Connect with us

Musik

SHAN Rilis Single”Sabarlah Kawan” Untuk Hibur Anak Anak Indonesia Jalani SFH

Published

on

Kabarhiburan.com, Jogjakarta- Masa pandemi Covid 19, musik dan hiburan banyak bermunculan single single bertemakan Covid-19. Seperti trio bersaudara Shan yang baru saja merilis single “Sabarlah Kawan”, di channel youtube “Shan channel”.

Shan terdiri dari Aqiela Mahannada (19 th), Availa Shadine (13 th) dan Akhdan Gaisandita (8 th) adalah tiga bersaudara asal Jogjakarta yang memiliki hobi beryanyi dan bermusik. Single baru ini  ditujukan untuk menyemangati anak anak Indonesia tetap berkarya.

“Sabarlah Kawan” lahir dari rasa jenuh yang menyelimuti ketiga saudara (Shan) saat menjalani SFH (school from home) masa pandemi covid-19. Racikan musiknya dibantu oleh ayahnya (Olien), mantan musisi jogja era 90an sebagai penulis lagunya. “Sabarlah Kawan” menghadirkan sebuah lagu ceria, penuh pesan positif dan motivasi kepada anak anak Indonesia yang sedang menghadapi situasi sulit ini.

“Lagu ini tercipta kurang dari 30 menit dan diproduksi sampai tahap mastering hanya dalam waktu satu minggu” kata Ulin, ayah dari ketiga anak saudara .

“Asiknya lagi, kita bikin video musiknya sendiri di rumah dengan dibantu teman lamanya papa dalam proses editingnya.” Nada menambahkan, anak tertua yang saat ini berstatus mahasiswa di fakultas Teknik Kimia UGM.

Lagu dengan iringan musik pop energik dan lirik yang mudah dicerna mampu mengundang 2000 lebih penonton dalam tempo satu hari. Bagi Shan ini diluar dugaan, karena baru pertamakalinya mereka melakukan hal ini. Mereka mencoba menghadirkan lagu buat anak-anak Indonesia yang selama ini jarang digarap oleh industri musik.

“Semoga lagu ini bisa memberikan semangat buat kawan-kawanku, agar tetap bersabar sampai wabah ini benar-benar berakhir.” Kata Shadine, anak kedua yang sedang belajar di SMPN 4 Depok Sleman yogyakarta.

Berawal dari sini, rencananya mereka akan melanjutkan dengan karya-karya berikutnya, yang tetap akan membawa pesan-pesan positif untuk anak-anak Indonesia dan para penikmat musik pada umumnya.

Seperti penggalan bait rap yang dialunkan oleh Akhdan, si bontot pelajar kelas 2 di MI Ma’arif Bego Sleman, yang ikut menambah serunya lagu ini:
Don’t worry, don’t give up
We’ll always together
For a better day
For a better day

Shan Berharap, Single ini bisa menginspirasi anak-anak Indonesia untuk tetap kreatif dalam kondisi apapun. Jangan berhenti berkarya dalam kebaikan, jadikan kesulitan sebagai energi dan motivasi meraih mimpi. (*)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Cinta Wirawan Rilis Single Perdana ‘Sakit Bila Dipendam’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Industri musik Indonesia kian meriah oleh kehadiran penyanyi belia bersuara emas, Cinta Wirawan. Cinta baru saja merilis single perdana berjudul  Sakit Bila Dipendam, ciptaan Denny Chasmala. Lagu ini menjadi karya perdana Cinta di bawah naungan label musik Eventori.

Gadis Bali ini merupakan satu dari tiga pemenang bersama Bonn dan Thalia dalam kontes virtual #DiRumahAjaChallenge2, yang diselenggarakan Eventori pada Mei silam.

Dalam konferensi pers virtual yang berlangsung pada Jumat (30/10), Cinta mengungkapkan arti dari lagu tersebut berdasarkan verrsi dirinya.

Baginya, Sakit Bila Dipendam tidak melulu membicarakan cinta-cintaan. Lebih dari itu, setiap orang yang mendengar lagu tersebut bisa menginterpretasi maknanya.

“Aku menganggap lagunya bukan cinta-cintaan, tapi lebih kepada persahabatan dan keluarga. Aku memposisikan ketika merasa sakit hati karena jadi korban bully, seseorang yang broken home. Merasa sakit karena tak ada orangtua yang menyanyangi dan melindungi,” jelas Cinta yang masih berusia 14 tahun ini.

Cinta mulai gemar bernyanyi sejak masih berumur tiga tahun. Cinta terus mengasah kemampuan yang ia miliki, hingga akhirnya keinginan untuk merilis lagu terwujud. Selanjutnya, Cinta berharap atas segala yang telah ia capai bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya di Indonesia.

“Bukan karena hobi, tapi Cinta memang mau menginspirasi anak muda, kita sebagai generasi muda harus bisa membanggakan nama Indonesia. Jadi terjun ke dunia entertainment ini kalau Cinta memang pantas di sini,” ujar Cinta.

Cinta juga menyampaikan keinginannya untuk melebarkan sayapnya di dunia musik seperti musisi asal Amerika Serikat, Ariana Grande.

“Ariana Grande adalah idolaku. Dia yang menginspirasi Cinta, di mana Cinta harus latihan, harus ramah sama fans Cinta. Cinta ingin menjadi seperti Ariana Grande,” ujar Cinta.

Cinta Wirawan sendiri memang memilik suara yang khas dan berkarakter. Hal tersebut terbukti lewat single Sakit Bila Dipendam. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Pernah Berguru Vokal Kepada Titi DJ, Waode (Bau Bau) Raih Standing Ovation

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Top 30 Pop Academy sudah bergulir sejak Selasa (27/10) silam. Dilanjutkan dengan tiga academia dari Grup 2, Waode (Bau Bau), Tabi (Tangerang) dan Noni (Surabaya) berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya pada Rabu (28/10) malam.

Mereka tampil di depan Juri Soimah, Bebi Romeo dan Melly Goeslaw. Fashion guru, Diana Putri turut menilai outfit yang dikenakan para academia. Sementara Gilang Dirga, Irfan Hakim, Mario dan Eda hadir memandu jalannya kompetisi.

Tampil di urutan pertama, Waode (Bau Bau) sukses memukau Soimah dan memberikan standing ovation lewat penghayatannya yang maksimal di lagu Cinta Di Ujung Jalan.

Soimah menilai Waode sama sekali tidak mengabaikan hal-hal kecil saat bernyanyi, body language yang juga bagus banget serta alami gerakannya. Tidak ada satupun nada yang terdengar fals ditambah kreatifitas dalam improvisasi lagunya sempurna menjadi nilai tambah Waode. “Bisa jadi juara kalo gini terus.” puji Soimah.

Waode yang mengaku pernah berlatih vokal kepada Titi DJ, merasa terkejut menerima video call dari Titi DJ yang memberikan motivasi. “Bangga banget aku sama kamu Waode dan aku ingin kamu lebih maju lagi.” ujar Titi DJ.

Dewan Juri memberikan pujian untuk penampilan Tabi (Tangerang) yang dengan semangat membawakan lagu Hebat.

Tabi (Tangerang)

Menurut Bebi Romeo, pemilihan lagu Tabi cocok dengannya karena tidak terlalu menuntut. “Kamu punya karakter suara yang enak, jika direkam dan dijual itu akan komersil,” puji Bebi.

Tabi yang pernah bernyanyi di World Fashion Week New York dan Cannes, lalu mengubah panggung kompetisi menjadi Pop Academy Fashion Week. Pesertanya, para host, Dewan Juri serta Fashion Guru dengan iringan lagu Havana.

Tampil di urutan terakhir dengan lagu Could It Be, Noni (Surabaya) dinilai Melly Goeslaw lumayan berhasil dan cukup baik. Melly berpesan kepada Noni untuk tidak mudah puas dan harus selalu fokus dengan nyanyiannya.

“Belum bagus banget, masih banyak yang harus ditingkatkan tapi aku enjoy.” ujar Melly.

Noni yang kesehariannya membantu sang Mama berjualan bubur bayi, mengaku dirinya bisa sampai di panggung Pop Academy karena dukungan Mama tercintanya.

Noni (Surabaya)

Noni pun menangis saat Mamanya memberikan pesan lewat sambungan telepon. “Noni anakku sayang semangat, yah. Meskipun kamu anak penjual bubur, tapi Mama bangga kamu sudah sampai disitu,” pesan Mama Noni.

Polling akhir Pop Academy menentukan Waode (Bau Bau) di posisi teratas dan berhak maju ke babak Top 20. Sementara Tabi (Tangerang) dan Noni (Surabaya) yang berada di dua posisi terendah, harus kembali tampil di second chance demi mencuri perhatian Dewan Juri.

Tabi (Tangerang) memilih lagu Takkan Terganti, sedangkan Noni (Surabaya) dengan lagu Sekali Ini Saja. Hasilnya, Noni (Surabaya) meraih satu suara dari Melly Goeslaw sedangkan Soimah dan Bebi Romeo sepakat memberikan suara untuk Tabi (Tangerang).

Itu artinya, Waode dan Tabi akan kembali bersaing di babak Top 20 Pop Academy, sedangkan  Noni (Surabaya)  harus tereliminasi di babak Top 30 dan menghentikan langkahnya untuk menjadi seorang Superstar. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Terima Kontrak Fantastis, Ruri Repvblik Merilis Single ‘Selalu Salah’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Band Repvblik tengah memasuki babak baru, menyusul sang vokalis Ruri Wantogia memutuskan untuk bersolo karir.

Kabar tersebut menguat, setelah Ruri Wantogia menerima tawaran kontrak solo karir bernilai fantastis dari label MSI Record.

Ruri Wantogia yang akrab disapa Ruri, memang enggan menanggapi lebih jauh rumor yang beredar. Sejauh ini Ruri tidak membantah soal kabar tersebut.

“Nilai kontrak sangat fantastis. Ini sebuah apresiasi buat gue, sebagai musisi,” ujar Ruri singkat, menjawab konfirmasi wartawan, baru-baru ini.

Dalam project solo tersebut, Ruri Wantogia bahkan telah melepas single pertama berjudul Selalu Salah, karya Ruri sendiri.

Seperti disengaja, musik dan notasi single ini berbeda dari lagu-lagu yang biasanya diciptakan Ruri bersama Repvblik. Ruri hanya perlu waktu 77 menit saja untuk membuat liriknya.

Gayung pun bersambut, Haji Muhammad Daud selaku CEO label MSI Record bertindak sebagai produser dalam penggarapan video klip Selalu Salah.

Single ini menceritakan seputar masalah yang tengah menanungi hidup Ruri. Berkembang dugaan bahwa single Selalu Salah terinspirasi dari persoalan yang melilit Ruri dan Repvblik.

Yang pasti, dalam lagunya Ruri memberi pesan tersirat bahwa setiap insan manusia harus selalu tegar dalam menjalani hidup di dunia.

Ruri Wantogia berharap, semoga single Selalu Salah bisa diterima oleh pecinta musik Tanah Airseluruh lapisan masyarakat.

Seperti diketahui, Ruri Wantogia sudah lebih dari satu dekade bergabung dalam grup band Repvblik. Selama berkecimpung di industri musik Tanah Air, mereka sempat meraih berbagai penghargaan di bidang musik. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending