Connect with us

Musik

Siap-siap Nonton Live Streaming 7 Bintang + di Medsos pada 7 Juni 2020

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Roda kreativitas tidak terhenti meski dihadang pandemi, telah menggugah sederet musisi kenamaan yang tergabung dalam formasi 7 Bintang +.

Mereka adalah Fariz RM, Mus Mujiono, Trie Utami, Deddy Dhukun, Memes, Ita Purnamasari, Yuni Shara, ditambah Vina Panduwinata, akan pentas live streaming di sosial media 7 Bintang +, pada Minggu, 7 Junia 2020 mendatang.

Dalam pentas tersebut, 7 Bintang + akan memperkenalkan karya terbaru berjudul Buatlah Dunia Tersenyum Kembali.

Melalui lagu ciptaan Deddy Dhukun ini, mereka bermaksud menebar semangat bagi masyarakat agar bersatu melawan penyebaran virus Corona.

“Inilah ide kami semua ketika melihat kondisi sekarang. Keprihatinan kita bersama bukan hanya Indonesia tapi dunia. Kami ingin melahirkan karya yang menginspirasi dan membawa semangat untuk menghadapi pandemi Covid-19,” jelas Fariz RM, baru-baru ini.

Menurut Fariz RM, single Buatlah Dunia Tersenyum Kembali dicetuskan dalam obrolan ringan mereka saat tur di Balikpapan, setahun silam.

“Awalnya terbentuk ide berlangsung ketika kami tour di Balikpapan. Kata Trie Utami, masa kita show aja. Nggak bikin apa-apa nih?. Dari situlah, oke deh yuk, bikin sesuatu,” cerita Fariz.

Gayung pun bersambut, ide tersebut lantas disambut baik Glen, sang produser. Hanya saja, saat proses pengerjaan materi, pandemi covid-19 hadir melanda dunia.

“Momen itu dianggap penting sekaligus kehendak Tuhan. Inilah saatnya kita berbuat sesuatu yang baru,” kata Fariz.

Melalui lagu Buatlah Dunia Tersenyum Kembali, 7 Bintang + ingin menginspirasi semua orang agar menyadari bahwa pandemi covid-19 adalah bentuk kekuasaan Tuhan.

“Tidak ada satu manusia pun yang terhindar dari ancaman pandemi ini. Kita tidak bisa melakukan apa apa selain menghadapinya dengan siasat cerdas, berfikir positif, hidup sehat, menjaga kesehatan, kebersihan. Itulah arti lagu Buatlah Dunia Tersenyum Kembali,” jelasnya.

7 Bintang + dalam setiap karyanya selalu menyisipkan pesan penting Indonesia, yang terdiri dari ras, suku dan agama yang berbeda, tetapi satu inspirasi menciptakan persatuan bagi Indonesia.

Single Buatlah Dunia Tersenyum Kembali, menambah deretan lagu indah dari Bintang 7+.

“Kebanyakan lagu kita ini bermisi latar religi. Pertama, Jalan Masih Panjang, kedua Jangan Menambah Dosa, ketiga Semua Milik Tuhan dan keempat Buatlah Dunia Tersenyum Kembali, ujar Fariz RM.

Pelantun Barcelona ini  juga menceritakan keseruan selama proses rekaman Buatlah Dunia Tersenyum Kembali. Gara-gara keharusan menerapkan social distancing, mereka melakukan rekaman suara secara bergantian.

“Karena keterbatasan gerak dan social distancing, jadi kita rekaman dengan unik, nggak nyanyi bareng-bareng. Kita rekaman sendiri sendiri. Sebelum nyanyi semua, peralatan disemprot disinfektan dulu. Seru, tapi unik,” ujar Fariz yang menyebut proses penggarapan lagu Buatlah Dunia Tersenyum Kembali berlangsung selama tiga minggu.

“Semoga dengan lagu ini sebangsa dan senegara terinspirasi. Ini kehendak Tuhan, berserah diri, mengakui ketidakberdayaan kita, tapi jangan surut kita harus disiplin menjaga kebersihan, kesehatan tetap sehat semangat dan produktif,” pinta Fariz. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Slank Jajal Panggung Vapezoo, Pengunjung Vape Fair 2022 Nyanyi Bersama

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Grup band Slank baru saja meluncurkan seri Podlott terbarunya, Kuy Podlott V3.

Demi merayakan peluncuran Kuy Podlott V3 kepada penggemarnya, Bimbim Kaka Abdee, Ivanka dan Ridho, hadir menjajal panggung Vapezoo di Vape Fair 2022, pameran Vape terbesar di Indonesia, September 2022 silam.

Aksi panggung Kaka dan kawan-kawan yang energik, segera saja membuat suasana menjadi meriah meriah. Penonton ikut bernyanyi dan bertepuk tangan, membuat area di sekitar both Vapezoo disesaki penonton.

Mereka kompak menyanyi bersama lagu-lagu yang dibawakan Slank. Sebut saja ‘Tong Kosong’,  ‘Ku Tak Bisa’, ‘Balikin’, ‘Poppies Lane Memory’, ‘Full Moon’, ‘Dijalan Podlot’, ‘Mars Slank’, dan masih banyak lagi.

Suara khas Kaka dan iringan musik Bimbim, Ridho, Ivanka, Abdee benar-benar menghibur penunjung.

“Kalian semua keren. Sekeren Vapezoo, yang bisa kalian nikmati kapanpun dimanapun dengan asik,” kata Bimbim.

Tidak bisa dipungkiiri, penampilan Slank ikut mendongkrak pengunjung untuk ikut menikmati produk-produk Vapezoo. Terbukti, sedikitnya 300 hexohm darzoo dan hexohm limited terjual habis hanya dalam waktu 7 jam.

Bersama Vapezoo dan Tigac, Slank memang gencar melebarkan bisnisnya di industri vape belakangan ini.

Beberapa produk seperti liquid Slank podlott dengan 7 rasa dan device kuy Podlott telah diperkenalkan Slank,Vapezoo, Movi dan Tigac. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Eternity Gate Rilis ‘Depresi’ dan ‘Lepaskan’ di Panggung Calling Scream

Published

on

By

Eternity Gate rilis double single ‘Depresi’ dan ‘Lepaskan’

Kabarhiburan.com – Indonesia kembali kedatangan band pendatang baru, Eternity Gate, yang mengusung aliran musik cadas. Sebagai gebrakan awal, band asal Semarang ini merilis double single bertajuk Depresi dan Lepaskan.

Nantikan kehadiran band yang membawa formasi Wawan (vokal), Cahyo ‘Tyo’ Sulistyo (gitar), Cahyo ‘Iyok’ Dwi H (bass) dan ‘Rey’ Zavier (drum), ini di panggung Calling Stream yang digelar oleh Jakarta Keras, pada Minggu, 25 September 2022 mendatang.

Eternity Gate akan merayakan perilisan single Depresi dan Lepaskan, dengan menyuguhkan format istimewa yang menghadirkan bintang tamu senior Trison Manurung (Roxx),

Selain Eternity Gate, pesta musik yang berlangsung di Rooftop Ps. Gembrong Baru, Cipinang, Jakarta Timur, juga dimeriahkan band-band cadas seperti Thrashline, Bestiality, Angkara, Disgusting God, Dead Chromatix, Toiletsounds, F.O.D., Despised hingga Cultural.

Tentu saja Eternity Gate akan tampil dengan konsep berbeda demi memenangkan persaingan di ranah independent.

Sesuai namanya, Eternity Gate ingin mengarahkan eksistensinya ke keabadian. Tentunya dalam arti, bisa bertahan lama dan selalu melahirkan karya.

“Kami mempunyai kesamaan dalam aliran ini, bertekad untuk terjun ke dalam dunia musik semaksimal mungkin, dan selalu mengeluarkan karya-karya,” kata para personel Eternity Gate, dalam keterangan tertulis pada Senin, 26 September 2022.

Single Depresi dan Lepaskan digarap selama sebulan, menceritakan tentang fenomena di sekitar kehidupan manusia, tentang keputusasaan dengan segala permasalahan kehidupan, dosa dan sebagainya.

Eternity Gate mengeksekusi rekaman dua single tersebut di Studioqu Music Recording, Semarang. Termasuk untuk pemolesan penataan suara (mixing) serta pelarasan suaranya (mastering).

Keganasan hardcore serta kedinamisan metalcore menjadi formula utama Eternity gates dalam menggarap musiknya. Khususnya di dua karya lagu awal mereka itu.

“Kami menggabungkan dari beberapa influence, di antaranya seperti Pantera, Lamb of God, Sepultura dan Slipknot,” kata Tyo, yang juga tercatat sebagai gitaris di unit symphonic rock, Cultural Band.

Setelah merilis ‘Depresi’ dan ‘Lepaskan’, Eternity Gate yang dibentuk pada 26 Desember 2021, ini juga ancang-ancang menyiapkan album mini (EP) dalam format digital. Beberapa materi lagu baru sudah di tangan dan siap direkam.

“Konsep musik kami ami cenderung ke hardcore dan metalcore, namun juga masih terasa sentuhan old-school-nya,” pungkas Tyo. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Tiga Sekawan Briana Lahirkan Single Perdana ‘Cinta Baru’

Published

on

By

Tiga sekawan personel Briana: Achi Nasution, Brando dan Yazid.

Kabarhiburan.com – Pandemi belum sepenuhnya berakhir, namun grup musik Briana percaya diri terjun di industri musik Indonesia.

Dibentuk pada pertengahan 2022, Briana menyatakan siap mewarnai belantika musik Tanah Air. SingleCinta Baru’ dengan genre pop jadi langkah pertama mereka menggaet pendengar musik Indonesia.

Grup band asal Jakarta ini solid dengan tiga sekawan, yakni Achi Nasution (Vokal), Brando (Gitar) dan Yazid (Drum). Sempat bermusik dengan grup band sendiri, akhirnya mereka bertemu dan menemukan kecocokan di Briana.

Sebut saja vokalisnya, Achi Nasution, mantan vokalis band Speedpop yang merilis single pada 2010 silam. Begitu pula, Brando, sempat tergabung di Sinbad, band di bawah naungan label Nagaswara.

Sementara sang drummer, Yazid adalah drummer dari band bernama Ilang dan juga Good Gangster.

Achi Nasution menyebutkan single berjudul ‘Cinta Baru’ berirama melow mengangkat tema cinta yang universal.

“Kami angkat tema cinta, karena lirik tentang cinta itu kan umum ya, siapapun itu pasti punya kisah cinta,” ucap Achi Nasution, dalam keterangan persnya, baru-baru ini.

Cinta Baru’ menceritakan tentang kisah berakhirnya cinta seseorang dengan pasangannya. Namun ‘Cinta Baru‘ mengajak orang untuk move on, melupakan kesedihan karena putus cinta dan mengajak untuk membuka hati bagi sebuah cinta baru.

“Liriknya mengajak kita untuk move on. Jangan berlarut dalam kesedihan. Intinya sih begitu,” ujar Achi Nasution menambahkan.

Sementara itu, Brando menjelaskan, bahwa nama Briana tersebut diambil dari inisial nama ketiga personel, Brando, Yazid, dan Achi Nasution.

“Briana ini diambil dari inisial nama kita. Briana ada artinya juga, yakni bangsawan, atau berbudi luhur,” jelas Brando.

Ketiganya optimistis karya mereka bisa diterima pasar musik Tanah Air.

“Kami berharap, lagu perdana ini bisa disukai masyarakat. Semoga lagu ini bisa diterima di industri musik Tanah Air,” pinta Brando yang dalam waktu dekat akan memperdengarkan ‘Cinta Baru’ ke sejumlah radio di Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending