Connect with us

Event

Yayasan Dharma Gantari Menjawab Nadia Purwoko Belum Terima Apartemen

Published

on

Dikna Faradiba didampingi tim kuasa hukum Putra Tegar Sianipar, LLM usai memberikan keterangan pers di kawasan Tebet, Jakarta, Kamis (17/10).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Yayasan Dharma Gantari akhirnya memberi jawabannya atas kabar tak sedap yang datang dari Nadia Purwoko, penyandang gelar Miss Grand Indonesia 2018.

Gadis asal Bengkulu ini menyatakan, hingga saat ini  dirinya belum mendapatkan haknya sebagai pemenang dalam kontes kecantikan Miss Grand Indonesia 2018 silam.

Nadia menulis curahan hatinya tersebut di akun You Tube-nya, baru-baru ini. Hadiah yang dimaksud, berupa satu unit apartemen yang sempat dijanjikan Yayasan Dharma Gantari selaku penyelenggara kontes kecantikan Miss Grand Indonesia.

Pernyataan tersebut ditulis di akun pribadinya, menyusul ketidakhadiran Nadia pada malam penganugerahan Sarlin Jones sebagai Miss Grand Indonesia 2019 pada Agustus silam.

Merasa pernyataan Nadia Purwoko telah mencoreng citra baiknya, Yayasan Dharma Gantari melawan. Kuasa hukumnya, Putra Tegar Sianipar, LLM membantah pernyataan Nadia Purwoko.

“Yang benar, Nadia Purwoko telah menerima beberapa hadiah yang menjadi haknya. Hanya saja, hadiah utama berupa satu unit apartemen tidak bisa kami berikan, karena Nadia sendiri menolak menandatangani kontrak sebagai penyandang Miss Grand Indonesia,” ujar Putra Tegar yang ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Putra Tegar menambahkan bahwa Nadia selama menyandang gelar Miss Grand Indonesia 2018, jarang mengikuti arahan untuk melaksanakan kewajiban sebagai Miss Grand Indonesia.

“Padahal Yayasan Dharma Gantari melalui National Director Miss Grand Indonesia, Dikna Faradiba telah berusaha menjelaskan sedetail mungkin, termasuk kewajiban Nadia sebagai penyandang Miss Grand Indonesia 2018 agar menandatangi kontrak, namun menemui jalan buntu,” jelas Putra Tegar.

Sejauh ini, baik pihak yayasan maupun kuasa hukum sudah sepakat untuk menunggu itikad baik Nadia, agar menjernihkan persoalan ini melalui upaya kekeluargaan.

“Belum ada ke arah itu (jalur hukum). Sejauh ini kami masih berupaya menyelesaikan dengan cara kekeluargaan dan musyawarah. Kami berharap Nadia bisa berkomunikasi lagi. Kami menunggu niat baiknya,” harap Putra Tegar Sianipar. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Natural Republic Hadirkan Keseruan ‘Journey To Nature’ di Mal Central Park

Published

on

By

Acara talkshow tentang perawatan kulit menjadi salah satu yang menarik perhatian masyarakat pada ‘Journey To Nature’.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Geliat Nature Republic, sebuah merek perawatan kulit dan kosmetik asal Korea, terus berkibar di Indonesia.

Senada dengan  slogannya, Journey to Nature, Nature Republic telah mengembangkan aneka perawatan kulit dan kosmetik dari berbagai bahan alami, yang diolah dengan metode ramah alam dan invoatif. Bahan alami dimaksud, antara lain lidah buaya, madu, ginseng dan masih banyak lagi.

“Indonesia merupakan salah satu pasar potensial untuk perawatan kulit dan kosmetik. Namun kami tidak boleh lengah, makanya kami selalu mengadakan even demi memanjakan para pelanggan setia Nature Republic, ujar Stephen L. Tanihaha, selaku Direktur Operasional  dari PT NRI Global Mandiri, selaku mitra Nature Republic di Indonesia.

Stephen L. Tanihaha, Direktur Operasional PT. NRI, mitra Nature Republic di Indonesia.

Salah satu even Nature Republic yang dimaksud, adalah Journey To Nature yang berlangsung dari Senin (11/11) hingga Minggu (17/11) di Central Park Mall, Jakarta Barat.

Selama sepekan Nature Republic memperkenalkan lebih lanjut tentang berbagai macam produk berkualitas dan terjangkau.

Beragam kegiatan menarik pun turut digelar untuk memanjakan para Nature Holic (sebutan pengguna produk Nature Republic, Red.). Sebut saja diantaranya, area foto menarik, promo spesial dan talkshow bersama pakar pengamat kecantikan.

Salah satu both foto di arena Journey to Nature, di Mal Central Park.

“Acara yang sama, akan kami gelar kembali di berbagai kota di Indonesia. Tunggu saja, ya,” ujar Stephen, yang  akan membuka sekitar 40 toko di seluruh Indonesia pada tahun 2020.

“Upaya ini untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi,” imbuhnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Para Artis Ini Semarakkan HUT Shade Aesthetic Clinic

Published

on

By

Dihadiri para artis, Shade Aesthetic Clinic Rayakan Ulang Tahun pertama.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Minggu (17/11) merupakan hari istimewa bagi Shade Aesthetic Clinic, sebuah klinik kecantikan non bedah. Klinik yang berada di Apartemen Sudirman Park, Jl KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat ini, merayakan ulang tahun pertama.

Sebagai wujud rasa syukur, dr Dhenny C Setiawan selaku owner dan founder Shade Aesthetic Clinic, mengadakan acara silaturahmi dan syukuran yang diakhiri dengan foto dan makan bersama.

“Bersyukur sebesar-besar kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa klinik ini sudah sampai pada tahun  pertama. Kami bersyukur selalu didukung oleh teman-teman para artis dan sejawat dokter,” ujar Dhenny.

Dokter lulusan Universitas Padjadjaran ini berharap, di masa mendatang Shade Aesthetic Clinic lebih bagus lagi, sehingga lebih banyak lagi yang dipercantik sesuai kebutuhan masing-masing.

Dr. Dhenny C Setyawan melakukan pemotongan tumpeng pertama.

“Semoga menjadi berkah bagi semua orang,” pinta Dhenny yang kemudian menyapa satu demi satu para artis yang sudah merasakan layanan perawatan kulit dan wajah di Shade Aesthetic Clinic.

Tampak hadir Tomy Rafael dan Ury Rafael,  Five Vi, Fifi Buntaran dan pedangdut Abay Otokotok. Yang juga menarik perhatian adalah kehadiran penyanyi Siti Liza.

Siti Liza hadir bersama sang suami, Steve Castle, pria asal Turki. Mereka melangsungkan pernikahan pada Juli silam.

Dr. Dhenny mendampingi pasangan Siti Liza dan Steve Castle.

“Saya datang ke Shade, untuk mengurangi lemak dengan mesin ultrasound dan meniruskan wajah,” ujar Siti Liza. Sementara suami, Steve melakukan facial untuk mencerahkan kulitnya,” ujar pelantun Dua Hati tersebut.

Sementara Fifi Buntaran mengaku mendatangi Shade Aesthetic Clinic untuk mengatasi problem otot pada lengannya.

“Aku kan seorang fitness mania, sempat lengan aku agak membesar. Mungkin karena sering angkat barbel. Disini aku kecilin tangan. Lain waktu melakukan infus multivitamin dan whitening,” ujar Fifi Buntaran.

Berbeda dengan pasangan Tomy Rafael dan Uri Rafael. Uri mengaku telah melakukan botox dan facial. “Kemaren sempat jerawatan. Sekali datang doang langsung fresh dab enggak membekas,” ujar Uri.

Sementara Romy melakukan treatmen infus multivitamin untuk kesegaran tubuh dan facial. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Kompetisi Bunga Internasional 2020 Siapkan Generasi Pelestari Lingkungan

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bayangkan bila seluruh murid sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia menjadikan lingkungan sekolahnya menjadi taman bunga aneka warna nan wangi. Cukup dengan menanam jenis-jenis bunga yang murah harganya, sudah bisa dinikmati keindahannya.

Taman bunga akan membuat lingkungan sekolah menjadi asri, selain menjadi langkah kecil untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjaga eksistensi lebah.

Menariknya, kegiatan ini memberi peluang hadiah sebesar Rp 1 miliar bagi sekolah yang memiliki taman bunga terbaik, dalam ajang kompetisi menanam bunga bertaraf internasional atau International Flower Competition (IFW) 2020.

Penyelenggaranya, Yayasan Kompetisi Bunga Internasional & Eksistensi Lebah yang berdomisili di Bali, ingin memperbaiki lingkungan agar terlihat lebih indah dan terawat, serta menjaga kelestarian dan eksistensi madu.

Mereka sukses melaksanakan kegiatan serupa di Bali dalam IFW 2019. Kegiatan tahunan ini resmi digelar kembali pada Kamis (14/11).

Bekerja sama dengan MNC Group,  Yayasan Kompetisi Bunga Internasional & Eksistensi Lebah, kini  menyasar lingkungan sekolah dasar di seluruh Indonesia menjadi taman bunga terbaik.

“Ingin melibatkan anak-anak pelajar SD, sebab penting mendidik moral sejak dini yang dibutuhkan untuk pelestarian lingkungan Indonesia agar semakin indah,” ujar Ade C. Nursafitri, salah satu pendiri Yayasan  Kompetisi Bunga Internasional & Eksistensi Lebah, dalam jumpa pers di MNC Studios, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (14/11).

Fitri mengatakan bahwa lebah dan madu sangat penting kontribusinya bagi manusia dan  pemeliharaan ekosistem lingkungan.

Ia juga mengemukakan hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa jumlah populasi lebah di dunia sudah jauh berkurang dan mengkhawatirkan. Padahal, lebah diperlukan untuk proses penyerbukan tumbuhan. Madunya juga bermanfaat untuk kesehatan.

“Melalui kompetisi bunga diharapkan akan mendorong berkembangnya populasi lebah,” ujar Fitri, yang didampingi oleh CEO MNC Group, David Auli.

David Auli menyatakan siap mendukung rtujuan baik yang ingin diraih oleh kompetisi ini.

“Intinya kami siap melanjutkan kerja sama ini sampai tahun 2020. Kami berharap acara ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar David Auli. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending