Connect with us

Sinetron

Reaksi Penonton ‘Dari Jendela SMP’ jika Rey Bong dan Emiliano Bertukar Karakter

Published

on

Kabarhiburan.com – Kisah persahabatan diwarnai konflik keluarga yang pelik, dikisahkan lewat sinetron Dari Jendela SMP, tayang saban hari di layar SCTV pukul 17.50 WIB.

Para pemain utama, Sandrinna Michelle (Wulan), Rey Bong (Joko), Saskia Chadwick (Santi), Kiesha Alvaro (Roni), Rayensyah Rassya (Indro), Aqeela Calista (Ria), Safira Ratu Sofya (Lily) dan Emiliano Fernando (Gino), mampu memainkan karakter masing dengan baik, membuat sinetron ini mendapat tempat terbaik di hati penonton.

Setelah melewati episode 150, kedelapan bintang tersebut menemui pemirsa, khususnya yang berada di Surabaya dalam virtual 3xtraOrdinary Meet and Greet, Sabtu (24/10).

Kekompakan mereka diuji oleh dua host David Rizal dan Dorothea Ayu lewat berbagai games menarik yang disediakan oleh tim kreatif SCTV.

Beragam keseruan ditampilkan yang ujungnya membuat pemirsa gemas melihat tingkah laku mereka.

Salah satunya, Safira Ratu Sofya dan Sandrinna bergaya K-popers sejati, saat berduet menyanyikan lagu Du-du-du, milik BlackPink.

Demikian pula, Sandrinna dan Rey Bong ternyata berbeda dalam hal selera, khususnya makanan kegemaran. Sandrinna mengaku lebih menyukai makanan pizza dan makanan ala barat lainnya, sementara Rey Bong lebih doyan makan dendeng.

Dua penonton yang beruntung, Nur Syafika dan Veronica menyapa para pemain Dari Jendela SMP secara virtual

Di sisi lain Joko enggan diboncengin sepeda oleh Wulan, karena dirinya tidak mau melihat Wulan kelelahan.

“Joko nggak mau Wulan capek. Makanya sering bonceng pakai motor,” ucap Reybong menjawab  David dan Dorothea.

Berbeda dari Meet and Greet sebelumnya. Kali ini David Rizal dan Dorothea Ayu mengundang dua pemirsa Nur Syafika dan Veronica yang beruntung untuk menyapa idolanya.

Nursyafika menanyakan pelajaran favorit Sandrinna di sekolah.

“Aku suka IPA karena cita-cita ingin jadi dokter. Lalu IPS lebih tau banyak tentang sejarah,” jawab Sandrinna.

Mewakili rekan-rekannya, Emiliano berkesempatan mengulik keinginan pemirsa tentang dirinya bertukar peran dengan Rey Bong.

“Gimana setuju nggak kalau aku (Emiliano) jadi Joko dan Rey Bong jadi jahat,” tanya Emil.

“Aku ndak setuju, nanti siapa yang jagain Wulan kalau Jokonya diganti,” protes Syafika yang membuat pemeran lainnya tertawa.

Sebaliknya, Veronica menjawab setuju berganti karakter. Alasannya, masing-masing karakter bisa dilakukan Rey Bong dan Emiliano.

“Boleh, mereka kan pintar memainkan karakter,” jawab Veronica. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Kian Akrab dengan Aliando Syarief, Sitha Marino: Aku Jadi Lebih Enak

Published

on

By

Sitha Marino dan Aliando Syarief (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Mendulang prestasi di arena olah raga basket, aktris dan penyanyi Sitha Marino kini memasuki dunia peran di sinetron. Pilihannya adalah Keajaiban Cinta SCTV.  Sitha beradu akting dengan Aliando Syarief, yang namanya melejit melalui sinetron Ganteng-Ganteng Serigala.

Seperti judulnya, mereka menjalin hubungan sebagai kekasih dan berjuang untuk selalu bersama di tengah permusuhan keluarga. Inilah yang membuat penonton penasaran untuk terus mengikuti kisahnya di sinetron Keajaiban Cinta, setiap hari, pukul 21.30 WIB.

Keduanya tampak serasi membawakan adegan mesra. Chemistry diantara keduanya kuat sekali, meski baru pertama kali dipasangkan dalam sinetron. Situasi ini membuat kepo penggemarnya.

Sitha akhirnya memberikan konfirmasi bahwa dirinya sempat kesulitan menemukan chemistry dengan Aliando. Tapi itu hanya berlangsung pada 3-4 episode awal.

“Aku buat dapat chemistry sama Ali (sapaan akrab Aliando Syarief, Red.) butuh 3-4 episode. Awalnya masih maksain gitu,” ujar Sitha dalam acara Press Tour Virtual Lokasi  ke Syuting Keajaiban Cinta, Kamis (3/6).

Namun tidak berlangsung lama. Seiring dengan waktu, keduanya kian akrab berkat sering ngobrol dan diskusi pada setiap adegan. Hasilnya?

“(Episode) Lima ke atas ngalir banget sih. Aku seneng banget. Pas ngobrol berdua, jadi tahu satu sama lain. Semenjak itu aku jadinya lebih enak,” jelas Sitha yang diamini Aliando.

Meski Sitha belum menemukan chemistry, keduanya bersikap professional untuk memberikan tontnan terbaik bagi penonton.

“Kita ngatasinya being professional. Kami tahu, disini kami bikin sesuatu,” jelas Aliando. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Aliando Syarief Ceritakan Kesan Pertama di Lokasi Syuting ‘Keajaiban Cinta’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Meet and Greet All Stars melalui Vidio.com – pilih Live – pilih Meet anda Greet Sinetron All Stars Sinetron Unggulan SCTV digelar pada Sabtu 29 Mei 2021 sore.

Seperti judulnya, program akhir pekan kali ini menghadirkan para bintang sinetron unggulan SCTV. Mereka adalah  Aliando Syarief, Erdin Werdrayana dan Sitha Marino (Keajaiban Cinta); serta Stefan William, Immanuel Caesar Hito dan Michelle Ziudith dari sinetron Badai Pasti Barlalu.

Kehadiran mereka dihadapan ribuan SCTV Fevers, menjadi topik perbincangan para bintang Dari Jendela SMP: Sandrinna Michelle dan Rey Bong, serta Zoe Jackson dan Cinta Brian (Buku Harian Seorang Istri).

“Keren banget, ada Kak Aliando yang kembali syuting sinetron lagi,” celetuk Rey Bong, yang mengaku telah menyaksikan sinetron Keajaiban Cinta dan Badai Pasti Berlalu.

Aliando mengatakan, sinetron yang dibintanginya telah menyelesaikan proses syuting untuk episode ke-16. Sejauh ini, kata Aliando, dirinya bersama Sitha Marino lebih banyak ngobrol dan nyanyi bareng guna membangun chemistry.

“Seru banget dan Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Aliando, yang kehadirannya juga menarik perhatian Alfiah, salah satu penonton yang hadir dalam Meet and Greet kali ini.

Tanpa malu-malu, Alfiah melontarkan kekagumannya pada sosok ganteng Aliando, yang sempat vakum selama dua tahun. Bagaimana menyesuaikan diri pada proses syuting?

“Butuh beradaptasi lagi dan sempat kaget, karena menyesuaikan kondisi pandemi yang memerlukan swab test setiap minggu,” jawab Aliando, yang menambahkan dirinya ingin terjun ke duania musik.

Sirik Banget

Tidak mau ketinggalan Zoe Jackson yang bermain di sinetron Buku Harian Seorang Istri. Ia mengaku iri dengan syuting Badai Pasti Berlalu yang berlokasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Kami juga sempat nonton bareng di lokasi syuting episode perdananya, gak sempat nonton banyak sih. Sirik banget, jujur, karena syutingnya di Bajo,” ujar Zoe Abbas Jackson.

Berbeda dengan lawan mainnya, Cinta Brian, justru menyambut kehadiran Michelle Ziudith di Meet and Greet.

“Terasa istimewa karena kehadiran pemain sinetron Badai Pasti Berlalu, yang ada si cantik Michelle Ziudith,” kata Cinta Brian, yang juga mengagumi proses syuting di Labuan Bajo yang indah.

Pujian tersebut membuat Ziudith melebarkan senyumnya, termasuk ketika Erdin Wedrayana melontarkan pujian senada.

“Saya akan menerima syuting sinetron maupun film selama bisa bersama Michelle Ziudith,” ungkap pemeran Bastian Alvino dalam sinetron Keajaiban Cinta. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Caesar Hito Memberikan ‘Nyawa Baru’ pada Helmi di Sinetron Badai Pasti Berlalu

Published

on

By

Immanuel Caesar Hito (Foto: Instagram hitocaesar)

Kabarhiburan.com – Memberi “nyawa baru” pada karakter Helmi, sosok lelaki pendendam, menjadi tantangan yang menyenangkan bagi Immanuel Caesar Hito dalam sinetron Badai Pasti Berlalu.

Sinetron terbaru SCTV ini diadaptasi dari novel dan film laris pada dekade 1990-an, kini dibuat kekinian dalam format sinetron.

Hito mengaku tertantang karena harus menyesuaikan sosok Helmi pada masa kekinian.

“Sinetron ini memang nggak sama dengan filmnya, sehingga karakternya pun harus disesuaikan dengan situasi yang sekarang,” jelas Hito dalam jumpa pers virtual baru-baru ini.

Demi tujuan tersebut, mau tidak mau Hito berinisitif menggali referensi dengan menonton drama Korea, akhirnya menemukan karakter Helmi yang pas.

“Saya banyak-banyakin nonton drakor lah atau drama tv yang pernah aku tonton sebelumnya aja. Gimana mainin karakter pendendam, tapi nggak ketahuan sama target,” kata Hito didampingi rekannya Stefan William dan Michelle Ziudith.

Di sisi lain, Pantai Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur yang indah sebagai latar cerita Badai Pasti Berlalu, turut membantunya untuk memaksimalkan segenap kemampuan aktingnya.

“Pemandangannya bagus. Lihat Komodo sih, yang paling berkesan, sama Pulau Padar,” tambah pria yang telah membintangi belasan judul sinetron ini.

Hito secara sekilas juga menceritakan pengalamannya melakukan syuting di dalam air dengan panorama bawah laut yang menakjubkan.

“Tiga minggu lah di Labuan Bajo. Scene underwater banyak ya. Seru di laut beneran,” ujar Hito.

Sinetron Badai Pasti Berlalu SCTV, tayang setiap hari pada pukul 19.30 WIB. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending