Connect with us

Sinetron

Sinetron Misteri Gunung Merapi Versi Baru, Kini Hadir di MNC TV

Published

on

Endah (ketiga dari kiri, depan) bersama para pendukung sinetron Misteri Gunung Merapi usai acara selamatan penayangan perdana.

MNC TV mengajak penontonnya bernostalgia dengan sosok Mak Lampir dan Sembara, melalui serial Misteri Gunung Merapi versi baru.

Disebut versi baru, lantaran tim kreatif MNC Pictures sengaja mengemas serial kolosal legendaris ini menjadi tontonan kekinian yang menghibur.

Simak saja, sinetron berdurasi 60 menit ini memanfaatkan teknologi grafis matte painting yang konon mampu menampilkan visual lokasi lebih real.

Sudah begitu, serial ini juga menghadirkan para pemain muda berbakat. Sebut saja, Juliana Mochtar si finalis Puteri Indonesia (2010) berperan sebagai Atika. Sementara Varissa Camila terpilih  memerankan sosok Mak Lampir dan aktor muda Farrel Akbar kebagian karakter Sembara.

Mereka berkolaborasi akting dengan para pemain langganan di sinetron  kolosal, seperti Tiffany Jane dan Fery Ixel.

Misteri Gunung Merapi diangkat dari cerita rakyat tentang dendam Mak Lampir terhadap Ki Ageng Prayogo yang menguburnya di peti dengan Rajah Asmaul Husna dan paku emas, yang ditaruh di dalam goa.

Setelah 130 tahun lamanya terkubur, Mak Lampir berhasil bangkit kembali. Berkat kesaktiannya, Mak Lampir berjanji menumpas semua keturunan Ki Ageng Prayogo.

Janji tersebut dimulai Mak Lampir dengan membuat geger di Kerajaan Mataram. Mak Lampir  membunuh seorang demi seorang keturunan Ki Ageng Prayogo.

Tidak mau tinggal diam, Sultan Agung mengerahkan para punggawanya untuk meringkus Mak Lampir.

Kisah selanjutnya adalah lika-liku perjuangan Kyai Jebat, Nyi Bidara dan Sembara dalam menghadapi Mak Lampir bersama pasukannya.

Menandai penayangan perdana Misteri Gunung Merapi, Endah Hari Utari, selaku Direktur Programing MNC TV, menyebut sinetron ini menjadi sangat spesial lantaran cerita yang disuguhkan berdasar pada riset dan diskusi panjang.

“Mudah-mudahan sinetron ini melengkapi sinetron MNC TV lain yang sekarang sedang tayang. Kami ucapkan selamat menyaksikan,” ajak Endah, dalam acara selamatan penayangan perdana sinetron Misteri Gunung Merapi, di Jakarta, Senin (19/11).

Ikuti kisah menarik Misteri Gunung Merapi, saban hari di MNCTV, jam 20.00 WIB.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Reaksi Penonton ‘Dari Jendela SMP’ jika Rey Bong dan Emiliano Bertukar Karakter

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kisah persahabatan diwarnai konflik keluarga yang pelik, dikisahkan lewat sinetron Dari Jendela SMP, tayang saban hari di layar SCTV pukul 17.50 WIB.

Para pemain utama, Sandrinna Michelle (Wulan), Rey Bong (Joko), Saskia Chadwick (Santi), Kiesha Alvaro (Roni), Rayensyah Rassya (Indro), Aqeela Calista (Ria), Safira Ratu Sofya (Lily) dan Emiliano Fernando (Gino), mampu memainkan karakter masing dengan baik, membuat sinetron ini mendapat tempat terbaik di hati penonton.

Setelah melewati episode 150, kedelapan bintang tersebut menemui pemirsa, khususnya yang berada di Surabaya dalam virtual 3xtraOrdinary Meet and Greet, Sabtu (24/10).

Kekompakan mereka diuji oleh dua host David Rizal dan Dorothea Ayu lewat berbagai games menarik yang disediakan oleh tim kreatif SCTV.

Beragam keseruan ditampilkan yang ujungnya membuat pemirsa gemas melihat tingkah laku mereka.

Salah satunya, Safira Ratu Sofya dan Sandrinna bergaya K-popers sejati, saat berduet menyanyikan lagu Du-du-du, milik BlackPink.

Demikian pula, Sandrinna dan Rey Bong ternyata berbeda dalam hal selera, khususnya makanan kegemaran. Sandrinna mengaku lebih menyukai makanan pizza dan makanan ala barat lainnya, sementara Rey Bong lebih doyan makan dendeng.

Dua penonton yang beruntung, Nur Syafika dan Veronica menyapa para pemain Dari Jendela SMP secara virtual

Di sisi lain Joko enggan diboncengin sepeda oleh Wulan, karena dirinya tidak mau melihat Wulan kelelahan.

“Joko nggak mau Wulan capek. Makanya sering bonceng pakai motor,” ucap Reybong menjawab  David dan Dorothea.

Berbeda dari Meet and Greet sebelumnya. Kali ini David Rizal dan Dorothea Ayu mengundang dua pemirsa Nur Syafika dan Veronica yang beruntung untuk menyapa idolanya.

Nursyafika menanyakan pelajaran favorit Sandrinna di sekolah.

“Aku suka IPA karena cita-cita ingin jadi dokter. Lalu IPS lebih tau banyak tentang sejarah,” jawab Sandrinna.

Mewakili rekan-rekannya, Emiliano berkesempatan mengulik keinginan pemirsa tentang dirinya bertukar peran dengan Rey Bong.

“Gimana setuju nggak kalau aku (Emiliano) jadi Joko dan Rey Bong jadi jahat,” tanya Emil.

“Aku ndak setuju, nanti siapa yang jagain Wulan kalau Jokonya diganti,” protes Syafika yang membuat pemeran lainnya tertawa.

Sebaliknya, Veronica menjawab setuju berganti karakter. Alasannya, masing-masing karakter bisa dilakukan Rey Bong dan Emiliano.

“Boleh, mereka kan pintar memainkan karakter,” jawab Veronica. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Iris Bella Come Back Lewat Sinetron ‘Indah Pada Waktunya’, Ini Sinopsisnya

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kerinduan penggemar kepada aktris Irish Bella diharapkan terobati dengan hadirnya sinetron ‘Indah Pada Waktunya’ di layar SCTV sebagai persembahan terbaru. Sinetron garapan SinemArt ini hadir mulai hari ini, Senin 19 Oktober 2020, pukul 16.40 WIB.

Melihat jam tayangnya, ‘Indah Pada Waktunya’ akan menggantikan sinetron ‘Cinta Tapi Benci’.

Sinetron garapan SUTRADARA Emil G. Hamp ini mengetengahkan kisah kehidupan keluarga dengan segala permasalahannya, mengusung sederet nama aktor dan aktris papan atas, seperti Irish Bella, Ersya Aurelia, Bryan Domani, Rizky Nassar, Roger Danuarta, Anjasmara, Lydia Kandou, Teuku Ryan, Dylan Carr, Anthony Xie, Sylvia Menul, dan Windy Wulandari.

Sinetron Indah Pada Waktunya dibuka dengan sosok Salma (Ersya Aurelia) seorang gadis pekerja keras yang memiliki mimpi menjadi artis terkenal seperti artis pujaannya yaitu Marissa (Windy Wulandari).

Namun ada satu rahasia yang tidak diketahui Salma selama ini, yakni Aisah  (Sylvia Menul) yang selama ini  mengurus dirinya dengan penuh cinta dan sudah dianggap sebagai ibu kandungnya ternyata bukanlah ibu kandungnya. Justru Marissa yang merupakan ibu kandung Salma.

Aisah sendiri merupakan sahabat baik Marissa semasa sekolah. Karena ingin meniti karier menjadi seorang artis, sehingga Marissa menitipkan Salma sejak masih bayi kepada Aisah.

Walaupun bukan anak kandung, namun rasa cinta Aisah kepada Salma sudah layaknya seorang ibu dan anak, sehingga dirinya tidak dapat membayangkan bagaimana jika dirinya harus terpisah dari Salma.

Konflik yang berbeda dialami oleh Merry (Irish Bella), seorang wanita muda yang sukses dalam karirnya. Semua mimpi dan angan-angannya selalu diwujudkannya lewat segala usaha dan kerja keras.

Hanya saja, dibalik kesuksesan Merry terdapat satu permasalahan yang masih menghantui pikirannya selama ini, yakni hubungannya dengan Panji (Rizky Nassar) yang menjalin cinta dengan Merry.

Selama enam tahun terakhir, namun Panji masih merasa belum siap untuk melangkah  ke tahap yang lebih serius, sementara Merry selalu ingin membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan.

Merry pun memilih bertahan karena rasa sayangnya kepada Panji. Merry berharap suatu saat nanti Panji akan berubah pikiran.

Pesan moral yang akan tertuang dalam setiap episodenya selalu memancing rasa penasaran pemirsa untuk terus mengikuti kelanjutan kisah sinetron “Indah Pada Waktunya”, setiap hari pukul 16.40 WIB hanya di SCTV. (Tumpak S)

Continue Reading

Sinetron

Bintang Sinetron ‘Samudra Cinta’ Jumpa Penonton di Yogyakarta Secara Virtual

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sinetron Samudra Cinta sudah memasuki episode 413, di layar SCTV pada pukul 21.40 WIB, Sabtu (17/10).

Sinetron garapan rumah produksi SinemArt yang tayang setiap hari ini, selalu ditunggu pemirsa yang penasaran untuk menyimak kelanjutan kisah Samudra dan Cinta, yang dipadu dengan konflik yang dibawa orang-orang disekitarnya.

Sinetron yang dibintangi oleh Haico Van der Veken (Cinta), Rangga Azof (Samudra), Angela Gilsha (Vina), Mischa Chandrawinata (Ariel), Cut Syifa (Intan), Dylan Carr (Doni), Dinda Kanya Dewi (Nora), Ben Kasyafani (Novan) dan Jonas Rivanno (Panji) ini, memang sangat digemari.

Di tengah padatnya jadwal syuting, mereka juga dipertemukan dengan penggemarnya di Yogyakarta dan sekitarnya, melalui Virtual 3xtraOrdinary Meet and Greet, Sabtu (17/10) sore.

Selama lebih dari 60 menit, kegiatan yang dipandu oleh David Rizal dan Risca Andalina ini menguji kekompakan dan kerja sama para pemain, melalui deretan games seru yang disiapkan oleh tim kreatif SCTV.

Sebelum sampai ke sana, mereka terlebih dulu menjelaskan karakter di dalam rangkaian cerita Samudra Cinta, khususnya para pemain baru bergabung, seperti Ben Kasyafani dan Dinda Kanya Dewi.

“Saya sebagai Nora, yang selalu berupaya menghalangi kebahagiaan Samudra dan Cinta. Intinya antagonislah,” ujar Dinda Kanya. Sementara Ben Kasyafani menjawab singkat. “Saya sebagai Novan, peran antagonis.”

Giliran Cut Syifa, menjelaskan karakternya sebagai Intan yang polos dan cerewet.

“Setelah ketemu dengan Ariel jadi baik. Akhirnya Intan suka sama Ariel,” kata Cut Syifa yang dibenarkan oleh Mischa Chandrawinata.

“Ariel suka sama Intan. Apapun akan dilakukan (Ariel) agar Intan tersenyum,” ujar Mischa.

Haico van Der Veken Jadi Juri

Selanjutnya kesembilan bintang ini diajak main games ‘Pilihan Sulit’. Makan sepotong apel bila memilih jawaban A atau makan sepotong pare bila memilih jawaban B.

David Rizal dan Risca Andalini menyediakan pilihan jawaban bagi Dinda Kanya, Cut Syifa dan Angela Gilsha, yakni A –  punya pasangan pembohong dan enggak setia, atau B – punya cowok ganteng dan setia.

Ketiga pemain aktris ini kompak memilih jawaban B, meski harus menikmatinya pahitnya pare.

Demikian pula, bagi Ben Kasyafani, Jonas dan Dylan Carr. Mereka memilih merasakan pahitnya pare karena memilih jadi jadi orang baik dan keren, dari pada menjadi orang gila.

Usai mengunyah pare, kesembilan pemain ini diminta untuk memindahkan biji kolang-kaling menggunakan sumpit. Tentu saja tidak selalu mudah, namun semua pemain berhasil melakukannya. Haico yang didapuk sebagai juri menyatakan semua peserta jadi pemenangnya.

Demikian pula ketika tantangan beralih ke ‘Memindahkan Kapas ke Mangkuk’ yang dilakukan dengan mata tertutup, semua pemain berhasil melakukannya.

Kehadiran 2 pemirsa dari Yogyakarta, Dewi dan Rini Anggraini menambah seru acara Virtual  3xtraOrdinary Meet and Greet di Yogyakarta. Baik Dewi maupun Rini mengagumi akting Haico van Der Veken dan Rangga Azof.

“Semua cewek  itu idaman selama dia baik hati,” ujar Haico dan dibenarkan Rangga menjawab pertanyaan Dewi asal Tasikmalaya. (Tumpak S.)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending