Connect with us

Musik

Yayasan Daarul Qur’an Libatkan Musisi Ternama dalam Album ‘Indonesia Menghafal Al-Qur’an’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Ada banyak cara untuk mengajarkan orang agar rajin membaca dan menghafal Al-Qur’an. Salah satunya lewat irama dan lagu, bisa menyentuh banyak orang.

Semangat memotivasi  masyarakat ini telah menginspirasi Daarul Quran kembali merilis sebuah album musik religi berjudul Indonesia Menghafal Al-Qur’an.

Album ini menjadi spesial kehadirannya pada bulan suci Ramadan 1440 H. Apalagi, penggarapannya pun melibatkan musisi ternama di  Tanah Air, seperti Rian Ekky Pradipta-D’Masiv, Fadly-Band Padi, Yukie-Pas Band, Virzha, Naga-Lyla Band, serta komposer Benny Hadislani.

Kehadiran mereka, terbukti telah menambah kualitas album ini, lantaran mereka dilibatkan hingga ke dalam proses produksi. Rian Ekki Pradipta, misalnya, didapuk sebagai Music Director (MD).

“Keterlibatan para musisi senior dengan kekuatan  karakter suara masing masing. Insya Allah generasi milenial akan menyukai album yang sangat inspiratif ini,” ujar Rian dalam acara peluncuran Album Indonesia Menghafal Al-Qur’an kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5).

Para musisi yang dilibatkan Yayasan Daarul Qur’an menggarap album ‘Indonesia Menghafal Al-Qur’an’. Dari kiri: Naga-Lyla Band, Fadly-Band Padi, Yukie-Pas Band dan Rian D’Masiv.

Produsernya, Tarmizi As Shidiq yang juga Ketua Daarul Our’an, menyadari kegemaran masyarakat pada musik. Bahkan di era digital, musik dapat diunduh dengan sangat mudah melalui gadget.

“Selain memberikan hiburan lewat album ini, kami berharap dapat membawa kita pada kesadaran untuk menghafal Al-Qur’an,” ujar Tarmizi tentang album yang berisi 10 lagu ini, diantaranya pernah dirilis pada album sebelumnya, misalnya album  Sinar Kebersamaan (2010).

Lagu-lagu tersebut, kini  telah mendapat sentuhan aransemen yang baru agar disukai kaum milenial. Sebut saja, lagu Kun Fayakun oleh Benny Hadislani,  Dream Daqu oleh Fadly Padi, lagu Go Daqu dinyanyikan oleh Yukie Pas dan lagu  Indonesia Menghafal Al-Qur’an oleh Virzha.

Salah satu lagu baru, berjudul Zakat dinyanyikan oleh Fadly. Selain para musisi terkenal, beberapa santri  seperti tersebut diatas, para santri  dan Asaatidz Daqu turut menyempurnakan album ini. Sebut saja, Nabila Hizky dan Syarifah Habibah.

Album Indonesia Menghafal Al-Qur’an telah dapat dinikmati melalui platform digital sejak Mei 2019. “Album fisik ini sudah dapat dibeli di toko milik Yayasan Daarul Qur’an. Seluruh hasil penjualannya digunakan untuk membantu kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Yayasan Daarul Qur’an,” ujar Tarmizi.

Bukan itu saja. Masyarakat pun diajak berpartisipasi untuk mengirimkan rekaman suara maupun video saat menyanyikan Indonesia Menghafal Al-Qur’an lewat media sosial.

Video terbaik dalam lomba ini akan mendapat hadiah satu paket umrah. Ada pula hadiah lain, berupa rekaman dan dua set recording. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pertemuan Terakhir Papa T Bob Dan Produser HP Record, Hadi Soenyoto

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Depok

Jumat ( 10/7- 20) dunia hiburan kembali kehilangan putra kreatif di dunia recording. Papa T Bob — begitu lelaki kelahiran 22 Oktober 1960 ini kerap di sapa.

Sebelum meninggal,  pencipta lagu anak anak ini, akan cek up ke rumah sakit,  mendadak  terjatuh di rumahnya, dan mengalami batuk batuk kecil. Oleh anaknya, Papa T Bob  secepatnya di larikan ke RS Budi Asih, Cawang. Namun, nyawa lelaki yang bernama di KTP , Erwanda Lukas ini tak tertolong.

Pada,  April lalu, pencipta lagu anak anak yang banyak menelurkan album dan mencetak pendatang  penyanyi baru anak anak di era tahun 1990 an ini sempat diopname, karena penyakit diabetesnya yang menahun.

Di sekitar bulan April itu pula, penyanyi yang sempat banyak “mendulang dolar” dari dunia recording ini, beranjang sana ke kantor HP Record, di bilangan Harco Manga Dua, Jakarta Barat.

Kondisinya sungguh memprihatinkan. Perawakannya, terlihat begitu amat kurus. Ia turun dari ojek online.  Di masa jayanya, mobil merek apa yang tak pernah ia pakai dan miliki.

“Iya, badan ini susut lebih dari 20 Kg. Dua bulan terakhir ini, baru agak mendingan naik 4 Kg, ” cerita  Papa T Bob  pada Kabarhiburan.com mengenai penyakitnya itu.

Saat itu, Papa T Bob mengakui, ia tengah menjalankan Detox (cara perawatan yang berfungsi untuk mengeluarkan racun-racun yang berada di dalam tubuh, red)
” Jadi saya tak boleh makan makanan yang mengandung karbohidrat,” lanjutnya. Proses Detox ini diakuinya sudah  berjalan nyaris dua tahun, “Alhamdulillah,  badan terasa lebih sehat, ” ungkapnya lagi.

Kehadiran papa T Bob  ke kantor HP Record itu,  sama halnya dengan penyanyi dan para pencipta lagu lainnya, menawarkan karya lagunya. Menurut almarhum, Produser HP Record, Hadi Soenyoto “wajib” merekam ulang lagu fenomenalnya, saat Papa T Bob, masih menggunakan nama Wanda Chaplin.

” Harusnya, Pak Hadi, berani merekam ulang lagu saya yang satu ini. Lagunya pernah ngetop Pak,” ungkap Papa T Bob, seraya menyanyikan sepenggal lagunya itu di depan Hadi Soenyoto secara akapela ( proses menyanyi tampa diiringin alat musik, red.).

Produser yang banyak mengontrak para penyanyi dan para pencipta lagu ini, hanya mangut mangut kecil, mendengarkan Papa T Bob, menyanyi secara akapela itu.
” Yang terpenting, sekarang ini, kamu naikin berat badanmu, sehat dulu, ”  celetuk Hadi Soenyoto  atas permintaan Papa T Bob itu.
” Oh iya, kamu datang ke sini naik apa?, ” tanya Hadi Soenyoto yang banyak mencetak dan mengontrak penyanyi top, seperti Nicky Astria,  Popy Mercury, Helda Sanira, Iis Dahlia, Rita Sugiarto,  Mansyur S, Rhoma Irama, dan lainya.
” Itu pak, tadi naik ojek online, ” ungkap Papa T Bob, tampa tedeng aling aling. Tak lama, Hadi Soenyoto pun pamit untuk keluar kantornya lebih dahulu, karena ada keperluan.

Ketika kabarhiburan.com kembali  hubungi produser  HP Record, Hadi Soenyoto mengakui, dengan almarhum belum terikat kerjasama. “Hanya ada satu lagu yang saya kontrak lagu almarhum, itu pun dari Publishernya, ”  terang Hadi Soenyoto Jumat ( 10/7.20).
Judulnya, Susan Nyanyi Lagi, “Mungkin ini karya almarhum yang terakhir akan di bawakan oleh Ria Enes,” ungkap Hadi Soenyoto.
( Zar/KH) foto foto: Istimewa

Continue Reading

Musik

Gaet Denada, Vito Damay Rilis ‘Tambah Cinta’ Bikin Semangat Himpun Donasi Bagi Pekerja Seni

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah konsentrasinya menangani pasien dengan Covid-19, dr. Vito Damay Sp JP, M.Kes, FIHA memanfaatkan waktu luangnya untuk menulis lirik dengan pesan yang kuat lewat lagu berjudul Tambah Cinta.

Lagu Tambah Cinta yang ditulisnya bersama Roni Namul, Vito Damay ingin menyampaikan pesan penyemangat untuk sama-sama menghadapi pandemi. Lagu berjudul Tambah Cinta sangat cocok didengarkan untuk tetap optimis dan saling menjaga.

Vito Damay menjelaskan bahwa ide membuat lagu muncul di tengah pandemi yang menyusahkan bahkan membosankan. Suasana sedih dan galau tentang apa yang harus dilakukan. Bekerja sebagai dokter pun, ia masih diiringi rasa khawatir akan virus yang mengancam, ditambah lagi banyak muncul lagu yang mendayu-dayu, bikin sedih.

“Sekarang saatnya kita move on. Aku pikir, bikin lagu yang bersemangat akan membuat kita optimis, saling bantu untuk tetap maju dengan tetap menjaga diri dari penyakit. Kita harus berjuang untuk keluarga dan orang yang kita sayangi,” ujar Vito Damay dalam webinar di Jakarta, Selasa (7/7).

Yosie Joe mengaransemen ke dalam musik yang mewarnainya dengan musik rap, Vito Damay lantunkan duet bersama rapper Denada Tambunan, membuat  lagu Tambah Cinta membawa semangat, harapan dan optimisme.

“Saat bikin lagu dengan gitar pada Maret silam, saya mikir genre apa yang bikin supaya nadanya memberi semangat dan energi baru di tengah pandemi? Pilihanku jatuh pada rap dan ingat Denada Tambunan,” jelas Vito Damay tentang pilihan genre lagu dan duet.

Vito Damay mengaku pernah komunikasi jarak jauh dengan Denada yang tengah berada di Singapura, membahas seputar Covid-19. Kini giliran Vito Damay ajak Denada Tambunan diskusi tentang lirik dan nada lagu Tambah Cinta.

Tak hanya mengajak Denada, Vito Damay juga mengajak adik kandungnya, dr. Vika Damay, ikut berdendang, mewakili generasi muda sekarang yang harus berjuang menghadapi tantangan pandemi.

Lagu Tambah Cinta sudah dapat dinikmati di platform digital itunes, joox, deezer dan apple music, sementara video klip dapat disaksikan di laman YouTube channel doktervito.

Vito Damay juga berkolaborasi bersama platform fundrising letsshare, sehingga seluruh pendapatan dari lagu Tambah Cinta akan didonasikan bagi pasien dan pekerja seni yang memerlukan uluran tangan selama masa pandemi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Elmatu dan Glen Clivto Didikan Anji di Holywings Academy Rilis Lagu Baru

Published

on

By

Anji diapit Glen Clivto (kiri) dan Elmatu (kanan).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Johanan Ariel Matulessy alias Elmatu, satu dari belasan talent Holywings Academy, merilis lagu baru berjudul Aku Yang Salah.

Lagu ini menceritakan kisah Elmatu pribadi yang terus terulang, yakni selalu mempunyai kekasih berbeda keyakinan.

“Kisahnya tentang cinta beda agama, pengalaman pribadi saya. Saya enggak pernah pacaran dengan cewek seagama, selalu beda agama,” jelas Elmatu dalam jumpa pers  yang berlangsung di Holywings Resto, kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Pada kesempatan yang sama, Glen Clivto, juga merilis single kedua berjudul Klise, yang menceritakan pengalaman pahitnya ketika mencintai seseorang.

Sebelumnya, Holywings Academy sudah merilis single pertama berjudul Hanya Sementara, karya kolaborasi jarak jauh antara sepuluh talent Holywings Academy.

Single Hanya Sementara ditulis oleh Glen Clivto dan Aya Gw,  berisi tentang motivasi kepada seluruh kalangan masyarakat dikala pandemi berlangsung agar selalu berfikir bahwa pandemi ini akan segera berlalu.

Elmatu dan Glen merupakan musisi yang bergabung di Holywings Academy, dimana Anji sebagai kepala sekolah alias mentor. Anji memberikan pengetahuan, informasi dan pengalamannya di industri musik kepada para talent Holywings Academy, termasuk Elmatu dan Glen.

Anji mengatakan, program Holywings Academy sudah berlangsung sejak akhir 2019, merupakan wadah bagi musisi untuk mengembangkan karirnya di industri musik.

“Begitu pandemi Covid-19 datang, kami terpaksa mengubah skema. Holywings Academy berganti menjadi label Holywings Record. Saya dari kepala sekolah menjadi Eksklusif Produser. Kami memberi kesempatan seluas-luasnya bagi para talent untuk merilis karya sendiri,” ujar pelantun Dia ini.

Mantan vokalis band Drive tersebut mengaku tertarik bergabung, setelah menilai Holywings Records punya potensi menjadi label besar di industri musik.

“Selain memiliki banyak talenta yang berkualitas yang siap menjadi superstar. Holywings juga memiliki belasan venue Holywings yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, sebagai media promosi,” ujar Anji yang dibenarkan oleh David selaku Ivan Tanjaya selaku owner Holywings.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para talent, yang mungkin sebelumnya belum pernah bikin lagu, belum pernah manggung dan belum pernah berkarya, tetapi memiliki talenta,” ujar Ivan Tanjaya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending