Connect with us

Lifestyle

Satria Zulkarnain Tarigan: Indonesia Belum Manfaatkan Potensi Wisata Berburu

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Seorang pemburu sejati wajib memegang prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang dianut oleh seorang konservasionis atau pelindung alam. Tak heran, hobi berburu terus berkembang di berbagai negara di dunia karena bisa menjadi sumber devisa negara.

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki aneka jenis hewan liar yang unik di dunia, sudah saatnya mengembangkan taman wisata berburu. Keinginan ini disampaikan oleh Satria Zulkarnain Tarigan, salah seorang pecinta olahraga berburu Indonesia.

Pria bertubuh tambun yang berprofesi sebagai pengacara ini sudah melalang buana untuk berburu di dalam negeri maupun di berbagai belahan dunia. Dia meyakini bahwa Indonesia memiliki daya tarik bagi para pecinta olahraga berburu.

Satria mengatakan, masih banyak wilayah di Indonesia yang bisa dikembangkan menjadi taman wisata berburu. Setelah Sumatera dan Jawa, ada Sulawesi dan Papua yang memiliki potensi untuk berburu.

“Dari pada wilayah itu dijadikan perkebunan yang tanaman monokultur perusak lingkungan, masih jauh lebih bagus kalau dijadikan sebagai lahan konservasi dan wisata perburuan yang sudah pasti mendatangkan devisa bagi masyarakat,” anjur Satria dalam perbincangan di ruang kerjanya di Jakarta, Kamis (23/5).

Satria pun menggugah peran nyata pemerintah untuk memanfaatkan peluang dan potensi wisata berburu. Caranya, menyediakan kemudahan bagi investor untuk mendirikan taman wisata berburu.

“Seiring dengan upaya mendukung pendirian taman wisata berburu yang legal tersebut, pemerintah perlu mewajibkan setiap investornya untuk  ikut menggalakkan usaha penangkaran rusa dan beberapa jenis satwa buru lainnya,” ujar Satria.

Satria meyakini bahwa kegiatan berburu yang mengacu kepada peraturan dan tata tertib yang berlaku, justru dapat menekan maraknya kegiatan pembantaian satwa belakangan ini.

“Masyarakat yang memiliki minat dan hobi berburu wajib memegang teguh kaidah hukum dan peraturan yang berlaku,” imbuh anggota Safari Club Nasional ini.

Satria menyebutkan bahwa hewan yang boleh diburu adalah hewan yang tidak produktif karena sudah tua dan berjenis kelamin jantan. Sementara hewan betina maupun masih muda tidak boleh diburu.

“Setiap pemburu juga wajib mengenal dan memahami sifat-sifat dan gerakan alam atau ekologi serta mampu menjaga keseimbangan alam. Bukan asal diburu dan melalaikan konservasi atau pelindung alam,” imbuhnya yang mencontohkan perburuan babi hutan di Sumatera Barat.

“Babi hutan yang merupakan hama bagi tanaman produksi petani, dapat dikendalikan jumlahnya melalui wisata berburu, seperti yang dilakukan masyarakat di Sumatera Barat,” tambahnya. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok. Satria Tarigan)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Migi Rihasalay Benahi Rumah Joglo Jadi Rumah Kreatif Anak Indonesia

Published

on

By

Migi Rihasalay diantara koleksi busana terbaru.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Desainer muda Migi Rihasalay sontak jadi buah bibir, menyusul suksesnya meluncurkan koleksi bertema After The Rain yang digelar di Jakarta pada Februari 2020 silam.

Permainan warna terang pelangi yang ditampilkan secara natural pada karyanya tersebut, telah menginspirasi para pecinta busana. Koleksi After the Rain terinspirasi dari banjir Jakarta pada awal 2020. Orang menaruh harapan agar hujan berhenti dan berganti dengan pelangi

“Desain tersebut merupakan bentuk empati dari perasaan saya,” ujar Migi yang dalam waktu dekat akan merilis rancangan terbarunya. Hal ini diungkapnya, di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan (21/7).

Migi Rihasalay terinspirasi dari keindahan alam

Tidak berhenti sampai disitu, Migi terus mengeksplor dirinya untuk menciptakan aneka karya. Sudah banyak ide yang dituangkan dalam secarik kertas yang kelak dituangkan ke dalam desain busana yang mengagumkan penggemarnya.

“Desain ini bertema senja. Saya dapatkan saat merenung di akhir waktu transisi antara siang dan malam. Dalam desain ini, teknik pembuatannya agak sulit karena komposisi warna harus tepat,” jelas Migi sambil menunjukkan busana rancangannya.

Migi menambahkan, beberapa artis kenamaan di Tanah Air sudah menikmati karyanya. Sebut saja, Ayu Ting Ting yang mengenakan busana warna warninya dengan penuh keceriaan.

“Lalu ada desain yang saya namanya Lolypop yang pernah dikenakan pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah,” kenangnya.

Peluncuran koleksi busana Migi Rikasalay beberapa waktu lalu.

Tema Pelangi dan tema Senja, hanya dua dari banyak tema yang ingin Migi Rihasalay dalam karyanya.

“Saya sebagai desainer, selain melihat kekurangan yang ingin membuatnya terlihat indah, saya mengagumi keindahan alam, misalnya terinspirasi dari pelangi dan senja,” jelasnya.

Demikian pula ketika Migi Rihasalay membayangkan tengah berjalan melintasi gurun pasir yang panas dan kering, ia dan merindukan oase untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan.

“Oase ini akan menjadi salah satu inspirasi saya untuk koleksi selanjutnya,” jelas Migi Rihasalay membocorkan rahasia.

Tidak melulu mencari desain busana terbaru, Migi Rihasalay telah menyisakan energinya untuk mewujudkan impian, yakni membuka kelas bagi anak-anak yang memiliki hobi prakarya dan bidang kreatif lainnya.

Baginya, apapun yang dipupuk dari sejak kecil, kelak akan menjadi pohon yang menghasilkan buah jika ditanam dengan benih yang baik.

Guna mewujudkan niat tersebut, Migi Rihasalay sedang membenahi rumah-rumah joglo tua dan rusak di kawasan Tanjung Lesung, Banten. Rumah-rumah joglo dari beberapa daerah di Jawa Tengah, seperti Jepara, Pati, dan Demak, salah satunya akan disulap menjadi tempat anak-anak belajar sambil bermain.

“Saya sedang rencanakan untuk program pembangunan free class ini, yaitu alat-alat untuk membuat kerajinan tangan, seperti melukis, membuat batik, dan tembikar dari tanah liat,” jelas Migi Rihasalay yang meyakini bahwa aktivitas ini juga dilandasi dengan pengenalan budaya indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Kolaborasi Holywings Merchandise dan dr. Tirta Akan Bantu UMKM Lokal

Published

on

By

dr. Tirta (tengah) antusias melanjutkan kerja sama dengan Holywings yang mengangkat produk UMKM lokal.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Berawal dari masker kain Holywings x dr. Tirta yang diminati masyarakat beberapa waktu lalu, Holywings melanjutkan kerja sama dengan dokter yang kini menjadi influencer, Tirta Mandira Hudhi atau biasa disapa dr. Tirta.

Mereka kini akan meluncurkan Holywings Merchandise, berupa kaos, jaket,  topi, gelas, zippo, pengharum ruangan dan masih banyak lagi.

Kevin selaku Marketing Director Holywings Gunawarman, Jakarta, mengatakan bahwa Holywings Merchandise merupakan produk lifestyle yang bisa digunakan oleh semua kalangan.

“Semua produk merchandise tersebut bernuansa Holywings dengan motif-motif yang khusus, yang dikerjakan oleh para pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia,” jelas Kevin Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).

Dalam rangka mengangkat produk lokal tersebut, Holywings Merchandise mengajak dr. Tirta untuk bekerja sama. Sebagai influencer, dr. Tirta memang aktif mendukung dan mengulas produk-produk lokal Tanah Air.

“Siapa yang enggak kenal dia di industri produk lokal? Dia salah satu tokoh brand lokal yang terkenal, makanya kami ingin berkolaborasi,” jelas Kevin didampingi dr. Tirta.

Dr. Tirta membenarkan bahwa kolaborasi mereka mengalir begitu saja, sejak melakukan kegiatan amal, yakni membagikan nasi dan masker kepada masyarakat di tengah pandemi.

Merasa satu visi dengan Holywings Mechandise, yakni mendukung usaha mikro kecil menengah, dr Tirta antusias menyambut ajakan kolaborasi ini.

Dr. Tirta mengatakan bahwa semua produk Holywings Merchandise dibuat oleh produsen lokal, seperti penjahit dan pengrajin lokal.

Kami ingin mengangkat UMKM lokal. Tujuannya agar orang-orang tahu bahwa Holywings bukan sekadar restoran dan kafe, melainkan juga merchandise yang dikerjakan oleh UMKM lokal,” jelas dr. Tirta.

Produk kolaborasi Holywings Merchandise dan dr.Tirta yang terdiri dari 7 desain barang-barang lifestyle tersebut, dijual dengan harga bervariasi, antara Rp200 ribu hingga Rp450 ribu. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Fariz RM dan T Bunc Collaboration Serahkan Donasi untuk Jurnalis Terdampak Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Wabah virus corona yang merajalela, tidak begitu saja memutus proses kreatif dan kegiatan donasi para musisi, seperti yang dilakukan Fariz RM Management dan T Bunc Collaboration.

T Bunc Collaboration merupakan komunitas beranggotakan 30 Disc Jockey, tersebar mulai dari Jakarta, Purwokerto hingga Surabaya. Mereka biasa beraksi dengan sejumlah musisi yang menguasai instrumen musik. Kini, T Bunc Collaboration bersama Fariz RM bersiap menciptakan single terbaru.

Ronny Lazuardi dan DJ Wearner, dua anggota T Bunc Collaboration, mengatakan di tengah pandemi mereka tetap menyalurkan kreativitas dan turut ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan.

“Sejak awal pandemi, kita sudah melakukan live streaming di channel YouTube beberapa kali. Selain live streaming, juga kita buka donasi,” jelas DJ Wearner.

Ronny Lazuardi menambahkan bahwa komunitas mereka terinsiprasi pada aksi yang dilakukan Fariz RM Management.

“Kami juga merasakan apa yang dirasakan teman-teman (jurnalis). Terlebih aktivitas kami di dunia hiburan turut terdampak,” ujar Ronny saat menyerahkan 100 bingkisan sembako yang melibatkan Gerakan Peduli Jurnalis (GPJ) di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (18/6).

Di tempat yang sama, Permata Warokka Belladona ditemani Caca Grazia mewakili Fariz RM management menjelaskan bahwa Fariz RM yang tergabung dalam 7 Bintang + sukses melakukan live streaming di channel YouTube pada 7 Juni 2020 silam.

“Kedepannya masih ada acara serupa yakni konser 7 Ruang dan Anthology di DSS studio, yang direncanakan pada  Juli mendatang,” ungkap Permata selaku Managing Director Fariz RM Management.

Demikian pula melakukan donasi sebisa mungkin akan terus dilakukan dalam durasi yang panjang.

“Targetnya jangka panjang. Hal positif pasti akan berlanjut meski pandemi sudah berlalu. Kalau Covid-19 sudah selesai, Mas Fariz RM dengan senang hati berkolaborasi dengan T Bunc Collaboration, ujar Permata ditemani Caca Gracia, manajer Fariz RM. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending