Connect with us

Event

Taman Mini Indonesia Indah Kini Berbenah Menuju Indonesian Opera

Published

on

Taman Mini Indonesia Indah (Foto: Istimewa)

Kabarhiburan.com – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berada di kawasan strategis di Jakarta, merupakan kekayaan negara yang harus dikelola secara baik untuk memberikan kemanfaatan buat negara.

Tata kelola menjadi prioritas utama dilakukannya melalui berbagai pembenahan untuk  mengembalikannya pada konsep awal dibagunnnya TMII.

Demikian pendapat yang mengemuka pada acara Coffee Morning antara pengelola baru PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) bersama sejumlah wartawan yang tergabung dalam Komunitas Pewarta Hiburan Indonesia (Kophi), di Balai Panjang Museum Indonesia TMII, Kamis (2/9).

Selain menghadirkan Edy Setijono selaku Direktur Utama PT TWC dan jajarannya, tampak hadir pula Setya Utama selaku Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara.

“TMII adalah kekayaan negara yang harus sama-sama kita jaga. Tak ada kepentingan lain dari PT. TWC selain menjalankan kepentingan negara,” kata Edy Setijono.

Sebagai pengelola baru TMII yang ditunjuk negara, PT. TWC terlebih dulu membuat masterplan agar model pengembangannya ke depan sistematis, bukan sporadis. Jadi, antara satu dengan yang lain memiliki satu keterkaitan yang saling mendukung untuk menghadirkan TMII  baru.

“Konsep itu sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Sekrteris Negara. Dari konsep ini, kami akan menjadikan TMII menjadi Indonesia Opera,” jelas Edy Setijono.

Konsep tersebut, kata Edy Setijono, sudah mendapat persetujuan dari kementerian sekretariat negara. Dari konsep ini PT. TWC akan menjadikan TMII menjadi Indonesia Opera, yang  menghadirkan keragaman Indonesia dipresentasikan kekinian yang relevan dan inspiratif,” katanya.

“Kami tidak ingin menghadirkan TMII dalam konteks masa lalu semata. Melainkan harus berhubungan dengan aspek kekinian yang memberikan inspirasi bagi generasi muda, sehingga TMII bisa menjadi centre of activity untuk anak muda yang berbasis budaya dalam kelengkapan teknologi dan seterusnya,” katanya.

Edy Setijono selaku Direktur Utama PT TWC (kiri), mendampingi Seya Utama selaku Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara.

Edy Setiyono mencontohkan anjungan yang sejauh ini hanya fokus pada etalase budaya saja, kelak anjugan diharapkan berfungsi sebagai etalase potensi daerah. Yang lebih penting, anjungan akan menjadi etalase untuk investasi, sehingga TMII akan menjadi etalase budaya dan potensi investasi.

“Dulu, Taman Mini dirancang seperti itu, sekarang kita ingin mengembalikan fungsi-fungsi itu, Jangan sampai TMII berkembang menjadi taman hiburan. Itu tidak relevan dengan tujuan pendirian awal,” kata  Edy Setijono.

Untuk mewujudkannya, Edy Setijono mengaku PT TWC  menerapkan sistem tata kelola yang proper, agar selaras dengan pengelolaan good corporate government. Mengikuti kaidah yang berlaku di Kementerian BUMN.

“Disain masterplan TMII yang baru, hingga kini masih terus dikerjakan. Pada awal Oktober 2021 master plan sudah dapat dipublikasikan,” katanya memberi bocoran.

Sebelumnya, Setya Utama selaku Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, menekankan bahwa TMII memiliki potensi yang sangat luar biasa, sehingga diharapkan bisa mengejar ketertinggalannya dari destinasi wisata lainnya.

“TMII seharusnya dapat mengakomodasi seluruh seniman Indonesia untuk bersama mengembangkan diri. Karena masih banyak yang dapat dikembangkan untuk dinikmati masyarakat melalui Taman Mini,” kata Setya Utama.

Karena itu, dia meminta disain pengembangan TMII segera dimatangkan. Dengan melibatkan pengelola anjungan, para Pemprov, yang mengelola museum, juga BUMN.

“Di awal pengambilan alihan pengelolaan, stakeholder berjanji bersiap mendukung perkembangan TMII menjadi lebih baik. TMII tidak boleh tidur begitu saja. Harus memberikan masukan bagi negara,” pinta Setya Utama.

Yang paling utama adalah fungsi public service obligation-nya, di luar persoalan mengembangkan TMII. Yaitu menjadikan ‘TMII Ultimate’.

“Kami akan memberikan keleluasaan yang luar biasa. Meski tetap ada kunciannya, yaitu tetap menempatkan TMII sebagai wisata budaya. Dengan tetap mematuhi rambu-rambu yang telah ditetapkan. Dengan menghormati kontrak kerjasama yang telah dilakukan,” pungkas

 

Setya Utama. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Jelang Deklarasi, “KAWAN” Anjangsana ke PWI Jaya

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta / PWI Jaya menyambut baik terbentuknya “KAWAN” (Komunitas Wartawan Budaya dan Hiburan). Keberadaan “KAWAN” diharapkan menjadi wadah kreatifitas positif dan profesional sesuai profesi dan kompetensi anggotanya.

Demikian disampaikan Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah, saat menerima pengurus “KAWAN” pada Jumat, 26 November 2021 di kantor PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Gambir, Jakarta Pusat.

Kedatangan perwakilan pengurus “KAWAN” disambut jajaran pengurus harian PWI Jaya, selain Sayid Iskandar, hadir pula Irish Riswoyo (Ketua Seksi Film dan Musik), Irmanto (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Tubagus Adhi (Wakil Ketua Bidang Kesra), Kadirah (Bendahara Umum) Heri SL (Wakil Sekretaris) dan beberapa pengurus lain.

Pengurus “KAWAN” yang hadir saat itu, Tri Cahyo Sulistyo (Ketua Harian), Fuad Rohimi (Ketua Bidang Litbang) serta Ismail Sidik Sahib, Muller Mulyadi dan M. Satria (Anggota Dewan Pengarah). Audiensi berlangsung dalam suasana kekeluargaan, bahkan diselingi canda. Meski demikian tidak mengurangi esensi dari pertemuan tersebut.

Menurut Sayid Iskandar, kantor PWI Jaya adalah rumah bersama bagi wartawan anggota PWI.

“Karena semua (pengurus KAWAN) yang datang ini adalah anggota PWI, jadi ini juga rumah kalian semua,” ujar Sayid Iskandar membuka kalimat sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Tri Cahyo Sulistyo memaparkan apa itu “KAWAN”, berikut Visi dan Misi-nya. Wartawan berambut gondrong yang akrab disapa Yayo ini juga menyampaikan sikap “KAWAN” yang akan berkolaborasi dengan banyak mitra, terutama PWI Jaya.

Menurut Irmanto yang membidangi keorganisasian di PWI Jaya, anggota PWI bidang liputan musik dan film, secara otomatis sudah menjadi bagian dari Seksi Musik dan Film dibawah komando Irish Riswoyo.

“Jika teman-teman tetap ingin menghidupkan “KAWAN”, itu adalah sebuah pilihan. Selama “KAWAN” bukan organisasi profesi wartawan yang berbadan hukum, bagi kami tidak ada persoalan,” ujar Irmanto.

Mewakili keluarga besar “KAWAN”, Yayo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan arahan dari para pengurus PWI Jaya. Yayo berharap, akan tercipta sinergi yang positip antara “KAWAN” dan PWI Jaya, khususnya Seksi Musik dan Film.

Dalam kesempatan itu, Yayo mengundang Ketua PWI Jaya dan jajaran pengurus lainnya untuk hadir di acara deklarasi “KAWAN” sekaligus Lomba Mancing Jurnalis pada Minggu, 5 Desember 2021 di Kolam Pemancingan Telaga Mina, TMII, Jakarta Timur.

Acara tersebut akan dimeriahkan oleh para artis penyanyi dan pemain film, diantara grup Band Bagindas dan penyanyi dangdut Connie Nurlita.

Audiensi ditutup dengan makan malam bersama dengan menu nasi uduk dan semur jengkol. “Ayo silahkan makan, ini adalah rumah kita bersama,” ajak Sayid. (Rls)

Continue Reading

Event

“Dari Jendela SMP” Raih Penghargaan Sinetron Paling Ngetop

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sinetron unggulan yang menceritakan kehidupan remaja di bangku SMA, ‘Dari Jendela SMP‘ terpilih sebagai Sinetron Paling Ngetop dalam ajang “SCTV Awards 2021” yang berlangsung Jumat (26/11) malam disiarkan secara LIVE sejak pukul 19.40 WIB.

Ajang yang sudah digelar 21 kali ini menganugerahkan sebelas kategori penghargaan “Paling Ngetop” serta dua penghargaan spesial.

Kemeriahan dipandu oleh Raffi Ahmad, Celine Evangelista, dan Ruben Onsu, menampilkan Iwan Fals bersama bersama boyband Super Junior – D&E asal Korea Selatan

SCTV Awards 2021 kian semerak oleh kehadiran sederet musisi, aktor dan aktris, diantaranya Christie feat David ‘Noah’, Un1ty, Prilly Latuconsina, Ricky Harun, Jessica Mila, Michelle Joan, Fero Walandouw, Thalia Putri Onsu, Asry Hermansyah hingga magician Limbad.

Berikut daftar peraih penghargaan SCTV Awards 2021:

  1. Kategori Sinetron Paling Ngetop: Dari Jendela SMP
  2. Kategori Aktris Utama Paling Ngetop : Haico Van Der Veken
  3. Kategori Aktor Utama Paling Ngetop : Rangga Azof
  4. Kategori Aktris Pendamping Paling Ngetop: Aqeela Calista
  5. Kategori Aktor Pendamping Paling Ngetop: Achmad Megantara
  6. Kategori Presenter Paling Ngetop: Raffi Ahmad
  7. Kategori Aktor Aktris Anak Paling Ngetop: Ciara Brosnan
  8. Kategori Film Layar Lebar Paling Ngetop: Orang Kaya Baru
  9. Kategori FTV Paling Ngetop: 31 Hari Dari Un1ty Jadi U Need Me
  10. Kategori Iklan Paling Ngetop: Shopee – Versi Shopee Cod Versi Tukul
  11. Kategori Soundtrack Sinetron Paling Ngetop : Kisah Kasih Di Sekolah (Pasto) – Dari Jendela SMP
  12. Artis Paling Sosmed : Sandrinna Michelle
  13. Special Awards Xtraordinary Intenational Artist : Super Junior – D&E

Continue Reading

Event

Para Selebgram Bersiaplah Raih Penghasilan Tambahan dari TokoNFT

Published

on

By

Agung Pratomo, meluncurkan TokoNFT, Jumat (26/11).

Kabarhiburan.com – Para selebgram dan influencer bersiaplah meraih penghasilan tambahan. Caranya mudah, yakni foto-foto produk yang diendorse terlebih dulu dijadikan NFT (Non-Fungible Token).

Langkah selanjutnya, adalah menjualnya di marketplace TokoNFT, melalui fitur terbarunya, Instagram NFT. Demikian antara lain disampaikan Agung Pratomo selaku CEO TokoNFT kepada wartawan dalam Soft Launching TokoNFT, Jumat (26/11).

Agung mengatakan bahwa TokoNFT.io adalah sebuah marketplace yang dapat dipergunakan oleh pelaku ekonomi kreatif berjualan secara digital.

Pelaku ekonomi kreatif, kata Agung, sudah berkarya, tetapi ternyata menemui masalah dalam menjual karya mereka untuk menjangkau pasar global. Untuk itu, pihaknya memberikan solusi melalui fitur-fitur NFT yang dapat memberi keuntungan kepada seller maupun buyer.

“Kami mengembangkan sebuah sistem di jaringan blcokchain yang dapat mempermudah jual-beli karya digital. Selain bisa juga melacak kepemilikan aset atau karya digital yang orisinil,” jelas Agung Pratomo.

Selain Instagram NFT, TokoNFT menawarkan sejumlah fitur yang diklaim belum pernah ada dalam satu platform. Fitur yang dimaksud, seperti NFT Staking, Multichain NFT, Metaverse NFT Gallery, NFT Launchpad dan masih banyak lagi.

“NFT Staking yang ada di TokoNFT dapat memberikan dampak positif dan penghasilan bagi pembeli karya seni di TokoNFT, sekaligus dapat meningkatkan volume bagi kreator yang akan melakukan penjualan di TokoNFT,” katanya.

Kreator atau pembeli dapat melakukan Staking NFT dengan reward token TokenNFT (TKN). Disamping itu, fitur Metaverse NFT Gallery juga sedang dipersiapkan. Di Metaverse NFT Gallery ada fitur-fitur yang tersedia diantaranya Music, Art, hingga Games.

Agung menyimpulkan TokoNFT sudah memenuhi segala aspek kriteria teknologi tercanggih dalam perkembangan NFT dan mampu untuk bersaing dengan kompetitor di skala global.

“Harapan kami, TokoNFT dapat menjadi wadah untuk berkumpulnya para Kreator Nasional dan Internasional untuk saling berkumpul dalam memajukan Industri ekonomi kreatif,” pungkas Agung Pratomo. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending