Connect with us

Event

Personal Care Anak DOREMI Kini Dengan Kemasan Baru, Beri Pengalaman Mandi Menyenangkan Bagi Anak

Published

on

Ni Made Andini (kanan) menampilkan karakter kemasan DOREMI yang baru

Kabarhiburan.com, Jakarta – Doremi memahami benar bahwa Ibu-ibu masa kini membutuhkan manfaat lebih dari sebuah produk perawatan kulit anak. Bukan lagi sekadar membuat kulit tetap terawat, sehat dan wangi buah yang disukai anak-anak.

Produk tersebut harus pula praktis saat digunakan dan membuat anak-anak ceria, senang serta bersemangat dalam mengeksplorasi dan berimajinasi.

Berangkat dari keinginan para ibu tersebut, DOREMI, sebagai produk perawatan tubuh anak yang sudah hadir sejak 2004, seperti shampoo, body wash, hand wash dan cologne.

Kini, Doremi merilis kembali desain kemasan  produknya.dengan karakter dan gambar yang lebih menarik, yakni Princess Pretty Daisy, Lovely Jinny, Cutie Annie, Prince Happy Teddy, dan dan Smiley Bobby.

Perkenalan desain kemasan baru   DOREMI Princess & Prince Hero Relaunch, berlangsung dalam acara  “The Adventure Of DOREMI Land”, di Froggy Floating Castle, BSD City, Sabtu (6/7).

Marketing Directornya, Ni Made Sri Andani mengatakan, memasuki usia 7 tahun merupakan masa aktif dan senang bereksplorasi. Sejak saat itu pula, anak mulai mengidolakan orang dewasa yang memiliki sifat dan karakter yang  baik, dan memiliki kekuatan super.

“Selain melindungi dirinya dari berbagai kuman, Kami membangun setiap gambar karakter tersebut dengan akhlak dan budi pekerti yang baik. Harapannya, DOREMI dapat menginspirasi anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik, membantu anak-anak lebih bersemangat dan ceria,” jelas Andani dalam sambutannya.

“Apalagi kalau usia sudah 7 tahun, kalau bisa sudah dilepas dan  diajarkan mandiri, termasuk dalam hal mandi,” imbuh Andini lagi.

Ia mengatakan, Personal care DOREMI dibuat dengan memperhatikan bahwa kondisi kulit dan rambut anak yang sangat berbeda dengan orang dewasa.

“Formula Doremi dibuat secara khusus untuk anak-anak. DOREMI sudah sangat sesuai dengan kondisi kulit dan rambut anak-anak,” jelasnya.

Poin Plus

Sebagai seorang ibu, Tya Ariesty membagi pengalamannya sejak memiliki dua anak, bernama Muhammad Kanaka Ratinggang (3) dan bayi Kalundra Ratinggang.

Ni Made Sri Andani, Tya Ariestya dan moderator.

Ia selalu memilih perlengkapan mandi yang khusus untuk anak-anak, dengan terlebih dulu memeriksa, apakah kandungan di dalamnya ramah untuk anak-anak atau tidak.

“Soalnya, ada beberapa produk yang katanya untuk anak-anak, namun kandungannya tidak aman untuk anak-anak. Aku juga lebih suka yang praktis supaya barang bawaan tidak terlalu banyak kalau pergi-pergi,” ujar istri dari Muhammad Irfan Ratinggang ini.

Baginya, penggunaan personal care bagi anak harus fun, karenanya sebagai orangtua harus pintar-pintar ngajari anak mandi.

“Nah, dengan kemasan dan  karakter-karakter yang mereka idam-idamkan, menjadi poin plus untuk mengajak mereka mandi, sehingga lebih gampang menjak mereka mandi,” ujar Tya yang hadir bersama si sulung Kanaka.

Karakter 3 Dimensi

Ira Fernando selaku Brand Manager PT. UNZA VITALIS yang memproduksi DOREMI menjelaskan bahwa inovasi pada kemasan yang baru ini terlihat lebih menarik karena  menampilkan gambar karakter 2 dimensi menjadi 3 dimensi.

DOREMI www.doremi.id juga menambahkan produk berdasarkan kategori usia, yang semula 3-6 tahun (DOREMI Thomas & Friends), saat ini ditambah juga dengan produk untuk usia 7-10 tahun (DOREMI Princess dan Prince Hero).

“The Adventure Of DOREMI Land” menghadirkan rangkaian acara seru seperti drama musikal Bersama Princess Pretty Daisy, Lovely Jinny, Cutie Annie, serta Prince Happy Teddy, dan Smiley Bobby, fashion show competition dan talkshow bersama pihak DOREMI www.doremi.id dan artis, Tya Ariesta. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Wulandari (Sulawesi Barat) Cetak ‘Hattrick’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sejak Minggu (22/3) panggung Konser LIDA 2020 memasuki babak baru, Top 18. Sebanyak 18 Duta dari 16 Provinsi masih memiliki harapan untuk meraih hadiah total Rp 1 Miliar plus piala bergilir dari Indosiar.

Ke-18 Duta dikelompokkan menjadi 6 grup, masing-masing tampil secara bergiliran. Grup 1 Top 18  menampilkan  Wulandari (Sulawesi Barat), Diyah Safira (Jawa Timur dan Rana Safira (Sumatera Barat), memasuki konser pada Minggu (22/3) malam.

Penampilan mereka ditandai oleh penampilan cantik Dewan Juri, Dewi Perssik, membawakan lagu Kartonyo Medot Janji, berhasil menghangatkan Konser Top 18 grup 1.

Suasana hangat tersebut dilanjutkan oleh penampilan terbaik Rana (Sumatera Barat) melalui lagu Sudahlah, yang dipopulerkan Iyeth Bustami.

Dewan juri menilai terlalu banyak improvisasi, Rana (Sumatera Barat) tersenggol dari babak Top 18.

Rana memamerkan kreasi cengkok yang bagus pada suara indahnya, namun belum cukup memuaskan bagi Dewan Juri.

“Tadi kamu terlalu banyak improvisasi, sehingga aku tidak dapat menikmati lagu yang kamu bawakan,” ujar Dewi Perssik.

Sebaliknya, Diyah (Jawa Timur) kembali mencetak prestasi yang manis, yakni lima standing ovation dari Dewan Juri usai membawakan lagu Mimpi Manis. Diyah berhasil menyamai raihan standing ovation pada babak Top 24.

“Kamu selalu memberikan kejutan di setiap penampilan dan kamu selalu menikmati itu. Pokoknya aku selalu suka sama penampilan kamu. Keluarkan semua potensi kamu,” ujar Lesti DA.

Semangat ingin menyamai prestasi pada babak sebelumnya, juga menggelora pada Andari (Sulawesi Barat). Hadir sebagai penguasa grup di babak Top 33 dan Top 24, Andari ingin mencetak hattrick alias tiga kali kemenangan secara berturut-turut.

Tampil sebagai peserta terakhir, Andari memilih lagu Cinta Berpayung Bulan, yang dipopulerkan Mirnawati, berhasil meraih standing ovation dari empat Dewan Juri.

Apalagi, polling LIDA 2020 uga melambungkan nama Andari ke posisi polling teratas. Itu artinya, Andari berhasil mencetak tiga kemenangan secara berturut-turut, yakni Top 33, Top 24 dan Top 18, alias hattrick.

Sebenarnya polling LIDA 2020 menempatkan Diyah (Jawa Timur) ke posisi terakhir, namun Dewan Juri sepakat menyelamatkan atau memberikan wildcard bagi Diyah, yang tampil sempurna pada kontes kali ini.

Tampil memukau, Diyah (Jawa Timur) diselamatkan Dewan Juri dan melaju ke babak selanjutnya.

Diyah (Jawa Timur) dinyatakan berhak melaju ke babak selanjutnya. Sebaliknya Rana (Sumatera Barat) harus  berhenti sampai di babak Top 18 LIDA 2020.

Rana menyusul rekannya seprovinsi, Puspa (Sumatera Barat) yang tersenggol pada babak Top 24 pada Jumat (20/3). Masyarakat Sumatera Barat kehilangan seluruh idolanya di panggung LIDA 2020.

Situasi yang sama juga dialami masyarakat Bangka Belitung, menyusul tersenggolnya Cinta pada babak Top 24 yang berlangsung Sabtu (21/3). (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

PWI Jaya Peduli Galang Dana Lawan Korona

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Semua daya upaya dan strategi digunakan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah pandemi global, korona atau Covid-19. Virus tersebut harus dilawan dengan kesadaran semua pihak, tanpa perlu panik.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI DKI Jakarta, Tubagus Adhi. Ia mengatakan bahwa tanpa sense of crisis masyarakat, maka kewaspadaan akan menjadi rendah bisa berakibat fatal.

TB Adhi mengingatkan bahwa dampak wabah ini paling dirasakan oleh buruh harian maupun pekerja di sektor informal lainnya. Mereka yang oleh karena harus mencari nafkah buat keluarga, sangat rentan terinfeksi korona. Untuk itu dukungan bagi mereka menjadi krusial.

“Mari kita bahu-membahu bersama melewati masa sulit ini tanpa panik. Melakukan apa yang bisa dikerjakan untuk masyarakat, termasuk menjaga keluarga masing-masing,” ujar TB Adhi yang juga Pembina PWI Jaya Peduli.

TB Adhi meyakini bahwa banyak warga masyarakat yang peduli pada peristiwa yang berlangsung saat ini.

“Untuk itulah PWI Jaya perlu hadir. Kita bisa menjadi jembatan untuk memenuhi harapan masyarakat,” sambungnya.

Senada dengan TB Adhi, Ketua PWI Jaya Peduli, Realini Nonnie Rering, mengajak masyarakat, lembaga pemerintah maupun swasta berdonasi untuk membantu dalam mencegah penyebaran korona di Indonesia.

Bantuan donasi bisa disalurkan melalui rekening pengurus PWI Jaya, Bank BNI Cabang Harmoni, nomor 0018283591.

“Bantuan yang terkumpul akan kami salurkan untuk membeli perlengkapan memerangi korona, selain untuk bantuan pangan bagi warga yang terdampak korona,” jelas Nonnie yang juga menjabat sebagai Ketua Seksi Kesejahteraan PWI Jaya.

Nonnie memastikan bahwa donasi akan langsung didalurkan oleh Tim PWI Jaya Peduli dengan rasa tanggung jawab penuh dan transparan.

Bagi yang ingin menyerahkan donasi secara langsung, dapat mendatangi Sekretariat PWI Jaya Peduli, di Jalan Suryopranoto Nomor 8 (Gedung Bank DKI) Lantai 9, Jakarta Pusat. Contak Person: 0818-700-392 an Ummi Sarifah atau 0856-1671-713 atas nama Ivan. (**)

Continue Reading

Event

Para Artis Bersama Kosgoro 1957 Bagikan Masker dan Cairan Pembersih Tangan

Published

on

By

Dharma Oratmangun memberi 1 paket masker dan cairan pembersih tangan kepada pengemudi bus Trans Jakarta di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (20/3).

Kabarhiburan.com, Jakarta Pandemi global Covid-19 alias virus corona telah melanda Indonesia. Jumlah korbannya pun terus meningkat dalam tempo yang relatif singkat.

Situasi tersebut telah menerbitkan keprihatinan berbagai komunitas masyarakat. Salah satunya Kesatuan Organisassi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, bersama sejumlah artis melakukan tindakan nyata.

Mereka berupaya memutus penyebaran virus mematikan tersebut, dengan membagikan masker dan cairan pembersih tangan sebanyak 5000 paket, kepada masyarakat yang melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (20/3).

“Melalui kegiatan ini, kita berharap memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, saat menjalankan aktifitas diluar rumah,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Kosgoro 1957, Agung Laksono.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membantu pemerintah serta mengajak masyarakat agar bisa sama-sama peduli agar penyebaran virus corona di Indonesia. Tidak menyebar luas di Indonesia,” sambungnya.

Dharma Oratmangun, selaku anggota Satgas Covid-19 Kosgoro, mengatakan wabah virus Corona di DKI Jakarta mengetuk hati nurani, sehingga ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi untuk mencegah virus Corona.

Camel Petir dan Alia Noorayu.

“Pembagian masker dan cairan hand sanitizer sebagai upaya kami membantu pemerintah guna menyelamatkan anak bangsa yang lain. Kita sebagai sesama warga negara Indonesia punya peran yang sama untuk membantu sesama,” kata Dharma Oratmangun didampingi penyanyi Camel Petir dan Alia Noorayu Laksono.

“Kami mendukung upaya pemerintah untuk memutus penyebaran virus corona, melalui kegiatan membagikan 5000 paket berisi masker dan cairan pembersih tangan,” ujar Camel Petir.

“Kami juga mengajak masyarakat agar bersatu dan saling mendukung, sehingga kuat melawan penyebaran virus,” ujar pelantun Cuma Kamu Cin.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada sesama, dimana semua stakeholder punya peran dan tugas yang sama untuk terus mengkampanyekan hidup sehat dan mengingatkan menjaga kondisi tubuh ditengah penyebaran virus corona ini,” imbuh pelantun Cuma Kamu Cin. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending