Connect with us

Event

Si Kembar Rena Reni (Bandung) Raih Skor Tertinggi di Kloter Ma’wa

Published

on

Si Kembar Duo Ustazah Rena Reni (Bandung)

Kabarhiburan.com – Hadir sejak waktu sahur hari pertama Ramadan 1443 H, ajang pencarian bakat Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2022 hadir menemani pemirsa Indosiar. Kompetisi ustaz dan ustazah Indonesia ini terus berlanjut, menampilkan Kloter Ma’wa, terdiri dari Rizqi (D.I. Yogyakarta), Alhuda (Deli Serdang), Rena Reni (Bandung), dan Durotun (Lampung), pada Rabu (6/4) pagi.

Keempat ustaz dan ustazah dinilai langsung oleh Ustaz Subki Al Bughury, Ustaz Wijayanto, Ustaz Solmed dan Ustazah Mamah Dedeh. Suasana ajang AKSI Indonesia 2022 Kloter Ma’wa bertambah meriah oleh kehadiran Lesti DA bersama host kesayangan, Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, dan Abdel.

Kompetisi dibuka oleh Alhuda (Deli Serdang) yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Jaga Amanah” dan berhasil mengumpulkan skor 338 poin dari keempat Dewan Juri.

“Materi yang disampaikan oleh Alhuda ini sebenarnya adalah materi yang berat, hanya saja Alhuda dapat menyampaikannya secara lebih ringan. Sehingga dapat lebih mudah dipahami”, ujar Ustaz Solmed.

Demikian pula tema “Manfaat Al Quran” yang dibawakan oleh Rizqi (D.I. Yogyakarta), berhasil meraih skor 341 poin. Sesuai dengan profesi Rizqi (D.I. Yogyakarta) sebagai seorang Guru Tahsin Al Quran, dalam durasi tausiyah selama 5 menit, Rizqi (D.I. Yogyakarta) menyampaikan keistimewaan membaca Al Quran.

“Rizqi luar biasa sekali dapat membawakan tema yang menggambarkan indahnya membaca Al Quran hingga membuat ketenangan hati bagi yang membacanya. Begitu pula program AKSI ini yang sangat baik dan semoga juga bisa membawa ketenangan hati bagi pemirsa,” pinta Ustazah Mamah Dedeh.

Si kembar Rena Reni (Bandung) berhasil mencuri perhatian keempat Dewan Juri lewat kekompakan mereka saat menyampaikan tausiyah dengan tema “Harta Hanya Titipan, Berbagilah”. Duo ustazah Rena Reni (Bandung) meraih skor total tertinggi senilai 356 poin.

Tidak hanya Dewan Juri, komedian Adul pun terkesima dengan keanggunan ustazah kembar asal Bandung ini. Bahkan Adul juga bisa membedakan antara Rena dan Reni.

“Kalian luar biasa sekali. Cantik, pintar, dan baik hati. Penyampaian tausiyah yang sangat menarik dengan kekompakan yang kalian tampilkan”, puji Ustazah Mamah Dedeh.

Berbeda dengan Durotun (Lampung) yang mendapat cukup banyak masukan dari keempat Dewan Juri mengenai tema tausiyah yang dibawakan “Godaan Setan”, hingga mendapat skor terendah yakni 346 poin.

Menurut Dewan Juri, Durotun (Lampung) masih perlu memperbaiki pemilihan dalil yang disesuaikan dengan contoh kasus pada materi tausiyah yang dibawakan.

“Penampilan kamu sudah baik hanya saja penyampaian dalil juga harus benar supaya orang yang mendengarkan tausiyah kita mendapat pengetahuan yang benar”, tutur Ustaz Subki Al Bughury.

Perolehan skor yang telah diraih keempat ustaz dan ustazah diakumulasikan perolehan polling SMS/Vidio di akhir acara, dengan konversi nilai 50% skor dan 50% polling SMS/Vidio.

Posisi teratas ditempati Rena Reni (Bandung) disusul Alhuda (Deli Serdang) dan Durotun (Lampung). Rizqi (D.I. Yogyakarta) yang berada di posisi terendah harus “Wassalam” dan menghentikan perjuangannya di panggung AKSI Indonesia 2022.

Kompetisi AKSI Indonesia 2022 masih terus berlanjut dengan penampilan Hafidz (Tangerang), Andi (Medan), Hakim (Kediri), dan Fera (Sintang) dari Kloter Darussalam yang akan hadir pada Kamis, 7 April 2022 Live di Indosiar sejak pukul 02.00 WIB dini hari.

Nassar menyemarakkan Festival Ramadan 2022

Kemeriahan di panggung “Festival Ramadan” juga masih terus berlangsung. Pada Selasa (05/04) Nassar membuka kemeriahan “Festival Ramadan” dengan menyanyikan lagu “Marhaban”.

Tidak hanya menyemarakkan “Festival Ramadan”, Nassar juga bertugas sebagai Dewan Juri bersama Soimah, Parto, dan Ustaz Wijayanto untuk menilai dua grup hadroh yang tampil yakni Al-Ghifari (Jakarta Timur) dan Al-Mujahidin (Bekasi).

Sementara Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Ruben Onsu, dan Jirayut DAA tampil memandu kemeriahan “Festival Ramadan” dengan celotehan khas mereka.

Di akhir acara, keempat Dewan Juri menentukan Al-Mujahidin (Bekasi) sebagai Juara 1 dan berhak membawa pulang hadiah tunai senilai Rp 5 Juta. Sementara Al-Ghifari (Jakarta Timur) sebagai Juara 2 dengan hadiah senilai Rp 2,5 Juta.

“Festival Ramadan” masih akan terus hadir setiap malam selama Ramadan sejak pukul 22.00 WIB Live di Indosiar. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Vanessa Audrey Dari Sulawesi Utara Menjadi Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska.

Kabarhiburan.com – Malam puncak Miss Indonesia 2022 pada Kamis, 15 September 2022 malam menobatkan Audrey Vanessa yang sebelumnya Miss Sulawesi Utara sebagai Miss Indonesia 2022.

“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Menjadi Miss Indonesia adalah mimpi saya sejak kecil,” ungkap Audrey yang akan membawa nama Indonesia ke ajang Miss World mendatang.

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska. Prosesi ini disiarkan secara langsung dari Studio RCTI+.

Sebelum sampai ke sana, dewan juri terlebih dulu mengerucutkan menjadi 15 finalis terbaik dari 37 finalis yang ada.

Memasuki sesi Q&A menyisakan Top 5, yakni  Miss Jawa Timur Alyssandra Winyoto, Miss Bali Ida Ayu Laksmi, Miss Sulawesi Utara Audrey Vanessa, Miss Riau Naomy Angelica, dan Miss Kalimantan Barat Angelina Aqila.

Audrey berparas cantik dan berusia 22 tahun ini merupakan peraih beasiswa penuh dari Monash University ‘Monash International Leadership Scholarship’.

Selain aktif dalam kegiatan sosial dan menjadi pembicara di berbagai komunitas sosial, ia juga memiliki sederet prestasi, diantaranya Juara 1 Nona Manado, Sulawesi Utara 2022.

“Audrey sebagai Miss Indonesia 2022. Bersyukur perjalanan panjang Miss Indonesia semuanya sudah dijalankan dengan baik malam ini. Antusias penonton juga luar biasa,” ungkap Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman Miss Indonesia Organization. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

123 Judul Film Indonesia Masuk Tahap Penilaian Panitia FFWI 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Industri film layar lebar Indonesia mulai bangkit dan mendapat sambutan menggembirakan dari penontonnya. Situasi ini terbaca pada FFWI (Festival Film Wartawan Indonesia) 2022, yang akan menilai 123 judul film, yang ditayangkan mulai 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop maupun OTT (Over The Top).

Penjurian berlangsung dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panitia FFWI mengelompokkan 123 judul film menjadi empat genre, yakni Drama, Komedi, Horor dan Laga.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Wijaya menyebut banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada tahun 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Yan juga merinci film laga tersebut adalah ‘Mencuri Raden Saleh’, ‘Gatot Kaca’, dan ‘Ben & Jody’.

Selain itu, beberapa film daerah juga masuk penilaian pada tahun ini, meski film-film tersebut ada yang tidak tayang di bioskop. Misalnya film Before, Now & Then (Nana) yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus.

Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan. Sedangkan film Lara Ati yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari beberapa kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Dewan Juri awal akan menentukan unggulan dari empat genre film yakni Komedi, Drama, Laga dan Horor. Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktober 2022. Hasil unggulan penilian Juri Awal, kemudian akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre, yakni Aktor dan Aktris Utama, Aktor dan Aktris Pendukung, Penulis Skenario, Penyunting/Editor, DOP/Penata Kamera, Sutradara, dan Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang akan diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI akan diumumkan pada acara Puncak FFWI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022 mendatang.

Yan Widjaya menerangkan bahwa sebenarnya dalam rentang waktu dari 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesaia yang menayang. Masing-masing terdiri dari 98 film tayang di bioskop, dan 26 film di OTT.

“Satu film berjudul ‘Pesantren’ yang diproduksi Negeri Film, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus silam,” kata Yan Widjaya saat dihubungi Jumat, 9 September.

Demikian pula film superhero S’ri Asih’ tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini, karena baru akan tayang di bioskop pada 6 Oktober 2022, sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal dinilai FFWI tahun depan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Saksikan Ketatnya Persaingan 37 Finalis di Malam Puncak ‘Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 37 wanita cantik dan anggun dari seluruh Indonesia, terpilih sebagai finalis Miss Indonesia 2022 setelah dinyatakan lolos dalam tahap audisi.

Mereka tengah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang diadakan sejak Kamis 1 September 2022, hingga malam puncak pemilihan juara Miss Indonesia 2022, pada Kamis, 15 September 2022 mendatang.

Selama masa karantina para peserta mendapat pembekalan dari orang-orang berkompeten di bidangnya, mulai dari pengetahuan umum, sosial, budaya, kecantikan, olahraga, kesenian, psikologi, kepribadian, serta pembentukan karakter.

Liliana Tanoesoedibyo selaku Chairwomen of Miss Indonesia Organization dan Ketua Dewan Juri Miss Indonesia 2022, menaruh harapannya agar para finalis bisa menorehkan prestasi terbaik.

“Penilaiannya selama masa karantina akan dinilai 70 persen, untuk di malam puncaknya sendiri 30 persen,”  ujar Liliana tentang penilaian Miss Indonesia 2022, dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/9).

Senada dengan Liliana, Miss Indonesia 2021, Carla Yules, berharap kelak yang menerima crown Miss Indonesia 2022 bukan hanya cantik, tapi juga dari manners, impresive.

“Manners, impresive itu seluruhnya dipenuhi karena itu merupakan kriteria dari Miss Indonesia. Yang terpenting ia harus memiliki inner beauty dari dalam, yaitu hati, pikiran, dan seluruh jiwa raga itu harus dipenuhi oleh kebaikan,” ungkap Carla peraih posisi 6 besar Miss World 2021 dan berhasil menjadi Miss World Asia 2021, ini.

Menariknya, Malam Puncak Miss Indonesia 2022 yang disiarkan langsung RCTI dari Studio RCTI+ dikemas sebagai tayangan yang menginspirasi serta menghibur.

Sederetan artis ternama Indonesia akan tampil di panggung yang megah ,di bawah tata lampu menawan nan memanjakan mata para pemirsa yang menyaksikan.

Selain artis Tanah Air, juga bakal hadir tamu spesial dari Miss World Organization yaitu Miss World 2021, Karolina Bielawska.

Bagi pemenang Miss Indonesia 2022, berhak mewakili Indonesia di ajang kencantikan bergengsi tingkat dunia yaitu Miss World.

Saksikan malam puncak Miss Indonesia 2022 Kamis, 15 September 2022 pukul 17.00 WIB hanya di RCTI. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending