Connect with us

Selebritas

Perjalanan Eca Sukma, Dari Musisi Hingga Mengelola Pengobatan Alternatif di ‘Rumah Sehat Rauuf’

Published

on

Kabarhiburan.com – Grup band Ecapede dengan vokalisnya, Eca Sukma, sempat mewarnai khasanah musik Indonesia pada 2008 hingga 2019. Lagu-lagunya pun sempat hits, seperti Jamilah Jamidong (2009) dan masih banyak lagi.

Adik kandung artis Peggy Melati Sukma yang akrab disapa Eca, ini ternyata sudah meninggalkan dunia musik yang membesarkan namanya. Kini, Eca menekuni bidang pengobatan alternatif, sebagai tabib yang mumpuni.

Eca mengajarkan Ilmu Totok Telur di balai pengobatan ‘Rumah Sehat Rauuf’ setiap hari. Bertindak sebagai Master Tabib sekaligus pemilik, Eca aktif memberikan pelatihan bagi masyarakat yang ingin mendalami ilmu totok telur.

Lalu, pada setiap Selasa, Eca dan timnya memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan.

Mengobati Ayah Tercinta

Melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/11), Eca menceritakan peralihan profesinya dari musisi hingga menekuni pengobatan alternatif.

Pemilik nama lengkap, Reza Novembri Pahlevi merupakan lulusan Strata 1 Kriminologi dan Strata 2 Hubungan Internasional di Universitas Indonesia. Bahkan, Eca sudah memiliki usaha yang cukup menjanjikan.

“Waktu almarhum Ayah terdiagnosa menderita kanker ganas dan stroke, Saat itu saking sayangnya, aku ingin berbakti kepada orangtua. Akhirnya kuputuskan untuk meninggalkan dunia seni dan entrepreneur, lalu fokus jagain ayah,” kenang Eca.

“Sampai suatu hari ayah bilang, ‘Ayah mau diobatin sama Eca,” kata Eca menirukan kalimat permintaan ayahnya.

Menerima permintaan dari ayah tercinta, Eca mengaku sempat bingung lantaran dirinya belum memiliki kemampuan mengobati.

“Waktu itu aku nggak bisa apa-apa, tapi ayah berulang kali bilang, ‘Ayah mau diobatin sama Eca’. Aku berpikir, ini ada signal apa?” kenang Eca tentang awal mula tertarik menekuni pengobatan alternatif.

Eca Sukma diapit dua orang timnya di ‘Rumah Sehat Rauuf’

Singkat cerita, demi mengikuti keinginan sang ayah, Eca mempelajari berbagai metode pengobatan alternatif. Selanjutnya mengombinasikan semuanyai menjadi satu pola, sebagai Ilmu Totok Telur.

Tidak mau tanggung, Eca bahkan memadukan Ilmu Totok Telur dengan hipnoterapi, hingga Eca memiliki gelar non akademik hipnoterapi.

Kalau biasanya telur ayam biasanya dihidangkan sebagai makanan, di tangan Eca telur dijadikan sebagai media terapi untuk mengobati segala penyakit.

“Akhirnya, aku belajar akupresur, totok, bekam, refleksi, jalur meridian dan lain-lain sampai menemukan pola mekanisme telur, yang aku coba praktekkan ke Ayah,” ungkap Eca.

“Hasilnya, Alhamdulillah, Ayah bertahan sampai satu setengah tahun, lebih lama dari perkiraan dokter yang sebelumnya memvonis umur  ayah tinggal tiga bulan,” katanya.

“Lalu, sebelum ayah pulang, sempat bilang, ‘Ayah sudah sembuh, sekarang waktunya kamu bantu orang lain’,” menirukan ayahnya. “Mulai dari situ, aku buka praktik pengobatan alternatif,” katanya.

Kombinasikan Totok Telur dan Hipnoterapi

Sejurus dengan waktu, Eca yang dijuluki Master Totok Telur, semakin memperdalam ilmu pengobatan alternatif. Bahkan mempelajari pengobatan herbal serta rempah rempah, yang didapat dari keluarga jalur ibunya.

Jadilah, kemahiran meramu herbal dan rempah turut memperkaya kemampuan Eca di bidang pengobatan alternatif. Meski demikian, Eca mengelak sebutan pengobatan gaib atau supranatural. Baginya, telur hanya sekadar media seperti halnya kayu yang orang gunakan untuk memijat.

“Jadi, totok telur definisinya adalah media terapi untuk menstimulan jalur jalur meridian, zona refleksi yang berhubungan dengan organ yang sakit agar dioptimalkan. Dari situ, insyAllah segala penyakit bisa disembuhkan,” kata Eca yang bergelar akademik dan non akademik: S. Sos, M.Si, Ch, Cht.

Kini Eca aktif mengajar, selain menjadi pembicara pada seminar tentang pengobatan alternatif serta kesehatan dari sisi penyakit medis maupun psikis.

Sebagai seorang tabib sekaligus hipnoterapis, Eca merasa perlu mengkombinasi kedua keahliannya, lantaran orang yang sakit medis perlu dikuatkan motivasi juga sugestinya guna mendukung kesembuhan.

Kepada setiap muridnya, Eca senantiasa menyampaikan pesan: ‘Kita mengobati orang hanya sebagai perantara, sesungguhnya Tuhan Yang Maha Kuasa lah yang memberi kesembuhan’.

“Saya juga senantiasa mengingatkan, meski dekat ke langit harus tetap membumi, sederhana, rendah hati, serta tebarkan kebaikan,” kata Eca. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Aktris Senior Mieke Widjaya Meninggal, Nia Zulkarnaen: Allah Sayang Mama

Published

on

By

Foto kenangan Nia Zulkarnaen bersama ibu tercinta Mieke Widjaya. (Foto: Instagram @alenia259)

Kabarhiburan.com – Nia Zulkarnaen mengkonfirmasi kabar Mieke Wijaya, ibundanya meninggal dunia pada Selasa 3 Mei 2022 malam. Kabar duka tersebut diungkapkan melalui akun pribadi @alenia 259 pada Rabu pagi 4 Mei 2022.

“Telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang di hari yang Fitri ini, Mama / Oma / Uyut / Oyang kami tercinta, Hj. Mieke Widjadja binti de Ryder,” tulis istri Ari Sihasale ini.

Nia Zulkarnaen juga mengabarkan Mieke Widjaya meninggal dunia pada usia 82 tahun.

“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekhilafan almarhumah semasa hidupnya,” tulis Nia yang juga menyampaikan pesan perpisahan untuk ibunda tercintanya.

“Sekarang Mama sudah engga sakit lagi ya, Sayangku… Cintaku.. Allah sayang Mama, imbuh aktris dan produser film itu.

Pemeran Bu Broto dalam sinetron Losmen itu meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes dan kanker yang dideritanya sejak lama.

“Jadi memang sudah sejak bulan puasa kemarin dirawat di RSPAD Gatot Soebroto karena penyakit diabetes dan kanker. Mungkin sudah takdirnya beliau meninggal diusia 82 tahun,” katanya.

Nia menjelaskan bahwa ibundanya memang sejak minggu lalu pulang ke rumah agar bisa merayakan Lebaran bersama anak-anak dan cucunya. Namun kesehatannya semakin menurun satu hari jelang lebaran.

“Ibu itu pulang Rabu (Minggu lalu) karena pengen ngerayain Lebaran di rumah bareng. Beliau memang pengen kumpul pas Lebaran. Nah, pas satu hari jelang lebaran memang kondisinya menurun,” lanjutnya.

“Semoga almarhumah Mama tercinta husnul khotimah,” tulisnya.

Jenazah almarhumah Mieke Widjaya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/5/2022) siang. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Kenaga 50 Kaveling 9, Ampera Raya. Kemang, Jakarta Selatan. (Tumpak S)

Continue Reading

Selebritas

Deva Mahenra Debut di Panggung Teater

Published

on

By

Deva Mahendra (Foto Istimewa)

Kabarhiburan.com – Aktor Deva Mahenra melebarkan sayapnya ke dunia teater. Baru-baru ini ia tampil dalam pementasan “Kacamata Sjafruddin” Seri Monolog Di Tepi Sejarah Musim ke-2, produksi Titimangsa ke-54.

Disitu, Deva Mahenra berperan sebagai Sjafruddin Prawiranegara, Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang demi siasat politik diplomasi, dilupakan dan dihela ke tepi sejarah.

Sesuai sejarah, Sjafruddin Prawiranegara adalah seorang penyelamat Republik yang juga dianggap sebagai pengkhianat. Meski sosoknya tak begitu disadari kehadirannya dalam narasi besar sejarah bangsa Indonesia, Sjafruddin aktif dalam organisasi keagamaan dan terkenal keras menentang digunakannya Pancasila sebagai alat politik Pemerintah di masa Orde Baru.

Pada 2011, Sjafruddin yang wafat tanggal 15 Februari 1989 dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

“Saat main film, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki adegan demi adegan agar lebih baik. Sementara di panggung teater, persiapan adalah kesiapan. Kalau pentas sudah dimulai, tidak ada kesempatan lagi untuk memperbaiki. Jadi bagi saya, disiplin, fokus dan ketenangan adalah rangkaian proses yang betul-betul saya nikmati,” jelas Deva Mahenra saat sesi latihan.

“Sebuah kehormatan dapat menjadi bagian dalam produksi ‘Seri Monolog Di Tepi Sejarah’ sebagai Sjafruddin Prawiranegara. Ini adalah kali pertama untuk saya bermain dalam sebuah pementasan teater dan saya sangat menikmati setiap prosesnya. Semoga hasil kerja keras dan keseriusan yang saya perlihatkan di panggung dapat memuaskan dan menghibur Anda semua,” sambungnya.

Kacamata Sjafruddin” dipersembahkan oleh Titimangsa dan KawanKawan Media bekerjasama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek ini menghadirkan Ahda Imran sebagai penulis naskah, Yudi Ahmad Tajudin sebagai sutradara, dan Happy Salma, Yulia Evina Bhara, dan Pradetya Novitri sebagai Produser.

Pementasan ini digelar dengan penonton terbatas di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis-Jumat, 14-15 April 2022 pukul 20.00 WIB dan akan ditayangkan secara daring di Indonesiana TV pada Agustus 2022.

Continue Reading

Selebritas

Bikin Heboh! Raffi Bagikan Air Galon ke Tetangga Sampai 1 Truk

Published

on

By

Kabarhiburan.comRaffi Ahmad atau kerap disebut Sultan Andara, kembali menghebohkan publik. Caranya, ayah dua anak ini membagikan galon berisi air sebanyak 1 truk ke semua tetangganya di Andara.

Raffi ingin agar semua tetangganya minum dari air galon yang lebih bersih dan sehat, sama seperti ia dan keluarganya.

“Walaupun sebagian orang sudah mengatakan sekarang ini ‘endemi’, tetapi kalau yang namanya kebersihan dan kesehatan harus tetep dijaga dong,” kata Raffi dalam keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022).

Lewat video kanal YouTube Rans Entertainment terlihat Nagita yang kehabisan stok galon air mineral di rumahnya. Kemudian, Raffi sebagai suami siaga langsung memesankan galon. Tidak hanya satu atau dua, tetapi satu truk gallon isi air minum.

Tentu saja, membuat Nagita syok mendengar jumlah yang terlalu banyak tersebut, “Sayang.. Buat di rumah sepuluh galon aja tuh udah cukup..”.

Nagita pun meminta Raffi untuk membagikan juga ke seluruh tetangga di Andara.

“Ya, udah kalau gitu bagi-bagiin aja ke tetangga. Aku mau semua tetangga ku juga ikutan sehat, jadi aku mau bagi-bagi galon Le Minerale ke mereka semua.” kata Nagita ke Raffi.

Netizen semua udah gak asing kalau keluarga Raffi dan Nagita rutin minum Le Minerale yang terjamin lebih bersih dan sehat.

Raffi pun berangkat untuk membagikan galon ke para tetangga dengan mengendarai truk sendiri, tanpa supir.

Raffi dan Nagita memang tidak sembarangan mengonsumsi air mineral, apalagi Nagita juga lagi menyusui Rayyanza. Terbukti dengan adanya berita viral beberapa waktu lalu tentang Nagita yang ASI nya melimpah.

“Aku juga bingung sih, kenapa bisa ramai diomongin. Aku cuma mau kasih tips buat para busui untuk rajin-rajin minum air mineral, kayak aku.” ujar Nagita.

Mereka memastikan semua yang dikonsumsi harus aman seperti galon Le Minerale, yang kemasan nya bebas BPA.

“Yang aku tau ya, kalau di luar negeri, kemasan yang ada BPA nya itu udah banyak yang dilarang.”, kata Raffi.

“Bener banget tuh, makanya dari zaman Rafathar aku udh pastiin semua yang dikonsumsi harus yang bebas BPA, kaya galon Le Minerale ini.” tambah Nagita.

Selain bebas BPA, galon Le Minerale juga dikenal sebagai galon yang lebih bersih karena kemasannya yang selalu baru. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending