Connect with us

Lifestyle

Terhitung Mei 2019 PT. Dafam Hotel Management Operasionalksan Villa Kayangan Tegallalalang Ubud Bali

Published

on

Kabarhiburan.com, Semarang- Bila berbicara pusat seni dan budaya di Pulau Bali sekaligus suasana yang nyaman, maka tempat itu adalah Ubud yang terletak di Kabupaten Gianyar Bali. Ubud tepatnya berada sekitar 25 km sebelah utara Kota Denpasar. Untuk menuju Ubud dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan. Sekitar 1 jam dari Kota Denpasar.

Meski tak memiliki pantai yang juga menjadi salah satu daya tarik wisata Bali, Ubud menawarkan segudang keindahan alam lainnya, pentas seni budaya, serta hasil kerajinan masyarakat yang eksotis  tempat yang pernah menjadi lokasi pembuatan film “ Eat,Pray & Love “ ini menawarkan keindahan alam pedesaan bagi siapapun yang ingin menjelajahinya.

Setelah mengoperasikan Hotel Dafam Savvoya Seminyak Bali, Villa Savvoya Seminyak Bali dan Mola2 Resort Gili Air Lombok, PT Dafam Hotel Management menambah pengelolaan properti di area Bali. Bekerjasama dengan PT Bali Resort Eksotis untuk pengelolaan “Villa Kayangan “ Tegallalang Ubud Bali yang akan beroperasional pada bulan Mei 2019.

PenandatangananMOU telah dilakukan pada hari Sabtu, 23 Februari 2019 oleh Bapak Anak Agung Gde Anom Raharja selaku Direktur Utama PT Bali Resort Eksotis dengan Bapak Andhy Irawan, CEO PT. Dafam Hotel Management.

Berada pada ketinggian kurang lebih 500 meter dpl dengan banyak sungai dan ngarai yang melewatinya, Villa Kayangan menempati lahan seluas 2700 m2 berada di kawasan persawahan yang menyejukan dengan konsep Villa Resort dengan “wooden” dan di kelilingi oleh “rice field” dan teras dengan fasilitas 12 Villa, Restaurant, Sanken Bar, main pool dan juga private pool dengan kategori kamar,Private Villa, Pool Side Villa dan Exclusive Villa.

Keunggulan lain Villa Kayangan adalah hanya 15 menit ke pusat Ubud Monkey Forest, museum Antonio Blanco, selain itu 10 menit menuju Tegalalang Rice Teras,30 menit ke Tirta Empul,Tampak Siring,Pasar Sukawati dan 1,5 jam menuju Bandara.

Dengan lingkungan yang masih alami,Ubud menjadi inspirasi bagi para seniman,denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa di di pisahkan dari kesenian sehingga mudah disana untuk menemui galeri-galeri seni, selain area persawahan Petulu Gunung tempat habitat pelestarian Bangau Putih,Persawahan Ceking Tegalalang yang menjadi objek wisata.

Di beberapa tempat juga tersedia trek khusus untuk meniti jalan di persawahan mau berjalan kaki ala trekking,bersepeda santai atau melaju di jalur off-road dengan ATV akan menjadikan Ubud sebagai pilihan wisata di Pulau Bali

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Pahlawan Piala Thomas 1994 Hermawan Susanto, Buka Gerai Minuman Kekinian

Published

on

By

Hermawan Susanto (kanan) didamping Andrew Susanto.

Kabarhiburan.com – Setelah gantung raket alias pensiun dari lapangan bulutangkis, mantan atlet bulu tangkis harus memilih jalan demi menyambung hidup. Selain menjadi pelatih, tidak sedikit pula yang memilih berbisnis properi, peralatan olahraga, pijat kesehatan, bahkan bisnis kos-kosan dan sebagainya.

Hermawan Susanto (53), misalnya, kini malah merambah bisnis minuman. Lewat usaha waralaba, salah satu pahlawan Piala Thomas 1994 ini membuka gerai minuman kekinian di bawah bendera ‘Glek’.

“Di kala pandemi Covid-19 yang belum mereda, usaha ini bisa untuk cari tambah-tambah agar dapur tetap mengebul,” ungkap Hermawan yang akrab disapa Aim ini saat acara launching, baru-baru ini.

Di bisnis waralaba ini, Aim tak sendirian. Dia berpatungan dengan menggandeng pengusaha batik, Sukasno atau karib dipanggil Mas Kas.

Gerai tersebut berada di lokasi yang sangat strategis. Tepatnya di Jalan Raya Pondok Hijau Permai A2/9, persis di depan Patung Kuda, Pengasinan, Bekasi Timur.

Lokasi tersebut milik Aim. Dulu, pada 1989 lokasi tersebut menjadi tempat tinggal Aim sebelum kemudian pindah ke kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Jauh sebelumnya, Aim sebenarnya telah memiliki usaha. Yaitu berbisnis kos-kosan di sejumlah tempat di Jakarta Selatan, serta mengelola gedung olahraga miliknya di Jakarta Timur.

Tak hanya gerai minuman ‘Glek’. Di lokasi yang kini sudah dibangun menjadi deretan ruko tersebut, Aim juga membuka usaha cuci mobil-motor, jasa laundri, dan klinik psikologi.

“Di sini sekalian memanfaatkan ruko yang kosong. Biar pelanggan bisa santai sejenak nikmati minuman sambil menunggu mobilnya dicuci,” kata peraih medali perunggu Olimpiade Barcelona 1992 ini.

Untuk mengelola bisnis barunya tersebut, dipercayakan Aim kepada putra tunggalnya, Andrew Susanto.

“Biar dia mulai belajar berbisnis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kampus,” sebut pria kelahiran Kudus (Jateng), 24 September 1967 itu.

Andrew memang sudah mengantongi ijazah strata-1 dari Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta. Bahkan kini meneruskan ke jenjang master di kampus yang sama.

“Ya saya pelan-pelan belajar untuk menerapkan ilmu yang saya dapatkan dati kampus dengan berbisnis minuman kekinian Glek ini,” tutur Andrew. (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Kiat Sukses Sarah Alana Gibson Kelola Bisnis Kecantikan

Published

on

By

Sarah Alana Gibson (kanan) menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada Ibunda Rafsi (kiri).

Kabarhiburan.com – Mengelola bisnis kecantikan sambil mengarungi gelombang pandemi Covid-19, bukan hal yang mudah. Selain dihadapkan pada menurunnya jumlah pelanggan, pengelola juga sempat menutup pintu bisnisnya selama 2 bulan demi memutus penyebaran Covid-19.

Situasi seperti inilah yang dihadapi Alana Beauty Bar, yang berlokasi di kawasan Bangka Raya, Jakarta Selatan.

Beauty bar ini harus vakum selama 2 bulan karena Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Maret 2020. Ketika itu, usia Alana Beauty Bar yang lahir pada November 2019 tersebut, masih seumur jagung.

Masa berlaku PSBB yang simpang siur ketika itu, sempat membuat Sarah Alana Gibson, selaku pengelola Alana Beauty Bar, merasa ketakutan. Apalagi, ia melihat sendiri bisnis lainnya banyak berguguran.

Tidak ingin bernasib serupa, Sarah Alana Gibson pun memutar otak demi mempertahankan Alana Beauty Bar tetap eksis, sebagai tempat yang menyediakan treatment komplit dari ujung rambut hingga ujung kaki. Selain harus mempertahankan kekompakan timnya dengan tidak memberlakukan PHK.

“Misalnya, untuk menghindari kerumunan disini, kami menerapkan kebijakan By Phone Only, yakni karyawan hadir kalau sudah mendapat order dari costumer. Bila penting, kami mendatangi kediaman pelanggan,” ujar Sarah Alana Gibson yang juga selebgram ini.

Sarah Alana Gibson pun terlihat berseri-seri karena berhasil melalui masa sulit, sesuai harapannya. Sebagai wujud rasa syukurnya, Alana Beauty Bar merayakan ulang tahun pertama, Rabu (10/11).

“Yang saya syukuri, costumer masih datang walaupun situasi pandemi seperti sekarang. Ini membuat saya optimis, Alana Beauty Bar tetap bertahan melewati situasi sulit ini,” pinta Sarah yang merencanakan membuka cabang di kawasan Bintaro pada awal tahun 2021.

Dalam acara doa bersama yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut, Sarah melakukan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh ibundanya, Rafsi.

“Kiatnya, kami selalu berupaya memenuhi kenyamanan dan kepuasan costumer dengan harga terjangkau. Itulah tujuan Alana Beauty Bar,” ujar Sarah menjawab pertanyaan wartawan.

Seperti diketahui, Alana Beauty Bar menawarkan pelayanan kecantikan yang lengkap. Sebut saja, slimming muka, facial glowing, spa rambut, nail art, dan masih banyak lagi. Semua pelayanan tersebut dirangkum dalam konsep bernuansa pink terkesan milenial. (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Nyaman Dipakai, Oxygen Denim Makin Digandrungi Selebriti Tanah Air

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Seiring dengan waktu, kemajuan teknologi di bidang tekstil, termasuk kaos, terus berkembang belakangan ini.

Banyak sekali jenis kain kaos baru dengan beragam variasi dan keunikannya. Salah satunya, Cotton Combed 30s, yang berbahan kaos tidak mudah bau.

Cotton Combed adalah kaos premium dibuat dari serat kapas alami 100 persen alias full cotton, sehingga sangat baik untuk digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa.

“Cotton Combet 30s adalah bahan kaos Combed dengan gramasi 140-150 gsm. Kain combed dengan ketebalan paling tipis dan bahannya sangat nyaman bila dikenakan, sehingga paling banyak dicari oleh banyak pengrajin kaos,” ujar Dedi Alfian, owner Oxygen Denim saat peluncuruan T-shirt terbaru sebagai produk unggulan Oxygen Denim di Jakarta Selasa, (3/11/2020).

Dedi menambahkan, penggunaan Cotton Combed 30s yang dipadukan dengan Intelligent Odor Control (IOC) dan Anti-Microbial Protection (AMP) merupakan inovasi terbaru yang membuat pemakainya terlindungi dari bau tak sedap yang diakibatkan oleh kain yang basah karena terkena keringat berlebihan (IOC).

“Dengan menggunakan bahan terbaik dan dilengkapi dengan teknologi Intelligent Odor Control (IOC) serta Anti-Microbial Protection (AMP), sehingga sangat nyaman saat dipakai.dan juga melindungi pemakainya dari bakteri-bakteri merugikan yang menempel di pakaian,” terang Dedi.

Sedangkan kelebihan dari teknologi AMP adalah di dalam material atau bahan T-shirt Oxygen Denim membuat bakteri tidak bisa berkembang dan bertahan hidup.

“Teknologi AMP menyebabkan bakteri tidak dapat berkembang. Ini penting sebagai bagian dari kampanye hidup sehat yang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh, apalagi di masa pandemi Covid 19 yang saat ini sedang melanda dunia,” ungkap Dedi.

Peluncuran T-shirt Oxygen Denim di masa pandemi Covid 19, menurut Dedi sebagai upaya menyikapinya dengan cepat dan tepat untuk mengubah strategi penjualannya. Sehingga diharapkan tidak terjadi drop penjualan yang signifikan saat diberlakukannya social distancing.

“Dampak dari bencana wabah virus corona, memukul banyak sektor bisnis di Indonesia. Ini ada ancaman sekaligus peluang. Bagi pemasaran,saat ini yang terbaik tentunya kami lakukan melalui online. Dan ini bagian dari edukasi produk yang nantinya akan dijual secara offline,” jelasnya.

Disisi lain, T-shirt Oxygen Denim prodak lokal yang kini menjadi pilihan artis seperti Raffi Ahmad dan Boy William.

“Artis sekaliber Raffi Ahmad dan Boy William, dituntut untuk selalu aktif. Dengan jadwal yang sangat padat sepanjang hari, mereka dituntut untuk selalu tampil fresh dalam segala kegiatannya,” ujar Dedi.

“Itulah mengapa T-shirt Oxygen Denim menjadi pilihan mereka sehari-hari karena teknologi anti bau dan anti mikroba-nya membuat mereka tetap percaya diri walaupun di tengah kegiatan yang membuat mereka berkeringat dan berada di tengah banyak orang,” pungkas Dedi.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending