Connect with us

Musik

Trio Macan Gen3 Via “Anumu” Siap Tarung di Plafon Off Air dan Digital

Published

on

Kabarhiburan.com, Depok. Bukan perkara mudah untuk menyatukan ketiga nona nona cantik, Nanda ( 18) dari Bandung, Elok (19) dari Banyuwangi dan Vira (17) dari Kediri —- juga dari latar belakang yang berbeda untuk menjadi satu dalam grub yang disebut Trio Macan, generasi ketiga. Setidaknya, itulah yang diungkap oleh Agi Sugiyanto, owner dari PT Media Music Proaktif.

Kehadiran Trio Macan, Gen3
dengan personil anyar dari golongan usia muda belia ini, menjadi tantangan tersendiri bagi CEO Proaktif dalam perengkutan.Seleksi lewat jejaring sosial di rasakan tak mudah. Dari ribuan pendaftar, Proaktif hanya butuh tiga personil.

Dari ketiga personil tersebut secara alami yang dibutuhkan buat “jualan” bukan sekadar cantik dan bisa nyanyi dengan tehnik vocal yang baik, ” Ketika mereka sudah menjadi bagian dari satu grup. Mereka harus mampu mengesampingkan ego masing masing,” begitu terang Agi.

Lulus dari seleksi penjaringan, mereka di tempa selama tiga bulan untuk bisa beradaptasi penyesuaian diri untuk masuk menjadi bagian satu grup. Proses belajar dan pembelajaran ketat untuk banyak hal, termasuk persiapan pra recording dan recording. Pembuatan video klip, web series, vlog diary mereka lakukan. Lebih dari itu, mereka di gembleng menjadi “mental petarung” di jagat raya dunia musik yang serba cepat berubah ini, lantaran kemajuan teknologi.

Lewat single perdana ” Anumu”, Agi berharap anak anak asuhannya itu mampu mempresentasikan spirit baru mereka. Setidaknya, lewat ” Anumu” yang di usung oleh Nada, Elok dan Vira ini, mendulang sukses seperti Trio Macan pendahulunya, lewat tembang, SMS dan Iwak Peyek. Untuk kedepannya, Gen3 ini, menurut Agi, sudah dipersiapkan lagu pilihan lainnya. Diantaranya, ada hasil karya Ahmad Dhani, Raja dan almarhum Didi Kempot ( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pencipta Lagu Surat Cinta, Oddie Agam Meninggal Dunia, Akibat Penyakit Ginjal

Published

on

By

Kabar duka datang dari panggung entertainment dan recording.

Musisi Oddie Agam, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (27/10) siang di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur. Kabar tersebut unggahan dari media sosial milik pengamat musik, Stanley Tulung.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Bang Oddie Agam yang berpulang 27 Oktober 2021 jam 11.00. Semoga tenang di sana,” tulisnya.

Oddie dilarikan ke RS Persahabatan, sejak Rabu (6/10) malam. Kondisi kritis karena penyakit ginjalnya itu membuat pencipta lagu Surat Cita, Bahasa Cinta dan Logika dibawakan oleh Vina Panduwinata ini —– harus menggunakan ventilator sebagai alat bantu.

Meski demikian, kondisi penulis lagu Antara Anyer dan Jakarta, dibawakan oleh Sheila Majid ini — menurut sang istri, Almafina sempat dikabarkan membaik pada Selasa (12/10). Sang
Almafina mengutarakan, bahwa sang suami yang bernam asli Imran Majid itu sudah dapat membuka mata meski masih memakai alat bantu pernapasan.

Dan, lelaki yang terjun di kancah musik Indonesia pada tahun 1984 tersebut sudah bisa merespons panggilan seorang perawat. Namun, ia masih terus dalam pantauan dokter.

Sekitar, pkl 11.00 WIB, Oddie menghembuskan napas terakhir. Di makamkan di TPU Kemiri, Jakarta Timur. Selamat Jalan kawan. Karyamu tetap dikenang. ( Zar/KH)

Continue Reading

Musik

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Kazumi Luncurkan ‘Senyum Indonesia’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kian langka lagu-lagu bertema anak-anak telah menggelisahkan masyarakat Indonesia. Penyanyi dan penulis lagu, Rieka Roslan pun tidak tinggal diam. Ia menggandeng Kazumi, girl band cilik yang sangat berbakat, untuk meluncurkan lagu terbaru ciptaannya, ‘Senyum Indonesia’.

Hasilnya, sangat menggembirakan. Kazumi beranggotakan Kaylene, Oktav, Wynne, Reva, Mesya dan Aiko, menari lincah saat menyanyikan Senyum Indonesia, yang menceritakan pesona alam dan keragaman budaya Indonesia. Sangat pas dibawakan oleh Kazumi.

Single Senyum Indonesia siap diluncurkan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021.

Proses penggarapan Senyum Indonesia, Wynne menjelaskan mereka melakukan latihan vokal sekitar tiga bulan lamanya, sebelum akhirnya masuk rekaman untuk Senyum Indonesia. Semua dilakukan di sela-sela kegiatan mereka di sekolah.

“Kami sangat bahagia diajarkan cara menyanyi yang baik dan benar oleh Bunda Rieka. Setelah merasa kami siap, barulah take vocal di studio, secara bergantian dari siang sampai malam,” kenang Wynne, dalam jumpa pers di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (26/10).

Rieka Roslan bersama personel Kazumi

“Selain bernyanyi, kami juga berlatih koreografi ciptaan Kak Icha, secara khusus untuk lagu Senyum Indonesia,” sambut Oktav.

Gadis cilik bernama Mesya, menambahkan bahwa penggarapan single Senyum Indonesia memberi pengalaman berharga bagi personel Kazumi. Kini, mereka mengetahui proses memproduksi lagu.

Sementara Kaylene menjelaskan arti Kazumi yang dibentuk pada awal 2020, yakni harmonis, keindahan, kecantikan yang beragam.

“Kami ingin mengambil sisi positifnya orang Jepang yang pekerja keras, tekun, ulet dan bekerja dengan cepat, ujar Kaylene.

Sosok keenam personel Kazumi yang berusia 9 hingga 12 tahun, ini berhasil mencuri perhatian Rieka Roslan, yang ingin menghidupkan kembali industri musik anak Indonesia, sehingga menciptakan lagu ‘Senyum Indonesia’.

“Saya memberikan semangat kepada Kazumi agar berusaha keras, sehingga pembuatan single ini bisa memberikan hasil yang terbaik,” kata Rieka Roslan.

Vokalis band The Groove ini berharap agar lagu anak Indonesia dengan tema-tema positif kembali marak, mengikuti Kazumi.

“Semoga lagu ini menjadi senyuman untuk Indonesia, karena memiliki anak-anak berbakat seperti Kazumi dan anak-anak lain di seluruh Indonesia,” pinta Rieka Roslan. (Tumpak S).

Continue Reading

Musik

Ebiet G Ade Rilis Ulang Album ‘Seraut Wajah’, Kini Dalam Bentuk Piringan Hitam

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Musisi legendaris dan penulis lagu ternama di Tanah Air, Ebiet G Ade, merilis ulang 8 lagu terbaiknya ke dalam vinyl atau piringan hitam.

Kedelapan lagu disusun sebagai berikut: Side A: 1. Seraut Wajah; 2. Dengarkanlah Kata-Kataku; 3. Apakah Ada Bedanya; 4. Biarlah Aku Diam. Side B: 1. Langit Terluka; 2. Ketika Aku Mulai; 3. Berjalan Diam-Diam; 4. Kembara Lintasan Panjang.

Album yang diberi judul ‘Seraut Wajah’, sebelumnya pernah dirilis pada tahun 1991. Ketika itu diproduksi EGA Records, perusahaan rekaman milik Ebiet G Ade sendiri.

Lagu ‘Seraut Wajah’ yang menjadi judul album ini memiliki arti sebagai sosok seorang pejuang yang berkorban untuk membela Tanah Air.

Ebiet G Ade melibatkan Purwa Tjaraka dan R. Tony Suwandi untuk menggarap aransemen lagu di album ini.

Vinyl album ‘Seraut Wajah’ milik Ebiet G. Ade ini sudah tersedia di official store Musica Studio’s www.musicamerch.id.  Sedangkan Official audio bisa dinikmati di seluruh platform musik digital.

Untuk official video clip dapat disaksikan di platform Vidio dan Youtube ‘Musica Klasik’. Untuk video karaoke dapat dinikmati melalui kanal Youtube ‘Musica Karaoke’.

Continue Reading
Advertisement

Trending