Connect with us

Event

Terlalu Banyak Nada yang Goyang, Tasya (Aceh) Tersingkir dari LIDA 2021

Published

on

Lesti DA

Kabarhiburan.com – Kompetisi dangdut terbesar di Indonesia LIDA 2021 memulai pertarungan bakat dangdut terbaik dari 70 Duta Provinsi sejak Senin (15/3) malam.

Kemeriahan berlanjut pada Group 1 Putih Top 70, yang berlangsung Selasa (16/3). Menampilkan lima Duta Provinsi yakni Lui (Maluku Utara), Cinta (Jawa Barat), Diva (Kepulauan Riau), Tasya (Aceh), dan Amanda (Kalimantan Utara).

Duduk di kursi Dewan Juri, Lesti DA, Reza DA, Fildan DA, dan Fomal, konser kian meriah dengan kehadiran Sahabat Duta, yakni JD Eleven (Faul LIDA, Randa LIDA, Ridwan LIDA, Hari LIDA, dan Gunawan LIDA).

Lui (Maluku Utara) membuka kompetisi dengan lagu Kejora, yang dipopulerkan Lesti DA. Suara merdunya mampu membuat seluruh Dewan Juri terkesima, hingga Lesti DA, Reza DA, Fildan DA, dan Fomal tidak ragu-ragu memberikan standing ovation.

Lui (Maluku Utara)

Penampilan pertama kamu sudah sebaik ini. Semoga bisa memotivasi kamu terus konsisten memberikan penampilan terbaik,” puji Lesti DA. Pujian senada juga diberikan oleh Sahabat Duta, Gunawan LIDA, peraih gelar Juara 2 pada LIDA 2020 silam.

“Aku bangga sekali melihat penampilan Lui terutama pada saat audisi kemarin, keren banget. Lui harus tunjukkan kepada masyarakat kalau kamu bisa,” ujar Gunawan LIDA.

Sukses Lui, ingin Tasya ikuti. Gadis Aceh ini berupaya mencuri perhatian Dewan Juri melalui lagu Cinta Hanya Sekali. Sayang upaya Tasya tidak berhasil.

Reza DA menilai cara bernyanyi Tasya terlalu banyak cengkok di semua part. Bahkan, Fildan DA merasakan banyak nada yang goyang dan Tasya terlihat ragu-ragu.

Sebaliknya, Cinta (Jawa Barat) yang hadir dengan lagu Cintai Aku Karena Allah, mampu  membuat seluruh Dewan Juri memberi standing ovation.

Cinta (Jawa Barat)

“Penampilan kamu tadi kreatif sekali, karena di awal lagu disisipkan nyanyian tradisional Jawa Barat. Bangga sekali aku melihat penampilan kamu,” ujar Lesti DA.

Lagu Pesta Panen yang dinyanyikan oleh Amanda (Kalimantan Utara), justru panen kritik. Fildan DA menilai masih cukup banyak yang perlu diperbaiki. Misalnya, beberapa nada salah penempatan dan goyangan terlihat kaku.

Akhirnya kompetisi ditutup oleh Diva (Kepulauan Riau) dengan lagu Madu Tuba. Diva juga mendapat  saran dari Dewan Juri agar tampil lebih baik lagi.

Dukung Duta Favorit

Polling pemirsa dari seluruh Tanah Air juga yang menentukan langkah para Duta Provinsi di panggung LIDA 2021. Polling akhir menempatkan Cinta (Jawa Barat) dan Lui (Maluku Utara) berada di dua posisi teratas, sekaligus memastikan mereka lanjut ke babak selanjutnya.

Tasya (Aceh)

Sementara Amanda (Kalimantan Utara) di posisi tiga terselamatkan lewat vote dari Dewan Juri, sehingga Amanda (Kalimantan Utara) melaju ke babak selanjutnya.

Adapun Diva (Kepulauan Riau) berhasil mengungguli perolehan polling akhir dari Tasya (Aceh). Itu artinya, Tasya (Aceh) harus tersenggol dari panggung LIDA 2021. Dengan demikian Provinsi Aceh harus kehilangan satu orang Duta Provinsinya.

Kompetisi masih akan berlanjut pada Konser LIDA 2021 Top 70 Group 2 Merah, menampilkan Dandi (Bali), Dhea (Kalimantan Barat), Hizra (Sulawesi Tengah), Melati (Jawa Tengah), dan Rian (Lampung).

Mereka akan hadir secara LIVE oleh Indosiar pada hari Rabu, 17 Maret 2021 sejak pukul 20.30 WIB.

Ingin Duta Provinsi kebanggaan selalu bertahan di panggung LIDA 2021? Caranya, mudah. Berikan dukungan kepada Duta Provinsi favorit melalui aplikasi Shopee sebagai official voting partner LIDA 2021.

Bisa juga dengan kirim SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta dengan tarif Rp 2.200/sms. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Popo Gingsul (Lampung) Memikat Empat Mentor dengan Goyang Putar Mantul

Published

on

By

Kabarhiburan.com– Jelang babak Top 20 Bintang Pantura 6 Indosiar, Juragan Soimah membebaskan para Mentor, yakni Nassar (Tim Kiyowo), Via Vallen (Tim Sayang), Jenita Janet (Tim Happy), dan Dewi Perssik (Tim Terpesona), menentukan lima biduan dan biduanita dari masing-masing tim untuk melaju ke babak Top 20 Bintang Pantura 6.

Panggung Pilih-Pilih Grup 9 yang berlangsung Selasa (14/9), diawali penampilan Popo Gingsul (Lampung), menyanyikan ‘Sayang 2’. Ia berhasil mengajak seisi Studio 5 Indosiar bergoyang Putar Mantul, serta memikat keempat Mentor untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik menjadi Mentor pertama mendorong tuas disusul oleh Jenita Janet, Via Vallen, dan Nassar.

“Saya terpesona dengan suaranya yang sangat bagus. Jarang loh, penyanyi yang bisa bernyanyi sambil bergoyang dan tetap mengatur pernafasan dengan baik,” puji Dewi Perssik, dibenarkan Nassar yang  pernah tampil satu panggung di event offair bersama Popo Gingsul (Lampung) sebelum pandemi.

Pantura Boys pun langsung berebut untuk foto bersama Popo Gingsul (Lampung). Setelah mendapat pujian dari keempat Mentor, Popo Gingsul (Lampung) menjatuhkan pilihannya untuk bergabung ke Tim Happy.

Garryn Nugraha (Kuningan) juga diperebutkan oleh Dewi Perssik, Via Vallen dan Jenita Janet yang mendorong tuas. Lagu “Ra Kuat Mbok” yang Garryn Nugraha (Kuningan) bawakan dengan menyisipkan beatbox.

Soimah

“Suara dan penampilan kamu bagus. Keren kamu pokoknya, tidak semua orang punya kemampuan beatbox. Aku tertarik sama kamu dan aku berharap kamu bisa masuk ke Tim Sayang,” harap Via Vallen, yang langsung disambut Garryn Nugraha (Kuningan) untuk bergabung di Tim Sayang.

Selanjutnya, “Secawan Madu” dipersembahkan oleh Ryndi Noviantika (Cirebon) dengan goyangan Seblak Senggol, hanya memikat hati Dewi Perssik untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik optimis dapat mengasah kemampuan Ryndi Noviantika jika bergabung ke Tim Terpesona.

“Dewi itu sangat peka dengan kemampuan para peserta. Tadi goyangan Ryndi juga sangat bagus,” puji Juragan Soimah yang langsung mencoba goyang Seblak Senggol.

Okky Saputra (Mojokerto) jadi biduan terakhir dari Grup 9  membawakan “Pengobat Rindu”, belum berhasil memikat keempat Mentor.

“Mungkin di tahun-tahun sebelumnya saya bisa memilih kamu. Saya tidak pernah mempermasalahkan penampilan kamu yang mirip dengan saya, malah saya bersyukur sekali. Tapi kali ini saya ingin Tim Kiyowo hanya terdiri dari biduanita saja”, ungkap Nassar.

Okky Saputra (Mojokerto) harus turun panggung dari Bintang Pantura 6 karena tidak ada Mentor yang memilih.

Sementara di akhir acara tidak ada Mentor yang menggunakan kesempatan untuk Tarik Selendang. Sehingga Popo Gingsul (Lampung) tetap berada di Tim Happy, Garryn Nugraha (Kuningan) bergabung dalam Tim Sayang, dan Ryndi Noviantika (Cirebon) di Tim Terpesona. (TS. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

RANS PIK Basketball Milik Raffi Ahmad Ramaikan Kompetisi IBL 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kurang dari enam bulan sejak mengakuisisi RANS Cilegon FC tampil di kompetisi sepak bola liga 2 Indonesia, presenter kondang Raffi Ahmad kini melahirkan RANS PIK Basketball, yang akan ikut berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL) 2022 mendatang.

Raffi menyebut alasannya melahirkan RANS PIK, basket ball dan sepak bola merupakan olahraga kegemarannya. Ia pun ingin ikut memajukan bola basket di Indonesia.

“Sebenarnya saya sendiri memang suka dengan olahraga. Saya dulu main bola dan basket. Saya melihat basket ini merupakan satu olahraga yang termasuk lifestyle,” kata Raffi dalam jumpa pers virtual,  Rabu (15/9/2021).

“Kalau melihat NBA, hype-nya kan keren banget. Saya rasa di Indonesia, mudah-mudahan dengan hadirnya kita bersama-sama, kita bisa membuat basket kita semakin maju,” ujarnya.

RANS PIK dinyatakan lolos verifikasi, bersama klub Bumi Borneo Basketball Pontianak, Evos Basketball Bogor dan Tangerang Hawks.

Keempat klub baru tersebut menggenapi 16 klub yang berkompetisi di IBL 2022, sekaligus menciptakan aura persaingan yang semarak dan seru.

“Dengan adanya tambahan empat klub baru ini, jumlah pertandingan IBL musim depan akan bertambah banyak. Musim reguler IBL 2022 akan memainkan 176 pertandingan,” ujar direktur utama IBL Junas Miradiarsyah.

Bertambahnya jumlah klub sekaligus memperluas penyebaran klub ke berbagai daerah. “Semula klub-klub IBL tersebar di delapan kota, kompetisi mendatang akan diikuti 16 tim dari 12 kota di seluruh Indonesia,” papar Junas, yang berharap potensi para pemain muda akan semakin tergali.

Selain keempat klub baru tersebut, IBL 2022 akan diikuti Bali United, Dewa United, Satria Muda Jakarta, Bima Perkasa Jogjakarta, Prawira Bandung, Pelita Jaya Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Jakarta, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga dan West Bandits Solo. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

PT Kresna Bersama Kawan-kawan Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kampung Cikadu

Published

on

By

Yuni Talim turun langsung membagikan paket sembako kepada warga.

Kabarhiburan.com, Banten – Pandemi yang berkepanjangan tidak meyurutkan semangat PT. Kresna, di bawah pimpinan Yuni Talim dan Kawan-kawan untuk berbagi dengan sesama.

Kegiatan serupa sudah berlangsung sejak merebaknya pandemi Covid-19 pada tahun 2020, dimaksudkan bukan sekadar mencari sensasi, melainkan demi meraih keberkahan.

Kali ini, PT Kresna dan Kawan-kawan membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang tidak mampu di Kampung Cikadu, Pandeglang, Banten, Sabtu, 11 September 2021.

“Diharapkan paket sembako dapat membantu beban masyarakat yang kurang mampu,” ujar Yuni Talim, selaku Direktur Utama PT Kresna, turun langsung membagikan paket sembako kepada warga.

Seluruh rangkaian pembagian sembako dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan mengenakan masker.

Mengingat banyaknya sembako yang harus dibagikan, kegiatan akan dilajutkan pada Minggu (12/9), di desa lain yang belum dikunjungi.

Aksi berbagi PT Kresna langsung disambut hangat  dari warga serta pemerintahan desa setempat. Mereka berharap kegiatan serupa terus berlanjut, untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19. (TS)

Continue Reading
Advertisement

Trending