Connect with us

Musik

Tabi (Tangerang) Unjuk Kemampuan Bermain Cello Sambil Bernyanyi ‘Diamonds’

Published

on

Tabi (Tangerang)

Kabarhiburan.com – Pop Academy Top 20, nanti malam akan menampilkan 4 academia dari Grup 5, yang terdiri dari Chelsea (Ruteng), Julian (Batam), Martha (Jayapura) dan Tasya (Semarang).

Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik dihadapan Dewan Juri, Selasa, 17 November 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Sebelumnya, tadi malam, Pop Academy telah menampilkan persaingan empat academia dari Grup 4 Top 20, terdiri dari  Gullit (Medan), Vien (Papua Barat), Tabi (Tangerang) dan Joanne (Ambon), yang berlangsung Senin (16/11).

Selain keempat academia, pemirsa juga dapat menyaksikan penampilan bintang tamu, Rara LIDA membawakan lagu Celine Dion berjudul I Surrender. Suara tingginya menggetarkan panggung Pop Academy, bikin penonton takjub.

Tidak hanya satu lagu, Rara LIDA kembali memukau saat mengalunkan suara lembutnya di lagu Bahasa Kalbu.

Kompetisi dibuka oleh penampilan dari Vien (Papua) yang ceria menyanyikan lagu Tegar 2.0, yang membuat Soimah, Pinkan Mambo dan Caren Delano berdiri.

“Yang bikin aku standing ovation adalah aksi panggungnya Vien, keren banget!” puji Soimah.

Komentar positif dan standing ovation juga didapatkan Joanne (Ambon) lewat lagu Sang Dewi. Armand Maulana menilai Joanne mampu membuat perbedaan dari penyanyi aslinya, Titi DJ.

Sementara itu Tabi (Tangerang) yang pernah dicibir dan diremehkan oleh teman-temannya di SMP karena tidak suka dengar suaranya, kini menginspirasi panggung Pop Academy dengan lagu Manusia Kuat.

Bebi Romeo menilai, selain cantik, Tabi juga memiliki aura bintang. Karakter suaranya mampu membawa lagu ini tidak seperti aslinya.

Tabi juga menunjukkan kemampuannya bermain cello bersama Sendu Musik bercampur dengan alunan merdu suaranya menyanyikan lagu Diamond.

Berbeda dengan Vien (Papua Barat), Tabi (Tangerang) dan Joanne (Ambon), penampilan Gullit (Medan) belum mampu memuaskan Dewan Juri saat membawakan lagu Harmoni.

Gullit (Medan)

Bebi Romeo menilai lagu ini sebenarnya tidak sulit, tetapi karena Gullit terlalu berpikir saat bernyanyi sehingga rasanya tidak keluar.

Senada dengan Bebi, Soimah juga menyayangkan Gullit yang terlalu rapi dan berhati-hati. Akhirnya malah merusak keseluruhan.

“Jika ada mukjizat malam ini kamu lolos, tolong Medan vote Gullit agar bisa lebih baik lagi,” ajak Soimah.

Meski tidak maksimal, Gullit patut berbahagia karena mendapat kejutan dari sang adik yang hadir di panggung Pop Academy. Mengaku rindu sudah lama tidak bertemu, Gullit langsung memeluk sang adik sambil menangis. Para Dewan Juri ikut terharu menyaksikan pertemuan tersebut.

Polling akhir Pop Academy menentukan Guliit (Medan) dan Vien (Papua Barat) di posisi teratas dan berhak maju ke babak Top 15. Sebaliknya Tabi (Tangerang) dan Joanne (Ambon) yang berada di dua posisi terendah kembali tampil di babak second chance.

Tabi (Tangerang) memilih lagu Selamanya Cinta, sedangkan Joanne (Ambon) dengan lagu Selalu Cinta.

Di akhir kompetisi, Tabi (Tangerang) meraih tiga suara dari Soimah, Bebi Romeo dan Pinkan Mambo, sementara Joanne (Ambon) hanya mendapatkan dua suara dari Caren Delano dan Armand Maulana. Artinya, Joanne (Ambon) harus tereliminasi dari babak Top 20.

Sementara Tabi (Tangerang) menyusul Guliit (Medan) dan Vien (Papua Barat), kelak bersaing lagi di babak Top 15.

Saksikan Pop Academy Indosiar pada hari Selasa, 17 November 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Bahagianya Nursia (Maluku Utara), Melaju ke Top 28 Dapat Hadiah Uang dan Baju

Published

on

By

Cinta (Jawa Barat)

Kabarhiburan.com – Jelang babak Top 28 menyisakan 21 provinsi yang masih memiliki Duta di panggung LIDA 2021, disusul Elsa (Kalimantan Barat) yang tersingkir pada konser Top 42 Group 7 Putih.

Konser yang berlangsung Kamis (6/5) malam, dibuka oleh Cinta (Jawa Barat) dengan lagu Cinta Ayah. Ia begitu menghayati kata demi kata lirik lagunya, membuat Dewan Juri Lesti DA, Reza DA, Fildan DA dan Ekon Tjandra terkesima dan memberinya standing ovation.

Terutama Lesti DA yang mengaku teringat pada almarhum ayahnya, saat melihat penampilan Cinta menyanyi.

“Cinta, Masya Allah kamu nyanyi lagu ini dengan sangat baik, terima kasih banget. Terima kasih buat Bapak yang selalu menemani dan membesarkan Dedek hingga sekarang.” ungkap Lesti sambil berurai air mata.

Cinta juga mengungkapkan lagu yang dibawakannya terinspirasi akan sosok almarhum ayahnya yang selalu ada untuk dirinya. “Bapak, Cinta kangen banget sama Bapak” bisik Cinta.

Nursia (Maluku Utara)

Dewan Juri Lesti DA, Fildan DA dan Eko Tjandra memberikan standing ovation untuk Nursia (Maluku Utara) yang energik saat menyanyikan Janur Kuning.

Fildan menilai Nursia pintar mengendalikan suasana dan mampu memberikan sesuatu yang berbeda.

“Kamu memberikan racun-racun yang luar biasa dan cengkoknya, gila banget.” puji Fildan. Selain standing ovation, Nursia juga panen hadiah berupa uang senilai Rp 1 juta dari Reza DA.

“Semoga hadiah dari saya membuat kamu semangat dan semakin bisa menampilkan yang terbaik. Sukses, ya,” ucap Reza.

Rasa kagum juga mendorong Eko Tjandra untuk memberikan baju untuk Nursia yang langsung dipakainya di panggung.

“Ini spesial aku bikin dan jahit sendiri, loh.” kata Eko usai memberikan baju.

Elsa (Kalimantan Barat)

Sayangnya sukses Cinta dan Nursia tidak sampai kepada Elsa (Kalimantan Barat). Lagu yang didendangkannya, Tamu Malam Minggu, malah mendatangkan kritik tajam dari Reza DA.

“Mulai dari ambitusnya yang fatal serta banyak juga falsnya. Endurance kamu berantakan, terdengar sekali cara bernyanyi kamu keteteran.” tutur Reza.

Seperti sudah diduga, polling akhir menempatkan Cinta (Jawa Barat) di posisi teratas dan memastikan diri untuk lanjut ke babak Top 28. Sementara Nursia (Maluku Utara) yang berada di posisi dua terendah mengikuti jejak Cinta, setelah diselamatkan lewat vote dari Dewan Juri.

Itu artinya, Elsa (Kalimantan Barat) harus tersenggol dari panggung LIDA 2021, sekaligus membuat Kalimantan Barat kehilangan seluruh Duta Provinsinya di LIDA 2021.

Mengingat persaingan diantara 21 provinsi kian ketat, pemirsa dapat memberikan dukungan kepada Duta Provinsi favoritnya, supaya Duta Provinsi kebanggan pemirsa dapat tetap bertahan di panggung LIDA 2021.

Dukungan dapat disampaikan melalui aplikasi Shopee sebagai official voting partner LIDA 2021, atau kirim SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta dengan tarif Rp 2.200 per sms. (Tumpak S. Foto-foto: Dok: Indosiar)

Continue Reading

Musik

Andika Mahesa dan Liebie Batal Kolaborasi dalam Single ‘Kemenangan’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi Liebie kembali luncurkan karyanya, sebuah single religi berjudul Kemenangan. Ini menjadi single religi keduanya, setelah Sujudku yang diterbitkan pada awal Ramadan 2021.

Lagu Kemenangan berkisah tentang perasaan umat muslim secara keseluruhan yang telah meraih kemenangan, usai menjalankan ibadah puasa selama sebulan, meski tidak kunjung bisa mudik berlebaran.

“Tema lagu Kemenangan berbeda dari single Sujudku, yang mengisahkan kisah pribadi saya,” jelas Liebie dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5).

Liebie yang bernaung di bawah label Bintang Andika Musik (BAM), melibatkan Joel Lasso untuk menggarap aransemen. Sedangkan produser ditangani oleh Ferdian.

Lewat single Kemenangan pula, Liebie sebenarnya ingin mengulang suksesnya saat berduet dengan Andika Mahesa dalam single Janji Babang, beberapa waktu lalu.

Hanya saja, Liebie harus menenangkan hati, rencana tersebut harus ditunda.

Sebenarnya. mau duet dengan ‘Babang’ (panggilan akrab Andika Mahesa), tetapi karena pengetatan perjalanan oleh pemerintah sehubungan dengan larangan mudik maka saya batalkan,” jelas pedangdut asal Bandar Lampung ini.

“Habis Lebaran nanti. Insya Allah, aku mau merilis single lagi. Nah, disitu aku akan duet sama babang seperti lagu di single sebelumnya Janji Babang,” ujar Liebie memberikan bocoran.

Seperti diketahui, tidak sulit bagi Liebie untuk menyatukan chemistry berduet dengan Andika Mahesa. Selain masih ada hubungan saudara, Andika sekaligus memegang jabatan Direktur di Bintang Adian Musik (BAM).

Lagu Kemenangan akan diputar serentak di stasiun radio di seluruh Nusantara, mulai Jumat (7/5). Selain sudah bisa dinikmati di semua platform digital musik seperti; iTunes, Spotify, Joox, YouTube Music, dan digital streaming lainnya. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Tak Pernah Merasa Tua, God Bless Persembahkan ‘Mulai Hari Ini’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – God Bless, band rock legendaris, merayakan 48 tahun perjalanan musiknya di Industri musik Indonesia.

Selama itu pula, band yang digawangi  Achmad Albar (vokal), Donny Fattah (bass), Ian Antono (gitar), Abadi Soesman (kibor), dan Fajar Satritama (drum), tampil di atas pentas  mengaktualisasikan God Bless sebagai seniman musik.

“Jika Mulai Hari Ini, God Bless genap berusia 48 tahun, kami sama sekali tidak pernah merasa tua karena esensi musik sebaiknya dilepaskan dari dimensi ruang dan waktu. Yang kami lakukan adalah meretrospeksi karya-karya yang sudah pernah dihasilkan,” ujar God Bless dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/5).

Bertepatan dengan hari ulang tahunnya, God Bless juga memberi nafas baru pada lagu Mulai Hari Ini, lagu yang melukiskan perjalanan anak manusia dari hitam ke putih, meninggalkan kekelaman untuk menuju jalan Tuhan.

Hal ini merupakan pengayaan tema God Bless dalam menelusuri aspek kehidupan, mulai sosial, humanisme, lingkungan, kritik, persahabatan dan sebagainya.

Mulai Hari Ini dijadikan obat kerinduan God Bless yang tidak dapat menemui penggemarnya selama pandemi. Selain, dapat diartikan sebagai sebuah harapan bagi God Bless untuk menyongsong hari baru yang semoga akan terus membaik.

“Semoga lagu ini bisa menjadi penyejuk, terutama bagi saudara-saudara kami yang dalam waktu dekat akan merayakan hari raya Idul Fitri,” pinta mereka.

Lagu Mulai Hari Ini merupakan karya cipta Ian Antono dan Fajar Budiman. Berirama rock n roll klasik, warna yang pernah dimunculkan pada debut album lewat lagu Sesat dan Rock Di Udara. Sempat pula menghiasi film Alangkah Lucunya (Negeri Ini), garapan Deddy Mizwar dengan Reza Rahardian dan Slamet Rahardjo sebagai tokoh utama.

Ian Antono juga mengerjakan scoring-nya bersama Thoersi Argeswara dimana kolaborasi ini dianugerahi Piala Citra sebagai Penata Musik Terbaik pada Festival Film Indonesia 2010. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending