Ustad Solmed mengajak istrinya, aktris April Jasmine, akan berangkat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Sebelum sampai ke sana, pasangan ini terlebih dulu merampungkan berbagai hal penting. Solmed terlebih dulu menyelesaikan pengambilan gambar untuk video klip berjudul PanggilanMu.

Lagu ciptaan Solmed ini merupakan single kedua bagi grup gambus  The Sulthan, grup gambus binaannya.

“Iya, saya akan meningggalkan tanah air bersama istri untuk berhaji selama 25 hari ke depan,”ujar ustad Solmed saat ditemui  saat acara walimatus safar, di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7).

Solmed berharap, setelah pengambilan gambar ini, maka proses selanjutnya pengeditan gambar dan lainnya bisa dilakukan tim lain, selama dirinya berada di Tanah Suci.

Seperti suaminya, April Jasmine pun perlu melakukan sejumlah persiapan yang lain, jelang keberangkatan mereka menjalankan prosesi ibadah haji.

Salah satunya adalah memberi pengertian bagi ketiga anaknya, si sulung Sultan dan si kembar Aqil dan Mahier, yang akan ditinggalkan selama 25 hari berada di Tanah Suci.

April mengaku merasa khawatir, anak-anaknya mencari-cari dirinya selama bepergian tersebut.

“Ya, kalau dipikirin beratnya, nanti habis-habis aduh nggak bisa jalan gitu kalau mikirin beratnya. Tapi, kita lihat lagi, ini sudah panggilan Allah. Insya Allah dipermudah, anak-anak juga anteng,” ujar April didampingi Solmed.

“Kami sudah coba anak-anak jauh dari aku, karena kan, setiap hari sama aku. Nah, ini sudah agak mulai dilepas main sama mbak, main sama artnya dan Alhamdulillah anteng. Jadi  Bismillah, mereka paham dan mengerti sehingga bisa ditinggal,” jelas April.

Ustad Solmed menambahkan bahwa si kembar Aqil dan Mahier sudah bisa jauh dari dirinya. Sebaliknya, ia tidak yakin dengan Sultan yang harus ditinggal selama 25 hari.

“Kalau Sultan, sih sampai saat ini masih nyantai. Paling nanti, kalau sudah sampai bandara dia baru sadar kalau ayah sama maminya akan pergi. Nah, dia baru menyadari kalau maminya akan pergi sama ayahnya,” jelas ustad Solmed. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Berseteru dengan Baim Wong, Astrid QQ Production Rugi 100 Juta

Published

on

By

Astrid (kedua dari kiri) didampingi kuasa hukumnya Didit Wijayanto (ketiga dari kiri) usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Laporan yang dilayangkan Astrid dari manajemen artis QQ Production ke Mapolda Metro Jaya tentang dugaan penipuan yang dilakukan aktor Baim Wong dan Lucky Perdana, awal Mei silam, kini memasuki babak baru.

Astrid didampingi kuasa hukumnya, Didit Wijayanto, telah mengisi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Astrid menceritakan kronologi kasus yang melilitnya terkait Baim Wong dan Lucky Perdana kepada penyidik Polda Metro Jaya.

“Berawal dari pembicaraan Baim Wong kepada Krista Mukti, yang menyampaikan keinginannya supaya bisa bergabung dengan partai. Baim minta tolong kepada Krisna Mukti,” jelas Didit Wijayanto usai  menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Dalam kronologi BAP disebutkan, Krisna Mukti menghubungi Astrid dari QQ Production, meminta agar Astrid membantu Baim Wong menghubungi salah satu partai.

“Setelah tercapai, barulah dibuat suatu komitmen. Ternyata komitmen tersebut telah disalahgunaan. Tadi dibuat terang oleh penyidik soal dugaan penipuannya,” jelas Didit.

“Dalam komitmen tersebut ada janji-janji, sehingga klien kami tergerak untuk membiayai,” ujar Didit yang menambahkan, kliennya mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta, yang dibenarkan Astrid.

Astrid mengaku lega telah memberikan keterangan kepada penyidik. Jika Baim Wong dan Lucky Perdana tidak menunjukkan itikad baik, Astrid bertekad untuk melanjutkan perkara ini hingga ke pengadilan.

“Alhamdulillah lebih lega setelah di BAP. Sampai sekarang belum ada komunikasi (sama Baim Wong dan Lucky Perdana),” ungkap Astrid yang masih membuka pintu damai kepada Baim Wong.

“Sejak awal kami sudah mengundang dia baik-baik kok. Kami tunggu itikad baiknya. Tapi ada enggak itikad baik,” imbuh Astrid.

Didit menambahkan, kliennya bisa saja mencabut laporannya di kepolisian apabila Baim Wong dan Lucky Perdana mau menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Dewi Perssik dan Rosa Meldianti Berseteru, Yon Suharto Laporkan Sejumlah Tayangan ke KPI

Published

on

By

Fachmi Bachmid selaku kuasan hukum Yon Suharto.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Konflik pedangdut Dewi Perssik dengan keponakannya, Rosa Meldianti kian memanas dan ramai dibicarakan di sejumlah tayangan berita.

Situasi ini telah membuat keluarga besar Dewi Perssik gerah. Bahkan, Yon Suharto alias Mas Bin,  kakak kandung Dewi Perssik yang juga om dari Meldi mengatakan bahwa persoalan ini turut andil atas sakitnya ayah mereka.

Mas Bin melalui Fachmi Bachmid sebagai kuasa hukumnya pun mendatangi KPI Komisi Penyiaran Indonesia) guna melaporkan sejumlah tayangan yang menyiarkan kasus tersebut.

“Saya selaku kuasa hukum dari Yon Suharto atau Mas Bin, sebagai kakak kandung dari Dewi Muria Agung atau Dewi Perssik, memberikan kuasa kepada saya supaya membuat pengaduan untuk membuat pengaduan ke KPI terhadap lebih dari satu lembaga penyiaran,” kata Fachmi ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (1/5).

Menurut dia, sejumlah lembaga penyiaran dinilai telah menyiarkan informasi pribadi daripada keluarganya yang menurut Bin atau Yon Suharto, informasi tersebut bukanlah informasi atau patut diduga bukan informasi yang mendidik.

Fachmi menuturkan, jika kliennya tersebut merasa permasalahan dalam keluarganya bersifat pribadi dan bukan sebagai informasi yang bisa dikonsumsi banyak orang.

“Karena memberikan sebuah informasi tentang seorang yang lebih muda, berseteru dengan orang yang lebih tua, bahkan kalau ditarik bahwa keponakan lagi berseteru dengan tantenya yang diinformasikan kepada masyarakat sehingga bisa ditonton,” tuturnya.

Tak menyebutkan secara gamblang mengenai acara program yang sudah ia adukan, namun Fachmi menyebutkan tiga poin utama alasan dilaporkannya program tersebut.

“Persoalan ini sudah berlangsung sejak 2018. Informasi yang disajikan sejumlah tayangan itu-itu saja, sampai detik ini. Artinya, sejak terakhir sampai April, yang disajikan dan dipublikasikan, adalah sesuatu yang dikategorikan tidak mendidik. Kedua,  bertentangan dengan budaya orang Indonesia. Ketiga, patut diduga bertentangan dengan agama,” ujar Facmi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending