Connect with us

Lifestyle

Pikiran Rakyat Rilis Televisi Berbasis Aplikasi, Bidik Kalangan Milenial

Published

on

Kabarhiburan.com, Bandung – Pikiran Rakyat merupakan pelopor media terdepan di wilayah Bandung dan Jawa Barat, yang terus berinovasi dan melakukan terobosan baru di dunia media televisi. Salah satunya, Pikiran Rakyat membuka jaringan media televisi full news berbasis aplikasi bernama PRTV.

Komisi utama sekaligus pencetusnya, Witjaksono, mengatakan bahwa PRTV merupakan stasiun televisi yang kondusif dan jauh lebih up to date dari yang bisa dilihat oleh anak-anak muda, terutama untuk kaum milenial.

“Kenapa? Saya saja tidak pernah nonton TV konvesional. Nah, pergeseran ke tv ini pasti akan terjadi. Mau tidak mau semua stasiun tv akan lari ke mobile,” ujar Witjaksono dalam sambutannya saat meluncurkan PRTV, di Savoy Hotel, Bandung, Minggu (17/3).

Pria yang namanya masuk dalam Arus Survei Indonesia dan layak menjadi menteri muda milenial ini, menjelaskan bahwa PRTV berbasis aplikasi ini sudah bisa di-download  melalui Playstore Android, sehingga bisa ditonton kapanpun dan dimanapun.

Witjaksono selaku Komisi Utama sekaligus pencetus PRTV.

“Target kami adalah news aplication yang dibentuk seperti entertaiment news, akan lebih enak lebih ditonton, enak dilihat dan tidak provokatif,” jelas Witjaksono yang akan melibatkan masyarakat dalam membagi informasi yang dilihat dan terjadi di sekitarnya.

“Siapapun bisa jadi Citizen Journalism. Kami akan menyediakan ruang, teknnologi, sumber daya dan kualitas live streaming yang memadai,” imbuh Witjaksono dalam rilis yang diterima Kabarhiburan.com, Senin (18/3).

Witjaksono menjelaskan bahwa program Pikiran Rakyat TV hampir sama dengan televisi nasional maupun lokal. Sekitar 60 hingga 70 persen target berita adalah citizen journalism, yang harus benar-benar update saat itu juga.

“TV kita ini fokus ke interatif antara penyiar dan masyarakat secara langsung. Di seluruh dunia belum ada news aplication yang modelnya seperti ini,” kata Witjaksono yang menambahkan bahwa PRTV membidik pemirsa dari usia 15 hingga 40 tahun.

“Alasannya, kalau lihat data statistik pada tahun 2024 sampai 2025 mendatang, sekitar 50 hingga 60 persen sudah mulai beralih ke kaum milenial yang akan pegang kendali,” tandas Witjaksono. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok. Pikiran Rakyat)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Kowani Gelar Rapid Test Gratis Selama 3 Hari Jaring 1012 Peserta

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) terus aktif membantu pemerintah dalam menghadapi masa sulit akibat pendemi Covid-19.

Setelah distribusikan sembako bagi masyarakat terdampak virus Corona beberapa waktu lalu, Kowani kini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk menggelar Rapid Test bagi anggotanya dan masyarakat umum.

Kegiatan Rapid Test berlangsung di kantor Pusat Kowani, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sejak Kamis (28/5) sampai Sabtu (30/5) berhasil menjaring 1012 peserta. Selain di Jakarta, Kowani juga menyelenggarakan Rapid Test di Surabaya dan Padang.

Ketua Umum Kowani, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd mengatakan, selama pelaksanaan Rapid Test di Jakarta berhasil menjaring 25 peserta yang dinyatakan positif terpapar covid-19.

Kowani kemudian merujuk pasien yang positif ke Suku Dinas Kesehatan setempat, sesuai data KTP yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti dengan Swab Test, sesuai protokol kesehatan tentang Covid-19.

Sementara bagi peserta dengan Rapid Test negatif, mendapat surat keterangan yang dapat dimanfaatkan saat peserta melakukan perjalanan ke luar kota.

“Surat keterangan ini berlaku selama 14 hari sejak melakukan Rapid Test,” ujar Giwo Rubianto yang merencanakan kegiatan yang sama bila permintaan masih tinggi.

Giwo Rubianto menambahkan, kegiatan Rapid Test dimaksudkan untuk memutus rantai penularan Covid-19, sekaligus mengurangi jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19.

Kowani Dukung New Normal

Masih adanya warga terpapar Covid-19, kata Giwo Rubianto, menunjukkan bahwa pandemi ini masih terus menghantui masyarakat, entah sampai kapan.

“Tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Sementara kehidupan kita tidak bisa menunggu hingga vaksinnya ditemukan, sehingga kehidupan baru atau New Normal memang harus dijalani. Kita akan memasuki era New Normal,” tegasnya.

New Normal merupakan sebuah kehidupan baru dimana kita menjalani aktivitas seperti sedia kala berdampingan dengan Covid-19.

Dengan demikian, setiap orang wajib menerapkan standar kesehatan yang ditetapkan  pemerintah, yakni membiasakan diri jaga jarak dengan orang lain, membiasakan cuci tangan dengan sabun, mengenakan masker bila keluar rumah. Intinya, kita harus menyesuaikan diri selama berdampingan dengan Covid-19.

“Inilah antara lain protokol kesehatan memasuki era New Normal,” tandas Giwo Subianto. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Hadiah Kejutan dari Gusti Ega Kepada Elina Joerg di Hari Lebaran

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Banyak cara yang bisa dilakukan pria untuk memperlihatkan keseriusan dalam membina hubungan asmara. Salah satunya dengan cara yang coba diperlihatkan oleh pengusaha muda, Gusti Ega Putrawan, kepada sang kekasih, Elina Joerg (20).

Pria yang akrab disapa Gusti Ega, kerap membuat kejutan menyenangkan bagi tambatan hatinya, Elina Joerg yang juga atris, model dan selebgram. Elina pernah menikmati perayaan ulang tahun di sebuah kapal pesiar nan mewah, bahkan liburan ke luar negeri.

”Bagiku, dia sosok yang baik dan gak pernah nuntut ini dan itu. Namun aku selalu menyimak keinginan Elina. Meski sebenarnya, Elina juga mampu melakukannya sendiri, tapi aku selalu berusaha untuk duluan aja. Ha ha ha,” ujar Gusti Ega, Selasa (26/5).

Menyambut hari raya Idul Fitri 1441 H, Gusti Ega kembali mempersembahkan sebuah mobil mewah, Toyota Alphard G Series bagi Elina. Momen istimewa tersebut Elina perlihatkan melalui postingan feeding foto di akun instagram pribadi dara blasteran Jerman-Batak berikut:

elinaaaajoerg Aku mau cerita sedikittt yaa guys,jadi ceritanyaa tuhhh aku waktu ituu pernah bilang mau beli mobil Iagii buat shooting2. Aku juga sama sekali gak minta sama egaa sama sekaliiii,aku tuhh niatnya mau ngumpulin uang aja duluuu dan aku juga belum tauu mau beli apaa karna masih rencana doanggg. Terus ega tuhh sering bilang yaudah dehhh aku beliin ajaaa,aku bilang apaan sii gak usahhh,terus dia tuhh suka ngeselin gitu dehhh. Eehhh tiba2 dia bilangg,dia punya kejutan buat akuu untuk lebaran .Ternayataa siang2 ada mobil datenggg,aku kira kan juga yaudahh mobil egaaa. Eehhh ternyataa dia bilangg mobil buat akuu buat THR . Jujurrr speechless bangettt. Sumpahhh seneng bangettt tapi aku gak enakk apalagi aku juga belum nikahh. Sumpahhh baikkk bangettt berlebihan dia orangnya,wa\aupun suka ngeselinnn. Tapi ku senanggg dan bahagiaaa mmmmwwwwaaaahhhhh. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Sahabat Kartini dan SDG’s LIRA Sambangi Korban Banjir Ciliwung Saat Pandemi Covid-19

Published

on

By

Berlatar belakang permukaan Ciliwung dan limpahan lumpur, dua warga Pejaten Timur mengapit Fatma Nissa, bendahara Yayasan Sahabat Kartini.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Nestapa masih saja menaungi warga yang mendiami bantaran Ciliwung di RT 4 RW 5 Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka selalu terdepan menjadi korban banjir manakala Ciliwung meluap, seperti yang berlangsung Rabu (20/5) malam.

Hingga keesokan hari, warga masih sibuk membersihkan rumah yang mereka tempati berikut perabot rumah tangga yang luluh lantak tersapu luapan air setinggi 150 Cm. Sementara di ujung gang sempit, persis di pinggir Ciliwung, terlihat ratusan kubik lumpur belum tertangani.

Derita mereka seakan tiada habisnya. Saat negeri ini diterpa pandemi Coviid-19, mereka pun terimbas dampaknya. Banyak yang tidak lagi bisa mencari nafkah untuk keluarga.

Kesanalah, Komunitas Sahabat Kartini dan Yayasan Bahiira, dua organisasi perempuan pimpinan Rani Anggraini Safitri hadir untuk menyapa warga sekaligus berbagi kasih.

“Musibah bertubi-tubi menimpa mereka. Selain terdampak pandemi, warga masih terkena musibah banjir. Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga disini,” ujar Fatma Nissa Assegaf, selaku bendahara Komunitas Sahabat Kartini yang hadir memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, Kamis (21/5).

“Saat ini kami memberikan bantuan berupa peralatan mandi dan kebersihan serta paket sembako bagi 100 Kepala Keluarga yang terdampak banjir,” ujar Fatma saat menyerahkan secara simbolis bantuan yang dibawanya.

Ketua SDG’s LIRA Hana Hasanah (kedua dari kanan) ikut menyapa warga Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hana Hasanah Fadel selaku ketua organisasi SDG’s LIRA. Ia ikut blusukan untuk menyapa satu demi satu warga.

Kehadiran Fatma Nissa Asegaf dan Hana Hasanah mendapat sambutan positif oleh Mardiana, mewakili warga setempat.

“Ini pertama kalinya kami terkena bencana yang berbarengan dengan wabah Covid-19 . Jadi dobel-dobel,” ujar Mardiana.

“Biasanya kami hadapi bencana ini dengan ikhlas saja, tapi saat ini kami benar-benar lagi diuji,” ujar Mardiana yang mengaku belum punya pilihan lain, selain tetap bertahan tinggal di bantaran sungai Ciliwung.

“Disini kami tinggal di rumah sendiri, namun kalau ada dana, sih, kami mau saja pindah. Tapi ya mau gimana lagi saat ini, apa-apa terasa sulit,” ujar Mardiana pasrah. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending