Connect with us

Event

PWI Jaya Sambangi Korban Banjir di Semanan

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya menunjukkan keprihatinan yang dalam pada penderitaan warga Jakarta yang terkena musibah banjir yang melanda wilayah Jabodetabek baru-baru ini.

Melalui Aksi Peduli, PWI Jaya mendatangi sebagian warga yang menjadi korban banjir di berbagai wilayah di Jakarta. Salah satunya, di kawasan Semanan, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (8/1).

Rombongan PWI Jaya Peduli diketuai oleh Realini Nonnie Rering, telah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Sekretaris RT 2/RW 1 Semanan, Azwar. Bantuan yang diberikan berupa 50 paket sembako dan alat pembersih

“Jangan dilihat dari nilai isinya, tapi rasa kepedulian kami atas musibah banjir yang dialami warga,” kata Nonnie yang juga Wakil Ketua Seksi Kesejahteraan PWI Jaya.

Edy, salah seorang warga menceritakan kondisi pascabanjir di wilayahnya.

“Buku-buku tulis anak sekolah semua jadi bubur, bukannya kami menolak, bantuan apapun diterima,” katanya.

Selain disaksikan warga, acara serah terima bantuan diikuti oleh jajaran Pengurus PWI Jaya. Mereka adalah  Sekretaris Dewan Kehormatan, Berman Nainggolan; Wakil Bendahara, Kadirah; Ketua Seksi Hukum Umi Sjarifah.

Tampak hadir pula, Ketua Seksi Musik,dan Film, Irish Blackmore; Wakil Ketua Bidang Organisasi, Irmanto; dan Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Arman Suparman.

Sebelum ke Semanan, PWI Jaya Peduli telah menyerahkan bantuan uang kepada tiga orang Pengurus Harian PWI Jaya yang rumahnya dilanda banjir. Mereka adalah Arman Suparman, Iqbal Irsyad dan Edy Suherli. Bantuan yang sama diterima oleh empat tenaga Sekretariat PWI Pusat.

Pekan lalu, Sayid Iskandar selaku Ketua PWI Jaya telah menyerahkan bantuan sebanyak telah menyerahkan bantuan logistik berupa Aqua sebanyak 50 dus ukuran 600 ml dan 1.500 ml dari Danone melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jakarta Timur. Serah terima bantuan ini berlangsung di kawasan Bidara Cina, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1)..

PWI Jaya Peduli menerima donasi baik berupa uang maupum barang dari institusi dan perorangan.

Mereka yang memberikan bantuan dana adalah Nirwan Dermawan Bakrie, Alex Tirta, Fatchul Anas, Keith Rustam (gitaris Montecristo), Eric Martoyo (vocalis Montecristo), dan Suherman Mihardja, SH, MH, pengurus Peradi yang juga pengacara dan anggota dewan penasehat majalah Sudut Pandang.

PWI Jaya Peduli juga menerima donasi dari IKWI (Ikata Keluarga Wartawan Indonesia), PT Djarum, Danone dan Oval dan sebuah perusahaan periklanan.

PWI Jaya Peduli merupakan wadah di bawah Pengurus PWI Jaya, yang fokus membawa misi kemanusiaan dan sosial. (Rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

‘Ads Mall’ Resmi Meluncur, Ciptakan Strategi Periklanan Efektif dan Efisien

Published

on

By

Chief Executiive Officer PT Kirbat Baru Indonesia, Yohanes Rocky.

Kabarhiburan.com, Jakarta – PT Kirbat Baru Indonesia resmi meluncurkan Ads Mall, sebuah marketplace advertising platform berbentuk aplikasi advertising berbasis e-commerce.

Platform ini menawarkan konsep marketplace periklanan yang membahas kebutuhan dan tantangan dari agency periklanan dan perusahaan yang membutuhkan iklan.

Chief Executiive Officer PT Kirbat Baru Indonesia, Yohanes Rocky, mengatakan bahwa kehadiran Ads Mall akan menjadi solusi untuk menghilangkan kerumitan, biaya yang mahal serta proses yang lama dalam pemasangan iklan.

“Kami percaya dengan perencanaan dan strategi marketing yang tepat, brand bisa dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat. Kami sangat senang bisa menghadirkan Ads Mall untuk membantu brand dan agency periklanan untuk tumbuh bersama di industri yang kompetitif,” jelas Yohanes Rocky disela-sela Grand Lounching Ads Mall di Jakarta, Jumat (14/2).

“Harapan kami, efisiensi biaya dan kesesuaian market bisa tercapai melalui Ads Mall,” katanya.

Ads Mall merupakan aplikasi pertama di Indonesia dan bahkan di dunia dengan konsep agency full service plus. Ads Mall dibuat untuk menciptakan standarisasi baru dari sisi pembayaran, di mana Ads Mall akan membantu para media untuk mendapatkan pembayaran secara cepat atau dimuka.

Ads Mall hadir sebagai direktori atas media-media periklanan yang ada di Indonesia dengan sistem kerja yang transparan, dan bantuan team marketing, customer service,  dan team media. Melalui Ads Mall, pemegang brand dan jasa bisa langsung memilih media yang diinginkan sesuai dengan target market melalui aplikasi secara online.

Ads Mall memiliki beragam media placement dengan kategori dari Indoor, Outdoor Static, Outdoor Mobile, Digital Media, dan Media Massa.

Platform ini juga menawarkan pemegang brand barang dan jasa untuk mengiklankan secara statis maupun dinamis di berbagai media, antara lain bandara, mal, stasiun kereta api, terminal bus, bioskop, gedung, jalan raya, jembatan penyeberangan, kantor polisi, gerbang tol, kereta api, bus, minitrans, pesawat, billboard, sosial media, portal berita, televisi, radio, koran, tabloid, dan majalah melalui agency periklanan yang terdaftar di Ads Mall.

Klien dan partner Ads Mall saat ini telah ada diberbagai kota di Indonesia, hingga di negara tetangga seperti China, Korea, Singapura, dan Malaysia.

Pengguna Ads Mall akan mendapatkan beragam manfaat. Sebut saja peningkatan brand acquisition, biaya iklan sangat efisien dan efektif serta mempermudah meraih target pasar, pelacakan efektivitas periklanan, proses mudah dan praktis, laporan real time, pengelolaan secara online, dan laporan yang komprehensif.

“Ads Mall juga menawarkan beragam kemudahan untuk menggunakan aplikasi kapanpun dan dimanapun, direktori media penyedia iklan yang lengkap bahkan hingga ke luar negeri, kemudahan pembayaran dan lainnya,” ujar Rocky.

Rocky menargetkan jumlah transaksi mencapai 100 ribu pada tahun 2020. “Hari ini saja sudah 100 influencer gabung sama kita. Kedepan kami optimis target yang telah kami tetapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Lesti Nyanyi Single Terbaru ‘Tirani’ di Panggung LIDA 2020

Published

on

By

Lesti pamer single terbaru, ‘Tirani’ di panggung LIDA 2020

Kabarhiburan.com, Jakarta – Nama Lesti DA langsung melejit sejak menjuarai ajang D’ Academy (2014). Lesti juga menjadi finalis pada ajang D’Academy Asia, dua tahun kemudian.

Cengkok vokal yang khas dan suara menggelegar Lesti DA, kembali mengumandang di panggung LIDA 2020. Lesti yang hadir sebagai Dewan Juri, pertama kali membawakan single terbarunya, berjudul Tirani.

Lagu Tirani menceritakan seseorang yang tidak mampu bertahan karena terlalu sering disakiti pasangannya, dibawakan Lesti lewat suara merdu dan penuh penjiwaan.

Penampilan Lesti ikut memeriahkan Konser Top 56 Grup 3 Putih. Sekaligus Lesti memotivasi Vania (Sulawesi Tengah), Jordan (Kep. Bangka Belitung), Wiranti (Gorontalo dan Mutia (Maluku), yang bersaing ketat menuju babak selanjutnya.

Terbukti, Vania yang membuka konser dengan lagu Bulan Di Ranting Cemara, mampu memesona Dewan Juri dan penonton yang melakukan standing ovation.

Dewan Juri dan Penonton sambut Vania dengan standing ovation.

Reza menilai Vania sudah memiliki teknik pernapasan yang baik, sehingga setiap tarikan napasnya terasa mulus.

Dewan Juri juga memuji penampilan Jordan (Kepulauan Bangka Belitung), yang tampil heboh dengan bergoyang saat menyanyikan lagu Tercantik Di Dunia. Itu membuat Lesti tersipu malu.

“Waduh Jordan, kamu bagus banget pokoknya malam ini,” puji Lesti.

Gantian Fildan memberi dukungan positif bagi Wiranti (Gorontalo), usai membawakan lagu Bukan Tak Mampu.

Fildan mengatakan, suara Wiranti sangat bagus dan enak terdengar di telinga, baik nada rendah dan nada tingginya dapat dikuasai dengan baik. “Untuk keseluruhannya sudah bagus,” puji Fildan.

Maluku Kehilangan Seluruh Dutanya

Sayangnya, nasib berbeda dialami Mutia Maluku. Peraih nilai tertinggi pada Konser Top 70 ini, tidak mampu bertahan di panggung LIDA 2020.

Tidak tampil maksimal, Mutia (Ambon) tersingkir dari panggung LIDA 2020.

Mutia mendapat beragam kritikan, usai menyanyikan lagu Wulan Merindu. Mutia dinilai seperti tidak nyaman dengan lagu yang dibawakan.

“Lagu yang seharusnya ceria, tetapi terlihat seperti mempunyai masalah dan memikirkan sesuatu,” ujar Reza, yang dibenarkan oleh Lesti.

Lesti mengatakan, apapun yang terjadi, mestinya Mutia tetap harus tampil maksimal pada  kompetisi ini.

Mutia pun harus rela tersenggol dan meninggalkan panggung LIDA 2020, setelah Dewan Juri lebih memilih untuk menyelamatkan Vania (Sulawesi Tengah).

Keluarnya Mutia menyusul Mahrusmahu yang sebelumnya sudah tersingkir. Situasi ini membuat penggemar dangdut di Maluku kehilangan Duta Jagoannya di Panggung LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

Hamid (Nusa Tenggara Timur) Rebut Tiket ke Babak Selanjutnya

Published

on

By

Hamid buktikan bakat dangdut terbaiknya dihadapan Dewan Juri.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Panggung konser Top 56 LIDA 2020 Grup 3 Tim Merah dimanfaatkan benar oleh para duta dari empat provinsi untuk bersaing meraih sebanyak mungkin perhatian Dewan Juri.

Mereka adalah Erpan (Jambi), Hamid (Nusa Tenggara Timur), Jelsy (DKI Jakarta), dan Nurul (Kalimantan Utara) berusaha menunjukkan penampilan terbaik demi mengamankan posisi pada babak selanjutnya.

Hamid yang tampil sebagai pembuka konser langsung tancap gas memberikan yang terbaik  saat membawakan lagu Nurlela. Hasilnya, sungguh membanggakan. Duta Tenggara Timur ini berhasil membuat keempat Dewan Juri tidak ragu memberikan standing ovation.

“Penampilan kamu keren sekali malam ini. Semoga anak-anak muda sekarang semakin mencintai musik dangdut setelah menyaksikan penampilan kamu,” puji Caren Delano.

Hamid juga memanfaatkan panggung LIDA 2020 sebagai media untuk memperkenalkan pesona alam nan indah tanah kelahirannya. Wilayah Indonesia bagian timur telah menjadi destinasi wisata yang sudah tidak diragukan lagi keindahannya.

Giliran Erpan dari Jambi mengajak penonton untuk meresapi lagu Menari di Atas Luka.

Jelsy (DKI Jakarta) dapat sanjungan dari Inul Daratista.

Begitu pula Jelsy. Duta DKI Jakarta ini memberanikan diri menyanyikan lagu milik Inul Daratista yakni lagu Madu Tuba.

Perjuangan Jelsy berbuah pujian dari Inul Darartista yang menyanjung penampilannya.

“Cara menyanyi kamu sudah keren. Cengkoknya tidak berlebihan dan karakternya sudah bagus. Improvisasinya juga sudah sangat halus,” tutur Inul Daratista.

Sebaliknya Nurul (Kalimantan Utara) yang mengikuti jejak Jelsy, menyanyikan lagu milik Inul Daratista berjudul Arjunanya Buaya, justru menuai kritik dari pemilik lagu dan dari para Dewan Juri.

Lagu ‘Arjunanya Buaya’ menjadi akhir penampilan Nurul di panggung LIDA 2020.

“Saya belum melihat gregetnya dari lagu ini. Kamu masih kurang berenergi dan kurang ekspresif membawakan lagunya. Semoga berbagai kritikan ini bisa menjadi masukan bagi kamu untuk menjadi lebih baik,” kritik Inul Daratista.

Polling LIDA pun senada dengan Dewan Juri yang menempatkan Nurul (Kalimantan Utara) di posisi terrendah dan mengharuskannya tersenggol dari panggung LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending