Connect with us

Event

Selamat! Meli Nuryani dari Jawa Barat Rebut Juara Pertama LIDA 2020

Published

on

Sebagai juara pertama LIDA 2020, Meli berhak memboyong piala bergilir LIDA 2020 ke Provinsi Jawa Barat.

Kabarhiburan.com – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan Indosiar untuk menuntaskan ajang pencarian bakat menyanyi dangdut terbesar dengan hadiah dan peserta terbanyak, Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 .

Acara yang mengenakan tagline Seni Menyatukan ini disiarkan secara langsung dari dari studio Emtek, Jakarta Barat, konsisten menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Pada situasi demikian, Meli Nuryani keluar sebagai juara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 dan Provinsi Jawa Barat resmi memboyong Piala Bergilir LIDA 2020.

Meli menjadi pemenang LIDA 2020, usai mengalahkan pesaingnya Gunawan Muharjan asal Maluku Utara dan Hari Putra dari Jambi pada Konser Kemenangan pada Senin (28/9) malam tadi.

Ketiganya saling mengalahkan dalam meraih perolehan SMS sejak Konser Grand Final pada Minggu (27/9).

Sebelumnya sampai kesana, mereka telah melalui proses seleksi ketat pada babak demi babak dan mengalahkan duta dangdut terbaik dari 34 provinsi, sejak 23 Januari 2020. Termasuk mengalahkan ribuan peserta saat audisi pada 15 Januari 2020.

Penampilan ketiga Duta Provinsi pada Konser Grand Final dan Konser Kemenangan pun dibanjiri pujian dari Dewan Juri, yang terdiri dari Soimah, Dewi Perssik, Inul Daratista, Lesti DA, Fildan DA dan Nassar.

Bahkan, Ruth Sahanaya yang berduet dengan mereka pada Konser Grand Final, mengaku kagum pada kualitas suara dan penampilan Meli, Hari dan Gunawan. “Ketiganya sudah jadi bintang,” puji Ruth Sahanaya.

Setelah memperlihatkan kembali rangkuman penampilan ketiganya sejak babak audisi, Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Rizky Billar, Rara LIDA, dan Jirayut DAA, mengumumkan urutan juara LIDA berdasarkan akumulasi perolehan polling SMS.

“Selamat kepada Meli (Jawa Barat), Juara LIDA 2020,” seru Irfan Hakim dan Ramzi disambut oleh Dewan Juri dengan sukaria.

Hasil akumulasi Polling SMS, Meli terpaut tipis dari Gunawan di urutan kedua. Meli berhasil mengumpulkan 35,91 persen, sedangkan Gunawan harus puas dengan 32,84 persen dan Hari menjadi juara ketiga mengumpulkan 31,25 persen.

Padahal di Konser Grand Final hasil polling sementara, Hari mengumpulkan 36,67 persen, lebih unggul dari Gunawan dengan 32,54 persen dan Meli dengan 30, 79 persen.

“Meli mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua Meli yang selalu kasih support dan doa untuk Meli,” ujar perempuan berusia 15 tahun tersebut sambil berurai air mata bahagia.

Sebagai juara pertama, Meli didaulat memboyong Piala Bergilir LIDA 2020, trophy, hadiah uang sebesar Rp 500 juta dan rekaman satu judul single. Gunawan mendapat hadiah uang sebesar Rp 300 juta dan hadiah uang sebesar Rp 200 juta untuk Hari Putra.

Protokol Kesehatan

Terkait pandemi Covid-19, Indosiar pun mewanti-wanti kepada seluruh pendukung Duta Provinsi agar tidak menggelar penyambutan para juara LIDA 2020, saat pulang ke provinsi asal masing-masing.

Mengenakan ‘face shield’ saat tidak menyanyi.

Anjuran tersebut disampaikan oleh pembawa acara Ramzy dan Irfan Hakim pada setiap kesempatan sepanjang Konser Kemenangan.

Seperti diketahui, Indosiar konsisten menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat sejak babak Top 6 pada 19 September 2020. Selama kompetisi berlangsung, maka seluruh pengisi acara wajib mengenakan face shield, kecuali Duta Provinsi saat menyanyi.

Demikian pula penyanyi latar dibatasi enam orang saja, kursi Dewan Juri diberi jarak, disediakan hand sanitizer dan disinfektan di dalam studio. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

EMTEK Peduli Corona Serahkan Bantuan Dalam Rangka HUT ke-75 TNI

Published

on

By

Ketua Umum YPP Imam Sudjarwo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pusjianstra TNI untuk didistribusikan

Kabarhiburan.com – EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) berkunjung langsung ke Karawang Jawa Barat, Rabu (21/10).

Bertempat di halaman Polres Karawang dan Makodim 0604 Karawang, Jawa Barat, untuk menyerahkan bantuan berupa 1.000 paket sembako dan 20.000 masker kain pada kegiatan Bakti Sosial “Pusjianstra TNI Peduli”.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Strategi (Pusjianstra) TNI dalam rangka peringatan HUT ke-75 TNI Sinergi Untuk Negeri. Bekerjasama dengan TNI dan POLRI, bantuan yang telah diserahkan nantinya akan disalurkan kepada warga sekitar yang terdampak COVID-19.

Brigjend TNI Jhonny Djamaris selaku Kepala Pusat Pengkajian Strategi (Pusjianstra) TNI yang menerima langsung bantuan dari EMTEK Peduli Corona, menjelaskan bahwa TNI melaksanakan kegiatan bakti sosial, dan telah menerima bantuan dari EMTEK Peduli Corona berupa total 1.000 paket sembako dan 20.000 masker kain.

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat terdampak pandemi COVID-19,” ungkap Brigjend TNI Jhonny Djarmais.

Hal senada juga diungkapkan Imam Sudjarwo, dimana Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih lewat program EMTEK Peduli Corona bekerjasama dengan Pusjianstra TNI dalam kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan sembako dan masker kain untuk warga Karawang yang membutuhkan.

Brigjend TNI Jhonny Djamaris selaku Kepala Pusat Pengkajian Strategi (Pusjianstra) TNI salurkan langsung bantuan kepada masyarakat.

Kegiatan bakti sosial diselenggarakan Pusjianstra TNI yang bekerjasama dengan Polres Karawang dan Kodim Karawang ini merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-75 TNI.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga wujud sinergi YPP, TNI, POLRI, dan masyarakat untuk saling bahu-membahu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan”, imbuh Bapak Imam Sudjarwo.

Secara simultan kegiatan EMTEK Peduli Corona juga berlangsung di Cikarang, Jawa Barat. Tim YPP terus bergerak untuk mendistribusikan bantuan berupa ventilator serta Alat Pelindung Diri (APD).

Sebanyak 1 unit ventilator dan paket APD yang terdiri dari 100 hazmat, 100 foot cover, 500 masker medis, 500 safety gloves, 100 masker N95, 100 faceshield, 100 safety google, dan 500 masker kain diserahkan EMTEK Peduli Corona kepada RS Amanda Cikarang, Jawa Barat.

Sepanjang bulan Oktober 2020, YPP telah membagikan total 2.265 paket sembako serta 3.550 masker kain ke berbagai lokasi antara lain Jakarta Utara, Bogor, Sukabumi, Kendal, Cileungsi, Cipayung dan Bekasi.

Sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia Maret 2020 silam, tim YPP telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa 18 unit Ventilator, 2.800 PCR Test Kit, 17.350 Hazmat, 12.350 Faceshield, 12.350 Safety

Goggle, 57.500 Safety Gloves, 12.350 Foot Cover, 86.500 masker bedah, 16.360 masker N95, 1.000 Rapid Test Kit, 165 lt handsanitizer, 2.400 handsanitizer (ukuran 30ml), 2.050 makan siang gratis, 674.811 masker kain, 250 Disinfektan, 60 unit sprayer, 103.500 paket Sembako, 2,5 ton Beras serta 2.000 pcs sabun mandi.

Donasi dari pemirsa SCTV dan INDOSIAR terus mengalir lewat EMTEK Peduli Corona. Hingga hari Rabu, 21 Oktober 2020 akumulasi donasi dan Sponsor Konser Amal Satu Indonesia telah mencapai Rp 29.515.343.808. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Aurelie Moeremans Didaulat Menjadi Brand Ambassador Implora Cosmetics

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Brand kosmetik lokal, Implora Cosmetics memperkenalkan secara resmi Brand Ambassadornya yaitu Aurélie Alida Marie Moeremans,  yang akrab disapa Aurelie Moeremans.

Pengukuhan brand ambassador ini sebagai representasi untuk menampilkan dan mengenalkan kesan serta nilai-nilai brand Implora Cosmetics kepada masyarakat luas.

Sejalan dengan komitmen Implora Cosmetics yang terus berinovasi secara aktif menyediakan produk perawatan pribadi, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan penampilan tiap individu wanita Indonesia.

Aurélie Moeremans merupakan aktris, penyanyi dan model berkebangsaan Indonesia, dianggap sebagai figur yang tepat untuk mewakili karakter Implora Cosmetics.

Kiprah pertamanya sebagai tokoh figuran di sebuah sinetron, membawanya terjun lebih dalam di dunia entertainment, mulai dari iklan hingga dunia perfilman Indonesia.

Tak berhenti disitu, wanita cantik kelahiran Belgia ini, bahkan semakin dikenal masyarakat setelah mempopulerkan Video Call Halu, yang diikuti oleh banyak penggemarnya.

Aurélie Moeremans merupakan sosok wanita muda aktif yang merepresentasikan wajah dan warna kulit wanita Indonesia, selain memiliki tujuan yang sama dengan Implora Cosmetics, yaitu ingin membangun dan menciptakan kepercayaan diri wanita Indonesia, di tengah maraknya isu insecurities dalam diri tiap wanita.

Pendek kata, Aurélie Moeremans merupakan sosok tepat untuk mempresentasikan Implora Cosmetics.

“Sesuai dengan kampanye terbaru Implora Cosmetics, #ApprovedByMe, sosok Aurélie Moeremans cocok sekali menggambarkan sebuah kebebasan untuk menjadi cantik sesuai pilihannya.

Aurélie Moeremans juga merupakan bintang muda yang aktif, memiliki kepribadian menarik serta berjiwa profesionalitas tinggi dalam bekerja sehingga memiliki karir cemerlang seperti saat ini.

Hal itulah yang menjadi salah satu pertimbangan Implora Cosmetics untuk menggandeng Aurélie Moeremans sebagai Brand Ambassador pertama” kata Maria Bintang, selaku  Brand Manager Implora Cosmetics.

Implora Cosmetics percaya, dengan penunjukkan Aurélie Moeremans sebagai Brand Ambassador dapat membawa energi positif, motivasi dan inspirasi kecantikan bagi wanita Indonesia.

Didukung dengan berbagai produk make up Implora Cosmetics yang memiliki harga terjangkau serta kualitas terjamin dengan beragam pilihan produk dan warna-warna yang sesuai untuk kulit wanita Indonesia tentu membuat Implora Cosmetics mampu membantu mengekspresikan kecantikan wanita Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Horee, Pintu Bioskop Sudah Dibuka, Film Horor Kembali Berjaya?

Published

on

By

Ody Mulya Hidayat

Kabargiburan.com – Menyusul pembelakuan PSBB Transisi oleh Pemerintah Provinsi DKI mempersilakan tempat hiburan kembali beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bioskop, misalnya, hanya boleh memasukkan penonton maksimal 25 persen dari jumlah kursi yang ada.

Situasi ini menjadi topik utama dalam talkshow yang mengambil tema ‘Bioskop Buka, Film Horor Kembali Berjaya?’, Rabu (14/10).

Talkshow yang diinisiasi oleh Kumpulan Jurnalis Sinema Indonesia bekerja sama dengan Puisi Pagi produksi studio podcast Zonmer Official, menghadirkan produser kenamaan Ody Mulya Hidayat.

Seperti yang disampaikan Ody Mulya Hidayat, via selular, masih ada kiat untuk membuat produksi film, lalu mendistribusikannya via layanan Over The Top (OTT) atau bisa juga melalui layanan bioskop online digital terbaru – yang memberlakukan pembayaran tiket seharga hampir sama dengan tiket bioskop.

Artinya orang cukup membayar tiket nonton film secara online streaming untuk menonton satu film baru, namun masa berlaku tiket tersebut hanya untuk sekali nonton film.

Setelah selesai nonton, maka tuntaslah satu tiket nonton untuk satu film, dan jika anda ingin nonton kembali film yang sama atau yang lain, maka anda harus membayar tiket nonton kembali.

Bioskop dibuka, juga belum menjamin segala genre film bakal laku untuk saat ini, sepanjang pandemi masih menghantui masyarakat.

Apalagi jika kita bertanya apakah film horor bakal kembali berjaya seperti saat situasi normal, dengan di bukanya beberapa gedung bioskop?

Tak ada yang tahu, yang pasti studio film mana yang punya ‘nyali besar’ merilis filmnya di bioskop untuk saat ini?

Hanya ‘gambling’ yang tahu!

Untuk saat ini, penonton film via streaming berlangganan kian ramai.

Tanpa kecuali, film-film horor yang di rilis lewat jalur Video On Demand, yang marak di jajakan penyedia OTT. (Tumpak Sidabutar/KH

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending