Connect with us

Musik

Single ‘Ruang’ Agatha Pricilla Memotivasi Agar Berani Bicara

Published

on

Agatha Pricilla rilis lagu ‘Ruang’. (Foto: Dok. Pribadi)

Kabarhiburan.com – Sebuah pengingat hangat datang dari solois Agatha Pricilla melalui lagu terbarunya bertajuk ‘Ruang’, dirilis pada Jumat (4/2/2022).

“Kepalamu bukan penjara”. Demikian lirik lagu ‘Ruang’, mengajak pendengar agar terlepas dari keraguan dan prasangka yang memerangkap kepala.

“Gue ingin memotivasi dan coba membantu menyadarkan semua orang serta diri sendiri, untuk bisa berbicara yang sejujurnya dalam penyelesaian masalah yang dihadapi,” ujar Pricilla dalam keterangan tertulis, Jumat (4/2/2022).

“Jangan ragu mengutarakan sesuatu, karena diam saja tidak menyelesaikan keresahan di pikiran kita. Diam dan larut dalam overthink, membuat segala hal terasa lebih berat berkali-kali lipat,” jelas Pricilla tentang pesan utama dari lagu ‘Ruang’.

Baginya, penyelesaian setiap masalah bisa lebih mudah kalau bisa menyampaikan segala sesuatu dengan sejujur-jujurnya.

Sejak pertama hadir dengan karya solonya pada 2019 silam lalu, Pricilla terus memperlihatkan kualitasnya sebagai penyanyi dan penulis lagu ragam pop yang apik.

Meskipun warna pop soul dan pop R&B cukup kental melekat di karya-karya awalnya, sejumlah nomor pop urban dan pop ballad juga telah berhasil Pricilla sajikan sama baiknya.

Inilah yang kembali Pricilla buktikan dalam ‘Ruang’. Sebuah lagu pop ballad bernuansa folk dengan topping soft rock, yang bersanding serasi dengan suara lembut Pricilla namun kata demi katanya lugas.

Masih menggandeng produser tandemnya Rayhan Noor untuk menggarap musik dan produksi dari lagu ‘Ruang’, Pricilla menjelaskan jika aransemen dan arahan musik ‘Ruang’ adalah apa yang dirasa cocok untuk memperkuat perasaan serta pesan yang ingin ia sampaikan.

“Gue membutuhkan musik yang bisa memberikan perasaan revelation dan disini ada eskalasi yang terbangun dari verse pertama sampai ending yang bisa dirasakan; verse pertama gue cerita dulu kondisinya seperti apa, hingga berakhir di puncaknya gue mau menegaskan kembali inti dari lagu ini,” imbuhnya.

Pricilla juga mengungkapkan, dalam proses penulisan ‘Ruang’ merupakan lagu yang ia rasa paling organik dibandingkan lagu-lagunya yang lain.

“Lagu ini mulainya benar-benar dari notasi spontan yang gue rekam di voicenote handphone, baru kemudian gue bikin liriknya,” katanya.

Tidak butuh waktu lama pula bagi Rayhan Noor, untuk menerjemahkan dan memoles bentuk dasar lagu Pricilla menjadi aransemen yang efektif. Semua prosesnya hanya berlangsung kurang dari 2 minggu.

Ditulis bersama sahabatnya, Salma Chetizsa, ‘Ruang’ juga menjadi lagu kedua Pricilla dalam bahasa Indonesia. Pemilihan lirik bahasa Indonesia semata-mata karena pentingnya arti yang dimiliki lagu ‘Ruang’.

“Lagu ini gue tulis berdasarkan apa yang benar-benar baru saja terjadi, berdasarkan pengalaman pribadi yang dampaknya cukup membekas di gue, dan juga masih sering dialami oleh orang-orang di sekitar gue. Jadi gue pengen lagu ini bisa dekat dengan semua orang.” pinta Pricilla.

Ruang’ diproyeksikan sebagai pembuka menuju album penuh perdana Agatha Pricilla, sebuah kumpulan lagu yang terinspirasi dari nasihat-nasihat ibunda Pricilla yang akan dirilis 2023 mendatang.

Lepas dari grup BLINK di awal karirnya, Agatha Pricilla kini berfokus merilis karya solo di bawah Sun Eater. Sebelumnya Pricilla telah merilis beberapa single seperti ‘Desire’ dan ‘Chimera’. Pada September silam, Pricilla merilis ‘Esok Siapa Tau’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Tiga Sekawan Briana Lahirkan Single Perdana ‘Cinta Baru’

Published

on

By

Tiga sekawan personel Briana: Achi Nasution, Brando dan Yazid.

Kabarhiburan.com – Pandemi belum sepenuhnya berakhir, namun grup musik Briana percaya diri terjun di industri musik Indonesia.

Dibentuk pada pertengahan 2022, Briana menyatakan siap mewarnai belantika musik Tanah Air. SingleCinta Baru’ dengan genre pop jadi langkah pertama mereka menggaet pendengar musik Indonesia.

Grup band asal Jakarta ini solid dengan tiga sekawan, yakni Achi Nasution (Vokal), Brando (Gitar) dan Yazid (Drum). Sempat bermusik dengan grup band sendiri, akhirnya mereka bertemu dan menemukan kecocokan di Briana.

Sebut saja vokalisnya, Achi Nasution, mantan vokalis band Speedpop yang merilis single pada 2010 silam. Begitu pula, Brando, sempat tergabung di Sinbad, band di bawah naungan label Nagaswara.

Sementara sang drummer, Yazid adalah drummer dari band bernama Ilang dan juga Good Gangster.

Achi Nasution menyebutkan single berjudul ‘Cinta Baru’ berirama melow mengangkat tema cinta yang universal.

“Kami angkat tema cinta, karena lirik tentang cinta itu kan umum ya, siapapun itu pasti punya kisah cinta,” ucap Achi Nasution, dalam keterangan persnya, baru-baru ini.

Cinta Baru’ menceritakan tentang kisah berakhirnya cinta seseorang dengan pasangannya. Namun ‘Cinta Baru‘ mengajak orang untuk move on, melupakan kesedihan karena putus cinta dan mengajak untuk membuka hati bagi sebuah cinta baru.

“Liriknya mengajak kita untuk move on. Jangan berlarut dalam kesedihan. Intinya sih begitu,” ujar Achi Nasution menambahkan.

Sementara itu, Brando menjelaskan, bahwa nama Briana tersebut diambil dari inisial nama ketiga personel, Brando, Yazid, dan Achi Nasution.

“Briana ini diambil dari inisial nama kita. Briana ada artinya juga, yakni bangsawan, atau berbudi luhur,” jelas Brando.

Ketiganya optimistis karya mereka bisa diterima pasar musik Tanah Air.

“Kami berharap, lagu perdana ini bisa disukai masyarakat. Semoga lagu ini bisa diterima di industri musik Tanah Air,” pinta Brando yang dalam waktu dekat akan memperdengarkan ‘Cinta Baru’ ke sejumlah radio di Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Hiroaki Kato Rilis ‘Satu Hati’, Theme Song Acara ‘Kesennuma Indonesia Festival’

Published

on

By

Hiroaki Kato luncurkan single ‘Satu Hati’.

Kabarhiburan.com – Sejak mempopulerkan lagu ‘Ruang Rindu’ ke dalam bahasa Jepang dan Indonesia, lagu-lagu Hiroaki Kato sudah tidak asing lagi di telinga pecinta musik Indonesia. Penyanyi asal Jepang ini terus berkarya untuk Indonesia.

Terbaru, Hiroaki Kato kembali merilis single terbaru bertajuk ‘Satu Hati’ (Kokoro Hitotsu Ni) pada Kamis, 8 September 2022.

Menariknya, lagu ‘Satu Hati’ juga menjadi Official Theme Song Festival yang berlangsung di Jepang, pada Rabu, 7 September 2022.

Untuk melahirkan ‘Satu Hati’, Hiroaki Kato berkolaborasi dengan produser musik Ari Renaldi, yang juga produser di album pertama Hiroaki Kato.

Ia menjelaskan bahwa terciptanya lagu ini setelah melihat begitu banyak kerja sama yang diukir oleh Jepang dan Indonesia.

“Walau beda bangsa, budaya dan bangsa, tapi kita selalu bahu membahu dan bergandengan tangan demi menjaga persahabatan baik ini,” ungkap Hiroaki Kato tentang sumber inspirasinya pada lagu ‘Satu Hati’.

”Jujur, aku bangga dan senang sekali lagu ini bisa jadi Theme Song acara Kesennuma Indonesia Festival yang ternyata banyak sekali orang Indonesia bekerja di daerah tersebut,” sambung Hiro.

Memasuki tahun ke-65 Persahabatan Indonesia dan Jepang, Hiroaki Kato, menaruh harapannya.

“Karena kita masih berbagi langit yang sama, kita tetap jaga keharmonisan ini bersama dan semoga para pendengar di Indonesia bisa merasakan kehangatan dan semangat dari lagu ini,” pinta Hiroaki Kato. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Tanah Air Project Rilis Single ‘Song of Deliverance’ Terinspirasi dari Candi Borobudur

Published

on

By

Grup Musik Tanah Air Project Rilis single ‘Song of Deliverance’

Kabarhiburan.com – Candi Borobudur kembali menjadi sumber inspirasi musik. Hasilnya, terciptalah single beserta video terbaru bertajuk ‘Song of Deliverance’.

Ini single berbahasa Inggris pertama bagi grup musik Tanah Air Project yang didukung oleh Vialinda (vocal), Gerard Laisina (gitar), Daniel Mantiri (gitar), Ezekiel Rangga (keyboard & secuencer) dan Ardika Prayudha (drum).

Sebelumnya, band beraliran rock sinematik asal Jakarta ini selalu menghadirkan lagu-lagu Indonesia, diantaranya Negeri Pemenang, Kandang Kita dan Hegemoni.

Seluruh karya musik mereka sesuai dengan ideologi bermusik Tanah Air Project yang mengacu pada cerita Nusantara dan Semangat Kebangsaan.

Song Of Deliverance’ karya Ezekiel Rangga, misalnya, terinspirasi dari berdirinya Candi Borobudur, warisan dunia yang dibangun pada era Kerajaan Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada abad ke 7 – 9 Masehi.

Menjadikan ‘Song Of Deliverance’, sebuah karya single kreatif yang sarat makna akan ajakan terhadap perilaku masyarakat pada masa ini.

“Pesan positif untuk membangun tanah kita dan menjadi tuan rumah atas kekayaan lokal kita menjadi bagian penting dari pesan lagu ini,” ujar Ezekiel Rangga merangkap produser dalam jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta, pada Sabtu, 3 September 2022.

Menariknya, single ini melibatkan Daeng Oktaf, mantan bassist band rock Edane. Daeng Oktaf mengisi seluruh part bass dari single ‘Song of Deliverance’. Hasilnya, menjadikan warna lagu menjadi unik dan gahar.

Demikian pula, video klip ‘Song of Deliverance’ digarap dengan animasi yang modern dan dinamis tanpa meninggalkan ciri khas Tanah Air Project.

Gerard Laisina menyutradarai langsung video dengan menggabungkan teknologi visual dengan aset lingkungan, menjadikan cerita dan pesan yang lebih mudah dicerna, yaitu Borobudur sebagai tempat pencerahan bagi manusia dan berdirinya sebuah pusat peradaban.

Selain itu, sekelompok seniman muda berbakat dari sanggar tari dan musik tradisional di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, semakin memperjelas ideologi bermusik Tanah Air Project.

“Semoga single ini menjadi inspirasi yang baik bagi bangsa Indonesia,” pinta Ezekiel Rangga. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending