Connect with us

Film

Si Mbok Iyem, Puwaniatun Meninggal Dunia

Published

on

Purwaniatun (youtube)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia hiburan Indonesia tengah berduka. Aktris sinetron dan FTV, Purwaniatun menghembus nafas terakhir pada usia 67 tahun di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (23/3) pagi.

Kabar dukacita ini dibenarkan oleh salah seorang cucunya, Gia yang dihubungi Senin siang.

“Iya, meninggal karena sakit pasca operasi, kanker rahim,” kata Gia.

Gia menambahkan, kondisi Purwaniatun melemah pasca operasi kanker pada akhir Januari 2020 lalu.

Sempat dirawat di ICU, neneknya itu akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.33 WIB.

Semasa hidupnya, Purwaniatun seorang aktrin yang disiplin. Ia sering memainkan sosok Mba Pur atau Mbok Iyem, peran asisten rumah tangga streotipe dari Jawa Tengah.

Sejumlah sinetron yang pernah dibintanginya, antara lain, Monyet Cantik dan Serigala Ganteng, Asisten Rumah Tangga, Hidayah, Kawin Gantung dan sejumlah judul FTV.

Selamat jalan, Mbak Pur. Terima kasih sudah menghibur masyarakat Indonesia selama ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Putus Hubungan dengan Corona, Bioskop di Jakarta Tutup Sementara

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara sejumlah tempat hiburan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu yang ditutup adalah bioskop, sejak Senin (23/3).

Keputusan penutupan sementara tempat hiburan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam jumpa pers pada Jumat (20/3/2020).

Anies mengatakan untuk membatasi gerak masyarakat tidak cukup hanya menutup kawasan wisata saja. Menurutnya, penting apabila kegiatan hiburan ditutup.

“Penutupan kegiatan wisata milik pemerintah sudah dilakukan pekan lalu, mulai pekan ini kita harap dunia usaha untuk bersama-bersama, karena kalau hanya dikerjakan sebagian, dan sebagian lain memilih interaksi, maka penyebaran berjalan terus. Mulai Senin kita akan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” kata Anies.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov DKI telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 60/SE/2020 yang menyatakan Pemprov DKI akan melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi selama dua pekan.

Bioskop adalah salah satu usaha hiburan yang ditutup sementara oleh Pemprov DKI. Penutupan berlangsung pada 23 Maret-5 April 2020.

Berikut kegiatan usaha yang wajib tutup selama dua pekan:
a. Klab Malam
b. Diskotek
c. Pub/Musik Hidup
d. Karaoke Keluarga
e. Karaoke Executive
f. Bar/Rumah minum
g. Griya Pijat
h. Spa (Sante Par Aqua)
i. Bioskop
j. Bola Gelinding
k. Bola Sodok
l. Mandi Uap
m. Seluncur
n. Area permainan ketangkasan manual,mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa (***)

Continue Reading

Film

Jefri Nichol dan Aurora Ribero, ‘Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah produksi IFi Sinema dan Screenpay Films menyatakan siap merilis film terbarunya, berjudul Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi.

Momentum ini menjadi yang pertama bagi Jefri Nichol dan Aurora Ribero beradu akting dalam satu judul film layar lebar.

Film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengangkat tema cinta, berhubungan dengan kehidupan lika-liku cinta. Diadaptasi dari novel best seller karya Boy Chandra yang sudah 15 kali cetak ulang sejak edisi perdana pada 2016.

Seperti Hujan yang Jatuh ke bumi, salah satu novel saya yang paling baik sambutannya dari pembaca. Cukup banyak respons setelah mereka membaca, sehingga  saya jadi semakin yakin kalau ada banyak sekali orang yang memendam perasaannya,” ujar Boy.

Boy mengatakan, kini novelnya kini dalam bentuk film. “Semoga film ini dapat mewakili orang yang memendam perasaannya,” pinta.

Sementara sutradara Lasja F. Susatyo pun dengan baik menerjemahkan isi cerita novel tersebut ke dalam bentuk audio visual. Skenario film ditulis oleh Upi dan Piu Syarief.

“Film romantis ini memberi kita perspektif berbeda tentang bagaimana cara kita menyatakan cinta. Mengetahui siapa cinta sejati kita dan mempertahankan ikatan kasih itu sesuatu yang sangat berarti,” ujar Lasja.

“Melalui karakter Kevin, film ini memberi arti bahwa cinta adalah tanpa pamrih, cinta tak egois,” tambahnya.

Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengisahkan tentang cinta segitiga antara Kevin (Jefri Nichol), Nara (Aurora Ribero) dan Juned (Axel Matthew).

Kevin dan Nara adalah sahabat sejak kecil, meski saling menyayangi, mereka berjanji untuk selalu menjadi teman baik selamanya.

Kevin yang lebih sering menemani Nara melalui masa-masa sulit saat percintaannya gagal, ternyata menyimpan rasa lebih dari seorang sahabat, namun tidak pernah berani menyatakan perasaannya kepada Nara.

Ketika Nara jatuh cinta kepada Juned, cowok panjat tebing yang misterius, Kevin merasa tidak ada lagi harapan baginya untuk bisa bersama Nara selamanya.

Selain Jefri Nichol, Aurora Ribero dan Axel Matthew, film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi juga di bintangi oleh Nadya Arina, Rebecca Klopper, Karina Suwandi, Jauhar Robert dan Haris Soedarto. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Coronavirus Tunda Gala Premiere Film ‘Djoerig Salawie’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Merebaknya Coronavirus atau Covid 19 mulai menerpa bisnis hiburan. Produsen film secara bergiliran menyatakan menunda penayangan film garapannya.

Rumah MBK Pictures sudah merencanakan acara Gala Premiere film Djoerig Salawie, di bioskop Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/3) pun harus ditunda.

Penundaan dilakukan setelah mempertimbangkan surat edaran, himbauan dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia menyangkut merebaknya Coronavirus.

Sejauh ini MBK Pictures yang menggarap film Djorieg Salawie akan mengundang tidak kurang 800 penonton dalam acara Gala Prremiere, meliputi rekan-rekan media, partner, undangan khusus, tim produksi maupun pemain film.

Penundaan tersebut dimaksudkan sebagai dukungan atas kebijakan pemerintah yang menyarankan agar menunda kegiatan acara yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

Kebijakan memutus rantai penyebaran virus Corona, juga sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kasus-kasus penyebaran virus di ruang publik.

MBK Pictures tak memungkiri bahwa penundaan ini juga akan menjadi rentetan penundaan sejumlah jadwal-jadwal acara yang sudah disusun dan sudah berjalan selama satu bulan terakhir.

“Penudaan Gala Premiere sampai situasi dan kondisi wabah virus Corona kondusif. Untuk itu kami tidak tahu sampai kapan pastinya,” ujar Aris Muda Irawan dari MBK Pictures, seperti tertulis dalam rilis yang diterima Kabarhiburan.com, Senin (16/3).

Seperti diketahui, acara Nonton Bareng film Djoerig Salawie sudah berlangsung rapi di berbagai kota di Jawa Barat, seperti Karawang, Cikampek maupun Bandung.

Demikian pula happening art dan gimmick promosi berlangsung selama tiga minggu terakhir di Jalan Asia-Afrika, Bandung.

Selanjutnya, sedikitnya 2200 penonton di Karawang dan Cikampek, Jawa Barat, menghadiri acara Nonton Bareng.

Penundaan acara Gala Premiere juga menjadi tanggung jawab moral dalam mengumpulkan massa untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan.

Penundaan bagi MBK Pictures merupakan pilihan bijak dalam menjaga keamanan dan kesehatan mitra media, tamu undangan, para pemain dan tim produksi.

Menunda acara penyelenggaraan acara Gala Premiere merupakan bentuk keprihatinan atas merebaknya virus Corona. Mengenai jadwal acara Gala Premiere, akan diinformasikan lebih lanjut.

“Kami berharap pihak-pihak terkait acara Gala Premiere, bisa memahami penundaan acara. Selanjutnya langkah penundaan ini bisa menjadi keputusan bersama dan dipahami sebagai keprihatinan kita bersama.” tandas Aris Muda Irawan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending