Connect with us

Film

Upaya Maudy Ayunda Menghayati Lagu ‘Kamu dan Kenangan’

Published

on

Maudy Ayunda sempat berbincang dengan BJ Habibie dalam rangka menghayati lagu ‘Kamu dan Kenangan’.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Kalau tidak ada aral melintang, film Habibie & Ainun 3 akan tayang di layar bioskop Tanah Air, mulai Kamis, 19 Juli 2019 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, rumah produksi MD pictures terlebih dulu merilis soundtrack film Ainun & Habibie 3, berupa single dan video musik berjudul Kamu dan Kenangan.

Lagu ciptaan Melly Goeslaw dan Anto Hoed ini dinyanyikan Maudy Ayunda. Sudah begitu, Maudy pula yang memerankan sosok Ainun dalam film yang diangkat dari kisah nyata, garapan sutradara Hanung Bramantyo tersebut.

Kepada awak media, Maudy mengaku sulit menggambarkan perasaannya saat mendapat tawaran sebagai pemeran utama, sekaligus menyanyikan soundtrack film Habibie & Ainun 3.

“Rasanya campur aduk. Bangga, senang dan bahagia. Tapi bebannya adalah tak ingin mengecewakan siapa pun. Aku sendiri fans berat cerita Eyang Habibie dan Eyang Ainun,” ucap Maudy yang ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).

Untuk menghayati lagu Kamu dan Kenangan, Maudy mendapat kesempatan bertemu muka dengan BJ. Habibie. Pertemuan ini berlangsung saat rekaman.

“Eyang Habibie menceritakan banyak hal soal Eyang Ainun. Diantaranya, kisah cinta mereka, bagaimana sih dulu melamar dan sebagainya,” kata Maudy.

Hasilnya, Maudy Ayunda dapat menyimpulkan bahwa apa yang dituturkan oleh lagu tersebut benar-benar menggambarkan perasaan Habibie.

“Waktu dengar lagu ini, aku benar-benar melihat bahwa lagu ini merepresentasikan mata Eyang Habibie waktu menceritakan Eyang Ainun. Jadi, ketika membawakan lagu ini benar-benar di posisi Eyang Habibie yang kisah cintanya begitu indah tapi harus kehilangan,” tambahnya.

Maudy berharap bahwa lagu yang ia nyanyikan ini bisa menyampaikan perasaan dan kisah yang sesungguhnya kepada pendengar.

“Dalam musik, aku selalu mengutamakan kejujuran, biar orang yang mendengarkan lagu akau bisa merasakan apa saja ceritanya,” jelas Maudy.

Maudy berharap lagu yang ia nyanyikan ini bisa menyampaikan perasaan dan kisah yang sesungguhnya kepada para pendengar.

“Aku memang dalam musik aku utamakan kejujuran biar orang mendengarkan lagu aku bisa merasakan ceritanya apa,” ucap Maudy dalam acara yang juga menghadirkan musisi Melly Goeslaw dan suaminya Anto Hoed selaku pencipta lagu Kamu dan Kenangan.

Maudy Ayunda diapit oleh pasangan Anto Hoed dan Melly Goeslaw, pencipta lagu ‘Kamu dan Kenangan’

Melly Goeslaw mengaku perlu diskusi panjang bersama suaminya saat membuat lagu Kamu dan Kenangan.

“Saya dan Mas Anto Hoed diskusi cukup panjang. Kami membaca skrip berulang-ulang saat mau buat (lagu) untuk film Habibie & Ainun. Saya mencoba mengeluarkan rasa Pak Habibie ke saya, gitu,” ucap Melly.

“Saya harus mencoba cara saya sendiri, sampai saya menemukan kata-kata: menyesali waktu, kenapa dulu aku tak ucapkan bahwa aku mencintaimu sejuta kali,” jelas Melly tentang upayanya menciptakan lirik yang sesuai.

Saat ini single Kamu dan Kenangan  sudah bisa dinikmati melalui channel YouTube MD Musik Indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading

Film

Gratis, Multivision Plus Hadirkan Original Series Horor “Ritual”

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Rumah produksi MVP Entertainment baru saja meluncurkan original series bertajuk “Ritual.

Serial genre horor ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui aplikasi TrueID yang dapat diunduh di Google Play, atau melalui situsnya www.trueid.id secara gratis alias tanpa biaya langganan.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi MVP Entertainment bisa bekerja sama dengan TrueID, untuk menggarap serial horror suspense Ritual ini,” ujar produser Amrit Punjabi dari  MPV Entertainment.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis memilih para bintang ternama, seperti Putri Ayudya, Shareefa Daanish, Aghiny Haque, Joshua Suherman, Omar Daniel, Yasamin Jasem, Dian Sidik dan masih banyak lagi, menjadikan “Ritual” menjadi serial horror yang bertabur bintang.

Menariknya, “Ritual” merupakan karya perdana penulis muda berbakat Erwanto Alphadullah yang  merangkai 8 kisah, masing-masing berdurasi 15 menit. Namun jangan ragu, Azhar Kinoi Lubis membalur karya 15 menitnya ini dengan penuh ketegangan dan teror yang mencekam.

Armando Siahaan selaku Country Manager TrueID, menyebutkan bahwa series ini akan mengajak penontonnya menyaksikan seberapa jauh manusia bisa bertindak, ketika kehidupan mereka yang tragis dan penuh cobaan dipertemukan teror-teror gaib yang mengerikan.

“Serial ini menghadirkan elemen-elemen penting sebuah karya horor, seperti rasa takut, unsur kaget dan lainnya. Namun pada saat yang bersamaan juga memiliki nilai kemanusiaan dan pelajaran kebudayaan yang lebih dalam,” ujar Armando Siahaan.

Serial Ritual tayang perdana pada Kamis, 9 September 2021, penonton sudah bisa menikmati 3 episode pertama dengan judul “Makan Malam”, “Buku Menjadi Abu” dan “Satu Atap”. Sedangkan episode lainnya akan diluncurkan setiap Kamis setiap pekan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending