Connect with us

Musik

Usai Tidur Panjang, FANTASY Persembahkan Single Perdana “Romantika Remaja”

Published

on

Kabarhiburan.com – Industri musik Tanah Air terus bersinar dan memberikan warna baru di jagad hiburan. Banyak musisi muda dengan antusias menciptakan karya musik yang enak didengar untuk menemani pada masa pandemi.

Salah satunya, Fantasy. Kelompok duo asal kota Malang, Jawa Timur, ini melakukan debutnya di dunia musik melalui single perdana bertajuk ‘Romantika Remaja’.

Fantasy didirikan oleh Gangga Mascoditos atau akrab disapa Dito (Lead Gitar, Bass, Piano, Keyboard) dan Deva Deffa Gustiawan (Vocal, Gitar), sejak keduanya masih duduk di bangku SMU yang sama.

Semula Fantasy berformat full band, yang selalu membawakan karya sendiri di berbagai ajang lomba band dan menjuarai kompetisi musik di Surabaya.

Dito mengaku, banyak lagu yang ia ciptakan dengan berbagai genre. Jadi, ketika melangkah ke jenjang lebih lanjut, Fantasy sudah siap dengan karya-karyanya.

Hanya saja, kesibukan masing-masing personel pun tidak terhindarkan. Kini formasi band Fantasy, menyisakan Dito dan Deva. Keduanya sepakat berkolaborasi dan merilis single “Romantika Remaja”.

Berdasarkan keterangannya, lirik dan syair lagu ‘Romantika Remaja’ ditulis sendiri oleh Dito, yang turut dibantu oleh Deva. Jadilah sebuah kolaborasi yang menyenangkan.

“Secara garis besar lagu ini aku yang buat, kemudian aku tunjukkan ke Deffa. Ia memberikan masukan soal liriknya,” jelas Dito, yang rumahnya bertetangga dengan Deffa, jadi tiap malam bisa ngumpul bikin lagu.

Dito menambahkan bahwa secara lirik lagu ini bertutur tentang cinta pada pandangan pertama, yaitu tentang kisah dua anak manusia yang saling jatuh cinta, dibalut dengan musik yang mereka namakan Retro.

“Lirik lagu ‘Romantika Remaja‘ berkisah tentang cowok dan cewek yang saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Kemudian untuk genrenya kami menyebutnya Retro” tambah Dito yang berprofesi sebagai dokter hewan ini, melalui percakapan telepon, Jumat (31/12).

Deffa menambahkan bahwa lagu Romantika Remaja sudah tercipta sejak mereka masih sama-sama duduk di bangku SMU.

“Ketika itu, kami terinspirasi oleh musik The Beatles, Queen, Bee Gees , Air Supply dan masih banyak lagi, yang setiap hari kami dengar. Spirit dari beat dan melodi dari lagu band-band populer tersebut benar-benar penuh kharisma buat kami,” katanya.

Terlebih lagi, kata Deffa, setelah mengetahui  biopik perjuangan band legend tersebut yang from no one become some one.

That’s crazy. Itu yang selalu menginspirasi kita,” jelas Deffa yang juga menciptakan lagu-lagu yang non retro.

“Menurut kami lagu ‘Romantika Remaja’ asyik didengar, makanya kita rilis duluan. Dulu lagu ini sering kita bawain, saat menang lomba dan di berbagai event. Kemudian, sekarang olah lagi aransemennya agar lebih mudah diterima di zaman now,” tambah Deffa.

Tidak berhenti pada ‘Romantika Remaja’, Fantasy sudah memiliki rencana besar ke depan, yakni, akan merilis album. Sebelum sampai ke sana, Dito dan Deffa terlebih dulu akan merilis beberapa single mereka.

“Nanti setelah rilis beberapa single, Insya Allah, kami berdua akan merilis Album. Doakan ya semuanya lancar,” pinta Dito.

Tidur Panjang

Seperti diketahui, band Fantasy sempat bersinar selama 2 tahun, kemudian vakum karena personelnya sudah kelas 3 SMU yang harus fokus untuk ujian akhir. Ketika lulus SMU, kebetulan semua personel diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) pada fakultas yang berbeda-beda.

Sebut saja, Dito, mengikuti kuliah di dua PTN, yakni Teknik Mesin ITS dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Sementara Deva kuliah Poltek Perkapalan ITS. Personel lainnya ada yang diterima FE Unair dan Teknik Lingkungan ITS.

Situasi ini membuat band Fantasy tidur panjang, sampai Dito dan Deva berinisiatif mengumpulkan kembali para personel Fantasy. Usahanya gagal karena masing-masing sudah memiliki kesibukan sendiri, namun tidak meruntuhkan semangat Dito dan Deva untuk  melanjutkan kiprah Fantasy dengan konsep duo.

Lagu “Romantika Remaja”, kini tersedia di  Spotify dan kanal YouTube Fantasy (Dito & Deva) Official. Akan disusul hadir pula pada digital platform lainnya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

ECOUTEZ Formasi Baru Menyapa ‘Hai’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Grup Musik ECOUTEZ (baca ekute) kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan vokalis terbarunya, Sheila Anandara.

Kini bersama Sheila (Vocal), Jay (Drums), Iyas (Keyboard), dan Leo (Bass), ÉCOUTEZ menyapa penggemarnya dengan ‘Hai’, setelah lama tidak mengeluarkan karya terbaru.

Hai’ merupakan single terbaru ECOUTEZ bercerita tentang seseorang yang tak sengaja mengenang masa-masa indah bersama mantan kekasihnya, yang kini sudah berbahagia dengan yang lain.

Sebagian besar hubungan yang telah berakhir akan terasa lebih mudah dengan memaafkan daripada melupakan.

Single ini dipilih karena ramuan lagu dengan tema cinta merupakan sajian yang paling dinanti oleh éLovers (sebutan untuk fans ÉCOUTEZ).

Single : Hai

Ciptaan : Iyas Ecoutez & Anggi Anggoro

Instagram : @ecoutez_band

Youtube : Ecoutez Band

Twitter : @ecoutez_ekute

Facebook : Ecoutez Ekute

Contact. : Levi (081383800888)

Email : levi@lingkar8.c

Continue Reading

Musik

Naura Ayu Jadikan ‘Menikmati Sedih’ Sebagai Penenang untuk Jiwanya

Published

on

By

Naura Ayu

Kabarhiburan.com – Kesedihan patut disyukuri karena pada akhirnya dapat memberikan kebahagiaan yang kita butuhkan.

Demikian pesan yang disampaikan Adyla Rafa Naura Ayu alias disapa Naura Ayu, lewat single terbarunya bertajuk Menikmati Sedih.

Lagu yang dirilis melalui label Trinity Optima Production ini merupakan kisah personal Naura Ayu. Luapan isi hatinya, sekaligus penenang untuk jiwanya. Meski sedih, banyak pesan tersirat dan makna akan kebahagiaan di dalamnya.

“Secara umum, ‘Menikmati Sedih’ adalah cara aku healing dari sebuah kesedihan. Inspirasinya dari aku sendiri dan aku tahu semua orang pasti pernah merasakan rasa ini,” ujar Naura Ayu, dalam keterangannya, Jumat (16/6).

Saat menjalani workshop dengan Barsena Bestandhi, A&R Trinity Optima Production, Naura Ayu menerima banyak quotes dan kalimat yang menginspirasi untuk memperindah lagu.

Jadilah ‘Menikmati Sedih’ menjadi lagu yang cukup menantang bagi Naura, karena dari sisi vokal, range-nya cukup lebar dan banyak hal baru lain di dalamnya.

Naura melengkapi kisahnya dengan video klip berkonsep kamar tidur. Baginya, kamar tidur merupakan tempat ternyaman untuk merasakan kesedihan. Selain kamar tidur, masih ada liontin yang dia pakai.

“Liontin itu melambangkan rasa kesedihan aku. Aku menyimpan air mataku di sana. Pesannya, setelah kita menikmati kesedihan, kita bisa menemukan kebahagian dan mensyukurinya,” jelas Naura Ayu.

Naura Ayu berharap, ‘Menikmati Sedih’ disukai oleh para pendengarnya dan memotivasi sekaligus membantu orang-orang yang sedang mengalami kesedihan.

“Semoga teman-teman yang sedang berada di situasi sedih bisa menemukan cara menikmati sedihnya masing-masing dan berani menghadapinya. Semoga masa-masa sedih kalian dan hal-hal yang membuat sedih cepat berlalu,” pinta si sulung Nola Be 3, ini. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Trauma Masa Lalu Idgitaf, Kini Berbuah Single Terbaru

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Brigita Sriulina Meliala atau akrab disapa Idgitaf tak ingin membiarkan karirnya jeda. Usai ‘Semoga Sembuh Intimate Showcase’ pada Maret silam, Idgitaf beralih ke lirik yang ditulisnya pada 2020 silam menjadi single terbaru bertajuk ‘Satu-Satu’.

“Selama menulis lagu ini aku enggak ada beban berat. Enggak ada momen sedih yang akhirnya trigger aku seperti di Semoga Sembuh yang serba sesak,” ujar Idgitaf dalam keterangannya, baru-baru ini.

“Untuk ‘Satu-Satu’ ini, aku lebih merasa baik-baik aja. Aku lagi punya banyak impian, apalagi saat itu mau bikin showcase. Happy banget, enggak ada rasa sedih sama sekali,” ujar penyanyi muda yang akrab disapa Gita.

Meski merasa senang, terciptanya lagu ini berawal dari kejadian yang malang. Dalam proses pembuatan lagu, Gita kilas balik ke semua traumanya.

“Aku ingat kejadian waktu aku masih kecil, membuat aku sekarang enggak mau gampang patah hati, enggak mau gampang untuk kasih kendali ke orang lain. Banyak traumaku yang membawa positif ke diri aku yang sekarang,” ungkapnya.

Gita menambahkan elemen kejutan untuk aransemen lagunya dari yang pernah ia bawakan saat showcase.

Setelah perilisan single, Gita berrencana membuat rekaman video untuk lagunya dalam living room session.

Ia pun bakal menyiapkan dua single baru lagi tahun ini menuju album penuh yang meluncur pada 2023 mendatang. Dan ‘Satu-Satu‘ menjadi pembukanya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending