Connect with us

Musik

Serunya Games ‘Family LIDA 2019’ Bersama Tukul Arwana

Published

on

Penerima ‘Wildcard’ pada Babak Top 16, Beni (banten) akhirnya tersingkir di Babak Top 12.

Konser Result babak Top 12 Grup 1 sudah tayang Rabu (10/4). Beni yang sebelumnya mendapatkan skor terendah, kembali berada di posisi terakhir karena hanya mampu mendapatkan skor 22.49 berselisih 1.5 poin dari Kiki.

Skor terendah, membuat Beni harus meninggalkan panggung LIDA 2019. Ini menjadi yang kedua kalinya bagi Beni mendapat wildcard pada babak Top 16. Provinsi Banten pun kehilangan seluruh Dutanya.

Alif (Kalimantan Timur) tidak mau bernasib seperti Beni. Suara merdunya memikat seluruh Dewan Juri dan Panel Provinsi melalui lagu Bagai Ranting Kering. Dewan Juri menekan lampu biru dan 5 standing ovation bagi Alif.

Menurut Nassar penampilan Alif sangat memuaskan karena mampu menguasai lagu mulai dari up beat sampai lagu yang slow dengan baik.

Standing ovation juga diberikan Caren Delano untuk Kiki (Kepulauan Riau). Menyanyikan lagu bernuansa Arab, Ya Magnoon, Kiki menuai pujian dari Inul Daratista.

“Saya suka cara bernyanyi kamu yang bisa mengeksekusi lagu dengan nuansa Arab tadi dengan bagus, pokoknya kamu luar biasa,” ujar Inul.

Sementara Puput (Sulawesi Selatan) yang biasanya tampil dengan sempurna, kali ini mendapat kritik dari Inul Daratista. Inul menilai Puput telah salah lirik saat bernyanyi lagu Tersisih. Puput juga dinilai kurang percaya diri. Untuk itu, Puput harus harus memperbaiki diri.

Suasana Family Games LIDA 2019 yang menampilkan tim host melawan tim dewan juri.

Konser Result Top 12 Grup 1 dihadiri oleh Tukul Arwana sebagai Juri Tamu Non Dangdut. Tukul juga turut meramaikan games Family LIDA 2019, antara Host dan Panel Provinsi melawan  Dewan Juri.

Berbagai kehebohan pun tersaji, di antaranya Nassar terlibat perkelahian dengan Gilang Dirga saat berebut untuk menjawab. Momen ini mengundang gelak tawa penonton. Hasilnya, Dewan Juri tampil sebagai pemenang games Family LIDA 2019.

LIDA 2019 berlanjut Konser Show Top 12 Grup 2 pada hari Kamis (11/4),  menampilkan Faul (Aceh), Fikoh (Kepulauan Bangka Belitung), Hanan (Jawa Barat) dan Sheyla (Maluku).

Saksikan terus LIDA 2019 disiarkan live di Indosiar, pada pukul 18.30 WIB (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Menuju Single Perdana, Band Manusia Aksara Rilis EP Instrumental

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Roda produktivitas tak lantas berhenti meski dihadang wabah Covid-19. Demikian tekad para personil band Manusia Aksara yang baru-baru ini merilis mini album atau EP (Extended Play) Instrumentalia berjudul Mata Angin.

EP Instrumentalia menjadi pilihan, setelah mereka sepakat menunda jadwal rilis single perdana Manusia Aksara dengan format baru pada Maret 2020 silam, menyusul wabah Covid-19 yang melanda Indonesia.

“Melihat banyaknya tuntutan agar menjaga jarak dan berdiam diri di rumah, kami juga berpikir untuk tetap produktif berkarya, yang sekiranya bisa menjadi jembatan menuju single perdana kami nanti,” jelas Hafizh Weda, vokalis Manusia Aksara.

Mereka pun memilih karya-karya dalam bentuk EP Instrumental untuk dirilis di youtube channel Manusia Aksara.

“Inilah yang bisa kami berikan bagi penikmat musik yang memiliki banyak aktivitas di rumah,”  kata Hafizh Weda menambahkan.

Sementara Jowel selaku bassis Manusia Aksara, menceritakan proses pengerjaan EP Instrumentalia Mata Angin yang terbilang cepat,

“Hanya dalam waktu sepekan saja, kami sudah merampungkan 5 lagu, berjudul Semesta Semesta, Utara, Barat, Timur dan Selatan, ujar Jowel. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Sayang Kalau Dilupakan, Musica Rilis Kembali 4 Tembang Klasik

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Guna menghilangkan kejenuhan dari anjuran di rumah saja, bisa diobati dengan menikmati kembali lagu-lagu nostalgia. Musica Studio’s telah merilis kembali 4 lagu lawas yang pernah hit, amat sayang kalau dilupakan.

Dalam keterangan resmi Musica Studio’s, salah satu lagu yang dirilis berjudul Lagu Putih yang sempat dibawakan Chrisye. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 1980 lewat album Puspa Indah yang sukses meraih penjualan tinggi.

Tak hanya lagu milik Chrisye, Musica Studio’s  juga merilis ulang format digital lagu Di Sudut Rumah Mu milik Ebiet G Ade yang begitu menyentuh. Liriknya sarat makna dan pesan, menceritakan hubungan manusia dengan Tuhannya.

Lagu ini Ebiet ciptakan saat melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Begitu menggetarkan hati pendengarnya dan berpesan agar kita senantiasa dekat dan memohon ampun kepada Sang Pencipta.

Demi menambah hangat suasana nostalgia, Musica juga merilis kembali lagu Ibu milik Iwan Fals. Lagu tersebut dirilis tahun 1988 dalam Album 1910, menceritakan perjuangan seorang ibu kepada anaknya.

Lagu Dunia Kudamba milik penyanyi Vina Panduwinata juga dikemas kembali. Kali ini dibuat lebih fresh dengan hadirnya Ikmal dan DJ Goeslan. Tujuannya agar anak-anak muda dan mengenal lagu ini dengan versi lebih kekinian.

Keempat tembang klasik ini sudah bisa dinikmati di seluruh digital music platform sejak 8 Mei 2020. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Sayyidah Aisyah Humairah Single Helda Sanira 1441 H

Published

on

By

Kabarhiburan.com Depok

Engkau wanita pilihan
Lahir ke dunia fana ini
Di takdirkan-Nya dipersunting Nabi Baginda Rasulullah……..

Sepenggal syair lagu ini merupakan persembahan Helda Sanira bersama Matadewi Management, Imagination Music serta Kabarhiburan.com —- dipengujung ramadhan menjelang Idul Fitri 1441 H ini 2020
Notasi dan lirik di garab oleh Imam M Nizar dan musik diarransemen oleh Alang Mjk Borneo Sambas.
Terciptanya lagu ini, karena kami telalu banyak di rumah saja lantaran virus covid-19 ini masih merebak. Maka di tengah berlakunya PSBB, kami tak putus untuk tetap kratif dari rumah, harus produktif.

Proses Kreatif Dari Kamar Masing Masing

Uniknya, dalam penggarapan lagu ini, diantara kami tak pernah saling ketemu dalam satu ruangan untuk garap musik, take vocal dan lainnya. Kami kerjakan full dari rumah masing masing via tehnologi android dan leptop.
Bersyukur jika masih ada kurang di sana sini, Seperti, kurang bening dan bulatnya suara Helda, masih bisa kami atasi — karena memang dikerjakannya dari jarak jauh. Helda Sanira sendiri, take vocalnya dari dalam kamar rumahnya, di bilangan Kebayoran Lama he he he he

Sementara, untuk lagu Pergi Haji dan Berangkat Umroh 2 , digarap sekitar tiga bulan menjelang ramadhan tahun ini 1441. Kami masih saling ketemu di studio rekaman di Vints Studio, Pluit bersama sound Engineering, Jupri.
Kurang lebihnya, kami haturkan banyak terimakasih kepada teman yang terlibat di lagu ini, Seperti, Mas Wahyu Saputra yang membidik wajah Helda dari cameranya. Mas Alang Mjk Borneo Sambas yang tak bosan bosannya mengaransemen, Mazmanan untuk lagu Syair Talbiyah, menggawangi mixsing dan mastering dari “ruangan kamar” pribadinya di bilangan Pamulang. Nyaris terlupakan Marina dari Matadewi Management yang mensupport habis untuk Helda Sanira tetap eksis di dunia musik. Yuk kita buka linknya. ( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending