Connect with us

Film

Prilly Latuconsina Juri Termuda IMA Awards 2020

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Malam puncak ajang penghargaan Indonesia Movies Actors Awards (IMAA) 2020, akan digelar pada Kamis (26/3) malam mendatang. Perhelatan besar tersebut menjadi pengalaman terbaru bagi aktris Prilly Latuconsina sebagai juri untuk film komersial.

Bintang sinetron dan film berusia 23 tahun ini, bersanding dengan para juri dengan nama-nama tersohor di perfilman Tanah Air. Sebut saja, Lukman Sardi, Salman Aristo, Marcella Zalianty, Fajar Butomi, Robert Ronny dan Oka Antara.

Bertugas menilai dan mengapresiasi para pemain hebat di industri film nasional, sempat membuat Parilly panik, bahkan sempat ingin menolak tawaran menjadi juri IMAA 2020.

“Saat ditawari menjadi juri IMA Awards, aku malah bertanya-tanya. Apa pertimbangannya? Sampai aku dikasih penjelasan, akhirnya membangun rasa percaya diri untuk meredam panik. Aku pikir, ini mungkin awal untuk aku belajar,” ujar Prilly saat ditemui di MNC Studios, Kebun Jeruk Jakarta, Kamis (5/3).

Ada alasan Prilly sempat panik. Ia khawatir akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, khususnya bagi pecinta film.

“Aku sangat menghargai keputusan IMAA. Jawaban itu yang akan menjadi jawaban aku juga pada netizen. Alasannya, IMA Awards butuh perspektif yang lebih muda. Mereka butuh generasi muda. Mereka bilang, aku udah main di beberapa genre film. Itu menjadi tolok ukur mereka, akhirnya aku yang dipilih,” jelas bintang film Danur ini.

Prilly juga mendapat dukungan dari beberapa rekannya di industri film, seperti Marcella Zalianty.

“Orang yang aku percaya bilang, ambil aja. Akhirnya aku ambil,” ujar Prilly yang kini merasa terhormat dengan posisi sebagai dewan juri tersebut.

“Ini sebuah kehormatan saya ada disini. Saya paling muda dan paling baru. Saya diberi kesempatan untuk menilai dan memberikan apresiasi untuk para aktor dan aktris,” imbuhnya.

Prilly juga meyakini bahwa segala sesuatu yang ditekuni serius akan menghasilkan karya yang bagus pula.

“Saya selalu percaya ada awal dan saya harus terus belajar, sampai nanti atau kapanpun saya akan tetap berkarir di industry perfilman Indonesia. Saya kalau mengkritik paling ke teman-teman aja, atau ke sutradara langsung,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Dini Putri selaku Programming & Acquisition Director RCTI mengatakan bahwa dalam memilih juri, tentu mencari sosok yang memiliki kapabilitas dalam menilai secara obyektif berdasarkan kualitas film.

“Kenapa Prilly? Dia tidak hanya berkecimpung di sinetron. Namun juga dalam sederet film, termasuk beberapa proyek horor. Dan beberapa film horor yang dibintanginya juga cukup sukses di pasaran,” ujar Dini Putri.

“Orang yang kita pilih, bukanlah orang dengan rekam jejak sembarangan,” tambahnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading

Film

Gratis, Multivision Plus Hadirkan Original Series Horor “Ritual”

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Rumah produksi MVP Entertainment baru saja meluncurkan original series bertajuk “Ritual.

Serial genre horor ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui aplikasi TrueID yang dapat diunduh di Google Play, atau melalui situsnya www.trueid.id secara gratis alias tanpa biaya langganan.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi MVP Entertainment bisa bekerja sama dengan TrueID, untuk menggarap serial horror suspense Ritual ini,” ujar produser Amrit Punjabi dari  MPV Entertainment.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis memilih para bintang ternama, seperti Putri Ayudya, Shareefa Daanish, Aghiny Haque, Joshua Suherman, Omar Daniel, Yasamin Jasem, Dian Sidik dan masih banyak lagi, menjadikan “Ritual” menjadi serial horror yang bertabur bintang.

Menariknya, “Ritual” merupakan karya perdana penulis muda berbakat Erwanto Alphadullah yang  merangkai 8 kisah, masing-masing berdurasi 15 menit. Namun jangan ragu, Azhar Kinoi Lubis membalur karya 15 menitnya ini dengan penuh ketegangan dan teror yang mencekam.

Armando Siahaan selaku Country Manager TrueID, menyebutkan bahwa series ini akan mengajak penontonnya menyaksikan seberapa jauh manusia bisa bertindak, ketika kehidupan mereka yang tragis dan penuh cobaan dipertemukan teror-teror gaib yang mengerikan.

“Serial ini menghadirkan elemen-elemen penting sebuah karya horor, seperti rasa takut, unsur kaget dan lainnya. Namun pada saat yang bersamaan juga memiliki nilai kemanusiaan dan pelajaran kebudayaan yang lebih dalam,” ujar Armando Siahaan.

Serial Ritual tayang perdana pada Kamis, 9 September 2021, penonton sudah bisa menikmati 3 episode pertama dengan judul “Makan Malam”, “Buku Menjadi Abu” dan “Satu Atap”. Sedangkan episode lainnya akan diluncurkan setiap Kamis setiap pekan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending