Connect with us

Event

Sinergi Ote Abadi dan Goes Noeg Ciptakan ‘Deklarasi Kebangsaan Kedua’ di GSUI

Published

on

Goes Noeg dan Ote Abadi mengapit lukisan berjudul ‘Deklarasi Kebangsaan Kedua’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah membuat derita dan tangis, selain menorehkan hikmah agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, bersatu dan gotong royong. Sekaligus menyadarkan, bahwa kita merupakan Putera Puteri Bangsa Besar.

Demikian antara lain disampaikan musisi senior Ote Abadi, di Sekretariat Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) Jakarta, Senin (8/6).

“Kita Putera Puteri Bangsa Besar. Bersatulah, bergeraklah. Demi cinta, demi nama besar Indonesia. Sutera Merah Putih, hapus airmata. Ibu Pertiwi terlalu lama menangis.” seru Ote Abadi menukil syair dalam lagu ciptaannya berjudul Putera Puteri Bangsa Besar.

Sambil memetik gitarnya, Ote Abadi pun menyanyikan lagu penggugah semangat tersebut. Kemudian dirangkai dengan dua lagu lain bertema senada, yakni Damai Damailah Indonesia dan Selamatkan Indonesia.

Menariknya, tema dari ketiga lagu tersebut, divisualkan oleh maestro lukis dan perupa Islam, Agoes Noegroho yang biasa dipanggil Goes Noeg ke dalam lukisan.

Goes Noeg menorehkan kuas dan cat akrilik di atas kanvas putih berukuran 1 meter persegi, diiringi nyanyian Ote Abadi. Jadilah, sebuah atraksi dan sinergi yang langka dan menarik.

Petikan gitar diujung lagu ketiga pun dari Ote Abadi merupakan saat terakhir bagi Goes Noeg melukis.

“Bisa saya bilang, lebih dari 90 persen lukisan ini sudah selesai. Saya tinggal merapikan saja,” ujar pelukis kelahiran Semarang ini.

Momen ini menjadi kali pertama mereka disandingkan, yakni dalam rangka memadukan semangat kebangsaan menyambut HUT Proklamasi Republik Indonesia ke-75 mendatang.

“Ide sinergi ini begitu cepat, baru kemarin dapat kabar, hari ini langsung lukis. Sinergi ini sengaja kami ciptakan menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia tercinta,” ujar Goes Noeg yang dibenarkan oleh Ote Abadi.

“Ini adalah pengalaman pertama bagi saya. Biasanya berkolaborasi dengan sesama musisi, sekarang justru dengan maestro Goes Noeg,” imbuh Ote Abadi yang ikut menyimak penjelasan Goes Noeg tentang makna lukisannya.

Menurut Goes Noeg, warna Merah Putih dikelilingi aneka warna lain bagai pelangi nan indah, melambangkan bahwa Indonesia diperkaya oleh berbagai suku, agama, pulau, bahasa dan budaya.

“Kemudian ada cahaya spektrum mengarah keatas menggambarkan bahwa kehidupan kita senantiasa bersandar pada kehendak sang Pencipta,” ujar Goes Noeg tentang lukisan yang diberi judul Deklarasi Kebangsaan Kedua.

Sinergi kedua seniman kawakan ini mendapat apresiasi langsung dari Harry ‘Koko’ Santoso selaku penasehat GSUI.

“Terimakasih kepada maestro Goes Noeg dan musisi Ote Abadi yang menunjukan sinergi yang luar biasa ini. Harapannya bangsa Indonesia kembali bersatu, terlebih di masa pandemi covid-19 ini, kita harus saling bantu,” ujar Koko. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Popo Gingsul (Lampung) Memikat Empat Mentor dengan Goyang Putar Mantul

Published

on

By

Kabarhiburan.com– Jelang babak Top 20 Bintang Pantura 6 Indosiar, Juragan Soimah membebaskan para Mentor, yakni Nassar (Tim Kiyowo), Via Vallen (Tim Sayang), Jenita Janet (Tim Happy), dan Dewi Perssik (Tim Terpesona), menentukan lima biduan dan biduanita dari masing-masing tim untuk melaju ke babak Top 20 Bintang Pantura 6.

Panggung Pilih-Pilih Grup 9 yang berlangsung Selasa (14/9), diawali penampilan Popo Gingsul (Lampung), menyanyikan ‘Sayang 2’. Ia berhasil mengajak seisi Studio 5 Indosiar bergoyang Putar Mantul, serta memikat keempat Mentor untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik menjadi Mentor pertama mendorong tuas disusul oleh Jenita Janet, Via Vallen, dan Nassar.

“Saya terpesona dengan suaranya yang sangat bagus. Jarang loh, penyanyi yang bisa bernyanyi sambil bergoyang dan tetap mengatur pernafasan dengan baik,” puji Dewi Perssik, dibenarkan Nassar yang  pernah tampil satu panggung di event offair bersama Popo Gingsul (Lampung) sebelum pandemi.

Pantura Boys pun langsung berebut untuk foto bersama Popo Gingsul (Lampung). Setelah mendapat pujian dari keempat Mentor, Popo Gingsul (Lampung) menjatuhkan pilihannya untuk bergabung ke Tim Happy.

Garryn Nugraha (Kuningan) juga diperebutkan oleh Dewi Perssik, Via Vallen dan Jenita Janet yang mendorong tuas. Lagu “Ra Kuat Mbok” yang Garryn Nugraha (Kuningan) bawakan dengan menyisipkan beatbox.

Soimah

“Suara dan penampilan kamu bagus. Keren kamu pokoknya, tidak semua orang punya kemampuan beatbox. Aku tertarik sama kamu dan aku berharap kamu bisa masuk ke Tim Sayang,” harap Via Vallen, yang langsung disambut Garryn Nugraha (Kuningan) untuk bergabung di Tim Sayang.

Selanjutnya, “Secawan Madu” dipersembahkan oleh Ryndi Noviantika (Cirebon) dengan goyangan Seblak Senggol, hanya memikat hati Dewi Perssik untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik optimis dapat mengasah kemampuan Ryndi Noviantika jika bergabung ke Tim Terpesona.

“Dewi itu sangat peka dengan kemampuan para peserta. Tadi goyangan Ryndi juga sangat bagus,” puji Juragan Soimah yang langsung mencoba goyang Seblak Senggol.

Okky Saputra (Mojokerto) jadi biduan terakhir dari Grup 9  membawakan “Pengobat Rindu”, belum berhasil memikat keempat Mentor.

“Mungkin di tahun-tahun sebelumnya saya bisa memilih kamu. Saya tidak pernah mempermasalahkan penampilan kamu yang mirip dengan saya, malah saya bersyukur sekali. Tapi kali ini saya ingin Tim Kiyowo hanya terdiri dari biduanita saja”, ungkap Nassar.

Okky Saputra (Mojokerto) harus turun panggung dari Bintang Pantura 6 karena tidak ada Mentor yang memilih.

Sementara di akhir acara tidak ada Mentor yang menggunakan kesempatan untuk Tarik Selendang. Sehingga Popo Gingsul (Lampung) tetap berada di Tim Happy, Garryn Nugraha (Kuningan) bergabung dalam Tim Sayang, dan Ryndi Noviantika (Cirebon) di Tim Terpesona. (TS. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

RANS PIK Basketball Milik Raffi Ahmad Ramaikan Kompetisi IBL 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kurang dari enam bulan sejak mengakuisisi RANS Cilegon FC tampil di kompetisi sepak bola liga 2 Indonesia, presenter kondang Raffi Ahmad kini melahirkan RANS PIK Basketball, yang akan ikut berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL) 2022 mendatang.

Raffi menyebut alasannya melahirkan RANS PIK, basket ball dan sepak bola merupakan olahraga kegemarannya. Ia pun ingin ikut memajukan bola basket di Indonesia.

“Sebenarnya saya sendiri memang suka dengan olahraga. Saya dulu main bola dan basket. Saya melihat basket ini merupakan satu olahraga yang termasuk lifestyle,” kata Raffi dalam jumpa pers virtual,  Rabu (15/9/2021).

“Kalau melihat NBA, hype-nya kan keren banget. Saya rasa di Indonesia, mudah-mudahan dengan hadirnya kita bersama-sama, kita bisa membuat basket kita semakin maju,” ujarnya.

RANS PIK dinyatakan lolos verifikasi, bersama klub Bumi Borneo Basketball Pontianak, Evos Basketball Bogor dan Tangerang Hawks.

Keempat klub baru tersebut menggenapi 16 klub yang berkompetisi di IBL 2022, sekaligus menciptakan aura persaingan yang semarak dan seru.

“Dengan adanya tambahan empat klub baru ini, jumlah pertandingan IBL musim depan akan bertambah banyak. Musim reguler IBL 2022 akan memainkan 176 pertandingan,” ujar direktur utama IBL Junas Miradiarsyah.

Bertambahnya jumlah klub sekaligus memperluas penyebaran klub ke berbagai daerah. “Semula klub-klub IBL tersebar di delapan kota, kompetisi mendatang akan diikuti 16 tim dari 12 kota di seluruh Indonesia,” papar Junas, yang berharap potensi para pemain muda akan semakin tergali.

Selain keempat klub baru tersebut, IBL 2022 akan diikuti Bali United, Dewa United, Satria Muda Jakarta, Bima Perkasa Jogjakarta, Prawira Bandung, Pelita Jaya Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Jakarta, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga dan West Bandits Solo. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

PT Kresna Bersama Kawan-kawan Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kampung Cikadu

Published

on

By

Yuni Talim turun langsung membagikan paket sembako kepada warga.

Kabarhiburan.com, Banten – Pandemi yang berkepanjangan tidak meyurutkan semangat PT. Kresna, di bawah pimpinan Yuni Talim dan Kawan-kawan untuk berbagi dengan sesama.

Kegiatan serupa sudah berlangsung sejak merebaknya pandemi Covid-19 pada tahun 2020, dimaksudkan bukan sekadar mencari sensasi, melainkan demi meraih keberkahan.

Kali ini, PT Kresna dan Kawan-kawan membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang tidak mampu di Kampung Cikadu, Pandeglang, Banten, Sabtu, 11 September 2021.

“Diharapkan paket sembako dapat membantu beban masyarakat yang kurang mampu,” ujar Yuni Talim, selaku Direktur Utama PT Kresna, turun langsung membagikan paket sembako kepada warga.

Seluruh rangkaian pembagian sembako dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan mengenakan masker.

Mengingat banyaknya sembako yang harus dibagikan, kegiatan akan dilajutkan pada Minggu (12/9), di desa lain yang belum dikunjungi.

Aksi berbagi PT Kresna langsung disambut hangat  dari warga serta pemerintahan desa setempat. Mereka berharap kegiatan serupa terus berlanjut, untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19. (TS)

Continue Reading
Advertisement

Trending