Connect with us

Musik

Single Perdana Band Chas, ‘Matahari Di Hati’ Raih Lebih dari 1 Juta Penonton

Published

on

Personil Chas. Dari Kiri: Kafin, Albert, Rega dan Rafi.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Enam musisi muda berbakat dan terpilih, kini menamakan diri sebagai kelompok musik Chas. Mereka adalah Adikara Fardy, Albert Fakdawer, Kafin Sulthan, Rafi Sudirman, Rega Dauna dan Vadie Akbar.

Chas singkatan dari Chaseiro All Stars, merupakan regenerasi dari grup musik lawas Chaseiro yang sempat hits pada dekade 1980-an. Sekaligus, Chas meremajakan musik Chaseriro yang mengusung makna persatuan, kesatriaan, persahabatan dan persaudaraan.

Empat personil Chas diantaranya, tampil kompak menyanyi sekaligus memainkan alat musik. Albert Fakdawer pada gitar, Kafin Sulthan pada piano, Rafi Sudirman pada saksopon dan liukan suara harmonika dari Rega Dauna.

Mereka membawakan single terbarunya berjudul Matahari Di Hati dan Ceria milik Chaseiro. Kedua lagu ini dibawakan Chas dengan warna musik yang segar.

Gayung pun bersambut, pecinta musik Indonesia dengan tangan terbuka menyambut kehadiran Chas di industri musik Indonesia. Terbukti, single Matahari Di Hati yang dirilis pada awal Januari silam, kini telah mengumpulkan lebih dari sejuta viewers.

Sukses ini disambut hangat oleh para personil Chas. Begitu juga Chandra Darusman, Omen dan kawan-kawan dari band Chaseiro. Mereka dihadirkan dalam Media Gathering yang diselenggarakan oleh Musica Studio, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Indrawati Widjaja dan Chandra Darusman diapit oleh para personil Chas.

“Chas adalah wadah musisi muda berbakat yang kami ajak untuk membawakan lagu-lagu Chaseiro dengan gaya mereka sendiri. Kami juga mengharapkan, kelak mereka pun akan menciptakan karya sendiri,” ujar Chandra Darusman.

Masing-masing personil Chas pun mengaku bangga bisa bergabung dalam wadah Chas, seperti disampaikan Rafi Sudirman.

“Lagu dari Chaseiro yang saya dengerin dari dulu adalah Pemuda. Alhamdulillah, dapat kesempatan untuk meneruskan Chaseiro dalam Chaserio All Stars dan bisa menyanyikan kembali lagu Pemuda,” ujar Rafi Sudirman. Hal senada disampaikan oleh personil Chas lainnya.

CEO Musica Studio, Indrawati Widjaja alias Bu Acin, yang mengikuti perjalanan band Chaseiro sejak 1979 mengaku salut pada ide menampilkan Chas.

“Jarang lo, grup-grup musik yang hits puluhan tahun silam bisa melakukan regenerasi kepada musisi muda untuk melanjutkan karya-karyanya. Ide dan dukungan Chaseiro, buat saya itu luar biasa banget,” ujar Bu Acin. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Glenn Fredly Meninggal Dunia

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia musik Indonesia tengah berduka. Salah satu penyanyi bersuara indah kebanggaan Indonesia, Glenn Fredly Deviano Latuihamallo alias Glenn Fredly telah mengembuskan nafas terakhir pada Rabu (8/4) petang.

Kabar duka ini disampaikan salah seorang sahabatnya, Tompi melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

“Telah berpulang saudara kami, Glenn Fredly, malam ini. Mhn dimaafkan semua salahnya. Dia yg selalu hadir menggerakkan kita semua,” tulis Tompi.

Meninggalnya pelantun Romansa Ke Masa depan ini juga dikonfirmasi oleh akun Twitter Billboard Indonesia.

“Berita duka kembali datang di dunia musik Indonesia. Glenn Fredly Deviano Latuihamallo meninggal dunia hari ini, Rabu, 8 April 2020. la menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke-44 tahun. Kabar duka ini dikonflrmasi oleh sahabat dekat sekaligus rekan seprofesinya Tompi. Terima kasih untuk semua karya-karyamu. Selamat jalan, Glenn Fredly,” cuit akun @billboard_ina.

Dikabarkan Glenn meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RS Setia Mitra, Jakarta Selatan, akibat penyakit meningitis atau radang pada selaput otak, yang dideritanya.

Selamat Jalan Glenn Fredly. Terima kasih atas semua karya-karyamu. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Sulistyo)

Continue Reading

Musik

Hari (Jambi) dan Nia (Sulawesi Selatan) Terpaut Tipis

Published

on

By

Lirikan mata Hari (Jambi) saat membawakan lagu ‘Pandangan Pertama’ berhasil menuai pujian.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Begitu mendapat kesempatan menduduki puncak perolehan nilai, maka Hari (Jambi) pertahankan dengan segala daya dan upaya pada Konser Top 12 Grup 2 Show Result, Rabu (1/4), dan berhasil.

Sebelumnya, pada Konser Top 12 Grup 2 Show Hari (Jambi) berada di puncak perolehan nilai sementara, sebesar 35,42 persen, usai berduet dengan Lesti DA pada Konser Top 12 Grup 2 Show LIDA 2020, yang belangsung Selasa (31/3) malam.

Pada konser tersebut, Hari (Jambi) mengungguli para pesaingnya, Andari (Sulawesi Barat) 24,2 persen, Meli (Jawa Barat) 21,33 persen dan Nia (Sulawesi Selatan) 19,05 persen.

Untuk mempertahankan posisinya, maka pada Konser Top 12 Grup 2 Result Show, Hari (Jambi) berusaha mempertahankan posisi puncaknya.

Caranya, ia memadukan suara merdu dengan koreografi mentereng, saat membawakan lagu Pengalaman Pertama yang dipopulerkan A. Rafiq.

Usahanya berhasil membuat seluruh Dewan Juri memberikan standing ovation. Bahkan Fildan DA  mengatakan penampilan Hari luar biasa keren. “Kamu malam ini the best banget!” ungkap Fildan.

Dewan Juri lainnya, Reza DA, memuji konsistensi Hari di setiap penampilannya yang menunjukkan bahwa Hari selalu mau belajar dan bertanggung jawab dalam menjalani kompetisi ini.

Sukses Hari (Jambi) ini juga menginsiprasi Meli. Duta Jawa Barat tersebut memilih lagu Surat Terakhir milik Rhoma Irama. Nia pun berhasil memikat Dewan Juri untuk kompak bertepuk tangan sambil berdiri.

Terlebih Nassar terlihat menitikkan air matanya saat menikmati nyanyian Meli, yang suaranya sedang serak. Reza dan Fildan juga mengaku bangga pada Meli.

Seperti judul lagunya, Nia membuat Dewan Juri ‘Terkesima’

Sementara Nia, sengaja memilih lagu favoritnya, Terkesima yang dipopulerkan Rita Sugiarto. Duta Sulawesi Selatan ini tampak menghayati benar lirik bait demi bait. Nia pun sukses menadah pujian dari dari Dewan Juri Nassar.

Bahkan, perolehan nilai akhir Nia (Sulawesi Selatan) terpaut tipis dari Hari (Jambi). Hanya sebesar 0, 44 persen di bawah Hari (Jambi), yang berada di puncak tangga.

Andari harus rela tersenggol setelah suaranya dinilai goyang dan fals.

Andari (Sulawesi Barat) pemegang posisi kedua pada di Konser Show, menjagokan lagu Kesepian milik  Ayu Soraya. Namun, seperti judul lagunya, Andari justru ‘sepi’ dari pujian Dewan Juri.

Dewi Perssik menilai Andari belum mampu menguasai nada rendah dan tingginya lagu sehingga terdengar goyang dan fals.

Kritik Dewi Perssik menjadi  menjadi yang terakhir bagi Andari (Sulawesi Barat), karena Dewan Juri menyelamatkan Meli (Jawa Barat) untuk melenggang ke babak Top 9, bersama Hari (Jambi) dan Nia (Sulawesi Selatan).

Tersenggolnya Andari, membuat Sulawesi Barat kehilangan harapan untuk mendapatkan hadiah total Rp 1 Milar dan piala bergilir Sulawesi Barat 2020. (Tumpak Sidabutar Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Serunya Neona Lahirkan Single ‘The Next Gen’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyanyi cilik Anodya Shula Neona Ayu atau yang akrab disapa Neona kembali melahirkan dance video terbarunya, bertajuk The Next Gen (Generasi Masa Depan yang Enerjetik).

The Next Gen terinspirasi dari single Beyonce berjudul Who Run The Worlds, dijadikan lagu pembuka album perdana Neona berjudul With Love.

Melalui dance video barunya itu, Neona ingin mengajak anak-anak untuk bergerak dan bersemangat menggapai cita-cita meski dalam kondisi seperti sekarang ini. Energi Neona yang selalu ceria menggoda orang untuk ikut berjoget bersamanya.

“Aku suka banget sama lagu-lagu Beyonce, Ariana Grande, pokoknya lagu-lagu yang bisa buat nge-dance,” ungkap Neona melalui pernyataan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.

Singel ini diakui memiliki upbeat dan lirik inspiratif untuk anak-anak Indonesia.

“Karena buat aku masa depan itu ada di anak-anak seumuran aku dan juga kakak-kakak aku. Dan kita semua anak-anak luar biasa yang bisa menggapai cita-cita, apapun itu,” kata putri kedua dari pasangan Nola dan Baldy ini.

Untuk meramaikan pembuatan music video The Next Gen, Neona sampai mengadakan kompetisi #NextGenChallenge di media sosial Tik Tok. Pemenangnya berhak ikut bersama Neona dalam pembuatan music video The Next Gen.

Dari lebih dari 200 peserta yang ikut kompetisi, terpilih tujuh pemenang. Dua diantaranya berasal dari Yogyakarta dan Mojokerto, Jawa Timur.

“Mereka semua orangnya menyenangkan. Jago nari dan keren-keren semua. Makanya latihannya pun enggak perlu lama-lama, langsung, pada jago,” ungkap Neona.

Video musik The Next Gen telah dirilis pada Selasa, 31 Maret 2020 melalui YouTube Trinity Optima Production.

Meski masih belia, Neona ikut mematuhi anjuran #dirumahaja selama pandemi corona virus disease alias Covid-19. Dia memberikan sejumlah tips ketika bosan belajar di rumah.

“Kalau aku sekarang belajarnya lewat internet. Jadi ada aplikasinya nanti guru sama teman-teman aku juga online bareng. Nanti pas bagian aku belajar sendiri, kadang nemu soal yang susah, aku dibantu jelasin sama abang dan kakak,” kata Neona.

“Biar tetap semangat sembari belajar, aku juga sering sambil lihat aplikasi social media dan kalau sudah selesai aku nonton serial yang seru di televisi,” katanya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending