Connect with us

Lifestyle

Ria Jenaka Dengan Embel-embel Milenial, Kini Semakin Keren, Gokil dan Heboh, Cuy

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bayangkan jika para komika; Arief Didu, Babe Cabita, Gilbas dan Mamat Papua bermain dlm Ria Jenaka The Remake. TVRI goes millenial. Demikian  Helmy Yahya tulis di akun  instagramnya, pekan silam.

Sejak dipercaya menjadi orang nomor satu di TVRI, mantan Raja Kuis Helmy Yahya sudah berjanji akan mengembalikan kejayaan TVRI seperti dulu, independen, keserasian dan memberdayagunakan.

Caranya, antara lain  menghadirkan kembali acara-acara favorit pada dekade 1980 dengan polesan konten yang lebih kekinian, tanpa menghilangkan jatidiri TVRI sebagai Saluran Pemersatu Bangsa.

Janji itu mulai diwujudkan satu demi satu. “Masih banyak yang harus diubah, meski sudah semakin banyak yang nonton,” ujar Helmy Yahya saat rilis acara Ria Jenaka Milenial di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3).

Ya, program Ria Jenaka yang digawangi Ateng, Iskak, Slamet Harto dan Sampan Hismanto pernah menjadi tayangan favorit TVRI pada dekade 1980. Kini  dibangkitkan lagi dalam kemasan segar nan kocak yang diberi nama Ria Jenaka Milenial.

Segar karena  empat tokoh punakawan yang dihadirkan adalah para pelawak tunggal alias komika jebolan  Stand up Comedy Indonesia (SUCI) dan Stand Up Comedy Academy (SUCA).

Tidak masalah, mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Setting plot mungkin Jawa, tapi pemain bukan Jawa. Jadi, biarkan saja dialeknya dari Sumatera Utara dan Papua,” ujar Abni Jaya Putra selaku Direktur Program dan Berita TVRI.

Mereka adalah Gilang Baskhara (Petruk), Babe Cabita (Bagong), Mamat Papua (Gareng) dan Arief Didu (Romo alias Semar), yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebut saja Priya Prayogha Pratama alias Babe Cabita berasal dari Medan.

Sementara Muhammed Yusran Alkatiri alias Mamat Alkatiri yang lebih dikenal dengan nama panggung Mamat Papua “Teman-teman di Papua protes, kenapa wajah saya harus diputihkan,” kelakar Mamat menirukan komentar temannya di Fakfak, Papua Barat.

Dalam setiap episode yang berdurasi 60 menit itu Ria Jenaka  milenial juga menyuarakan ideologi pancasila yang mengandung unsur persatuan dan kebhinekaan dibungkus dengan sentuhan komedi yang segar, menghibur dan tetap kritis ke genersi muda ditengah serangan perkembangan dunia digital yang nyaris tanpa pembatas.

Nantikan Ria Jenaka Milenial saban Sabtu dan Minggu, jam 19-20 WIB yang tayang mulai  10 Maret mendatang.(Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Bantu Penaggulangan Covid-19, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ Resmi Meluncur

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Guna menghadang jumlah korban terpapar covid-19, pemerintah antara lain sudah menganjurkan agar setiap warganya berdiam diri di rumah. Meski ada benarnya, situasi ini ikut membuat sebagian warga terpaksa kehilangan pekerjaan.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia mengajak setiap anak bangsa untuk ikut menanggulangi bencana covid-19, bekerja sama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ diinisiasi oleh Muhato Hatta, Kris Tjandra, Carl Ideas dan Harry Koko Santosa. Mereka meluncurkan bersama meluncurkan Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, di Jakarta, pada Jumat (3/4).

Peluncuran ditandai oleh pengumuman nomor rekening bank, yang menjadi muara penyaluran donasi dari masyarakat. Yakni BNI No. Rek 320.420.520.2, atas nama ‘Gerakan 1000 Untuk Indonesia’. Sementara untuk rekening di bank lainnya akan dilakukan menyusul.

“Sampai Jumat, pukul 15.30 WIB dana yang terkumpul di rekening BNI sebesar Rp 53.871.620 dan akan dilakukan update setiap hari,” ujar Kris Tjandra dalam teleconference, yang berlangsung Jumat (3/4).

Suasana di sekretariat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, saat berlangsungnya teleconference, Jumat (3/4).

Sementara Carl Ideas mengingatkan bahwa Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia bukan semata-mata di masalah angka seribu, melainkan semangatnya dulu yang perlu dikobar dan dengungkan.

“Sebagai rakyat Indonesia kita berkumpul bersama menunjukkan kepada dunia, bahwa kita adalah bangsa yang kompak. Kekompakan ini perlu kita keluarkan dalam wujud ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’,” ujar Carl Ideas.

Pengumpulan dana dimaksudkan untuk penanggulangan yang bersifat prefentif dan kuratif, berupa penyediaan Alat Perlindungan Diri (APDA, nutrisi untuk para medis yang menangani pasien covid-19, maupun ruang isolasi.

“Demikian pula penyediaan  desinfektan di 1000 lokasi di seluruh Indonesia, namun kita masih melihat perkembangan selanjutnya, mengikuti arahan BNPB,” Kris Tjandra.

“Sekarang tinggal bagaimana saudara-saudara kita yang terdampak secara ekonomi. Misalnya, seorang ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang harus memenuji kebutuhan keluarganya. Hal ini akan kita bantu tangani bekerja sama dengan Bulog,” urai Kris Tjandra. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’, Seribu Semangat Usir Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi global Covid-19 yang melanda Indonesia telah membuat situasi menjadi tidak menentu. Situasi ini telah melecut semangat solidaritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia. Salah satunya berhimpun dalam ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’.

Belum sepekan sejak bergulir, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ langsung mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat lintas profesi dan public figure. Mereka sepakat untuk menyebarkan semangat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang belum ada obatnya tersebut dengan caranya masing-masing.

Sebut saja diantaranya, Raffi Achmad, Sylvia Sartje, Aszka Arief Rahman, Rebecca Reijman, Ancho Hatta, Faris, Intan Zari, Lingga Suri, Faris, Ayu Azhari, Andy Soraya, Paramitha Rusady, Vicky Prasetyo dan masih banyak lagi yang nama sudah terhimpun dalam grup chat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

“Ayo, kita galang semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia tercinta. Kita dedikasikan untuk bangsa yang peduli kemanusiaan, hebat bermartabat di mata dunia,” pinta Ayu Azhari, seperti ditulis dalam grup chat tersebut, pada Selasa (31/3).

Melalui video conference yang berlangsung Senin (30/3), ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebut bahwa penggalangan dana yang dilakukan bakal disalurkan bagi penanganan dampak covid-19 di Indonesia.

Ancho Hatta, salah seorang tim penggagas ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan nomor rekening yang diperlukan.

“Rekening yang akan digunakan akan digulirkan pada Jumat (4/4) mendatang, tapi beberapa sudah mulai mengumpulkan dana yang diperoleh dari kegiatan lelang, contohnya Rebecca Reijman,” ujar Ancho Hatta kepada awak media.

Di tempat yang sama, lady rocker Sylvia Sartje, mengatakan bahwa pencantuman nominal Rp 1000 dalam gerakan ini bukan dari angka semata. Melainkan semangat, karya dan himbauan kepada masyarakat.

“Seribu disini bukan hanya seribu rupiah, tapi bisa seribu semangat, seribu karya, seribu bantuan dan serba seribu lainnya. Aku cenderung kepada himbauan agar tidak terlalu fokus pada berita yang ada namun belum tentu benar. Mari Jaga jarak, stay at home, jangan panik dan tetap semangat,” pinta Sylvia Sartje.

Intan Zari, seorang road manager dan manager artist yang kini bermukim di Belanda turut bergabung dalam Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

Intan mengaku tengah mengelola yayasan dan menyisihkan hasil kerjanya ke berbagai pedesaan di Indonesia, salah satunya ke Wonosari, DIY.

“Saat ini ada wabah covid-19, saya akan menyisihkan dari yang saya dapatkan sejak Januari 2020 silam untuk Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia,” ujar Intan Zari.

Anjuran social distancing menyusul penyebaran covid-19 telah membuat influencer seperti Linggasuri lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk meneruskan anjuran pemerintah, di antaranya upaya jaga jarak.

“Saya bukan tim medis atau dokter. Yang bisa saya lakukan hanya bahu-membahu agar wabah ini tidak menjadi besar. Menyerukan dan mengawasi agar jangan panik dan mengajak lebih aware dengan penyebaran virus covid-19,” tandasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Ayo, Dukung ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’, Lawan Covid-19

Published

on

By

Foto: Instagram

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi global corona virus disease 2019 (covid-19) atau penyakit virus corona, tengah melanda 189 negara, termasuk Indonesia. Korban terinfeksi covid-19 terus berjatuhan serta merontokkan sendi-sendi perekonomian.

Situasi sulit ini membuat Pemerintah RI giat melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang belum ada vaksinnya tersebut.

Belakangan muncul pula berbagai komunitas masyarakat berinisiatif melakukan berbagai upaya untuk melawan penyebaran covid-19. Salah satunya, yang menamakan diri sebagai ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’.

Penggagasnya, Harry ‘Koko’ Santoso, bersama sejumlah musisi lintas negara dan masyarakat lintas profesi, telah mewujudkan pengumpulan dana sebesar Rp 1000 dari setiap warga dari Sabang sampai Merauke.

Hasilnya, kelak  akan digunakan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi dampak covid-19.

“Gerakan ini merupakan wujud perjuangan dalam satu jiwa yang sama, yakni jiwa persatuan, gotong royong dan solidaritas kemanusiaan sebagai jatidiri bangsa Indonesia,” ujar Koko lewat siaran video meeting bersama wartawan di Jakarta, Jumat (27/3).

Koko menambahkan bahwa kita bergerak bersama di bawah bendera Merah Putih. Tidak memandang suku, agama, ras, partai politik maupun golongan.

“Semua komponen bangsa,  tua, muda, kaum terpelajar, pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga, nelayan, petani dan sebagainya, telah dipanggil secara pribadi oleh Ibu Pertiwi untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air yang lebih sehat dan maju,” seru Koko yang juga CEO Deteksi Production ini.

Kegiatan pengumpulan dana ini akan dimulai pada Senin (30/3) mendatang. Adapun dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk dua hal, yakni:

Manfaat pertama dialokasikan untuk pembelian atau pembuatan desinfektan atau antiseptik, yaitu senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme, termasuk virus.

Manfaat kedua, rencananya untuk menyuplai bahan makanan yang akan dibagikan, terutama bagi pekerja harian, pengemudi ojek online dan pedagang kecil.

“Berapapun dana yang terkumpul, akan dibagikan di seribu lokasi, seperti contohnya sekolah, tempat ibadah dan tempat lainnya,” papar Koko.

Sejauh ini Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia mendapat sambutan dari para musisi. Sebut saja, Rebecca Rejiman, Chandra Darusman, Fariz RM dan masih banyak lagi.

“Gerakan ini bagus, walaupun banyak inisiatif dari berbagi pihak. Tidak apa, semakin banyak semakin bagus. Sebagai musisi kita harus kreatif berbuat yang terbaik untuk bangsa kita,” ujar Chandra Darusman. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending