Connect with us

Musik

Selfi Yamma dan 7 Pedangdut Muda Sumbangkan Penghasilan untuk Lawan Korona

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sambut bulan suci Ramadan 1441 H di tengah keprihatinan akibat pandemi global covid-19, telah menginspirasi delapan penyanyi dangdut di bawah label 3D Entertaiment dan artis manajemen Stream Entertaiment, untuk membantu sesama.

Kedelapan penyanyi dimaksud adalah Selfi Yamma LIDA, Lesti DA, Rara LIDA, Putri DA, Aulia DA, Fildan DA, Faul LIDA dan Reza DA. Mereka berkolaborasi membawakan lagu religi terbaru yang dikemas dalam bentuk music video berjudul Ramadan Berkah, ciptaan Selfi LIDA.

Lagu tersebut Selfi ciptakan semula untuk dirinya sendiri, namun akhirnya dinyanyikan oleh delapan penyanyi.

“Awalnya aku buat yang syahdu, tapi aku berubah pikiran, kayaknya lebih seru yang ceria, karena udah terlalu banyak lagu religi bertempo lambat,” ujar Selfi Yamma dalam siaran pers, Rabu (8/4).

Bersamaan dengan perilisan lagu tersebut melalui YouTube channel 3D Entertaiment, Selfi LIDA dan kawan-kawan berjanji akan mendonasikan penghasilan music video tersebut untuk membantu memutus penyebaran covid-19 di Tanah Air.

Mereka juga menggalang dana melalui program Ramadan Berkah Berbagi dan menggaungkan kampanye dengan hastag #DangdutLawanCorona, di dunia maya.

Program ini bertujuan untuk mengajak para pecinta musik Tanah Air untuk ikut berbagi dalam kegiatan menggalang dana hingga 17 Mei 2020 mendatang. Caranya, dengan menonton music video Ramadan Berkah melalui saluran YouTube channel 3D Entertainment.

Lagu Ramadan Berkah juga sudah tersedia di semua aplikasi musik streaming seperti Apple Music, Itunes, Spotify, Joox, Deezer, Langit Musik dan Youtube Music. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Ezy Syahrir Rilis Single Religi Perdana ‘Kau Pintu Surgaku’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Seperti kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Bakat seni musik yang mengalir di dalam tubuh dan jiwa Ezy Syahrir sebagai modal utama untuk meraih prestasi di industri musik.

Ezy Syahrir (12) berbekal bakat alami dari orangtuanya, sudah mendalami musik pop sejak usia 6 tahun. Terlahir di Medan sebagai anak kelima dari sembilan bersaudara dari pasangan Asnah Syahrir dan Dedi Syahrir, yang berdomisili di Makassar.

 

Ezy kini lebih menyukai lagu pop religi. Sambil tersenyum, Ezy mengaku sedikit kesulitan dengan cengkok jika menyanyikan lagu dangdut.

“Kalau lagu pop religi, saya lebih bisa menjiwai lagunya,” ujar Ezy saat memperkenalkan single religi perdana berjudul Kau Pintu Surgaku, lagu yang menceritakan jasa seorang ibu.

Lantaran lebih bisa menjiwai pula, Ezy hanya perlu waktu sepekan lamanya untuk menjalani proses rekaman lagu Kau Pintu Surgaku. Rekaman pun dilakukan disela-sela kesibukannya sebagai pelajar home schooling.

Hasilnya, Ezy Syahrir langsung mendapat respon positif dari pecinta musik Tanah Air, usai menyambangi belasan stasiun radio di Medan, Makassar dan Bandung. Alasannya, single religi Kau Pintu Surgaku enak didengar, sangat menyentuh perasaan dan menyangkut kehidupan sehari-hari.

Para pecinta musik merasa bangga atas pencapaian Ezy di industri musik. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Elvy Sukaesih Bosan Mengalah

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Depok

Seyogyanya, kamis ( 9/7.20) ratu dangdut, Elvy Sukaesih berniat bikin syukuran pada teman teman wartawan di rumahnya, bilangan Cawang, Jakarta Timur —– atas terbitnya single terbaru, Bosan Mengalah, ciptaan Nanang S yang bakal di rilis oleh HP Music.
Karena masih suasana pandemi covid-19, izin ‘keramaian’ tak dikeluarkan oleh keamanan setempat.

Untuk tetap bisa memperkenalkan single terbarunya itu, Elvy pun mengunggah potongan vedio klip yang dibuat oleh Christ Sinyal pada Jumat ( 10/7.30) di akun Instagram nya, @elvysukaesih. Sontak, unggahan lagu yang di arransemen oleh Aliek Ababil tersebut di serbu penggemarnya lewat kolam komentar . Rata rata sanjungan setinggi langit. Keren habis!

Support pun datang dari sesama penyanyi, seperti dari Iis Dahlia, Camelia Malik, Hety Koes Endang, Yunita Ababil via akun @corinovita_12.

Sementara, di kanal Official Music Video Hp Music, lagu Bosan Mengalah yang diunggah baru hitungan jam, penikmatnya sudah lebih dari 17 ribu. Dan, sudah ada iklan online nya. ” Itu belum seberapa. Lagu ini belum saya promosikan,” ungkap Hadi Soenyoto dari HP Music saat dihubungi Kabarhiburan.com Minggu ( 12/7.20)

Lajut Hadi, beraninya produser dari Hp Music ini mengorbitkan Elvy Sukaesih yang terbilang tak muda lagi. Dengan lugas, Hadi katakan dirinya tak takut, penyanyinya itu bersaing dengan para pendatang baru yang cantik cantik.
Selaku produser, ia tak pernah ada istilah buang penyanyi yang tua yang sudah afkir.. Dan produksi penyanyi muda, greas serta menjanjikan,
“Selama penyanyi itu masih bersemangat dan vocalnya tak terlalu berubah, tetap saya akan produksi. Persoalan rejeki ( untung,red) sudah ada yang mengaturnya,” terang Hadi.

Hadi Soenyoto seperti memberi contoh, kehadiran Elvy Sukaesih kembali di dunia recording dan tetap masih eksis di panggung panggung hiburan dalam usianya kini, sebagai contoh yang terbaik bagi para pendatang baru yang patut dituru.

” Penyanyi itu bukan sekedar modal tampang, cantik. Akan tetapi, kualitas vocal dan performa juga harus diperhatikan, harus dijaga, ” tegasnya, seraya memberikan contoh lagi, pedangdut Rhoma Irama tak muda lagi, akan tetapi fisik dan suaranya tetap terjaga.
( Zar/KH) foto foto: Istimewa

Continue Reading

Musik

Pertemuan Terakhir Papa T Bob Dan Produser HP Record, Hadi Soenyoto

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Depok

Jumat ( 10/7- 20) dunia hiburan kembali kehilangan putra kreatif di dunia recording. Papa T Bob — begitu lelaki kelahiran 22 Oktober 1960 ini kerap di sapa.

Sebelum meninggal,  pencipta lagu anak anak ini, akan cek up ke rumah sakit,  mendadak  terjatuh di rumahnya, dan mengalami batuk batuk kecil. Oleh anaknya, Papa T Bob  secepatnya di larikan ke RS Budi Asih, Cawang. Namun, nyawa lelaki yang bernama di KTP , Erwanda Lukas ini tak tertolong.

Pada,  April lalu, pencipta lagu anak anak yang banyak menelurkan album dan mencetak pendatang  penyanyi baru anak anak di era tahun 1990 an ini sempat diopname, karena penyakit diabetesnya yang menahun.

Di sekitar bulan April itu pula, penyanyi yang sempat banyak “mendulang dolar” dari dunia recording ini, beranjang sana ke kantor HP Record, di bilangan Harco Manga Dua, Jakarta Barat.

Kondisinya sungguh memprihatinkan. Perawakannya, terlihat begitu amat kurus. Ia turun dari ojek online.  Di masa jayanya, mobil merek apa yang tak pernah ia pakai dan miliki.

“Iya, badan ini susut lebih dari 20 Kg. Dua bulan terakhir ini, baru agak mendingan naik 4 Kg, ” cerita  Papa T Bob  pada Kabarhiburan.com mengenai penyakitnya itu.

Saat itu, Papa T Bob mengakui, ia tengah menjalankan Detox (cara perawatan yang berfungsi untuk mengeluarkan racun-racun yang berada di dalam tubuh, red)
” Jadi saya tak boleh makan makanan yang mengandung karbohidrat,” lanjutnya. Proses Detox ini diakuinya sudah  berjalan nyaris dua tahun, “Alhamdulillah,  badan terasa lebih sehat, ” ungkapnya lagi.

Kehadiran papa T Bob  ke kantor HP Record itu,  sama halnya dengan penyanyi dan para pencipta lagu lainnya, menawarkan karya lagunya. Menurut almarhum, Produser HP Record, Hadi Soenyoto “wajib” merekam ulang lagu fenomenalnya, saat Papa T Bob, masih menggunakan nama Wanda Chaplin.

” Harusnya, Pak Hadi, berani merekam ulang lagu saya yang satu ini. Lagunya pernah ngetop Pak,” ungkap Papa T Bob, seraya menyanyikan sepenggal lagunya itu di depan Hadi Soenyoto secara akapela ( proses menyanyi tampa diiringin alat musik, red.).

Produser yang banyak mengontrak para penyanyi dan para pencipta lagu ini, hanya mangut mangut kecil, mendengarkan Papa T Bob, menyanyi secara akapela itu.
” Yang terpenting, sekarang ini, kamu naikin berat badanmu, sehat dulu, ”  celetuk Hadi Soenyoto  atas permintaan Papa T Bob itu.
” Oh iya, kamu datang ke sini naik apa?, ” tanya Hadi Soenyoto yang banyak mencetak dan mengontrak penyanyi top, seperti Nicky Astria,  Popy Mercury, Helda Sanira, Iis Dahlia, Rita Sugiarto,  Mansyur S, Rhoma Irama, dan lainya.
” Itu pak, tadi naik ojek online, ” ungkap Papa T Bob, tampa tedeng aling aling. Tak lama, Hadi Soenyoto pun pamit untuk keluar kantornya lebih dahulu, karena ada keperluan.

Ketika kabarhiburan.com kembali  hubungi produser  HP Record, Hadi Soenyoto mengakui, dengan almarhum belum terikat kerjasama. “Hanya ada satu lagu yang saya kontrak lagu almarhum, itu pun dari Publishernya, ”  terang Hadi Soenyoto Jumat ( 10/7.20).
Judulnya, Susan Nyanyi Lagi, “Mungkin ini karya almarhum yang terakhir akan di bawakan oleh Ria Enes,” ungkap Hadi Soenyoto.
( Zar/KH) foto foto: Istimewa

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending