Connect with us

Musik

Pop Academy Resmi Bergulir, Agnez Mo Serukan Jangan Pernah Puas Kepada 40 Academia

Published

on

Penampilan Agnez Mo di panggung Welcome Pop Academy.

Kabarhiburan.com – Sebanyak 40 academia, sebutan para peraih platinum card pada babak Final Audition, akhirnya tampil di panggung Welcome Pop Academy Indosiar, Senin (12/10).

Mereka hadir dengan penuh semangat menyanyikan theme song berjudul Jadi Pemenang, menandai dimulainya ajang menyanyi Pop Academy secara resmi bergulir di layar Indosiar.

Keempatpuluh academia selanjutnya akan menunjukkan suara emas serta penampilan terbaik, sejak Konser Pop Academy Top 40 yang digelar Selasa (13/10) sampai babak Grand Final 30 Desember 2020 mendatang.

Welcome Pop Academy juga menghadirkan para Juri diantaranya Melly Goeslaw, Soimah, Pinkan Mambo, Armand Maulana, Andien dan Giring Ganesha.

Penyanyi kenamaan Agnez Mo sebagai Juri Grand Final Concert dan Result Show Concert Pop Academy turut memanaskan panggung Welcome Pop Academy lewat penampilannya yang selalu spektakuler.

Kehadiran Raffi Ahmad, Gilang Dirga dan Rizky Billar sebagai host semakin menambah istimewa konser Welcome Pop Academy semalam.

Penampilan Andien bersama 10 academia lewat Moving On hadir membuka konser yang disusul dengan dengan Giring Ganesha membawakan Disco Lazy Time, Melly Goeslaw dengan Lets Dance Together dan Armand Maulana dengan Nakal.

Sementara Agnez Mo tampil enerjik membawakan lagu Paralyzed serta Nanana hingga membuat panggung Pop Academy bergetar.

Usai tampil, Agnez Mo juga berpesan kepada academia untuk selalu kreatif dalam meningkatkan kemampuan serta cari ilmu sebanyak-banyaknya dari para Juri.

“Tunjukkan totalias kalian, enjoy the process dan jangan pernah puas!” ujar Agnez.

Kehebohan terjadi di atas panggung ketika Soimah membawakan lagu Agnez Mo, berjudul Tak Ada Logika dalam versi bahasa Jawa hingga membuat Agnez, Raffi, Gilang dan Rizky Billar bergoyang.

Penampilan kocak Soimah saat menyanyikan lagu ‘Tak Ada Logika’ dalam bahasa Jawa, mendapat pujian dari Agnez Mo.

Agnez pun memuji Soimah dengan mengatakan bahwa dirinya bahkan tidak bisa melakukan hal tersebut. “Itu keren banget, loh!” puji Agnez.

Para academia pun ditantang oleh Giring dan Soimah untuk menunjukkan bakat unik mereka. Vino yang berasal dari Papua Barat, ternyata fasih nyinden bareng Soimah di lagu Nikah Siri.

Begitu pula dengan suara tinggi Agnes (Malang) saat membawakan Never Enough dari Loren Allred yang memukau para academia lain.

40 academia kemudian dibagi menjadi 10 grup berbeda untuk bertarung satu sama lain memperoleh tiket ke babak Top 30. Masing-masing grup berisikan 4 orang academia yang akan menunjukkan suara dan bakat terbaiknya dalam setiap episode Top 40 Pop Academy.

40 Academia dibagi menjadi 10 grup, masing-masing grup dihuni 4 academia.

Selasa, 13 Oktober 2020 mereka mulai berkompetisi dengan menampilkan 4 academia dari Grup 1 diantaranya Astin (Sumba), Inara (Jakarta), Marcell (Manado) dan Willy (Ambon).

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Sesal Sebelum Terlambat, Ini Yang Dirasakan Saat Lagu Diciptakan

Published

on

By

Ku hapus air mataku….

Usai sujud tengah malam panjatkan do’a
Menangis sesak di dada, terbesit masa laluku yang kelam…..

Sepenggal lirik tajuk Sesal — yang di senandung kan Imam M Nizar, ingin dijadikan pelajaran yang sangat berharga dalam hidup. Karena, sesal atau penyesalan datang tak di awal. Selalu di akhir.

Bersyukur, terbesit penyesalan dan segera memperbaiki diri — jika tak disebut taubattan nasuha. Karena yakin, hidup di dunia ini hanya sementara. Kematian adalah babak baru kehidupan kekal. Itulah prinsip dalam Islam.

Setidaknya, itu pula bunyi lirik seutuhnya yang akan disampaikan dari lagu religi ini. Penggagas karya, selalu tak bosan bosannya mengingatkan dirinya sendiri. Karena sadar, sebagai manusia biasa tak luput dari hilaf atau dosa.

Apa yang diungkap semoga punya efek makna dan bermanfaat bagi pendengar dan penikmat lagu lagu religi “genre” nizar. Musik dan Mixing mastering di garap oleh Alang Mjk Borneo, Sound Engginering, Jupri Vints Studio. Video clip dan desain grafis digarap oleh Ahmad Sarifudin dan Tim. Produksi, Imagination Music dan Matadewi Management. Beralifiasi, Kabarhiburan, Kabartainment dan Senandung Syair Religi Tv ( SSR Tv )

Jika tak dari sekarang, kapan lagi untuk mengajak kebaikkan bersama. Dan saling mengingatkan meski dalam senandung religi — karena tak ada yang tahu, kapan ajal tiba. Mumpung masih ada waktu, tak ada istilah terlambat untuk kembali, hijrah ke jalanNya. ***
( Zar/KH )

Continue Reading

Musik

Iwan Fals Duet Sandrayati Fay Ajak Bergoyang, Hasilkan ‘16/01’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – “Marilah berdoa sambil badan digoyang-goyang. Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat demi membangunkan pikiran dan hati dan jiwa yang gembira…

Demikian sepotong syair lagu berjudul 16/01. Sebuah karya musik dari Iwan Fals berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

Lagu berdurasi 8 menit tersebut bercerita tentang berbagai hal. Namun itu semua tercipta berdasarkan cinta.

Iwan Fals menjelaskan, lagu 16/01 dibuat pada16 November 2020 sampai 01 Juni 2021. Kemudian jadi inspirasi pemilihan judul.

“Tanggal 16 dibuat dan tanggal 01 selesai, jadinya 1601. Judul akhirnya menjadi 16/01,” jelas Iwan Fals dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).

Musisi legendaris tersebut lantas bercerita tentang kolaborasinya dengan Sandrayati Fay, yang dikenalnya sejak 2016 berkat peran dari Cikal, anaknya.

“Dia merasa lagu ini cocok dibawakan dengan Sandra. Saya pun merasa cocok. Sosok Sandra luar biasa, komunikatif, perhatian terhadap alam, terhadap orang lain, keseimbangan, hal-hal yang positif,” kata Iwan Fals yang menilai Sandra, sangat menghayati lagu 16/01.

Iwan Fals pun berharap lagu 16/01 bisa menghangatkan pecinta musik Tanah Air di masa sulit dan tetap menjaga silaturahmi.

Di pihak lain, Sandrayati Fay menyatakan terharu bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu 16/01. Baginya, lagu 16/01 sangat relevan dengan keadaan sulit yang melanda saat ini.

“Senang sekali bisa ikut untuk mengkomunikasikan pesan tentang terus pegangan ke cinta kasih ini ke orang banyak. Iwan Fals selalu punya hati yang besar dan berani untuk ngomong ke luar.

Lagu 16/01 dari Iwan Fals feat. Sandrayati Fay rilis pada Jumat,  30 Juli 2021, di seluruh platform musik digital.

Untuk video klip tayang pada 1 Agustus 2021, pukul 16:01 WIB, di kanal Youtube Musica Studio’s. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aminda Kolaborasi Bersama Virgoun, Rilis Single Kedua ‘Tiada Cinta Selain Kamu’

Published

on

By

Aminda (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Amindana Chinika, ingin mengulang sukses lagu Dua Centang Biru (2020), Aminda kini berkolaborasi dengan musisi Virgoun. Mereka merilis single terbaru, bertajuk Tiada Cinta Selain Kamu.

Gadis yang akrab disapa Aminda ini mengaku tersentuh hatinya saat mendengar lagu Tiada Cinta Selain Kamu untuk pertama kali. Baginya, kata demi kata pilihan Virgoun pada lagu ini sangat menyentuh hati, bisa bikin orang tergerak sekaligus terharu.

“Aku saja sampai ingin menangis. Aku juga pingin menimbulkan reaksi-reaksi seperti itu, makanya kami sepakat berkolaborasi di lagu ini,” jelas Aminda dalam jumpa per virtual, Rabu (28/7).

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa menyampaikan pesan tersirat di lagu ini kepada pecinta musik di Tanah Air.

“Ini bukan tipikal lagu cinta seseorang kepada pasangannya, tapi bisa diaplikasikan ke sahabat, keluarga, maupun orang-orang yang kita hargai,” imbuh Aminda yang persembahkan Tiada Cinta Selain Kamu kepada ibunya.

“Lagu ini aku persembahkan kepada ibuku, yang hari ini merayakan ulang tahun. Semoga orang yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan dan mendedikasikannya untuk orang-orang yang dicintai,” pinta Aminda sambil terisak.

Pencipta lagu sekaligus produser, Virgoun, membenarkan bahwa karya terbarunya sesuai dengan karakter suara Aminda.

“Saat mendengar suaranya lembut banget. Itu tipikal suara yang gue cari untuk lagu Tiada Cinta Selain Kamu. Kayaknya kalau bawakan lagu gue, orang akan kena hatinya,” tutur Virgoun yang terinspirasi dari kalimat Syahadat saat menuliskan lirik Tiada Cinta Selain Kamu.

“Menurut gue, itu bentuk komitmen yang paling hebat, lalu gue aplikasikan sebagai pernyataan cinta. Cinta yang universal, tiap orang bisa menarik interpretasi sendiri,” jelas vokalis grup musik Last Child ini.

Virgoun menaruh harapannya, agar Tiada Cinta Selain Kamu mendapat tempat di hati pecinta musik Indonesia, dan Aminda bisa lebih dikenal oleh semua pecinta musik Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending