Connect with us

Musik

Top 28, Ajang Pertaruhan 27 Provinsi Memperebutkan Juara

Published

on

Cut tampil memikat saat menyanyikan lagu ‘Hujan’

Kabarhiburan.com, Jakarta – LIDA 2019 memasuki babak baru, Top 28 sejak Selasa (12/3) malam. Seiring dengan waktu, kemampuan para Duta yang masih bertahan terus menunjukkan perkembangan yang memuaskan dan masih sederet babak yang menunggu untuk dilalui.

Mengawali Top 28 menampilkan Anton (Kalimantan Utara), Burhan (D.I Yogyakarta), Cut (Aceh) dan Nirwana (Bengkulu) dari grup 1.

Siapa sangka, Top 28 menjadi babak akhir pula bagi Burhan. Ia hanya meraih nilai terrendah, 13.85, sekaligus membuat D.I Yogyakarta kehilangan seluruh Duta Provinsinya. Kini LIDA 2019 menyisakan 27 Provinsi lagi yang masih bertahan untuk memperebutkan gelar Juara.

Perolehan skor akhir. Burhan berada di urutan terakhir.

Adapun Cut (Aceh) dan Nirwana (Bengkulu) terus konsisten penampilannya memikat perhatian  Dewan Juri dan Panel Provinsi untuk menyalakan lampu biru.

Cut yang menyanyikan lagu Hujan, berhasil mendapatkan pujian dari Dewi Perssik. “Kamu cantik, dari awal kamu nyanyinya sudah enjoy. Kamu bernyanyi dengan dinamika yang indah dan cara membawakan lagunya santai. Secara keseluruhan kamu sudah bagus,” ujarnya.

Begitu pula  Nirwana, yang menurut Inul sudah perfecto saat bernyanyi lagu Derita. Penampilan dari kepala hingga kaki juga sudah bagus dan memiliki peningkatan yang luar biasa. Seluruh Dewan Juri pun menikmati suara merdu Nirwana yang terlihat sangat menjiwai lagu.

Sementara Anton (Kalimantan Utara) hanya memperoleh 4 lampu biru dari Panel Provinsi dan 3 lampu biru dari Dewan Juri usai menyanyikan lagu Viva Dangdut.

Melly Goeslaw yang menjadi Juri Tamu Non Dangdut memberi kritiknya bagi Anton. “Tidak ada sesuatu yang lebih dari kamu. Penghayatan biasa aja, pas di part rock terasa maksa, artikulasi kurang bagus. Kalau di kompetisi tidak bisa ditoleransi,” ujar Melly.

Goyang ‘ABC Dance’ bersama Jitrayut DAA.

Konser ini ditutup oleh aksi Jitrayut DAA, yang mengajak penonton untuk goyang ABC Dance yang disambut antusias penonton. Panel Provinsi maupun Dewan Juri yang bersemangat untuk bergoyang bersama. Seru!

Konser Top 28 Group 2 akan menampilkan Dayat (Bali), Puput (Sulawesi Selatan), Selly (Banten) dan Yenti (Sumatera Barat). Siapa di antara mereka yang akan bertahan?

Saksikan terus LIDA 2019, setiap hari live dari studio 5 Indosiar mulai pukul 20.30 WIB. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Bersama Tuan Tiga Belas, Grup F.K.C.O Rilis Single Perdana ‘Never Let You Go’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Meraih sukses sebagai musisi yang sering meng-cover lagu-lagu hits dan kolaborasi dengan beberapa musisi ternama, telah mencetak pencapaian viewer lebih dari sejuta penonton.

Itulah grup musik For Cool Kids Only alias F.C.K.O, yang digawangi oleh Dandy, Icha dan Vontian. Selama 2 pekan mereka keroyokan merampungkan single perdana Never Let You Go.

Sederetan fakta tersebut telah membuktikan bahwa musikalitas F.C.K.O tidak bisa diremehkan. Hal inilah yang menggoda Abhi Laksana selaku produser dari Bro’s Music, bersedia mengantarkan F.C.K.O ke blantika musik Indonesia.

“Mereka memiliki suara yang berkarakter, maka wajar kalau setiap meng-cover lagu selalu disukai pecinta musik,” ujar Abhi Laksana dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Jumat (7/8).

Sudah begitu, kolaborasi F.K.C.O bersama Upi, rapper yang lebih dikenal dengan nama panggung Tuan Tiga Belas, ikut memberi nuansa musik pada lagu Never Let You Go menjadi lebih berwarna dan khas.

“Karya F.C.K.O ini lebih mewakili perasaaan anak muda zaman now, sekaligus menjadi tantangan bagi saya untuk menyesuaikan diri dengan musik yang digemari saat ini,” puji Upi yang optimis bahwa karya perdana F.K.C.O layak mendapat tempat di hati pecinta musik.

Berbagai dukungan positif ini semakin memantapkan grup F.K.C.O untuk melangkah jauh ke depan di blantika musik.

”Kami sangat berterimakasih diberi kesempatan dan kepercayaan oleh BRO’S Music dan Tuan Tiga Belas. Semoga langkah kami ini dapat diterima oleh penikmat musik berbagai genre,” ucap Vontian yang diamini oleh Icha dan Dandy.

Dengan suara lembutnya, F.K.C.O mengantarkan single Never Let You Go, lalu Tuan Tiga Belas masuk mengisi nuansa rap, membuat semuanya jadi sempurna. Enak didengar.

“Lagu ini bermakna tentang cinta secara universal. Dalam hidup ini kita harus membuat pilihan dan harus yakin pada pilihan kita. Tidak boleh menduakan sesuatu.” ujar Vontian.

Pesan tersebut ingin disampaikan F.K.C.O kolaborasi Tuan Tiga Belas dalam lagu lagu Never Let You Go, yang sudah dapat dinikmati di berbagai streaming digital platform, sejak Jumat (7/8) malam. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Lesti Kejora – Rizky Billar Temukan Cinta Baru Dalam Single ‘Kulepas Dengan Ikhlas’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bertepatan dengan ulang tahunnya pada 5 Agustus 2020, pedangdut Lesti Kejora merilis single terbarunya berjudul Kulepas Dengan Ikhlas. Lagu ciptaan Adibal Sahrul tersebut bertema keikhlasan.

Video klipnya menampilkan Rizky Billar yang sebelumnya dikait-kaitkan dengan Lesti. Mereka memiliki background kisah asmara yang serupa, yakni sama-sama ditinggal nikah oleh sang mantan kekasih. Keduanya kemudian dipertemukan oleh waktu dalam cinta yang baru.

Adegan dalam video musik tersebut terasa menyatu dengan tema lirik lagu, yakni penuh keikhlasan.

“Lagu ini saya tulis tepat tanggal 17 Juli, saat melihat postingan Lesti menghadiri pernikahan Rizky DA. Cukup cepat bikinnya 1 jam aja… mungkin karena saya cukup dekat dengan mereka berdua, jadi saya dapat meraba apa yang mungkin mereka rasakan, khususnya Lesti, ,” tutur Adibal, seperti dalam pernyataan resmi 3D Entertainment, Kamis (6/8).

“Kesan saya, Lesti itu punya hati yang kuat, apapun alasannya, gak mudah pastinya berada dalam situasi itu,” imbuh Adibal.

Lagu tersebut langsung disambut Lesti, yang dalam tempo singkat pula mempelajari lagu ini hingga akhirnya proses rekaman, karena memang liriknya yang terinspirasi dari kisah dan perasaan Lesti.

“Dedek belum pernah kan dapat single dengan genre seperti ini, jadi seneng banget dan musiknya tuh enak banget dinyanyikan dan didengarkan, langsung nyantol,” ungkap Lesti, juara 1 Dangdut Academy Musim pertama ini.

Pesan besar dalam lagu ini, yaitu kita boleh merencanakan apa saja, pada akhirnya Tuhan yang menentukan.

Hingga Kamis (6/8), video musik Lesti – Kulepas Dengan Ikhlas yang diunggah pada kanal YouTube 3D Entertaiment telah ditonton oleh lebih dari 5 juta kali ditonton dan masih akan terus bertambah hingga mencapai trending. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

‘Belum Siap Kehilangan’, Lagu Penuh Makna dari Stevan Pasaribu

Published

on

By

        Stevan Pasaribu (Dok. Musica Studio’s)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Jagat musik musik Tanah Air kian ramai oleh kehadiran seorang solois pria dengan karakter vokal yang khas. Dialah Stevan Pasaribu, solois muda berdarah Batak.

Setelah bernaung di di bawah label Musica Studio’s, Stevan baru saja merilis sebuah lagu berjudul Belum Siap Kehilangan.

Lagu ciptaan Indra The Titans ini bercerita tentang pengalaman pribadi, seseorang yang telah kehilangan sosok yang sangat berpengaruh penting dalam kehidupannya, namun orang tersebut belum siap untuk menerimanya.

“Aku tujukan lagu ini untuk Ayahku yang telah tiada. Semasa hidupnya, kami membangun momen-momen indah dan tak terlupakan. Aku rasa, aku belum siap kehilangan dia,” kenang pria kelahiran 1 Mei 1995 melalui rilis resmi, Kamis (6/8).

Selain keterlibatan Indra The Titans, Stevan yang aktif lewat Instagram dan YouTube ini, juga menceritakan peran penting David Noah dalam pembuatan lagu tersebut.

Stevan menerima lagu Belum Siap Kehilangan dalam versi yang belum diaransemen dari Indra The Titans.

“Setelah didengarkan, aku langsung suka,” ujar Stevan yang kemudian dikenalkan dengan David Noah untuk mengaransemen lagu tersebut.

“Hasilnya sangat bagus dan aku sangat menyukainya. Pada akhirnya, lagu ini diajukan ke Musica Studios dan mereka menyambutnya dengan sangat baik,“ imbuh Stevan.

Untuk video musik, penggarapannya dikerjakan dengan alur cerita yang berjalan mundur. Bercerita tentang seorang lelaki yang sudah berpisah dengan pasangannya, namun terdapat cerita ketika pasangan tersebut masih bersama.

“Cerita tersebut terbagi dalam tiga fase, yakni fase romantis, flat dan bertengkar hebat.” ujar pria yang sering dimirip-miripkan dengan penyanyi kenamaan Bruno Mars.

Lewat sajian musik yang enak didengar didukung karakter vokal yang khas, Stevan menyampaikan pesan bahwa kehilangan seseorang merupakan momen yang sulit untuk dilalui, sekaligus mengajarkan tentang hal-hal baik yang menjadikan diri kita semakin kuat.

“Aku berharap lagu ini dapat diterima dan mendapatkan tempat dihati masyarakat dan menjadi karya yang dikenang di masa depan,” pinta Stevan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending