Connect with us

Uncategorized

Ricoh Siap Rilis Generasi terbaru Kamera Saku Digital High-End Compact Camera, Ricoh GR III

Published

on

Genichiro Takaoka (Regional Sales Department (Ricoh Imaging Company.Ltd).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ricoh Company, Ltd & Ricoh Imaging Company merilis produk kamera saku terbarunya, Ricoh GR III. Distributor Ricoh Pentax Indonesia, PT Aneka Warna Indah mengatakan, bahwa Ricoh GR III merupakan pengembangan seri sebelumnya Ricoh GR.

Mr. Genichiro Takaoka selaku Regional Sales Department Ricoh Imaging Company, Ltd mengatakan bahwa Ricoh GR III menampilkan serangkaian kamera saku digital high-end yang menggabungkan kualitas gambar luar biasa dengan desain yang ringan dan ringkas.

Ia menambahkan, selama lebih dari 20 tahun, seri Ricoh GR selalu mempertahankan konsep dasar untuk mengoptimalkan nilai-nilai penting dari kamera, yakni kualitas gambar yang tinggi, kemampuan snapshot dan portabilitas.

“Sementara,  pada saat yang sama membuat perubahan dan penyempurnaaan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul,”  urai Mr. Genichiro Takaoka saat menggelar media gathering di Hiveworks Co-Work & Cafe,  Karet Tengsin, Tanah Abang,  Jakarta Pusat, Kamis (13/12) lalu.

Genichiro mengklaim model GR-series lebih disukai oleh banyak fotografer, terutama profesional dan amatir yang sangat berpengalaman dalam penggunaan snapshot photo,” jelasnya.

Dari kiri ke kanan: Noprita Herari (Marketing & Product Manager (Consumer) PT. Aneka Warna Indah ) Genichiro Takaoka (Regional Sales Department (Ricoh Imaging Company.Ltd) Imelda Sanurita (General Manager PT. Aneka Warna Indah) Henry Untung (Sales Manager PT. Aneka Warna Indah.

Ricoh GR III mewarisi konsep GR-series, tetapi menggabungkan perangkat yang sama sekali baru dalam komponen utamanya.  Hal itu, termasuk  lensa yang besar, image sensor, dan image engine.

“Ricoh GR III  dirancang untuk lebih meningkatkan kualitas gambar, memperkuat banyak fungsi dan meningkatkan kualitas user interface,” kata Mr. Genichiro Takaoka.

Marketing & Product Manager (Consumer)  PT. Aneka Warna Indah, Noprita Herari menjelaskan, generasi baru kamera Ricoh GR ini akan memberikan penggunanya sesuatu yang baru dan berbeda. Ricoh GR III akan rilis pada April 2019 mendatang. (Rachmawati/KH).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

HUT SCTV ke 29 Bertabur Bintang Tanah Air

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Selama 29 tahun menemani pemirsa setianya dengan program-program istimewa dan berkualitas, SCTV akan merayakannya dalam Konser Malam Puncak 29 Tahun SCTV Cinta Indonesia.

Perayaan HUT SCTV ini akan disiarkan secara langsung dari Indonesia Convention Exhibition (ICE) Hall 9 & 10 – BSD City, Sabtu (24/8), pukul 19.00 WIB.

Acara akbar ini dikemas dalam gelaran spektakuler dengan tata panggung nan epik, yang bertabur bintang ternama Tanah Air. Sebut saja, Iwan Fals, Agnez Mo, Noah, Syahrini, Rossa, Afgan, Judika, Cakra Khan, SID (Superman Is Dead), Kotak, Anji, JKT48, Kamga, Via Vallen dan masih banyak lagi.

Suasana akan dimeriahkan oleh para pemain sinetron SCTV  seperti Anak Langit, Cinta Anak Muda, Cinta Karena Cinta hingga Orang Ketiga bersama aksi menegangkan dari illusionist Demian.

Hajatan terbesar SCTV ini akan dipandu oleh Andhika Pratama, Raffi Ahmad serta Astrid Tiar.

Resmikan Jembatan Asa

Melengkapi perayaan ulang tahunnya, SCTV kembali membuka penggalangan dana pemirsa untuk “Jembatan Asa” yang sudah berlangsung sejak 1 Juni 2019 lalu.

Peresmian Jembatan Asa di Desa Taluduyunu, Buntulia, Kab. Pahuwatu, Gorontalo.

Berkat dana yang terkumpul dari donasi pemirsa, SCTV kembali meresmikan Jembatan Asa di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwatu, Gorontalo, Senin (19/8).

Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Imam Sudjarwo selaku Ketua YPP (Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih) / Direktur CSR SCM.

Selain peresmian jembatan, SCTV bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih juga melakukan kegiatan pengobatan gratis, pemeriksaan mata, konsultasi KB, pemberian sembako serta perlengkapan sekolah untuk siswa SD di sekitar Desa.

Hingga hari Senin, 20 Agustus 2019 donasi yang berhasil dikumpulkan atas partisipasi 8571 pemirsa SCTV yaitu senilai Rp 1.733.905.196.

Salurkan bantuan untuk Jembatan Asa melalui rekening Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dengan nomor rekening BCA 500.557.2000, Jembatan menuju kebahagiaan!

Continue Reading

Film

Cerita Aura Kasih Tentang Wartawan Kriminal

Published

on

By

 

Kabarhiburan.com, Jakarta – Model dan aktris Aura Kasih kembali membintangi film horor, berjudul berjudul Pintu Merah, yang akan tayang di bioskop mulai Kamis (18/7) mendatang.

Dalam film garapan Kanta Indah Film tersebut, Aura Kasih memerankan sosok wartawan yang meliput berita kriminal.

“Saya berperan sebagai Aya Lestari, seorang jurnalis atau wartawan yang terobsesi sekali dengan berita kriminal,” ujar istri Eryck Amaral ini beberapa waktu lalu.

Film ini menceritakan betapa idelis dan ambisiusnya Aya (25), seorang wartawati muda. Dia melakukan observasi untuk menulis artikel tentang kasus pembunuhan baru-baru ini, menyusul penemuan mayat, korban pembunuhan di hutan mimpi.

Namun, temuan mayat tersebut bukan sekadar korban pembunuhan biasa. Masih kabut misteri di dalamnya, yang menyeret Aya masuk semakin jauh ke dalam kengerian kasus pembunuhan ini.

Di bawah arahan sutradara Noviandra Santosa, ibu satu anak ini harus melakukan adegan yang benar-benar menguras tenaganya.

“Ada beberapa scene, gua harus berlumpur-lumpuran dan super kotor di tubuh gua, selama satu minggu lebih dan memakai baju kotor yang sama. Aktingnya juga capek banget ya, karena aku harus lari-larian. Itu olahraga banget,” kenang Aura Kasih.

Meski demikian, Aura Kasih masih antusias melakoni perannya yang menantang saat syuting, lantaran ceritanya hanya menggambarkan kejadian dalam satu malam.

“Film ini beda sama film horor lainnya, karena terjadi dalam satu hari ya, setting waktunya,” jelas Aura Kasih yang menambahkan bahwa Pintu Merah merupakan film horor dengan latar tempat rumah sakit.

“Ceritanya tentang pembunuhan misterius yang sejak lama tidak terungkap siapa pembunuhnya. Karena banyak pembunuh misterius. Yang pasti, ceritanya akan banyak kejutannya,” pungkas Aura Kasih berpromosi.

Selain Aura Kasih, Pintu Merah juga menghadirkan aktor dan aktris kenamaan lainnya. Sebut saja Miller Khan, Cornelio Sunny, Monica Oemardi dan masih banyak lagi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Uncategorized

Inrate Siapkan Inovasi Baru Guna Memasuki Industri Pemeringkat

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah ombak digitalisasi yang berlangsung belakangan ini, maka rating program di dunia pertelevisian masih relevan sebagai tolok ukur yang konkret dan dinamika bisnis.

Karenanya, hanya ada satu lembaga tunggal yang sangat mendominasi, tidaklah sehat dalam sebuah iklim industri media dan pertelevisian.

Demikian disampaikan aktor dan produser senior Deddy Mizwar dalam Seminar Nasional yang mengangkat tema Ada Apa dengan TV Rating Indonesia, di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa (13/11).

Dalam seminar yang digagas oleh Inrate yang merupakan anak usaha Telkom ini, Deddy mendorong perlunya ada lembaga lain sebagai pembanding yang juga bertugas melakukan riset untuk menilai sebuah prgram acara.

“Aturan main bisnis yang menghindari adanya monopoli tetap diselenggarakan selama dalam koridor yang tidak melanggar aturan-aturan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia),” ujar mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini.

“Aturan main bisnis yang menghindari adanya monopoli tetap diselenggarakan selama dalam koridor yang tidak melanggar aturan-aturan KPI,” ujar mantan gubernur Jawa Barat itu.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Achjuman Achjadi selaku Praktisi Dunia Rating Televisi.  Antara lain mengatakan bahwa dominasi tunggal lembaga pengukuran rating televisi, membuatnya luput dari kritik dan masukan publik.

“Idealnya, lembaga tersebut  dikontrol dan diawasi oleh asosiasi televisi swasta (ATVSI). Dengan demikian, catatan perbaikan seperti ini dapat ditangkap sebagai sebuah kesempatan oleh lembaga pembanding di bidang sejenis,” ungkap Achjuman.

Ia juga menyoroti pengukuran rating TV terrestrial, pay TV maupun TV digital yang selama ini berlangsung masih belum terintegrasi, alias berjalan sendiri-sendiri. Padahal, kebiasaan menonton sekarang dilakukan dengan banyak saluran.

Achjuman menganjurkan, agar pengukuran yang sifatnya masih silo perlu digabungkan menjadi single source.

“Lantaran di masa mendatang  TV rating masih relevan dan sangat diperlukan guna mendapatkan data yang bisa mewakili tren menonton dari audiens,” pungkasnya.

Pada akhir seminar, Hartana selaku CEO Inrate, sebuah lembaga pemeringkat anak usaha PT Telkom, menyatakan pihaknya telah menyiapkan inovasi untuk merambah dunia digital dan siap memasuki industri pemeringkat.

Inrate merasa sangat siap untuk memanfaatkan big data agar memberikan insight yang lebih mendalam mengukur rating televisi,” pungkas Hartana. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending