Connect with us

Musik

Tambah Genre dan Coach Baru di Ajang The Voice Indonesia

Published

on

Isyana Sarasvati mengaku siap berkompetisi antar coach The Voice Indonesia.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ajang pemilihan bakat menyanyi, The Voice Indonesia kembali bergulir di setasiun televisi GTV. Pada musim kompetisi keempat ini, The Voice Indonesia membawa suasana baru yang pada akhirnya membuka luas kesempatan bagi peserta memulai karirnya di belantika musik Indonesia.

Untuk itu, The Voice Indonesia telah siap dengan formasi baru di jajaran coach, selain memperkaya mutu oleh hadirnya musik dangdut, melayu dan musik tradisi yang merupakan kekayaan budaya Indonesia.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di MNC Studios, Hari Martono selaku SPV Programing & Acquisition GTV menjelaskan, pihaknya selalu mengevaluasi The Voice Indonesia dari tahun ke tahun.

“Kita memutuskan untuk  memperlebar genre dengan musik dangdut dan melayu. Dengan memperlebar genre, maka memperlebar penonton,” ucap Hari Martono, Senin (26/8).

Bukan itu saja. Beragam kisah dan latar belakang para kontestan juga mendapat tempat khusus dalam setiap episode. Disusul perjuangan tidak mudah para kontestan menuju The Voice Indonesia diharapkan dapat menginsiprasi kaum milenial dalam meraih sukses.

Sebelumnya tim The Voice Indonesia sudah mendatangi sedikitnya 18 kota di Indonesia yang memiliki talenta bagus dalam bermusik. Upaya ini demiki membuka peluang besar bagi bakat-bakat muda untuk mengikuti ajang ini.

Semua ini memberi keyakinan besar bagi Titi DJ, bahwa season baru ini bakal diramaikan oleh talenta musik yang segar. Sekaligus menjanjikan tontonan musik yang menarik pada setiap episode.

“Adanya genre baru yang ditampilkan kontestan yang luar biasa, kadang membuat kita sendiri susah untuk milihnya. Harus ditonton dan menambah musik Indonesia semakin semarak,” ungkap Titi DJ.

Fitur Block

Masuknya Isyana Sarasvati menempati kursi coach bersama Arman Maulana, Vidi Dino, Titi DJ, juga mewarnai keseruan persaingan antar coach.

“Pas tau jadi coach, aku langsung nonton dan cari tahu gimana sih, karater para coach. Jadi aku sudah tahu, dan punya strategi dalam menghadapi mereka. Jadi kita lihat aja nanti,” ujar Isyana.

Mereka akan menggunakan fitur Block, yakni fitur yang memungkinkan coach dapat menghambat coach lain dalam meraih kontestan baru saat Blind Audition.

“Ada fitur baru yaitu ‘Block’ untuk menahan coach dalam memilih. Jadi, semua coach bisa memblokir untuk mengambil kontestan,” ujar Nino.

GTV akan menayangkan The Voice Indonesia 2019 (#TheVoice4Indonesia) mulai Kamis (29/8). Selanjutnya tayang dua kali dalam seminggu, setiap Kamis dan Jumat pukul 20.00 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Fariz RM Hibur Penggemarnya Lewat ‘Dehills an Intimate Concert of Fariz RM’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Musisi senior Fariz RM menyapa penggemarnya lewat konser bertajuk ‘Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM’. Konser ini digelar secara live streaming dari Deheng Hills Bogor, Jumat (15/10) malam.

Fariz pun mengaku senang bisa kembali menggelar konser. Rasa senangnya dia wujudkan dengan menyanyikan 12 lagu berturut-turut.

Lagu-lagu hits milik Fariz RM, diantaranya berjudul Penari, Sungguh, Hasrat dan Cita, Terindah, Suzie Bhelel, Barcelona, Hati yang Terang, Nada Kasih. Tidak ketinggalan aksi instrument piano dari Fariz RM.

“Saya senang sekali bisa konser di Deheng Hills. Ini intimate concert, kita bisa sedekat ini, benar-benar menikmati musik karya saya,” ujar Fariz RM di sela-sela konsernya.

“Semoga konser malam ini bisa menjadi silaturahmi panjang kita,” pinta Fariz RM, yang menyebut konser ini sebagai bentuk terima kasihnya kepada para pecinta karya musik dan lagu-lagunya selama berkarir.

“Malam ini saya hanya membawakan lagu hits saya. Ini memang untuk Anda, karena selama 45 tahun saya berkarir dan tetap eksis di panggung ini, ya karena Anda,” kata Fariz kepada penonton yang menyaksikan konser Fariz RM secara virtual.

Di tempat yang sama, Hendra Sinadia selaku Direktur Utama Deheng Hills Music Club (DMC) yang menjadi insiator dari Intimate Concert Fariz RM, mengatakan bahwa pihaknya memang berkomitmen untuk memberi sumbangsih di musik Indonesia, yang kali ini lewat Intimate Concert.

“Deheng Hills Music Club ini memang dibentuk untuk mendukung musik Indonesia dan membantu para musisi Indonesia untuk terus berkarya. Itulah komitmen kami,” ujar Hendra.

Sejauh ini Deheng Hills Music Club sudah menggelar 25 event dan ke depannya akan terus berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi musik di Tanah Air. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Gandeng Tatjana Saphira dan Ben Sihombing, Rendy Pandugo Rilis Video Klip ‘Morning Light’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kalau pada 3 September 2021 silam, solois Rendy Pandugo merilis single terbaru berjudul ‘Morning Light’ bersama Wonderland Records/Universal Music Indonesia, hari ini, 13 Oktober 2021, Rendy Pandugo merilis video musik dari lagu tersebut.

Rendy sebagai penulis dan produser, melalui “Morning Light”, menyanyikan isi hatinya saat mencoba untuk mendapatkan wanita idaman yang ia sebut sebagai “Morning Light” nya.

Pemujaan ini tergambar dalam video musik “Morning Light” yang dibintangi oleh Rendy Pandugo dan artis Tatjana Saphira, dibawah arahan sutradara Gilbert March dan produser Helen Wangsa.

Video musik ini menggambarkan perasaan kekaguman Rendy terhadap Tatjana Saphira. Rendy sebagai performer dan Tatjana sebagai fotografer, terlihat dari kalung mereka berdua melambangkan persahabatan.

Tatjana terpukau oleh suara lembut Rendy yang tercurah dari lagunya, seperti sinar pertama dari “Morning Light”. Di sisi lain, Rendy selalu menunggu kehadiran Tatjana di setiap penampilannya.  Tapi, ternyata Tatjana sudah memiliki pasangan, yakni Ben Sihombing.

“Morning Light” seolah membawa penggemarnya kembali ke masa ketika Rendy Pandugo pertama kali memulai perjalanannya di tahun 2017. Inilah Rendy benar-benar menjadi dirinya sendiri, melakukan apa yang dia mau.

Video Musik “Morning Light” menghadirkan versi lain dari Rendy Pandugo, yang mengeksplorasi nuansa vintage dan melodi modern secara bersamaan.

Video musik “Morning Light” akan tayang pertama kali (premiere) hanya di Channel YouTube Rendy Pandugo. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Keluar dari Zona Nyaman, Popo (Lampung) Lolos ke Panggung 6 Besar

Published

on

By

Popo (Lampung) dan Lala Windy)

Kabarhiburan.com – Tiga biduanita Grup 3 terdiri dari Dias (Yogyakarta) dan Findi (Lampung) dari Tim Kiyowo, serta Popo (Lampung) dari Tim Happy, saling beradu memberikan penampilan terbaik untuk merebut dua tiket akhir di Panggung 6 Besar, Bintang Pantura 6, Selasa (12/10).

Ketiganya ditantang untuk tampil duet dengan Penyanyi Pantura. Dias (Yogyakarta) tampil sebagai pembuka, menjawab tantangan dengan menyanyikan lagu “Sugeng Dalu” bersama Rena Movies.

Sang Mentor Nassar sangat menikmati penampilan Dias (Yogyakarta), langsung mendorong tuas diikuti ketiga Mentor lainnya. Juragan Soimah pun memberi saweran sebesar Rp 300 Ribu untuk Dias (Yogyakarta).

“Kalian berdua penampilannya pas banget. Aku kagum banget sama penampilan Dias. Aku dorong tuasnya belakangan karena sangat menikmati penampilan kalian,” puji Via Vallen.

Gunawan LIDA dan Rara LIDA

Panggung Bintang Pantura 6 Grup 3 diwarnai penampilan dua alumni LIDA (Liga Dangdut Indonesia) yakni Gunawan LIDA dan Rara LIDA, membawakan debut single terbaru mereka berjudul “Kala Cinta Menghampiri Jiwa”.

Lagu ciptaan Adibal ini dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Gunawan LIDA dan Rara LIDA membuat Happy Asmara terharu. “Aku terhanyut pada lirik lagu ini. Melihat kalian saling menatap itu, bikin aku terbawa perasaan,” katanya.

Sementara Director & Producer video klip, Ryan Wiedaryanto, mengungkapkan chemistry Gunawan LIDA dan Rara LIDA sangat romantis ketika menjalani proses syuting video klip “Kala Cinta Menghampiri Jiwa”.

Kompetisi berlanjut dengan penampilan Findi (Lampung) bersama Yeni Inka lewat lagu “Setia Untuk Selamanya”. Saweran dari Juragan Soimah sebesar Rp 500 Ribu langsung diberikan setelah Findi (Lampung) meraih empat bintang dari Nassar, Via Vallen, Dewi Perssik, dan Happy Asmara.

Findi (Lampung) dan Yeni Inka

“Aku suka banget sama penampilan Findi yang selalu memberikan penampilan berbeda. Begitu pula chemistry dengan Yeni Inka yang kompak banget,” komentar Happy Asmara.

Nassar selaku Mentor Findi (Lampung) mengaku bangga pada penampilan anak didiknya, lalu memberikan kado berupa boneka berukuran besar untuk Findi (Lampung).

Popo (Lampung) menjadi biduanita terakhir, berkolaborasi dengan Lala Widy menyanyikan lagu “Jang Ganggu”, yang bikin seisi studio 5 bergoyang bersama.

Tidak berbeda dengan Dias (Yogyakarta) dan Findi (Lampung), Popo (Lampung) pun diganjar empat bintang dari para Mentor, serta saweran dari Juragan Soimah senilai Rp 200 Ribu.

“Kamu sangat menghibur. Jujur, suara kamu yang paling keren,” puji Via Vallen yang dibenarkan  Nassar. “Popo tampil duet sama saja memang sudah sangat bagus. Semoga rezeki terbaik terus menghampiri Popo”, harap Nassar.

Happy Asmara sebagai Mentor mengaku bangga karena Popo (Lampung) sudah berjuang tampil keluar dari zona nyaman.

Panggung 6 Besar

Polling akhir menempatkan Findi (Lampung) di posisi teratas disusul Popo (Lampung) di posisi kedua, sekaligus memastikan diri melaju ke Panggung 6 Besar, Bintang Pantura 6.

Sebaliknya Dias (Yogyakarta) harus menghentikan perjuangannya di Panggung Bintang Pantura 6. Dengan demikian Tim Kiyowo kembali kehilangan satu orang anak didiknya.

Panggung 6 Besar Bintang Pantura 6 akan dimulai malam ini, Rabu, 13 Oktober 2021 LIVE pukul 20.30 WIB dengan penampilan dari Grup 1.

Enam biduan dan biduanita terbagi menjadi dua grup. Grup 1 terdiri dari Desofi (Bandung), Nocil (Lampung) dan Nopar (Pacitan). Sementara Findi (Lampung), Popo (Lampung) dan Via (Kuburaya) tergabung dalam Grup 2.

Seluruh biduan dan biduanita ditantang untuk tampil duet bersama alumnus dari D’Academy dan LIDA. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement

Trending