Connect with us

Sinetron

Sinetron ‘Doaku’, Kisah Cinta Segitiga Terus Berulang

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indosiar sudah dikenal masyarakat dengan sajian drama yang memikat, seperti Kisah Nyata dan Pintu Berkah. Setasiun televisi yang bermarkas di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat ini kembali menghadirkan sinetron terbaru berjudul Doaku. Tayang setiap hari, mulai Senin (24/6) pukul 11.30 WIB.

Alur cerita Doaku yang memikat, patut disimak sampai habis, apalagi aktor dan aktris pendukung sinteron ini sudah tidak asing bagi pemirsa. Sebut saja di antaranya, Citra Anggun, Gita Sinaga, Ajeng Kartika, Hans Hosman, Teuku Mirza, Raeshard Octaviansyah, Ivanka Suwandi dan masih banyak lagi.

Menceritakan kehidupan rumah tangga pasangan Shinta (Cinta Anggun) dan Rian (Raeshard Octaviansyah) yang kaya dan tampaknya bahagia bersama Ayu, bayi berusia 1 tahun, buah cinta mereka.

Kebiasaan Shinta hidup berfoya-foya menjadi kompensasi atas sibuknya Rian dalam berbisnis, mendadak kacau balau saat Rian memiliki kehidupan lain bersama Nilla (Gita Sinaga). Bahkan, mereka sudah dikaruniai bayi mungil Lulu, yang baru saja lahir.

Bukan main marahnya Nilla yang menuduh Rian telah berbohong. Pertengkaran mereka berakhir tragis setelah mobil yang mereka kendarai terjun ke sungai. Dalam kecelkaan itu, Rian meninggal dunia dan  Nilla dinyatakan hilang.

Nasib malang menimpa Lulu, akhirnya dirawat Shinta demi memenuhi permintaan terakhir Rian. Namun tidak lama berselang, Shinta bermaksud membuang Lulu. Beruntung, niat jahat Shinta dihentikan Fitri (Ajeng Kartika), pembantunya yang ingin merawat Lulu layaknya anak kandung sendiri.

Lima tahun kemudian, Lulu (Naqueenza) yang tinggal bersama Fitri di rumah Shinta, selalu mendapatkan perlakuan buruk dari Shinta maupun Ayu (Makayla) yang didukung oleh Udin (Teuku Mirza), suami Fitri.

Mendapat perlakuan buruk dari orang di sekitarnya,  bocah kecil, Lulu kecil tidak pernah mengeluh kepada ibunya. Ia tetap anak manis, selalu bersikap sabar, tabah dan ceria.

Sempat menghilang selama bertahun–tahun, ternyata Nilla masih hidup. Hanya saja, mengalami amnesia dan berganti nama menjadi Safira. Ia  bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Panji (Hans Hosman), duda kaya raya yang mempunyai anak semata wayang bernama Bumi (Rayhan).

Safira sangat menyayangi Bumi layaknya anaknya sendiri. Sikap Safira pada Bumi rupanya menerbitkan rasa cinta Panji pada Safira. Namun Bu Brata (Ivanka Suwandi), ibunya Panji, malah menjodohkan Panji dengan anak dari temannya, yang tak lain adalah Shinta. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Intan Permata dan Bima Samudra Tak Canggung Beradegan Mesra di Sinetron ‘Angling Dharma’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Bagi penggemar serial kolosal ‘Angling Dharma’, pasti tidak asing lagi dengan Patih Batik Madrim dan istrinya Dewi Kusuma Gandawati. Kedua tokoh tersebut akan diperankan oleh aktor Bima Samudra dan aktris Intan Permata.

Keduanya akan adu akting sebagai suami istri dalam sinetron kolosal ‘Angling Dharma’ yang siap tayang di aplikasi Maxstream. Bima dan Intan mengaku tak canggung saat harus beradegan mesra layaknya suami istri.

“Chemystry dapat banget ya, klop gitu, karena memang keseharian bersahabat,” tutur Intan Permata, Senin (20/9/2021).

Intan Permata mengaku sering berdiskusi tentang akting yang dilakoninya tersebut dengan Bima Samudra.

“Di lokasi syuting kita sharing bareng, saling dukung saja saat beradu akting,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Bima Samudra yang mengatakan tak canggung saat beradegan dengan Intan Permata yang berperan sebagai Dewi Kusuma Gandawati.

“Kami latihan silat bareng, karena ini kan sinetron kolosal ya. Kita saling dukung aja, saling evaluasi jika ada kekurangan, saling support,” terangnya.

Intan dan Bima berharap sinetron yang mereka bintangi tersebut digemari masyarakat Indonesia.

“Semoga akting kita bagus dan cerita sinetronnya juga menarik, di sinetron ini memang ada suka dan dukanya dan itu pengalaman berharga buat kita,” tandas Intan Permata.

Continue Reading

Sinetron

Shanice Margaretha Cerita Pertama Main Sinetron ‘Naluri Hati’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Memasuki pekan ketiga sinetron ‘Naluri Hati’ tayang di SCTV, setiap hari pada pukul 21.30 WIB. Aktris Shanice Margaretha Lie mengenang masa-masa awal pertama kali terjun ke sinetron striping, yakni di sinetron ‘Naluri Hati’.

Semua berawal dari tawaran rumah produksi SinemArt. Tawaran untuk main di sinetron, meski hal baru baginya tidak disia-siakan, seperti diceritakan gadis berusia 24 tahun ini kepada wartawan, Jumat (17/9) sore.

Shanice memang sudah membintangi lebih dari dua puluh judul FTV dan sebuah film layar lebar.

“Ini striping pertama, rasanya wow amazing, seru. Dapat cerita yang enggak biasa penggarapannya dari SinemArt. Enggak ‘kaleng-kaleng’,” ujar Shanice, didampingi Samuel Zylgwyn dan Brian Mckenzie.

“Dapat lawan main, para senior pula. Memang kami ada gap usia, tetapi mereka awet muda dalam hal selera, bercanda, sehingga asyik-asyik aja diajak berdiskusi tentang akting,” ujar Shanice yang berharap karya mereka disukai pecinta sinetron Tanah Air.

“Syuting di Bali, juga seru. Bisa kerja sambil refresihing. Ha ha ha,” celoteh Shanice riang.

Menariknya, sutradara Gita Djun memercayakan Shanice memainkan karakter gadis yang mengalami amnesia partial (ketidak mampuan mengingat beberapa orang dalam jangka waktu tertentu). Di satu sisi, Shanice sebagai Dinda, lalu di sisi lain menjadi sosok Nayla.

Karakter Shanice yang demikian, membuat penonton selalu terbawa perasaan. Pada episode 17, misalnya, Shanice yang memerankan Nayla sedang tidur, kemudian bermimpi didatangi pria asing, yang diperankan Anwar Fuadi.

Nayla sama sekali tak mengenali sosok pria itu, namun merasa pernah bertemu di satu tempat. Karena hilang ingatan, Nayla tak bisa menemukan jawaban atas mimpinya.

Nayla lalu mencari tahu tentang mimpinya dengan menemui ibu sambungnya, Rina (Debby Cinta Dewi). Dia datang ditemani kekasihnya, Zain (Samuel Zylgwyn). Perlahan mimpi itu mulai menemukan jawaban. Dari sini sedikit terungkap tentang sosok Nayla.

Demi menguatkan karakternya sebagai penderita amnesia partial, Shanice mengaku tidak perlu jauh-jauh belajarnya. Informasinya didapat dari media sosial, lalu dilengkapi dengan arahan sutradara.

“Baik sebagai Nayla maupun Dinda, kartakternya sama, yakni jago beladiri, ceria, peyayang dan tidak mendendam,” jelas Shanice yang membintangi film Persahabatan Bagai Kepompong ini.

Shanice membenarkan dirinya sebagai Nayla pacaran dengan Zain, sosok pengusaha yang ganteng, pemberani, berwibawa dan bertanggung jawab. Di sisi lain, saat sebagai Dinda, ia digadrungi oleh Sandy, seorang vokalis band.

Kekuatan karakter yang diperankan oleh masing-masing pemain, membuat sinteron ‘Naluri Hati’ mendapat sejumlah pujian dari netizen dan pemirsa SCTV. (Tumpak S. Foto-foto: Instagram)

Continue Reading

Sinetron

Choky Andriano Jadi Raja nan Jahat di Serial Kolosal Terbaru, ‘Angling Dharma’

Published

on

By

Choky Andriano (Instagram: ck.andriano)

Kabarhiburan.com – Wajah aktor Choky Andriano tentu sudah tidak asing lagi bagi penggemar serial kolosal Indonesia. Dia juga membintangi puluhan FTV. Bakat aktingnya semakin terasah, sejak pertama kali memerankan tokoh antagonis, di serial ‘Angling Dharma’ (2000 – 2005).

Menyusul serial kolosal lainnya, seperti ‘Karmapala’, ‘Misteri Gunung Berapi’, ‘Nyi Roro Kidul’, ‘Tutur Tinular’, ‘Brama Kumbara’, dan masih banyak lagi judul serial yang pernah dibintangi pria berusia 38 tahun ini.

Perjalanan panjang karirnya sebagai aktor, telah membentuk kemampuan Choky memerankan tokoh kerajaan yang mumpuni. Tak heran, hingga saat ini Choky masih akan wira-wiri karena Choky akan tampil di serial kolosal terbaru, berjudul ‘Angling Dharma’.

“Bermain sinetron laga memang sudah sering banget, memerankan tokoh-tokoh ksatria. Di sinetron sekarang, saya berperan sebagai Syudawirat, sosok Raja Malwapati yang hanya bersifat sementara menjadi raja,” tutur Choky Andriano.

Serial ‘Angling Dharma’ terbaru ini akan ditayangkan melalui aplikasi Maxstream. Ayah tiga anak ini akan beradu akting dengan Diana Dee, Afdal Yusman, dan Alyrine Jasmine.

Choky mengaku tidak asing lagi dengan karakter Syudawirat yang antagonis, tokoh yang pernah diperankannya pada tahun 2000 silam.

“Saya memerankan tokoh jahat memiliki karakter yang temperamental, pendendam, sakit hati terutama setelah kematian sang istri,” jelasnya.

Sementara aktor Afdal Yusman akan menjadi Angling Dharma, Raja Malwapati  yang memiliki rambut panjang lurus, tampan, gagah dan kharismatik. Adapun  Diana Dee memerankan Dewi Sekar Wangi selaku istri alias permaisuri Angling Dharma, Sri Ratu Malwapati.

“Sebagai permaisuri dari seorang raja besar, saya dituntut tampil cantik dan anggun, penyayang, bermental baja dan cerdas,” kata Diana Dee.

Sementara itu, untuk pemeran antagonis wanita akan diperankan oleh Alyrine Jasmine sebagai Siwa, tokoh ilmu hitam yang secara fisik dituntut untuk memiliki penampilan muda dan cantik untuk menarik para lelaki. (TS)

Continue Reading
Advertisement

Trending