Connect with us

Event

Salah Kostum dan Tidak Menjiwai Lagu, Aco Tersenggol dari LIDA 2020

Published

on

Polling akhir menempatkan Aco di posisi terakhir dan harus tersenggol dari panggung LIDA 2020.

Kabarhiburan.com – Meraih nilai terrendah dari pesaingnya pada Konser Show Top 9 LIDA 2020, tidak serta merta membuat Aco (Sulawesi Tenggara berbenah lebih baik pada penampilan Konser Top 9 LIDA 2020 Result Show yang berlangsung Selasa (8/9).

Tampil membawakan lagu Sebujur Bangkai untuk membuka kompetisi Result Show, Aco justru mendapat aneka kritik membangun dari Dewan Juri maupun Fashion Guru.

“Aku akui penampilan kamu malam ini cukup bagus. Hanya saja kamu belum sepenuhnya menjiwai lagu ini. Lagu ini sangat menyayat di setiap liriknya, sehingga menyampaikan lagu ini mestinya sungguh-sungguh dari hati,” ujar Inul Daratista.

Sementara Fashion Guru, Carendelano menilai penampilan kostum Aco kurang sesuai dengan lagu yang dibawakan.

Penampilan lebih baik justru ditunjukkan Dini asal Sumatera Utara. Saat membawakan lagu Percuma, Dini langsung mendapat pujian dari Nassar.

“Kamu semakin cantik. Aku suka dengan penampilan kamu. Seusia kamu sudah mampu bernyanyi dengan baik. Teruslah belajar dan berlatih karena Dini memiliki potensi yang besar,” tutur Nassar.

Sementara Wulan (Banten) berupaya menampilkan lagu Loh Kok Marah dengan aransemen musik berbeda dari lagu aslinya. Upaya tersebut mendapat pujian dari Soimah, sekaligus kritik.

Soimah mengatakan, Wulan sudah menyanyikan cukup bagus. Suara dan ekspresinya bagus, serta cengkok juga padat. Hanya saja, menyanyikan lagu dengan cengkok yang padat juga beresiko nafasnya cepat habis. Kamu sebaiknya bisa lebih centil lagi,” saran Soimah.

Ketiga Duta Provinsi telah berupaya menampilkan kemampuan terbaik mereka. Namun polling akhir menentukan nasib mereka di kompetisi dangdut terbesar di Indonesia ini.

Aco (Sulawesi Tenggara) harus rela menghentikan perjuangannya dan mengubur mimpinya untuk membawa pulang piala bergilir LIDA 2020, lantaran perolehan polling akhir menempatkan Aco di posisi akhir. Sementara Wulan (Banten) dan Dini (Sumatera Utara) berhasil melaju ke babak Top 6 LIDA 2020.

Terlepas dari persaingan sengit para Duta Provinsi, Konser Result Show semakin berwarna oleh kehadiran Rizky Billar, yang menyanyikan lagu Adik Kerudung Biru dipersembahkan untuk Lesti DA yang duduk di Kursi Juri LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH). Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Meli (Jawa Barat), Hari (Jambi) dan Gunawan (Maluku Utara), Siapa Juara LIDA 2020?

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kompetisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 telah sampai pada babak penentuan yang berlangsung dua babak, yakni Konser Grand Final LIDA 2020 pada Minggu (27/9) dan Konser Kemenangan pada Senin (28/9) malam.

Konser disiarkan secara langsung dari studio Emtek, Jakarta Barat, dipandu oleh Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Rara LIDA, dan Jirayut DAA, mempertemukan 3 Duta Provinsi: Hari (Jambi), Meli (Jawa Barat) dan Gunawan (Maluku Utara).

Ketiganya sampai pada Konser Grand Final LIDA 2020, setelah menyisihkan 67 Duta Dangdut terbaik di 34 Provinsi di Indonesia, selain memenangkan persaingan saat audisi.

Pada konser Grand Final Minggu (27/9), masing-masing Duta Provinsi beradu kreatif dan mengembangkan tantangan Dewan Juri yang meminta mereka  berduet dengan Diva Pop  Ruth Sahanaya dan menyanyi solo.

Kedua tantangan tersebut bertujuan meraih sebanyak mungkin dukungan SMS dari pemirsa di Tanah Air, yang akan menentukan posisi mereka di tangga juara.

Juara pertama berhak memboyong piala bergilir LIDA 2020 ke provinsi tercinta dan hadiah uang sebesar Rp 500 juta. Sementara juara dua berhadiah uang sebesar Rp 300 juta dan Rp 200 juta bagi juara ketiga.

Lirik Bahasa Maluku

Kompetisi dibuka oleh penampilan duet Meli (Jawa Barat) dan Ruth Sahanaya, menyanyikan lagu Astaga, membuat seluruh Dewan Juri memberikan standing ovation. Meli juga sukses melambungkan namanya ke ranking teratas perolehan polling sementara.

Dewan Juri Inul Daratista dan Soimah mengatakan bahwa Meli sempat salah lirik lagu dan tampil kurang gereget.

“Masih ada kesempatan sekali lagi untuk Meli untuk memperbaiki,” ujar Inul Daratista.

Duet apik juga dihadirkan Gunawan (Maluku Utara) dan Ruth Sahanaya, saat menghadirkan lagu Keliru. Keduanya, bahkan membuat improvisasi nan manis di pertengahan lagu, berupa lirik bahasa Maluku, yang menghangatkan suasana kompetisi.

Seluruh Dewan Juri pun kembali memberikan standing ovation untuk Gunawan. Bahkan Soimah tidak ragu memuji penampilan Gunawan.

“Saya melihat penampilan kamu luar biasa bagus. Kelak, kalau sudah juara, terus bikin lagu. Penyanyi akan dikenang karena karyanya,” pinta Soimah yang diamini oleh Dewi Perssik.

Lagu Kaulah Segalanya persembahan Hari (Jambi) dengan Ruth Sahanaya semakin memeriahkan suasana kompetisi Grand Final. Seluruh Dewan Juri memuji Hari yang tampak intim dengan Ruth Sahanaya.

“Kamu bernyanyi dengan Mbak Uthe, chemistry-nya bagus banget. Tetaplah konsisten, professional dan rendah hati,” pinta Inul Daratista, yang diamini oleh Lesti DA dan Fildan DA.

Bunglon dan Kuda Hitam

Memasuki tantangan kedua, Meli tidak ingin membuat kesalahan sekecil apapun. Meli berhasil mendapatkan penampilan terbaiknya, saat membawakan lagu milik Rhoma Irama berjudul Buta Tuli. “Kamu juaranya,” teriak Fildan DA.

Nilai perolehan sementara para Duta Provinsi pada babak Grand Final, Minggu (27/9).

Aksi panggung Meli yang demikian sempurna, membuat nama Meli kembali menguat ke posisi  teratas perolehan nilai polling sementara.

Tak lama kemudian, Gunawan (Maluku Utara) ganti menguasai polling perolehan nilai, berkat penampilannya yang  mengesankan saat menyanyikan lagu asing, berjudul Zaroorat. Lagu dari India ini menceritakan kesedihan akibat ditinggal kekasihnya.

Demi menyampaikan pujiannya, Juri Fildan DA harus mendatangi Gunawan di atas panggung, lalu beradu improvisasi lagu Zaroorat.

“Kamu tampil bagus sekali. Maluku Utara pasti bangga padamu,” ujar Fildan yang dibenarkan Inul Daratista.

“Nyanyi apa saja, kamu bisa. Tarian, gerak dan vokalnya semakin bagus,” puji Inul yang menyebut Gunawan sebagai ‘bunglon’ dan ‘kuda hitam’.

Hari seakan mempertegas identitasnya sebagai putra Jambi, ketika menghadirkan  lagu dari Ranah Melayu berjudul Engkau Laksana Bulan dan lagu Bunga Nirwana.

Hasilnya, selain meraih standing ovation dari seluruh Dewan Juri, Hari juga mengembalikan namanya ke kursi teratas perolehan polling sementara, yakni Hari (36,67) disusul Gunawan (32,54) dan Meli (30,79).

Mereka akan kembali bertarung pada Konser Kemenangan, berlangsung live di layar Indosiar, pada Senin (28/9), pukul 19.00 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

RCTI Gelar Indonesia Television Awards, Ini Jajaran Pemenang

Published

on

By

Ruben Onsu genggam piala pertamanya. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Ruben Onsu tidak menyangka dirinya akan meraih impiannya, menyabet penghargaan pada ajang Indonesia Television Awards (ITA) 2020. Presenter Acara Talk Show Brownies tersebut menyabet piala ITA untuk Kategori Pembawa Acara Televisi Terpopuler.

“Ini kali pertama saya masuk nominasi di ITA. Terima kasih untuk semua yang memberikan dukungan,” ujar Ruben dengan wajah sumringah, sambil menggengam penghargaan pertama baginya.

Kemenangan bagi Ruben Onsu disiarkan secara langsung dari studio RCTI+ Kebun Jeruk oleh RCTI dan MNCTV, Jumat (25/9).

Ajang penghargaan ITA di tahun ke-5 yang dibuka oleh penampilan Agnez Mo di atas panggung, juga dimeriahkan oleh kehadiran bintang tamu papan atas, seperti  Rhoma Irama, Lyodra, Tiara Andini, Ziva Magnolya dan Betarnd Peto.

Tampak hadir pula para bintang internasional, seperti SuperM, Siwon Choi dan Public.

Foto: Dok. RCTI

Menyusul Ruben Onsu, SuperM juga mendapatkan penghargaaan untuk Kategori Special Awards. Kemudian, Siwon Choi mendapatkan penghargaan dalam Kategori Most Prominent Korean Artist.

“Karena banyak cinta dan dukungan dari penggemar, kami dapat mendapatkan penghargaan ini. Kami akan terus berusaha bekerja keras menjadi SuperM yang lebih baik, jadi mohon dukungannya,” ungkap salah satu personil SuperM.

Para Pemenang Indonesian Television Awards 2020 :

1. Program Non Prime Time Terpopuler : Suara Hati Istri Indosiar

2. Pembawa Acara Televisi Terpopuler : Ruben Onsu

3. Program Akhir Pekan Terpopuler : Master Chef Indonesia Season 6

4. Aktris Sinetron Terpopuler : Haico Van Der Veken

5. Program News Siang Terpopuler : Seputar INews Siang RCTI

6. Publik Figur Inspiratif Terpopuler : Raffi Ahmad

7. Special Awards : SuperM

8. Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler : Dahsyatnya 2020

9. Program Ramadhan Drama Terpopuler : Amanah Wali 4

10. Aktor Sinetron Terpopuler : Verrel Bramasta

11. Program Prime Time Non Drama Terpopuler : Bedah Rumah Baru GTV

12. Program Ramadhan Non Drama Terpopuler : Hafiz Indonesia 2020

13. Program Prime Time Drama Terpopuler : Putri Untuk Pangeran RCTI

14. Most Prominent Korean Artist : Siwon Choi

Continue Reading

Event

Strategi Jitu Blue Rhinos Agar Berjaya ke Babak Knock Out

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat Esports Star Indonesia di layar GTV, memasuki  babak akhir Play off, pada Sabtu (26/9) mendatang.

Meski dirasa suli, Tim Blue Rhinos harus merebut kemenangan agar dapat mengejar ketertinggalannya daru Red Tigers, utamanya agar berjaya ke babak Knock Out.

Sejauh ini 4 orang dari Blue Rhinos sudah tereliminasi. Kalau mereka mengalami kekalahan kembali, maka Blue Rhinos akan sangat berat menghadapi babak Knock Out dengan proporsi pemain yang timpang.

Aville selaku kapten dari Blue Rhinos sejauh ini telah memberikan brief strategi untuk membenahi timnya. Hal ini mendapat apresiasi dari Coaches maupun rekan satu timnya.

“Aville ini teorinya bagus memang. Setelah gue rundingin dengan Wizzking tadi, kalau kita tambahin teori dari dia tadi, itu bagus. Cuma kita engga tahu perfectnya gimana nanti,” ucap Coach Marsha.

“Strategi yang dibikin Aville udah pas banget, keren dan pasti bisa bantai Red Tigers,” kata Dolz, salah satu calon bintang esports dengan nada optimis.

Di sisi lain, Coach Nyoong mengingatkan Red Tigers, agar selalu waspada dan meminta agar senantiasa menjaga performa terbaik mereka.

“Intinya, kesalahan – kesalahan komunikasi yang kemarin jangan diulang,” pinta Coach Nyoong serius.

Baik team Blue Rhinos maupun Red Tigers harus mengupayakan usaha terbaik mereka. Tidak hanya mencari strategi jitu, para calon bintang esports pun dituntut untuk terus menyempurnakan soft skill, yang diperlukan dalam game Mobile Legends, seperti komunikasi dan kerja sama team.

Apakah strategi yang dipikirkan oleh Aville agar mampu membawa Blue Rhinos merebut kemenangan? Apakah Red Tigers terlena pada start yang baik dan lengah tertelan kekalahan?

Saksikan ketegangan kompetisi para calon bintang esports di reality talent search esports pertama dan satu – satunya di Indonesia, Esports Star Indonesia, Sabtu (26/9) pukul 19.00 WIB di GTV. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending