Connect with us

Sinetron

Sambut Ramadan, RTV Tayangkan Program Animasi Spesial: ‘Omar Hana’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kurang dari sebulan lagi Ramadan akan datang. Jauh-jauh hari Rajawali Televisi (RTV) sudah menyiapkan beragam acara menarik bagi pemirsa selama bulan istimewa tersebut.

Salah satunya tayangan animasi Omar Hana, yang akan menyampaikan pesan Islami melalui lagu-lagu untuk anak usia satu hingga enam tahun.

Direktur utamanya, Artine S Utomo mengatakan RTV merupakan stasiun televisi keluarga yang mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak, tentunya selalu ingin menyuguhkan program-program yang memiliki nilai edukasi  tinggi seperti Omar Hana.

“Selain menghibur, program ini juga menyuguhkan kepada  anak-anak tentang pengetahuan agama dengan cara yang lebih mudah dimengerti, yakni melalui bermain dan bernyanyi lagu-lagu Islami,” tutur Artine S Utomo, saat ditemui di Studio RTV, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/4).

Sesuai judulnya, program yang diproduksi oleh Astro Malaysia bekerja sama dengan Measat Broadcast Network System dan DD Animation Studio ini menampilkan dua karakter utama: Omar berusia 6 tahun adalah sosok anak yang bijak, selalu ingin tahu dan berkeyakinan tinggi. Sementara, Hana berumur 4 tahun merupakan sosok anak yang aktif, berani dan periang.

Masih sejumlah karakter anak lainnya,  akan mengajak pemirsa anak untuk bernyanyi lagu-lagu Islami, seperti Alhamdulillah, Main Sama-sama, Sayang Ibu Bapa, Bismillah, Sayang Allah dan Nabi, serta masih banyak lagi.

Selama bulan Ramadan, Omar Hana akan mengunjungi pemirsanya  dua kali dalam sehari,  mulai pukul 04.30 WIB hingga 05.00 WIB. Kemudian pada Senin hingga Jumat, usai  Adzan Maghrib sambil menemani anak-anak berbuka puasa.

RTV sudah memperkenalkan maskot Omar  Hana untuk pertama kalinya kepada seluruh permirsa melalui program Pesta Sahabat edisi Kartini Cilik, Rabu (18/4) yang tayang secara live, pukul 18.15 WIB dari Studio RTV.

Acara unggulan RTV ini semakin semarak oleh kehadiran artis senior Titiek Puspa, Dwi Andika dan Amel Carla sebagai host. Hadir pula  bintang cilik Anneth (The Voice Kids Indonesia), Chicco Radella (Penari Cilik India), serta bintang-bintang program Dubi Dubi Dam dan Fun Time, seperti Jane Calista, Cyra, Adli dan Michael Geraldo.

“Kita boleh bangga sebagai anak Indonesia yang memiliki budaya yang beragam dan memiliki televisi yang memberikan ketubuhan program acara untuk anak-anak,”papar Titiek Puspa. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Immanuel Caesar Hito dan Natasha Wilona Bersatu Demi ‘Cinta Karena Cinta’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Hari ini, Kamis, 1 Agustus 2019 dipilih sebagai waktu yang tepat untuk tayang perdana kisah asmara terbaru di SCTV. Menampilkan  Immanuel Caesar Hito dan Natasha Wilona dalam sinetron Cinta Karena Cinta,  pukul 20.00 WIB, alias primetime.

Episode perdana menceritakan perjuangan Jenar (Natasha Wilona) dengan sang adik, Dinda (Sandrina Michelle) yang hidup di panti asuhan.

Musibah yang dialami keluarganya, membuat Jenar dan Dinda harus kehilangan kedua orangtua mereka. Mereka pun masih harus mencari Mila (Gabriella Larasati), kakak kandung yang belakangan diketahui masih hidup dan diadopsi oleh sepasang suami istri.

Mereka pun berjuang di Jakarta mencari Mila, hingga mempertemukan mereka dengan Rama (Aditya Zoni).

Musibah kembali menimpa Dinda yang menjadi korban tabrak lagi dan membuat Jenar hidup sebatang kara. Cerita terus bergulir hingga mempertemukan Jenar dengan Mirza (Immanuel Caesar Hito).

Adegan mesra Mirza dan Jenar dalam sinetron ‘Cinta Karena Cinta’

Sebuah rahasia besar disembunyikan Mirza kepada kekasihnya, yang membuat Mirza merasa bersalah dengan Jenar.

Mirza terus mengingatkan kekasihnya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, namun sang kekasih bersikeras untuk menolak.

Kekecewaan yang begitu besar di hati Mirza, membuatnya harus memutuskan hubungan asmara dengan sang kekasih. Tapia da daya, ia harus mengakui bahwa hatinya telah terpaut kepada Jenar.

Kenyataan pahit juga harus dihadapi Mirza. Kehidupan yang bergelimang harta tidak menjadi jaminan Mirza mendapat kebahagiaan seutuhnya.

Berbagai permasalahan bisnis harus diterima sang ayah yang mengakibatkan perekonomian keluarga teguncang. Tidak berhenti sampai disitu, ayahnya pun diketahui telah berselingkuh dengan wanita lain. Konflik ini berimbas pada hubungan Mirza dengan Jenar.

Satu-persatu rahasia besar akan terkuak di setiap episode sinetron Cinta Karena Cinta. Konflik keluarga akan menjadi bumbu-bumbu yang membawa pemirsa penasaran dengan kelanjutan kisahnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Sinetron

‘Sinetron Ali’ Siap Tayang di MNCTV

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – MNCTV terus menghadirkan sinetron drama terbaru untuk menghibur pemirsa. Terbaru, setasiun televisi yang bermarkas di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat ini akan menayangkan Sinetron Ali.

Sinetron garapan Visual Generasi ini mengisahkan sepak terjang Ali, bocah yang sejak lahir hidup dan diasuh oleh hewan-hewan di hutan. Situasi ini membuat Ali tumbuh menjadi sosok yang lincah dan memiliki kesaktian.

Ali yang merupakan tokoh sentral, diperankan oleh Kevin Bzezovski Taroreh. Sebelumnya, Kevin ikut membintangi film Danur. Dalam Sinetron Ali, Kevin mendapat lawan main yang sepadan, yakni si serigala yang diperankan oleh Nizam Hasan.

Sinetron Ali juga menghadirkan Ciara Nadine Brosnan dan Dewi Rezer sebagai ibunya Ali. Ada pula Daus Mini yang berperan sebagai  Paman Elang dan Choky Andriano sang Siluman Macan Kumbang.

Kebanyakan tokoh dalam sinetron ini, sengaja mengambil nama-nama hewan, bahkan lokasi syuting pun memilih areal Hutan Kota, di kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Menurut produsernya, Syaiful Drajat, rangkaian cerita dalam Sinetron Ali adalah fiktif belaka, namun berlatar belakang kisah nyata di wilayah Banten, Jawa Barat.

Di sana pernah tinggal seorang alim ulama bernama Ki Manara, yang menikah dengan siluman Harimau. Pernikahan ini melahirkan anak bernama Pangeran Surya.

“Sampai disini merupakan kisah nyata di tanah Banten, dibuktikan oleh adanya makam Ki Manara sampai sekarang,” ujar Syaiful disela-sela acara Halalbihalal dan Syukuran Sinetron Ali di Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7).

Menjelang akhir hayatnya, Ki Manara berpesan agar Pangeran Surya menjaga keselamatan seluruh keturunannya, termasuk Ali, dari gangguan musuh. Musuh yang dimaksud adalah Siluman Macan Kumbang.

Macan kumbang dendam kepada Ki Manara, lantaran ratunya siluman macan kumbang ini pernah  dikhianati oleh ratu siluman harimau. Sejak saat itu Siluman Macan Kumbang bersumpah akan membunuh seluruh anak cucu kiai manara.

“Sebagai titisan Pangeran Surya sekaligus cucu dari Ki Manara, Ali tentu saja memiliki kesaktian tanpa harus belajar,” ujar produser dari rumah produksi Visual Generasi ini.

“Pesan yang ingin disampaikan rangkaian cerita di dalam Sinetron Ali bahwa betapa sengsaranya hidup, kalau dipenuhi dendam yang tak berkesudahan,” pungkas Syaiful Drajat. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Sinetron

Kevin Bzozovski Taroreh Jadi Bocah Sakti Dalam ‘Sinetron Ali’

Published

on

By

Produser Syaiful Drajat (kedua dari kiri) di antara para pendukung ‘Sinetron Ali, di antaranya Dewi Rezer, Nizam Hasan, Kevin Bzozovski dan Ciara Nadine.

Kabarhiburan.com, Jakarta – MNCTV bekerja sama dengan rumah produksi Visual Generasi akan menghadirkan sinetron drama kolosal terbaru berjudul Sinetron Ali.  Tayang di MNCTV saban hari mulai besok, Minggu (7/7) pukul 19.00 WIB.

Seperti judulnya, sinetron ini mengisahkan sepak terjang Ali, bocah yang sejak lahir hidup dan diasuh oleh hewan-hewan di hutan. Situasi ini membuat Ali tumbuh menjadi sosok yang lincah dan memiliki kesaktian.

Ali yang merupakan tokoh sentral, diperankan oleh Kevin Bzezovski Taroreh. Sebelumnya, Kevin ikut membintangi film Danur. Dalam Sinetron Ali, Kevin mendapat lawan main yang sepadan, yakni si serigala yang diperankan oleh Nizam Hasan.

Sinetron Ali juga menghadirkan Ciara Nadine Brosnan dan Dewi Rezer sebagai ibunya Ali. Ada pula Daus Mini yang berperan sebagai  Paman Elang dan Choky Andriano sang Siluman Macan Kumbang.

Kebanyakan tokoh dalam sinetron ini, sengaja mengambil nama-nama hewan, bahkan lokasi syuting pun memilih areal Hutan Kota, di kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Menurut produsernya, Syaiful Drajat, rangkaian cerita dalam Sinetron Ali adalah fiktif belaka, namun berlatar belakang kisah nyata di wilayah Banten, Jawa Barat.

Di sana pernah tinggal seorang alim ulama bernama Ki Manara, yang menikah dengan siluman Harimau. Pernikahan ini melahirkan anak bernama Pangeran Surya.

“Sampai disini merupakan kisah nyata di tanah Banten, dibuktikan oleh adanya makam Ki Manara sampai sekarang,” ujar Syaiful disela-sela acara Halalbihalal dan Syukuran Sinetron Ali di Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7).

Menjelang akhir hayatnya, Ki Manara berpesan agar Pangeran Surya menjaga keselamatan seluruh keturunannya, termasuk Ali, dari gangguan musuh. Musuh yang dimaksud adalah Siluman Macan Kumbang.

Macan kumbang dendam kepada Ki Manara, lantaran ratunya siluman macan kumbang ini pernah  dikhianati oleh ratu siluman harimau. Sejak saat itu Siluman Macan Kumbang bersumpah akan membunuh seluruh anak cucu kiai manara.

“Sebagai titisan Pangeran Surya sekaligus cucu dari Ki Manara, Ali tentu saja memiliki kesaktian tanpa harus belajar,” ujar produser dari rumah produksi Visual Generasi ini.

“Pesan yang ingin disampaikan rangkaian cerita di dalam Sinetron Ali bahwa betapa sengsaranya hidup, kalau dipenuhi dendam yang tak berkesudahan,” pungkas Syaiful Drajat. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending