Connect with us

Film

Prilly Latuconsina: ‘Danur 3 Sunyaruri’ Lebih Menarik dari Segi Cerita

Published

on

Prilly Latuconsina memerankan Risa Saraswati, tokoh sentral dalam film ‘Danur 3: Sunyaruri’.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penggemar Danur Universe sudah bisa menyaksikan Official Trailer Danur 3: Sunyaruri di saluran YouTube MD Pictures, mulai Selasa (2/9).

Video berdurasi 2 menit dan 12 detik tersebut menampilkan Risa Saraswati yang diperankan Prilly Latuconsina mencari teman-teman hantu kecilnya, Peter Cs, seperti tergambar dalam Danur 1 dan Danur 2.

Rumah tua yang diguyur hujan lebat menambah suasana suram, serta sakit mata Risa yang tidak kunjung sembuh, menjadi misteri kejadian yang belum terungkap.

Sutradaranya, Awi Suryadi mengangkat cerita Danur 3: Sunyaruri dari kejadian nyata.

“Problemnya tidak lagi melulu soal hantu. Sudah meluas, tentang manusia di sekitarnya,” ujar Awi usai menyaksikan Official Thriller Danur 3 : Sunyaruri, di bioskop CGV, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (2/9).

Para pendukung film ‘Danur 3: Sunyaruri’.

Risa Saraswati menjadi tokoh kunci, mulai merasa dirinya ingin memiliki kehidupan normal. Apalagi, Risa sudah memiliki pacar, seorang penyiar radio bernama Dimas (Rizky Nazar).

Situasi ini membuat Prilly berkesimpulan bahwa syuting Danur 3: Sunyaruri jauh lebih menguras energi dan kemampuan aktingnya, bila dibanding film Danur 2 dan Danur 1.

“Karakter Risa semakin dieksplor dan konfliknya ada pada Risa. Dari segi karakter berkembang benar dan intensitas scene-nya juga menarik dari segi cerita,” ujar Prilly Latuconsina.

“Ini pengalaman asli Risa,  best on the true Risa sendiri. Makanya untuk dapat adegan dan gambar yang bagus, proses syuting pun dilakukan dari pagi hingga pagi berikutnya,” cerita Prilly tentang pengalamannya selama syuting Danur 3: Sunyaruri.

Semua itu memberi kesan mendalam bagi Prilly, lantaran Danur 3 bukan melulu soal hantu. Di sisi lain, Prilly masih harus membangun chemistry dengan lawan mainnya Rizky.

“Gimana caranya Risa yang penyendiri, harus pacaran sama Dimas. Itu semua perlu diskusi dengan Dimas agar chemistry-nya sama,” imbuhnya.

Selain Prilly dan Rizky Nazar, produser Manoj Punjabi juga mengajak para bintang, seperti Syifa Hadju, Steffi Zamora, Umay Shahab, Sandrinna, Chicco Kurniawan dan Hayati Azis.

Rumah produksi MD Pictures dan Pichouse Films akan menayangkan Danur 3 di layar bioskop Tanah Air, mulai Kamis 26 September 2019 mendatang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Band The Panturas Rilis Film Pendek ‘All I Want’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Band surf-sock asal Jatinagor The Panturas pamerkan kapasitasnya yang berbeda dari band lainnya. Alih-alih membuat video musik untuk single berikutnya, Abyan Nabilio (Acin), Surya Fikri (Kuya), Bagus Patrias (Gogon) dan Rizal Taufik (Ijal), malah menerobos kebiasaan baru lewat besutan film pendek.

Idenya dicetuskan oleh sutradara Khemod, selanjutnya The Panturas melempar topik pembunuhan, dengan basis khayalan mengadaptasi kasus Setiabudi 13, tahun 1981.

“Setiabudi 13 adalah kasus yang masih misteri hingga hari ini. Siapa pembunuhnya, apa motifnya, kenapa bisa seperti itu, tidak ada yang pernah tahu. Karena ada area abu-abu tersebut, kami berpikir menarik jika kami bersama Khemod membuat cerita fiksi dari kejadian nyata tersebut,” ujar drummer Surya ‘Kuya’ Fikri Asshidiq dalam keterangan resmi, Jumat (24/9).

Film pendek ‘All I Want’ mengekspos kisah balas dendam berbalut asmara milik seorang perempuan bernama Ida kepada seorang tukang jagal, pembunuh orang tuanya yang dituduh antek PKI pada masa pemberangusan komunis tahun 1965.

Pemilihan terhadap situasi 1965 ditekankan secara berbeda oleh vokalis dan gitaris Abyan ‘Acin’ Zaki Nabilio dalam lagu ‘All I Want’, yang ditulisnya berdasarkan pengalaman pribadinya mendekati seorang perempuan.

Film ini dibintangi oleh para aktor dan aktris ternama, yakni Prisia Nasution, Dimas Danang dan Tio Pakusadewo.

Manajer The Panturas, Iksal R. Harizal menyebut film pendek sebagai formula eksperimen baru yang tepat untuk mengenalkan lagu The Panturas, setelah sebelumnya mencoba hampir semua hal dalam menangani video musik.

“The Panturas tidak pernah melakukan sesuatu dengan setengah hati. Makanya kami mengajak orang-orang terbaik di bidangnya,” ujar Iksal.

Film pendek ‘All I Want’ sudah bisa dinikmati melalui saluran ofisial YouTube The Panturas mulai tanggal 24 September 2021. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading
Advertisement

Trending