Connect with us

Film

‘The Sacred Riana Beginning’: Film Horor Rasa Baru

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sosok The Sacred Riana memang banyak menarik perhatian publik. Dengan penampilan misterius dan rahasia pertemanannya dengan boneka Riani terus menarik perhatian sekaligus pertanyaan publik.

Kemisteriusan inilah yang coba diangkat dalam  The Sacred Riana Beginning. Film ini akan tayang serentak di layar bioskop mulai besok, Kamis (14/3).

Sebelum ke sana, Nant Entertainment terlebih dulu menggelar Gala Premiere di bioskop Plaza Senayan, Jakarta, Senin (11/3).

Film  yang disutradarai oleh Billy Christian  ini bercerita tentang Riana yang sejak kecil merasa terkucil di rumahnya. Ayah (Prabu Revolusi) dan ibunya (Citra Prima) seperti tidak punya waktu untuk berbagai dengan putri tunggal mereka.

Sebuah musibah kebakaran membuat  keluarga ini pindah  ke rumah kakak ayahnya Johan (William Bevers), seorang pedagang dan kolektor  barang antik.  Riana menemu boneka yang diberinya nama Riani.

Dengan bantuan Klara, seorang guru Bimbingan Penyuluhan di sekolahnya, akhirnya menemukan bahwa Riana  berkemampuan indigo (mampu melihat mahluk gaib) sekaligus telekinesis.

Klara berupaya agar Riana bersosialisasi. Caranya, Klara mengajak tiga anak untuk menginap di rumah Riana. Mereka adalah Hendro (Ken Anggrean),  Lusi (Agatha Chelsea) dan Anggi (Clara Nadine), yang  pernah mengidap indigo.

Sebuah kecerobohan menghadapkan mereka pada kemunculan sosok hantu jahat bernama Bava Gogh (Carlos Camelo), seorang psikopat yang hidup di abad ke 19 menjadi pembunuh berantai sejumlah anak perempuan. Salah seorang korbannya  berada  dalam boneka Riani.

Sosok hantu jahat dan keji dengan kostum dan dandananya  mengingatkan pada film horor dan fantasi karya sutradara Amerika Tim Burton yang gemar memakai elemen gotik.  Billy Christian mengakui The Sacred Riana: Beginning   bergenre horor fantasi.

Sosok Bava Gogh mengingatkan pada sosok Joker dalam Batman. Begitu juga dengan suasana rumah tua dengan barang-barang antik, seperti  Dark Shaddows. Oleh Billy dikombinasi dengan sosok hantu suster ngesot dalam berapa adegan. Terciptalah sinematografi yang menawarkan horor baru.

“Saya menawarkan film horor yang belum pernah ada di film horor Indonesia sebelumnya,” ujar Billy Christian. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Tayangan Spesial Idul Adha 1440 H di Indosiar

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H, Indosiar telah menyiapkan aksi para bintang Bollywood ternama dalam dua tayangan spesial Mega Bollywood.

Film My Name Is Khan (2010), dibintangi Shah Rukh Khan dan Kajool, tayang Minggu (11/8), pukul 15.00 WIB.

Menceritakan sosok Rizwan Khan, seorang muslim India yang sejak lahir menderita Sindrom Asperger. Sindrom ini merupakan gejala autism dimana para penderitanya kesulitan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

Tiga jam kemudian hadir pula film Bajrangi Bhaijaan (2015), film drama komedi yang dibintangi Salman Khan dan Kareena Kapoor, pada pukul 18.00 WIB.

Continue Reading

Film

Ini Alasan Angga Dwimas Sasongko Garap NKCTHI

Published

on

By

Sutradara Angga Dwimas Sasongko

Kabarhiburan.com, Jakarta – Satu lagi film yang diangkat dari buku laris. Berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).
Buku karya Marchella FP ini memang  menjadi buah bibir kaum milenial belakangan ini, diharapkan bakal menjadi tontonan yang menarik kelak di layar bioskop Tanah Air.

Rumah produksi Visinema Pictures mengumumkan bahwa penggarapan film genre drama keluarga ini telah melewati tahapan  tersulitnya. Kini, tengah bersiap melakukan proses syuting.

Sutradaranya,  Angga Dwimas Sasongko mengaku tantangan terberatnya adalah menyatukan begitu banyak visi, lalu memadukannya jadi satu-kesatuan film.

“Perlu beberapa kepala nyatuin semua visinya jadi sama. Proses menyusun data juga menyita waktu yang lama, karena ada ribuan cerita yang harus didata,” ujar Angga yang ditemui di Kawasan Cilandak, Jakarta, Rabu (7/8).

“Proses tabulasi sekitar empat bulan karena lumayan banyak dan karena itu di-share di Instagram. Jadi kami harus ambil screen capture-nya satu satu. Ulang semua ribuan cerita itu,” ujar Angga yang memilih Jakarta sebagai latar tempat ceritanya.

Dalam kesempatan yang sama Visinema juga memperkenalkan para pendukung film yang direncanakan akan tayang pada tahun 2020 ini.

Angga Dwimas Sasongko didampingi Anggia, bersama seluruh pendukung film NKCTHI.

Mereka adalah Donny Damara, Sheila Dara, Rachel Amanda, Rio Dewanto, Susan Bachtiar, Chicco Jerikho, Putri Marino, Oka Antara, Ardhito Pramono, Umay Shahab, Muhammad Adhiyat, dan Agla Artalidia.

Meski sudah diperkenalkan, namun tak satu pun dari mereka yang membeberkan karakter yang akan mereka usung dalam film yang siap syuting ini. “Saya dihubungi ketika saya sedang sendirian. Saya tertarik,” ujar Donny Damara sambil tertawa.

Alasan yang berbeda diungkapkan Angga Dwimas Sasongko yang juga suami dari Anggia ini.

“Saya tertarik buat ngerjain proyek ini, karena saya enggak pernah punya proses kreatif kayak NKCTHI,” pungkas Angga Dwimas Sasongko.

Buku NKCTHI merupakan karya ketiga Marchella FP yang dirilis sejak Oktober 2018, memaparkan berbagai masalah yang dihadapi para milenial di zaman sekarang. Berisikan kumpulan pesan dari Awan, yang ditujukan untuk anaknya di masa depan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Bila Pembajak Amatir Beraksi, ‘Kapal Goyang Kapten’

Published

on

By

Sebagian pendukung film ‘Kapal Goyang Kapten’ Produksi Mega Pilar Pictures.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Jangan pernah membuat keputusan ketika sedang galau. Kalimat bijak ini tidak berlaku bagi tiga orang ini. Daniel anak kaya yang ingin membuktikan dirinya bisa mandiri,  Lula Cakka yang mencari dana untuk penyembuhan sang ibu, serta  Bertus seorang pengangguran yang butuh uang.

Mereka dipertemukan oleh masalahnya masing-masing di dalam sebuah kapal, yang dinakhodai Gomgom. Lalu terbersit ide untuk membajak kapal wisata.

Namanya saja pembajak amatiran, maka yang terjadi adalah kecerobohan membuat mereka terdampar dan terjebak di sebuah pulau kosong. Sialnya, hasil rampokan ikut raib. Situasi semakin rumit ketika sandera melakukan perlawanan.

Demikian sinopsis film komedi terbaru berjudul Kapal Goyang Kapten. Cerita tersebut dikemas dengan keindahan pulau dan pantai di Kepulauan Kei dan kepulauan Maluku yang indah.

Sekilas cerita yang diusung Kapal Goyang Kapten merupakan film serius, namun sutradara Raymond dan produser Roni Parini dari Rumah produksi Mega Pilar Pictures, mengemas cerita menjadi komedi, didukung oleh sebagian pemainnya yang berprofesi sebagai komika.

Yuki Kato menguji konsentrasi.

Sebut saja, Ge Pamungkas, Mukhadly Acho, Mamat Alkatiri, Babe Cabita, Yuki Kato, Romaria Simbolon, Mathias Muchus, Arief Didu dan masih banyak lagi.

Seperti pengakuan Yuki Kato, bahwa syuting kali ini menjadi sebuah tantangan untuknya. Sulit untuk berkonsentrasi di antara orang-orang yang lucu.

“Ini pertama kali berbagi peran dengan para komika. Itu jadi tantangan sendiri. Aku harus benar-benar menguji konsentrasi. Jadi kayak tantangan ketawa, tapi in real life,” ujar Yuki Kato acara Rilis Poster dan Trailer Kapal Goyang Kapten di Jakarta, Selasa (30/7) malam.

Film Kapal Goyang Kapten akan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai Kamis, 5 September 2019. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending