Connect with us

Selebritas

Selebgram Nur Ramadhani Digandeng Kandidat Bupati

Published

on

Nur Ramadhani dan drg Anita Bugiswati (Foto: Dok Pribadi)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sejumlah cara digunakan penggemar untuk menarik perhatian sang idola. Seperti yang dilakukan pemilik akun Instagram @nuranni_r, yang menyebut aktor Iqbaal Ramadhan sebagai suami sah.

Usaha tersebut berhasil menarik  perhatian sang idola yang merupakan bintang film laris  Dilan 1991.

Dalam kolom komentar pada unggahan @nuranni_r,  Iqbaal  menulis: hi istriku selamat lebaran. Nanti aku bawain baju lebaran buat kamu. xo.

Sosok pemilik akun Instagram @nurrani_r adalah Nur Ramadhani. Ia sudah berselancar dsi media sosial Instagram sejak duduk di bangku SMPN 1 Donggala, Sulawesi Tengah.

Gadis yang akrab disapa Rani ini mulai ngefans pada Iqbaal, sejak aktor dan penyanyi itu menjadi personil Coboy Junior (2014).

Sejak saat itu, Rani menjadikan Iqbaal sebagai tokoh khayalannya pada status maupun unggahan video di akun Instagramnya, yang sudah menghimpun  lebih dari 400 ribu followers.

Ia menjadi buah bibir usai menggebrak lewat Instagram, lantaran menuliskan Iqbaal sebagai suami sah. Video-video unggahannya terus menjadi perbincangan oleh ratusan ribu pengguna Instagram.

Terbaru, Rani mengunggah video meminta Iqbaal pulang, bahkan sudah ditonton hingga dua juta netizen. Ia pun layak disebut Selebgram.

Belakangan Rani digandeng drg. Anita Bugiswati, kandidat Bupati Donggala. Dalam  rekaman video berdurasi beberapa menit itu, Rani meminta bantuan drg. Anita Bugiswati agar menghubungi adiknya, Abdee Negara, agar menghubungi  Abdee Negara untuk menyampaikan pesannya agar Iqbaal segera pulang.

Rani mengungkapkan alasan  meminta bantuan, lantaran  Abdee Negara (personel band Slank) adalah adik kandung drg. Anita. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Mediasi Gagal, Persidangan Dugaan Wanprestasi Astrid Melawan Baim Wong Berlanjut

Published

on

By

Astrid (kedua dari kiri) didampingi kuasa hukumnya, Ristan Simbolon, Didit Wijayanto dan Erdiana.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Upaya mediasi selama 2 kali 30 hari yang diberikan majelis hakim di Pengadilan Negeri Bogor kepada para pihak yang berseteru, Astrid selaku CEO QQ Production dan Baim Wong dan Lucky Pradana, rupanya menemui jalan buntu.

Dengan demikian, persidangan dugaan wanprestasi yang dilaporkan Astrid di Pengadilan Negeri Kota Bogor terhadap Baim Wong dan Lucky Pradana, memasuki tahap baru.

“Persidangan ini jalan terus. Saya siap menghadapinya apa pun yang terjadi,” ujar Astrid didamping tim kuasa hukumnya, Didit Wijayanto, Ristan Simbolon dan Erdiana, yang ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Mereka sepakat untuk melanjutkan saja persidangan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Kota Bogor, Jawa Barat, besok, Rabu (11/12) dengan agenda: Jawaban para tergugat.

Astrid menyayangkan upaya perdamaian melalui mediasi di pengadilan tidak membuahkan berhasil. Padahal, pada kedua belah pihak sudah sepakat damai, meski tidak menyebutkan nilai nominal sebagai kompensasi yang akan diberikan Baim Wong kepada Astrid.

“Hanya saja, janji tersebut tidak kunjung direalisasikan,” ujar Astrid yang mengembalikan kebenaran serta keadilan kepada Majelis hakim, selain berserah kepada Tuhan yang Maha Esa.

Senada dengan kliennya, Didit Wijayanto menilai sikap Baim yang tak kunjung menandatangani kesepakatan ganti rugi kepada Astrid.

“Mereka sedang melakukan upaya tricky atau licik, untuk tidak melaksanakan kesepakatan dan membayar sejumlah ganti rugi tersebut,” ujar Didit.

Seperti diberitakan sebelumnya, Baim Wong dan Lucky Perdana dilaporkan oleh CEO QQ Production, Astrid. Dia dituduh melanggar kontrak kerja hingga menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.

Kasus ini bermula dari adanya kerja sama antara Baim Wong dengan manajemen artis QQ Production untuk sebuah tugas jadi caleg dari salah satu partai politik. Hanya saja, di tengah jalan Baim Wong dan Lucky Perdana dianggap tidak menepati janji atau kesepakatan.

Astrid lalu melayangkan surat gugatan dugaan wanprestasi terhadap Baim Wong digugat dengan total kerugian lebih dari Rp100 miliar oleh Astrid. Sementara Lucky Perdana digugat sekitar Rp50 miliar. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Tidak Terima Dituding Pelakor, Ratu Meta Laporkan Kakak Mantan Istri Siri Eddy Faisal

Published

on

By

Ratu Meta diapit tim kuasa hukumnya dari Henry Indraguna & partners.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi dangdut Meta Nurmalasari alias Ratu Meta mendatangi Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/11) sore. Ia didampingi kuasa hukumnya, Henry Indraguna.

Ratu Meta melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang menimpa dirinya, lewat akun instagram milik kakak mantan istri siri Eddy Faisal.

“Ratu Meta  melaporkan satu akun yang diduga menyerang kehormatannya,” ujar Henry Indraguna usai membuat laporan.

Henry mengatakan, dugaan pencemaran nama baik dilakukan kakak dari mantan istri siri Eddy Faisal. Lewat  akun Instagram @f2438, telah menuding Ratu Meta sebagai penyebab keretakan rumah tangga sang adik dan Eddy Faisal.

“Kata-katanya yang sungguh sangat keterlaluan. Klien kami dibilang pelakor, dituduh lagi munafik, buka tutup hijab,” ujar Henry membacakan beberapa kalimat yang ditulis kakak mantan istri siri Eddy Faisal di akun Instagram.

Henry menambahkan, sebenarnya telah berulangkali memperingatkan sang pemilik akun di kolom komentar agar jangan membully lagi.

“Akan tetapi terus saja dia menyerang,” imbuh Henry yang melaporkan dugaan pelanggaran Pasal  27 ayat (3) juncto 45 UU ITE, dengan ancaman kurungan penjara selama 4 tahun penjara,” imbuhnya.

Bagi Ratu Meta, tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, lantaran Eddy Faisal sudah berpisah dari istri sirinya tersebut, saat Ratu Meta memutuskan menikah dengan Eddy Faisal.

Atas dasar keterangan tersebut, Ratu Meta bersama Henry Indraguna lantas melaporkan ucapan adik mantan istri siri Eddy Faisal yang dianggap telah melakukan pencemaran nama baik.

“Jadi gimana kalau dikatakan pelakor? Itu harus dibuktikan. Apabila tidak bisa dibuktikan, masuklah ranahnya menyerang kehormatan,” kata Henry. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Polemik ‘Ikan Asin’ Berlanjut, Tessa Mariska Layangkan Somasi Kedua

Published

on

By

Tessa Mariska diapit kuasa hukumnya, Henry Indraguna & partners.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tenggat waktu selama 3 x 24 jam pada somasi terdahulu telah habis, pedangdut Tessa Mariska lalu melayangkan somasi kedua terhadap mantan personel band dangdut G4ul, Nurdiansyah alias Dian Gaul.

Melalui Henry Indraguna selaku kuasa hukumnya, Tessa Mariska menjelaskan alasan melayangkan somasi kedua untuk Dian Gaul.

“Kami kirimkan somasi yang kedua kepada saudara DG (Dian Gaul) per hari ini,” ujar Henry Indraguna yang ditemui di kantornya, Kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Senin (25/11).

“Ini teguran kedua, setelah somasi pertama sampai hari ini, belum ada tanggapan,” imbuhnya.

Tessa Mariska memberikan waktu selama 3 x 24 jam untuk menjawab somasi yang kedua ini.

“Jika tidak diperhatikan, kita upayakan hukum, dengan laporan dugaan penyerangan kehormatan dan disertai fitnah yang dilakukan di media massa, seperti diatur dalam 27 Ayat (3) jo Pasal 45 UU ITE, kami akan laporkan ke Mapolda Metro Jaya,” pungkas Henry.

Henry menambahkan bahwa materi somasi yang dilayangkan, masih sama dengan materi somasi pertama.

“Intinya, agar DG bikin pernyataan minta maaf di media massa atau mediasi. Tolong kontak kami, lalu kita cari solusi,” ujar Henry, yang membenarkan bahwa Tessa Mariska sebagai korban dalam proses pembuatan lagu Ikan Asin, ciptaan Dian Gaul, Agustus silam.

“Saya sudah melaksanakan semua yang diminta, tapi saya malah ikut disomasi DG. Ini tidak adil dan melanggar kehormatan saya,” ujar Tessa Mariska.

Tessa Mariska mengatakan, dirinya diminta berduet oleh Barbie Kumalasari (BK). BK yang menelepon DG agar dibuatkan lagu yang akan dinyanyikan duet BK dan Tessa Mariska.

“BK juga yang menyebut judulnya, Ikan Asin. Saya hanya mengikuti. Makanya kalau dibilang korban, sayalah yang korban,” ujar Tessa Mariska. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending