Connect with us

Musik

Sumatera Selatan Kehilangan Satu Duta di Panggung LIDA 2020

Published

on

Igo Alamsyah terpaksa menghentikan perjuangannya di panggung LIDA 2020

Kabarhiburan.com, Jakarta Penggemar dangdut dari Sumatera Selatan harus gigit jari, pertanda kecewa. Mereka kehilangan salah satu dutanya, Igo Alamsyah dari panggung LIDA 2020.

Sumatera Selatan kini menyisakan Juana, yang masih bertahan di panggung kompetisi dangdut terbesar di Indonesia tersebut.

Igo Alamsyah dinyatakan tersingkir, menyusul perolehan nilai polling terrendah usai Konser Top 56 Grup 2 Tim Merah, LIDA 2020. Berlangsung di studio 6 EmtekCity, Minggu (9/2) malam.

Igo Alamsyah terpaksa ikut jejak para duta dari provinsi lain yang sebelumnya tersingkir. Sebut saja  Mahrus (Maluku) tersingkir pada Konser Top 56 Grup 1 Tim Merah, serta Fani (Kalimantan Timur) tersingkir usai Konser Top 56 Grup 1 Tim Putih.

Jannah dapat kejutan berupa kue Lontar, khas Papua Barat kiriman dari tantenya.

Terlepas dari dari kegagalan Igo. Konser Top 56 Grup 2 Tim Merah berlangsung meriah oleh penampilan Jannah. Duta Papua Barat ini membawakan lagu Anak yang Malang, berhasil menuai komentar positif dari semua Dewan Juri.

“Saya kagum sekali lihat Jannah malam ini. Kamu layak untuk maju ke babak selanjutnya. Sukses terus untuk Jannah,” puji Nita Tahlia.

Masukan juga diberikan oleh Inul Daratista, yang menilai cara bernyanyi Jannah sudah sangat bagus. Hanya ekspresi dan penjiwaannya saja masih kurang maksimal.

Panggung LIDA 2020 juga menjadi saksi atas tangis bahagia Jannah yang secara mendadak mendapatkan kiriman kue “Lontar” kiriman tantenya dari Papua Barat.

Dias melanjutkan kemeriahan dengan lagu Rembulan Malam. Duta dari DI Togyakarta ini  mendapatkan apresiasi penuh dari Dewan Juri. Khususnya, Nassar yang memuji penampilan Dias.

Aksi Nassar saat merayu Dias.

“Saya tidak memperhatikan cara kamu bernyanyi, tapi saya terbawa dengan sorot mata kamu yang tajam“ tutur Nassar dengan nada manja.

Fifa yang tampil berikutnya, sebenarnya berhasil mengajak seluruh penonton untuk sama-sama menyanyikan lagu Pecah Seribu. Hanya saja, Fifa masih menyisakan koreksi dari Dewan Juri.

“Fifa harus tahu dimana kelebihan dari suara kamu. Cara bernyanyi kamu masih terdengar ngambang di telinga saya,” kritik Inul Daratista. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Perjalanan 18 Tahun Bermusik, Merpati Band dan Bening Septari Rilis ‘Saat Jauh Darimu’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Pandemi rupanya memacu hasrat untuk membuat lagu bagi kelompok musik Merpati Band. Kreativitas ini tercermin pada lahirnya sebuah single terbaru berjudul Saat Jauh Darimu.

Lagu ini mengisahkan perasaan rindu sepasang insan yang harus terpisah hanya karena saling gengsi. Namun, kekuatan rindu Saat Jauh Darimu, cinta mereka bisa bertahan dan kembali.

Penciptanya, Andi Merpati, sengaja membuat lirik yang lugas dan sarat makna, dibalut dengan notasi yang gampang diikuti pendengar untuk bernyanyi.

Aransemen musik digarap bersama Rangga Gusman, dibuat mellow dengan alunan instrumen biola yang memberi sentuhan menyayat hati dan dramatis, selaras dengan lirik lagunya.

Menariknya, rilis single Saat Jauh Darimu menandai 18 tahun perjalanan bermusik Merpati Band di industri musik Tanah Air. Mereka berkolaborasi dengan Bening Septari, sang juara pada ajang Bintang Radio Tingkat Nasional 2013. Keduanya, kini bernaung di label Nagaswara.

Bening sempat mengeluarkan single Cinta Yang Terabaikan, Ori, Tak Bisa Jadi Yang Kedua dan Delete You, tentu saja memiliki karakter vokal yang bagus dan menyatu dengan karakter musik Merpati Band.

“Pada saat diajak untuk berkolaborasi di proyek single ini, Bening langsung tertarik dan suka lagunya. Jika sudah suka lagunya, sangat mudah untuk menghayati dan menyampaikan pesan lagunya,” ujar Andi Merpati, dalam keterangannya, Kamis (4/3).

Andi berharap single kolaborasi Bening Septari ini akan mengingatkan pendengarnya kepada masa kejayaan lagu-lagu Merpati band. Sebut saja, lagu hits berjudul Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah, Tak Rela, TSSII2, yang hingga kini disukai penikmat musik Indonesia.

Kehadiran lagu Saat Jauh Darimu, ini sekaligus mengobati kerinduan pendengar, khususnya ‘Sayap Sayap Merpati’, julukan fanbase Merpati Band. (Tumpak S. Foto: Dok. Nagaswara)

Continue Reading

Musik

Aldiv Persembahkan Single ‘Tuhan Kirimkan Hatimu’ bagi Penikmat Musik Indonesia

Published

on

By

Aldiv rilis lagu ‘Tuhan Kirimkan Hatimu’.

Kabarhiburan.com – Hanya perlu waktu lima pekan bagi solois muda, Aldiv, untuk menghadirkan dua karya terbaru bagi penikmat musik Indonesia.

Setelah merilis Tinggalkan Rasa, yang mengisahkan cintanya tak berbalas sepenuh hati, pada 21 Januari 2020 silam, Aldiv kini terobati hatinya melalui lagu terbaru berjudul Tuhan Kirimkan Hatimu.

Aldiv memperkenalkan lagu Tuhan Kirimkan Hatimu, karya komposer Badai tersebut melalui Dumeca Records, di Hard Rock Café, Jakarta, Selasa (2/3).

“Liriknya bertemakan romantis, menceritakan kekaguman seorang lelaki kepada perempuan yang tulus memberikan cintanya. Lirik dan nadanya easy listening,” ujar Aldiv.

Lagu ini memuat komposisi sederhana tapi enak didengarkan. Petikan gitar akustik serta piano yang terdengar empuk, lirik yang romantis, berbalut harmoni vokal yang hangat.

”Ketika diminta untuk menggarap lagu untuk Aldiv, pertama kali yang saya lakukan adalah menyelami karakter vokal Aldiv. Baru saya carikan tema lagu. Bagi saya, yang namanya tema, lirik dan notasi harus pas, juga klop untuk sang penyanyi,” jelas Badai.

Aldiv diapit oleh Badai dan Ferry Ardiansyah.

Ferry Ardiansyah selaku Executive Producer sekaligus Founder Dumeca Records, mengaku mendapat kejutan tak terkira. Ia tidak menduga kalau lagu Tuhan Kirimkan Hatimu memiliki keterkaitan dengan single Tinggalkan Rasa.

“Saya pikir, walaupun masing-masing lagu memiliki kisah tersendiri, namun kedua single ini bisa dijadikan plot cerita, semacam webseries,” jelas Ferry Ardiansyah.

Wajar saja kalau Ferry Ardiansyah bersama Dumeca Records, mengaku optimis Aldiv akan memberi kontribusi positif bagi kemajuan industri musik Tanah Air.

“Dengan dukungan karya yang bagus dari para komposer hebat, kehadiran Aldiv dapat diterima pasar musik Indonesia,” ujar Ferry.

Seperti diketahui, single perdana Tinggalkan Rasa yang sudah mengudara di berbagai radio di Indonesia, telah mendapat respon positif dari penikmat musik Tanah Air.

Apresiasi positif juga datang dari ranah media sosial. Lebih dari 80 video cover single Tinggalkan Rasa yang diunggah ke kanal YouTube dengan berbagai genre.

Semangat tersebut telah menginspirasi Dumeca Records untuk menyediakan hadiah menarik berupa uang tunai bagi lima terbaik pada ajang lomba cover song Tinggalkan Rasa. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Dumeca Records)

Continue Reading

Musik

Anak Muda Banyumas Persembahkan Lagu ‘Sahabat Sejatiku’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Genap setahun sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia, pada 2 Maret 2020 silam. Sejak saat itu pandemi virus menjadi momok menakutkan bagi semua orang, termasuk di dunia hiburan.

Beruntung, kreativitas selalu menemukan jalannya, sehingga pelaku seni terus menyemai karya. Salah satunya dari kalangan anak muda di Kabupaten Banyumas, yakni Ayu Sasmita, Rizzona Brillia, Jovita Daniswara,  Galih Putra Banyumas, Latif Setiawan, Eru Leonardo dan Galih Karuniawan. Mereka meluncurkan lagu anak-anak bertajuk Sahabat Sejatiku.

Lagu yang dinyanyikan Rizzona Brillia ini menceritakan tentang persahabatan dua anak yang dipisahkan oleh jarak. Menariknya, lagu ini dibungkus dengan sentuhan irama gamelan yang enak didengarkan, garapan Galih Putra Banyumas.

“Sentuhan etnik dalam lagu Sahabat Sejatiku merupakan cerminan bahwa anak muda Banyumas mampu membuat musik yang bagus, tanpa meninggalkan nilai budaya di dalamnya,” ujar Galih Putra Banyumas, selaku arranger, dalam keterangannya, Selasa (2/3).

Ayu Sasmita berharap, melalui lagu ini, Banyumas sebagai kabupaten yang kaya akan nilai seni dan budayanya, akan muncul sebagai lakon baru di blantika musik Nasional,

“Kami merasa optimis dapat bersaing dengan pelakon musik muda di ibukota,” ujar Ayu Sasmita yang sudah menekuni karir di dunia hiburan Tanah Air. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending